NovelToon NovelToon
Istri Terbuang Tuan Impoten

Istri Terbuang Tuan Impoten

Status: tamat
Genre:Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Obsesi / Penyesalan Suami / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:825.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ridz

Nyaris dijadikan wanita malam oleh ayahnya sendiri, Diajeng malah menjadi istri dari Danu, seorang pria lumpuh dan impoten yang arogan dan kejam.

Akankah Diajeng bisa merubah hati suaminya atau malah menyerah dimana saat itu ada seorang pria lain bernama, Damar yang masih menunggu cinta dari Diajeng.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23. Istirahat Mencintaimu Hari Ini

..."Kita hanya bagian dari sandiwara yang dibuat Tuhan, bedanya adalah pemeran utama, pemeran pembantu dan figuran."...

...- Coretan di kamar tetangga....

16.43

Diajeng memilih menutup restoran lebih awal karena kondisinya sedikit lemas dikarenakan terus mual.

Farah yang melihat kondisi sahabatnya itu hanya bisa mengusap punggung Diajeng.

"Lo mau coba testpacknya sekarang?" tanya Farah yang membuat Diajeng mengangguk.

"Buat mastiin aja."

Diajeng kemudian berdiri dari duduknya dan beranjak ke kamar mandi untuk mencoba testpack yang dibeli oleh Farah.

Farah hanya menunggu diluar ikut was-was akan kondisi sahabatnya itu, tak lama kemudian Diajeng keluar dari kamar mandi dengan keadaan bimbang.

"Gimana hasilnya?" tanya Farah pada Diajeng.

Diajeng tidak menjawab, dia hanya memberikan testpack itu kepada Farah, Farah meraih testpack itu dan melihat hasilnya.

Ternyata hasilnya adalah dua garis merah yang menandakan bahwa Diajeng benar-benar hamil.

"Kapan Lo ngelakuin itu?" tanya Farah pada Diajeng.

Diajeng diam, dia berusaha mengingat sesuatu sampai akhirnya Diajeng menceritakan bahwa malam sebelum dia pergi, dia dan Danu sempat melakukan hubungan suami istri.

"Tenang, bisa aja testpack ini salah, kita ke rumah sekarang, Lo harus ikut gue, kalau beneran Lo hamil yah bapaknya harus tahu," ujar Farah menarik tangan Diajeng.

"Tapi Fa, apa Mas Danu bisa Nerima sedangkan pernikahan ini aja dia gak Nerima."

"Jangan bodoh deh Jeng, kalau dia gamau nerima yah gue paksa dia Nerima, enak aja dia giniin lo, lo sahabat gue, dan lo punya hak atas suami lo itu, jangan mau ditindas," jawab Farah pada Diajeng.

Sementara itu Danu kini sedang berada di kursi rodanya sendiri, di kiri dan kanannya ada Glen dan Dokter Han.

Mereka bertiga baru saja melakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit atas kondisi kelumpuhan Danu dan penyakit post trauma syndrome disordernya.

Yah Danu menderita PTSD atau post trauma syndrome disorder yang membuatnya kadang kehilangan kesadaran dan seperti berjalan di masa lalu, akibat kecelakaan yang membuat dirinya lumpuh dan kehilangan istri serta anak.

"Aku bingung, dari hasil ini kan Danu memang sudah tidak bisa ereksi dan seolah dia impoten padahal sebenarnya dia tidak impoten, ini hanya pengaruh PTSD yang memberi sugesti bahwa dia impoten, tapi kok bisa ereksi lagi? Ini pasti ada pemicunya."

Mendengar jawaban Dokter Han membuat Danu mendengus sebal, semuanya tidak masuk akal.

"Mungkin Danu pernah melakukan hubungan badan dengan Diajeng?" tanya Glen yang membuat Danu memukul perut Glen.

"Jangan bercanda, Glen, mana mungkin, aku sudah kehilangan hasrat ku sejak bertahun lalu," jawab Danu.

"Hasrat itu bisa datang karena cinta, terlebih dari faktanya Diajeng bisa mengurangi Dampak PTSD yang kau hadapi, sudah pasti kau mencintai istrimu itu," jelas Dokter Han.

"Daritadi kalian hanya membual!" keluh Danu yang membuat Glen dan Han saling menatap malas.

Sebenarnya Danu juga memikirkan hal ini, mana mungkin dia mencintai Diajeng ataukah ini hanya perasaan Denial.

Disaat mereka bertiga melewati koridor, mereka melihat Diajeng dan Farah keluar dari ruangan poli kandungan.

Hal itu membuat Danu meminta Dokter Han dan Glen untuk mereka mendatangi Diajeng.

"Apa itu?" tanya Danu pada Diajeng sembari melirik sebuah kertas ditangan Diajeng.

Diajeng dan Farah tersentak yang membuat Diajeng sontak menyembunyikan kertas itu.

