NovelToon NovelToon
Terjebak Di Dunia Kultivator

Terjebak Di Dunia Kultivator

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Petualangan / System / Fantasi Timur / Sistem / Solo Leveling / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:505.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: XERA

Seorang pemuda bernama Li Hao tiba-tiba saja dipindahkan ke daratan asing tanpa mengetahui alasan yang jelas.

Sebuah layar tiba-tiba saja muncul di hadapannya, dia diberikan sebuah System yang bisa membuatnya menjadi kuat dalam waktu singkat.

Namun, tidak ada satupun penjelasan yang menjelaskan alasan Li Hao dipindahkan. System yang diberikan padanya seperti sebuah program tanpa adanya kehidupan, dan ia harus menjelajahi daratan asing tersebut untuk bisa bertahan hidup.

Apakah Li Hao mampu bertahan hidup di daratan yang bukan dunianya lagi, dan mencari tau alasan kenapa dirinya dipindahkan?

Baca terus novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon XERA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seorang Nascent Soul

Kedua pengawal itu datang menghampiri Li Hao, mereka berhenti setelah sudah berjarak kurang dari lima meter.

“Nak, pergilah dari sini.”

“Benar, jangan ikut campur dengan urusan yang dilakukan Tuan Muda kami.”

Li Hao diam mendengar itu, hanya memasang ekspresi datar seolah tak peduli dengan ucapan mereka berdua.

“Hei, bocah. Apa kau sedang mempermainkan kami?”

Salah satu dari dua pengawal langsung merasa tersinggung karena Li Hao tidak menanggapi ucapan mereka.

“Tidak...” Li Hao menggeleng pelan, lalu menunjuk ke arah wanita yang masih dimaki oleh pemuda yang dipanggil Tuan muda Li. “Aku mau dia... jika kalian memberikannya, aku dengan senang hati pergi dari sini.”

Kedua pengawal tersebut dibuat tertegun sejenak ketika mendengar itu, mereka kemudian memberikan tatapan tajam serta mengeluarkan aura Qi Refinement.

“Bocah, kuperingatkan sekali lagi untuk pergi dari sini. Jika kau masih diam saja, bersiaplah untuk menerima akibatnya.” salah satu dari kedua pengawal mulai naik darah, namun ia masih bisa menahan emosinya.

Li Hao mengangkat sudut bibirnya dan berkata, “Akibatnya? Lucu sekali...”

Whooosh!

Aura Forging Qi bintang 14 merembes keluar dari tubuh Li Hao, meskipun dihadapkan oleh dua orang Qi Refinement dirinya sama sekali tidak gentar.

“Aku cukup yakin bisa menghajar mereka berdua...” pikir Li Hao, dan mulai melakukan kuda-kuda tinju petir merah. “Kuharap ini tidak berlebihan.”

Kedua pengawal tersebut tidak tinggal diam, mereka berdua mengeluarkan pedang yang tersarung di pinggang dan siap untuk maju kapan saja.

“Berhenti.”

Suara perempuan tiba-tiba terdengar, yang disertai aura begitu kuat.

Aura yang dikeluarkan oleh Li Hao dan kedua pengawal itu sama sekali bukan tandingannya, dan mereka bertiga langsung bertekuk lutut karena tak kuasa dengan aura asing tersebut.

“Aura ini... seorang Nascet Soul!!!” salah satu pengawal langsung merinding saat mengatakan itu, begitu juga dengan temannya.

Li Hao sendiri yang tidak sengaja mendengarnya merasa sedikit ketakutan. “Nascent Soul? Sialan! Bagaimana bisa ada sosok sekuat itu di kota ini?” pikirnya terkejut.

Kondisi Tuan Muda Li juga sama seperti Li Hao dan kedua pengawalnya, ia telungkup di tanah karena aura itu benar-benar berat baginya. Sedangkan wanita yang dimaki oleh Tuan Muda Li sama sekali tidak terpengaruh dengan aura tersebut, dia mundur beberapa langkah karena terkejut dengan apa yang terjadi saat ini.

“Kalian membuat keributan di depan tempat makan yang sedang aku singgahi, sungguh lancang sekali,” kata perempuan itu kembali. “Pergilah dari sini, jangan buat nafsu makanku hilang.”

Sesaat setelah itu, aura yang menimpa tubuh Li Hao dan yang lainnya menghilang seketika. Tubuh mereka semua langsung dipenuhi dengan keringat dingin, ketakutan jelas melanda hati mereka.

