NovelToon NovelToon
Bukan Nikah Palsu

Bukan Nikah Palsu

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:213.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: lee_yuta

"Bagaimana? Apa kau menerima tawaranku?" tanya seorang pria yang berpenampilan dengan setelan jas bermerk dunia. Matanya menatap gadis dihadapannya dengan sejuta maksud.

"Apa anda akan memenuhi semua kebutuhan saya? Termasuk biaya perawatan tubuh saya yang terbilang tidak murah?" gadis itu mencoba memastikan kembali apa yang ditawarkan oleh pria yang tengah mengunci pergerakannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee_yuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 23. Bulan Madu?

Revald tidak mau terlalu menanggapi. Pria berkemeja biru muda tersebut lebih memilih menatap ke depan dan melanjutkan langkahnya.

Bukan karena apa. Tetapi saat ini lorong yang mereka lewati banyak penghuni hotel yang lalu lalang. Petugas kebersihan juga.

Yang lebih menyebalkan dari situasi ramai seperti sekarang ini ialah karena tatapan mereka yang seperti ingin memakan dirinya dan Arruna. Tatapan kagum yang terlampau berlebihan. Benar-benar menyebalkan bagi Revald.

Namun sangat berbeda dengan apa yang dirasakan Arruna. Wanita itu merasa menjadi pusat perhatian kembali. Terasa menyenangkan. Seolah aura yang sempat redup karena keadaan dirinya, kini aura tersebut kembali melekat padanya. Benar-benar terasa menyenangkan dan ada kebanggan tersendiri dalam dirinya yang tidak bisa Arruna ungkapkan melalui kata demi kata.

Dengan posisi yang masih sama, akhirnya mereka sampai juga di lantai paling atas. Di sana sudah ada keluarga besar dari dua keluarga yang tengah berkumpul melingkari meja besar yang ada di hadapan mereka. Bahkan keluarga dari adiknya pun juga datang. Kebetulan kakaknya Arkha juga berada di Surabaya.

"Waaaahh ... ini dia pasangan pengantin baru yang kita tunggu-tunggu!" seru Arkha seraya berdiri menyambut pengantin baru yang baru saja tiba dan bergabung dengan mereka.

Revald melirik sinis ke arah Arkha. Tidak menghiraukan sama sekali kalimat yang sebenarnya tengah mengejek dirinya.

Karena berada di depan keluarga besar mereka, Revald bersikap begitu lembut dan penuh perhatian kepada Arruna. Pria berwajah datar tersebut berubah menghangat. Menarik kursi di depannya dan mempersilahkan Arruna duduk di sana.

"Hati-hati," ujarnya sembari membenahi rok Arruna yang sedikit tersingkap. Melepas outher miliknya untuk menutupi paha Arruna.

Sikap Revald yang seperti itu tidak lepas dari tatapan mata pria tua yang dari awal mereka tiba di ruangan ini terus berpusat padanya. Bibir pria tua itu tertarik ke atas, mengulas sebuah senyuman yang tipis dan penuh arti.

"Sepertinya udah ada yang bucin lebih cepat ini," goda adik Revald yang bernama Kanaya. Wanita bule itu seperti tidak tahan melihat sikap kakaknya yang sangat lembut pada wanita lain, selain dirinya dan kakak iparnya, kakak kandung Arkha.

"Ya jelas dong, Sayang. Orang kakak ipar cantik banget." timpal Arkha dengan sengaja. Di mana pria itu langsung mendapat tatapan tajam dari Revald.

"Sudah, sudah ... jangan saling ledek terus. Lebih baik cepat makan, keburu dingin."

Kakek Gladio pun mengingatkan kepada para cucunya untuk tidak saling menyerang. Pria tua itu juga memberi isyarat kalau di sini masih ada keluarga besar dari besannya.

Tidak ada yang berani melawan ucapan kakek Gladio. Bahkan Revald yang sebelumnya paling sering membantah ucapan kakeknya, kini tampak diam dan menurut. Pria itu tahu bagaimana harus bersikap dalam situasinya sekarang.

