NovelToon NovelToon
Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Aku Tak Tahan Sikapmu Mas

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi ratna dewi

Mona adalah gadis yang menjalani hidup dengan suami yang tak pernah menganggapnya.

Semua telah Ia lakukan hanya untuk mengambil hati suaminya, sampai pada akhirnya Ia meminta bercerai.

"Ceraikan aku Mas! "Ucap Mona.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi ratna dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab23

Satu minggu sudah berlalu, Kini keluarga Hans bersiap-siap untuk kembali ke rumah. Sudah cukup lama mereka meninggalkan pekerjaan, Kini waktunya mereka kembali bekerja.

Selama perjalanan pulang Rangga dan Mona hanya terdiam, begitu pun dengan Hans dan Dara. Mungkin karena Rasa lelah,Membuat meteka enggan untuk berbicara. akhirnya mereka tertidur.

Rangga yang menjadi sopir,sesekali meperhatikan Wajah Mona yang begitu cantik dengan Make up naturalnya, tanpa sadar senyum tipis terukir dibibirnya.

💧💧💧

"Lita,Lita,Lita entahlah kenapa lo selalu ada di pikiran gua. Padahal lo udah nyakitin gua,Ninggalin gua demi Pria Brengsek itu. "Gumamnya. "Aaargg perset*n dengan masa lalu, Gua harus dapetin lo lagi.apa pun caranya?"Sambung Geri.

Ia memandang Fotonya bersama Lita. Ia tersenyum smirk, ia akan berusaha untuk mendapatkan Lita lagi. Apa pun akan dilakukannya, dari cara halus maupun kasar. Ia tak peduli lebih baik memaksa dari pada terpaksa. Gumamnya,tetap dengan tatapan pada foto itu.

💧💧💧

Mona mengerjabkan Mata, saat telah terbuka ia mendapati dirinya telah berada di kamar yang selama ini ia tempati di rumah Rangga.

"Kenapa, aku bisa disini? "gumamnya.

Mona pun dusuk bersandar di kepala Ranjang mengedarkan pandangan, ia tak melihat Keberadaan Rangga. Ia pun melihat jam diatas nakas, menunjukan pukul 13.46 wib.ternyata Ia sudah tertidur 3 jam lamanya.

Padanganya teralih pada pintu, Rangga masuk membawa nampan yang berisi Nasi dan air. Rangga meletakan diatas Nakas,dan duduk dipinggir ranjang menghadap Mona.

"Kau sudah bangun? Itu makanlah terlebih dahulu, dan istirahatlah lagi setelahnya. "ujar Rangga pelan dan lembut.

Mona menatapnya heran, tak biasanya Rangga begitu atau Rangga hanya bersandiwara.Mona mengalihkan Padanganya ke arah pintu, ternyata pintu tertutup rapat. Tak mungkin ada Hans dan Dara yang memerhatikan mereka.

"Bagaimana bisa aku berada disini, Bukankah tadi berada di mobil? "tanya Mona yang bingung.

"Menurutmu? "Rangga mengangkat kedua alis. Mona mengernyitkan dahi.

"Jangan bilang kau yang menggendongku! "Mona menatap Rangga sinis,yang di tatap hanya tersenyum tanda meng-iyakan.

"Kenapa kau tak membangunkan ku saja? Aku bisa jalan sendiri! "ujar Mona sedikit meninggi.

"Harusnya kau yang bertanya pada dirimu sendiri! Sudah berapa kali aku menggoyangkan tubuhmu, sampai tanganku memerah. "balas Rangga. 'segitu pulas kah, Aku sampai tak menyadarinya. 'Batin Mona.

"Huh alasan,Kau pasti mengambil kesempatan dalam kesempitan. "Elak Mona,Ia tak yakin dengan kejelasan Rangga.

"Terserah kau Mau bilang Apa!Aku tak peduli, "

"Aku pun tak peduli! Sudah pergi sana! "Usir Mona, ia mendorong kuat tubuh Rangga. Rangga yang tak siap pun terdorong hingga tubuhnya terjatuh ke atas lantai.

"Eughh"ringis Rangga sembari memegangi bokongnya yang terasa sangat sakit. Mona tertawa meledak.

"Mampus! "Lirih Mona yang masih dapat didengar Rangga.

"Beraninya kau melakukan itu! "Rangga menahan emosi,Rasanya ia sangat kesal. Perilaku Mona sejak beberapa hari lalu membuatnya emosi.

"maafkan aku, tolong jangan marahi aku! "ujar Mona dengan Nada enye-enye. "Gak! sekarang aku tak setakut itu padamu. Jangan harap aku akan memohon padamu lagi, ingat itu! "sinis Mona. "Dan keluarkanlah sekarang!"sambungnya Lagi.