Tuan Muda Li langsung pergi dari sana tanpa mengeluarkan sepatah katapun, ia meninggalkan perempuan itu karena takut Nascent Soul yang mengancam mereka barusan turun tangan.

Kedua pengawal yang berada di hadapan Li Hao segera mengikuti Tuan Muda mereka.

Li Hao berdiri dan terdiam sejenak, matanya teralih ke arah perempuan yang barusan dimaki oleh Tuan Muda Li.

“Apa kamu baik-baik saja?” tanya Li Hao dari kejauhan, sengaja tidak datang menghampiri perempuan itu karena tidak ingin dia ketakutan.

Perempuan itu menatap Li Hao dan mengangguk pelan, ia berkata dengan nada lirih, “T-terima kasih karena telah menyelamatkanku...”

“Tidak masalah. Kalau begitu, aku pergi dulu... Jaga dirimu baik-baik,” Li Hao tersenyum tipis saat mengatakannya.

Perempuan itu mengangguk, dan kemudian pergi dari sana dengan kepala yang sedikit menunduk ke tanah.

“Sepertinya dia masih ketakutan...” Li Hao bergumam sebelum matanya teralih ke pintu restoran. “Penjaga itu... sudah tidak ada?”

Li Hao merasa sedikit keheranan, tapi ia langsung menepis pikirannya dan berjalan pergi dari sana.

...****************...

Di sebuah ruangan khusus, terlihat tiga orang perempuan cantik yang saat ini sedang duduk tenang dan dipisahkan dengan meja bundar.

“Anak muda itu menarik...”

“Apakah guru tertarik padanya?”

“Tidak, aku hanya sedikit terkesan karena dia mempunyai keberanian.”

“Ah, begitu...”

Perempuan yang dipanggil Guru itu tersenyum pada muridnya. “Akhir-akhir ini kamu terlihat murung, ada apa?” tanyanya penasaran.

“Tidak ada, Guru,” sahut gadis cantik yang terlihat berusia 17 tahun-an.

Gadis cantik itu memiliki rambut putih panjang hingga menyentuh pinggang, dengan dua pupil berwarna merah gelap. Lekuk tubuhnya tampak indah dan menjadi bentuk yang diidamkan banyak wanita. Kulitnya putih tanpa noda, suaranya lembut dan cukup untuk membuat banyak pria terbius oleh kecantikannya.

“Hahaha... adik Lian mungkin murung karena merindukan mantan kekasihnya,” gadis cantik lainnya berkata dengan lantang.

Dia mempunyai penampilan yang berbanding terbalik dari gadis yang dipanggil adik Lian. Rambut hitam sepunggung dan kedua pupil matanya berwarna coklat cerah, kulitnya putih cerah dan mempunyai suasana positif.

“Kakak Yin! Jangan bicarakan dia lagi, aku tidak mau mengingatnya terus!”

“Adik Lian, jangan begitu serius... itu hanya gurauan saja.”

“Gurauanmu menyebalkan!”

“Oho~ Apa kamu marah? Adik Lian yang manis~” perempuan berambut hitam yang dipanggil kakak Yin itu mencubit kedua pipi adik seperguruannya.

“Ugh... berhenti!” adik Lian berusaha melepaskan cubitan itu, tapi kakak seperguruannya malah tambah senang dan semakin keras mencubitnya.

“Bisakah kalian tenang?” perempuan yang dipanggil guru oleh mereka berdua berkata dengan wajah tanpa ekspresi, dia mempunyai kecantikan yang begitu luar biasa dan kulitnya masih kencang meskipun sudah menginjak usia ratusan tahun.

Dia adalah Meng Yu, seorang kultivator wanita yang namanya cukup terkenal di Daratan Surgawi.

Dahulu kala, dia adalah seorang kultivator yang berada di tingkat Immortal, akan tetapi sebuah peristiwa buruk menimpanya sehingga dia mengalami kemunduran kultivasi sampai ke tingkat Nascent Soul.

“Ahem! Maafkan kami, Guru.”

Kedua gadis cantik itu langsung menutup mulut setelah mendapatkan teguran itu.

“Xue Lian... apa kamu murung karena ayahmu melarangmu untuk berpetualang seorang diri.”

Perempuan berambut putih dengan pupil mata merah itu langsung tersenyum pahit. “Ya, Guru. Ayah beralasan kalau aku yang sekarang masih sangatlah lemah... jika aku menjelajahi dunia luar seorang diri, mungkin aku tidak akan bisa kembali dengan selamat,” ucap Xue Lian memberitahu, ia berharap Gurunya ini mau membantu dirinya.