"Apa itu, Diajeng!" tanya Danu dengan nada suara tinggi.

Dokter Han kemudian berjalan menghampiri Diajeng dan mengambil kertas itu, dia membacanya dan merasa sedikit terkejut.

Dokter Han memilih berjalan ke arah Danu dan membisikkan sesuatu kepada Danu yang membuat Danu terkejut.

"KAMU HAMIL!"

Suara Danu menggema di ruangan itu membuat Diajeng menunduk dengan wajah yang sulit di jelaskan.

"Iya, Mas, aku hamil."

"Anak siapa itu?"

Diajeng diam, Farah sendiri dia kesal karena Danu masih menanyakan anak siapa itu yang jelas adalah anaknya sendiri.

"ANAK SIAPA ITU!"

Diajeng mengangkat kepalanya kemudian mendelik tajam kepada Danu. "Kamu nanya, ini anak siapa Mas? Kamu tuh bodoh atau gak peduli sih? Ini anak kamu!"

Danu diam, air mata Diajeng jatuh, sedangkan Danu masih tidak terima dengan pernyataan Diajeng, bahkan suasana disana berubah tegang.

"Mana mungkin!" tolak Danu. "Saya tidak pernah melakukan apapun dengan kamu dan kamu tahu sendiri saya itu impoten!"

Diajeng hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. "Ini anak kamu sama Damar kan? Ngaku aja kamu! Saya sudah bilang kalau kamu mau, ayo, kita cerai aja biar kamu bisa bersama Damar."

"Cukup! Jangan mengatakan hal yang mungkin Mas sesali karena ini ada pertanggungjawabannya!" sergah Diajeng dengan nada tinggi. "Mas mungkin lupa kejadian malam itu, tapi satu hal yang harus Mas tahu, Mas itu tidak impoten, Mas hanya terjebak dalam situasi yang membuat Mas kehilangan hasrat terhadap wanita!"

"Jangan menyela Diajeng, saya merasa tidak pernah melakukan itu, asal kamu tahu!"

Diajeng diam, dia menatap nanar Danu, oh begini endingnya, Diajeng sudah cukup tahu, Diajeng hanya bertepuk tangan yang memecah hening dalam sepersekian detik.

"Aku tepuk tangan bukan karena aku suka dengan semua kejadian ini, tapi aku tepuk tangan karena akhirnya tahu bahwa semua ini sudah selesai, aku menyerah, Mas."

Diajeng melangkahkan kakinya pergi darisana, meninggalkan Danu yang masih menatap langkahnya yang menjauh dari pandangan Danu.

TBC

Assalamualaikum

1
TRIDIAH SETIOWATI
bagus
erviana erastus
bapak durjana
@bimaraZ
outhor Ritz trmsk daftar favoritku,,meskipun masih muda karyamu selalu bikin candu
semangat berkarya....
Puji Rahayu
iya sbnrnya kl mo di bilang ya lelah
prasaan org lain gk da cobaan berat kyk yg ku alami.
hidupku penuh rintangan.masalah silih berganti.cobaan trs menerus.
tiap hr ni otak di jak berpikir rodi.
tp hidup itu pilihan.
qt hrs bs melewati tantangan hidup
bahagia itu bs qt ciptakan.
krn hidup gk cm diam d t4 aja.
qt hrs kuat n sabar.
jd ttp semangat hidup demi ank2..
yeeee....hidup mommyyy....😗👏👏
Puji Rahayu
satu kosong....😄😄😄
Puji Rahayu
kok brasa danu yg mw di perkosa...
auto ngakakkk...😃😃😃
Fie Lian
Luar biasa
Sinta Dewi
ceritanya bagus Thor tetap 💪💪🥰 berkarya ya. jangan patah semangat ya 💪. ditunggu karyamu yg lain. klw bisa cerita ini ada sambungan nya.😀
Rita Tanti
Luar biasa
Dyah Oktina
terima kasih ya nak author... Ibu sdh hampir baca semua cerita mu yg sdh ending..... semangat terus berkarya💪😍👍🏻
Dyah Oktina
sabar ya thor. .. banjir itu kesalahan manusia
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
wah......keren thor... kang2 jualan depan rumah author pd punya pemikiran bijak 👍🏻🤭😍
Dyah Oktina
ternyata cinta datang ngak perlu waktuyg lama
Dyah Oktina
ih... kok d kasih uang lagi sih.. dah tau matre 😠
Dyah Oktina
Mangga batagor deket rumah author. .. punya kata2 bijak... keren
Dyah Oktina
sedekah dari nulis thor.... ikhlas kan ya..
Dyah Oktina
positif lah... kla sdh d unboxing sm pa suami... 🤭
Dyah Oktina
gugup kali thor.... bukan gugur... jd selfok nih... ✌️
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂 itu ada subtitle bhs korea 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!