Rangga melangkah keluar kamar, dengan tangan mengepal kuat. Lebih baik pergi sebelum kemarahanya tak dapat ditahan lagi, ia harus sabar karna keadaan rumah tak memungkinkan. Jangan samapai Hans dan Dara mendengar mereka berdebat apalagi kemarahan Rangga.

Setelah kepergian Rangga, Mona bangkit ke kamar mandi, membasuh muka dan bercermin. Ia berusaha menormalkan detak jantung, satu sisi ia lega bisa mengatakan itu, Namun sisi lain Ia cemas sebab ia masih berstatus istri Rangga. Apakah ia durhaka kepada suaminya!? Entahlah, ia hanya mengatakan isi hatinya.

💧💧💧

Ting tong

Lita membuka pintunya, melihat seseorang yang datang untuk bertamu.

"Ge geri, "ujar Lita gugup melihat sosok lelaki yang berada dihadapannya.

"Mari masuk!"Ajak Lita. Namun Geri enggan untuk masuk, ia tetap saja berada ditempatnya.

Hingga sebuah mobil masuk peekarangan Rumah Lita, Lita menatap Mobil itu ia tak mengenali pemiliknya.

"Tuan ini Mobil yang kau minta, saya permisi. "ucap seorang lelaki yang membawa mobil itu, lalu pergi meninggalkan Rumah Lita tanpa memakai mobil yang ia bawa.

Lita hanya bengong karna tak tau apa pun. Hingga suara Geri menyadarkan Lamunanya, Apa yang Geri ucapkan membuatnya terkejut.

"Ini untukmu, "ujar Geri memberikan kunci Mobil itu pada Lita.

Lita bergeming, raut wajahnya menggambarkan sirat kebingungan.

"Ambillah! Ini hadiah untukmu! "ucap Geri sekali lagi, ia menarik tangan Lita dan meletakan kunci itu.

Lita menerimanya dengan gugup, tangannya sampai bergetar. "un untukku"kata Lita, Geri mengangguk. "Lihat lah!"Geri pun menarik Lita dan melihat mobil itu.

Mata Lita berbinar, Ia tak menduga akan memiliki Mobil. Dengan begini ia tak harus meminjam Mobil papahnya, atau pun menaiki taxi jika ia ada urusan.

Tapi ia juga heran,kenapa Geri bisa tau dan mau memberikannya?, "Kenapa kau membelikanku? "Tanya Lita penasaran.

"Bukan apa-apa aku hanya memberimu hadiah"

Lita sangat bahagia, sangking bahagianya ia sampai memeluk Geri. Geri sempat terkejut, Namun ia segera membalasnya,Karna ia pum merindukan pelukan Lita.

"Terimakasih, "Ucap Lita meregangkan Pelukan. Geri hanya mengangguk, jantungnya sangat berdebar.

Tak lama ia pun pamit pada Lita, Karna urusan penting yang harus ia kerjakan.

Setelah kepergian Geri, Lita mengelilingi Mobil barunya.

'Aku akan mendapatkan dua Mobil,Dari Geri dan satu lagi pemberian Rangga 'Batin Lita.

1
Ghyta Kumala muchsin
tuhaaann kenapa kau ciptakan makhluk yg begitu bego kaya mona
miskin boleh tpi goblok jangan ya lu pegi la dri kota itu
Ghyta Kumala muchsin
mona kok makin kesini makin bego ya
lo blok lah nmor dan pergi dri kota itu tolol
Ghyta Kumala muchsin
heh mona tolol bgt
kau itu udh di bodohiii
Ghyta Kumala muchsin
kok bego bgt jdi cewek lemaahhhhh mona kau begooo
Ghyta Kumala muchsin
si mona udh di bilangin ga ush ikut malah ngeyel begi bgttt
Cak su Su
kereeen
Zouisar
Luar biasa
M Holis
begi si mona😠😠😠
Tiwi
kerennn
Iis Kusnadi
Luar biasa
Firdaus Osman
Lumayan
Siti Sofia
Luar biasa
Ida Rosyida
bagus ceritanya
aldenafa: terimakasih kakak ❤
total 1 replies
Yurnalis Hasibuan
orang kaya masak mona tak ada yg menjaganya
Sujini
jangan satukan nona ma rangga, rangga jahat mudah merendah kan orang lain ,
Sujini
bodo banget sih masih mau balik ke rumah suaminy, dah dihina masih aja mau,
yuyunn 2706
terlalu lebay Thor tokoh wanitanya
evi carolin
abis ni Rangga jd pengemis cintanya Mona
evi carolin
mulutmu harimaumu ya kan Rangga bilang gembel taunya dia yg gembel
DahIn
saya berharap nya sih dulu Rangga bisa bersatu kembali dengan mona
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!