“Aku mengerti perasaanmu, tapi apa yang dikatakan oleh ayahmu adalah kebenaran. Dunia luar sangatlah berbahaya, kamu yang sekarang bagaikan seekor kelinci yang ingin memasuki sarang predator. Apalagi, wajahmu sangat cantik sehingga makin banyak orang jahat yang ingin mencelakaimu.” Meng Yu mengusap pelan kepala muridnya itu.

Mendengar itu membuat raut wajah Xue Lian tampak pasrah, ia hanya mengangguk dan berusaha untuk tersenyum.

“Kalau kamu bisa mencapai Golden Core dalam tiga tahun lagi, Guru akan meminta ayahmu untuk mengabulkan keinginanmu itu,” timpal Meng Yu dan membuat raut wajah Xue Lian menjadi cerah seketika.

“Benarkah itu, Guru?!” tanya Xue Lian memastikan dengan penuh semangat.

Meng Yu langsung mengangguk sekali sebagai tanggapannya. “Tentu saja, tapi apa kau yakin sanggup memenuhi persyaratan yang Guru berikan?”

Xue Lian terdiam sejenak mendengar itu, mencapai ranah Golden Core dalam tiga tahun lagi itu adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan. Akan tetapi, pada saat itu umurnya baru 20 tahun, jika ia berhasil mencapainya mungkin dirinya akan masuk ke dalam kategori salah satu Jenius muda generasi saat ini.

Setelah diam selama beberapa saat, Xue Lian kemudian menatap Gurunya dengan tatapan penuh keyakinan. “Aku sanggup, Guru!”

“Bagus.” Meng Yu tersenyum, lalu tatapannya beralih ke arah muridnya yang lain. “Ada apa, Hua Yin? Sepertinya kamu ingin mengatakan sesuatu.”

Hua Yin langsung menunjuk pintu ruangan tersebut, lalu bertanya, “Mau sampai kapan orang-orang itu menguping kita?”

Di balik pintu yang Hua Yin tunjuk, ada beberapa orang yang berdiri di sana dan salah satunya adalah penjaga pintu depan restoran.

“Jika penjagamu ingin meminta maaf karena tidak sempat turun tangan atas konflik yang terjadi di luar sana, lebih baik lupakan saja,” Meng Yu berkata dengan suara tenang, namun setiap katanya mengandung aura yang mendominasi. “Konfliknya sudah selesai, tidak perlu diributkan lebih jauh.”

Orang-orang yang ada di balik pintu langsung bergetar ketakutan, mereka semua menundukkan badan serendah mungkin lalu izin pergi dari sana.

Bersambung.....

LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

1
Shen shandian luo
tingkatin qi fan kultivasinya...masak staknan di situ trus...
Shen shandian luo
kalau ketemu perempuan jadi ampas alur ceritanya...
Shen shandian luo
fungsi level nya apa sih..kalau tingkatan kultivasinya buat patokan bertarung...mending kultivasinya yg di naikin..bukan level trus..karna walaupun level tinggi masih kalah sama musuh dalam hal kultivasinya..jadi level gak ada gunanya
Shen shandian luo
jurus tinju petirnya gak pernah di gunakan
Shen shandian luo
qi nya gak pernah di tambah
Shen shandian luo
pangen tau fungsi level.tingkatan kultivasinya dan qi nya..
Shen shandian luo
kapan kuatnya...jadi gak seru alurnya
Shen shandian luo
kultivator demam..hadew
WANG-zarr
emang nya ngk ada ya aliran netral
M aman Santoso
Luar biasa
Reza Aditiya
MC terlalu buang buang waktu,pas awal bab cerita masih menarik dan seru pas udah sampe bab ini jadi ga menarik dan membosan kan karna MC buang buang waktu buat Farming Xp padahal MC masih lemah
Reza Aditiya
nama Element udara ganti sama angin Thor biar ga aneh aja sih,soal nya gue baru denger
Zuchri Jalil
Luar biasa
Aiby kushina uzumaki 2
menarik
Mohd Ali Mohamad
Luar biasa
Jeme Merinem
fungsi nya buat apaan
Jeme Merinem
kok sma kyk gw🤣
Nrimo Ing pandum666
Luar biasa
SERAMBI KANDANG
kok ga perna ambil cincin penyimpanan koebanya yaa?padahal butuh/Tongue/
Erwin Syah
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!