Arruna merasa sangat canggung, ketika Revald melayani dirinya. Perlakuan yang biasa ia dapatkan dari teman-temannya ketika masih tinggal di Amerika. Tetapi, kini rasanya sangat berbeda. Bukan hanya menjadi pusat perhatian keluarga besarnya saja. Tetapi di balik sikap hangat pria ini, pasti menyimpan rencana yang begitu licik.

"Makan yang banyak, Sayang. Kamu butuh tenaga lebih."

Ucapan Revald yang terdengar begitu manis, sampai-sampai membuat keluarga pria itu melongo tidak percaya, tetapi terdengar begitu mengerikan di indera pendengaran Arruna.

"Makasih," jawab Arruna ragu untuk membuka mulutnya ketika Revald menyodorkan steak daging sapi di depannya.

Revald menggerakkan matanya, memberi isyarat pada Arruna agar segera membuka mulutnya. Hingga kemudian wanita itu menurut dan meyantap steak yang ada di depannya.

Hal yang tidak terduga lainnya pun kembali Revald perlihatkan. Pria itu mengecup kening Arruna setelah Arruna melahap steak dari sendoknya dan mengunyah.

"Enak?" tanya Revald dengan tatapan yang sangat lembut. Serta senyuman tipis yang sengaja dia perlihatkan. Membuat siapa saja melumer dibuatnya.

Lidah Arruna terasa kelu hanya sebatas untuk menjawab pertanyaan yang sangat sederhana dari Revald. Anggukan kepala lah yang menjadi jawabannya.

Revald mengusap kepala Arruna lalu mulai menyuap ke mulutnya sendiri. Perlakuan pria itu tentu saja menjadi pusat perhatian dari orang-orang yang ada di sana.

Kemudian mereka menyantap sarapan pagi mereka dengan tenang. Sesekali dihiasi dengan obrolan ringan.

Selesai melakukan sarapan pagi, mereka berkumpul di taman yang ada di lantai paling atas tersebut. Berbincang sebentar sebelum meninggalkan pasangan pengantin baru.

"Rencana, kapan bulan madunya, Vald?" tanya kakek Gladio yang paling antusias dari semua orang yang ada di sana.

Revald yang tengah memainkan ponselnya pun menaruh benda pipih tersebut. Mengalungkan tangannya ke bahu Arruna yang duduk di sampingnya.

1
Visencia Alingga
❤❤❤
Susiana Susi
bagus,singkat...on point
Rima Wardhani
👍👍👍
Muna Junaidi
Mantap👍👍👍
Bunda Aditatha
Luar biasa
SLina
mau@ ada bonchap
Nika Hidayah
Luar biasa
Nika Hidayah
Biasa
gelombang cinta
bisa bisanya d sama kan sama kang bakso, kang cilok 🤣🤣🤣
Agustina Kusuma Dewi
cuepet ee
Agustina Kusuma Dewi
surabaya
kampus rada elit bayar e
ubaya
petra
kampus yg standart
itats
unipra
stesia
wijaya
hangtua
upn
17agustus

tinggal pilih
Agustina Kusuma Dewi
wih..bejat sekali jd anak, spt itu.
itu bukan manja tp kebablasan
salah asuham
Mentari Feblinda
sayang banget cerita nya abis pas lagi seru seru nya.cerita bagus loh ini padahal.harus nya bisa panjang
Fina Fitriani
ceritanya singkat,,jelas ,padat . dan konfliknya ringan ,,tapi pas dibacanya... dan gak berbelit2 aku suka... lanjut Thor.....
Trial Ajah
pengen nabok mulut si Aruna😬
Lastri Naila
Luar biasa
SLina
mudah mudahan anak ku tdk begini, pengen ku ge plak
rika comell
arruna galak banget
gkk bahaya tah
mamae zaedan
Luar biasa
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!