NovelToon NovelToon
Ayah Dari Calon Anak Sambungku

Ayah Dari Calon Anak Sambungku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Duda / Tamat
Popularitas:703.8k
Nilai: 5
Nama Author: GreenAddict

Seorang gadis 21 tahun bernama Andini Salsabila suatu hari bertemu dengan bocah laki-laki 5 tahun yang sangat pintar dan tampan bernama Alvin.

Alvin adalah putra dari Rino Fernando, Rino merupakan seorang duda yang di tinggalkan oleh sang istri karna menderita penyakit kanker, jadilah Alvin dibesarkan oleh sang ayah sendirian tanpa adanya sosok seorang ibu.

Bertemu dengan bocah laki-laki yang bernama Alvin tersebut membuat kehidupan Dini berubah, Bagaimana tidak ?
Pada pertemuan kedua mereka, Alvin tiba-tiba memanggilnya dengan sebutan bunda...

Bagaimana reaksi Dini ?
Marah ?
Atau malah justru Dini menjadi menyayangi Alvin dan menjadi ibu sambung untuk Alvin ?

Yuk baca novel pertama Author ☺️

Jangan lupa support nya ya , like sebanyak-banyaknya, agar author jadi semakin semangat untuk menulis 🥰

Salam sayang dari author ☺️

Terimakasih ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GreenAddict, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23

***

Sudah 3 bulan waktu berlalu , Dini pun sudah lama sembuh dari kecelakaan waktu itu dan sudah kembali bekerja seperti biasa , dan sudah selama itu pula mereka mengenal satu sama lain, semakin hari mereka pun semakin dekat tidak seperti biasanya Dini yang bertemu dengan Rino masih sedikit malu tapi sekarang sudah tidak lagi tetapi Dini masih tahu dengan batasan-batasan.

Keluarga ke dua belah pihak pun sudah tahu tentang kedekatan anak-anak mereka.

Hari ini adalah hari di mana Dini libur bekerja, mereka pun sudah membuat rencana, Alvin Rino dan juga Dini berencana pergi berlibur ke pantai, segala macam persiapan sudah selesai disiapkan.

Pagi ini, Dini bangun dari tidur seperti biasa dia melakukan segala aktivitas rutinnya, selesai sholat subuh dia segera pergi ke dapur untuk memasak sarapan, selesai membuat sarapan dia pun mencuci pakaian kotornya tidak lupa sekalian mencuci pakaian sang kakak.

Setelah acara mencuci selesai, Dini pun segera mandi dan bersiap-siap untuk pergi tidak lupa sebelum berangkat dia pun sarapan terlebih dahulu, selesai sarapan Dini tengah duduk di ruang tamu menunggu Rino dan Alvin datang menjemputnya.

Tidak sampai menunggu lama yang di tunggu pun akhirnya datang, mereka pun segera berangkat tidak lupa sebelumnya mereka pamit kepada Deni sang kakak.

Kemudian mereka langsung berangkat menuju pantai dengan Rino yang mengemudikan mobilnya sementara Dini duduk di sampingnya dengan Alvin yang meminta di pangku olehnya.

“Kita singgah dulu di supermarket ya Dek ?” ucap Rino kepada Dini.

“Iya boleh...” jawab Dini.

Setelah mereka sampai di supermarket, Dini dan Alvin pun turun dari mobil diikuti oleh Rino bagaikan seorang pengawal di belakangnya.

“Apin mau beli apa ?” tanya Dini kepada Alvin saat mereka sudah sampai di dalam supermarket.

“Apin mau ini bunda ....” ucap Alvin sambil menunjuk jajanan yang di inginkan nya.

“Apa lagi ?” tanya Dini lagi kepada Alvin saat sudah mengambil jajanan yang di inginkan oleh Alvin.

“Yang ini boleh bunda ?” tunjuk Alvin lagi ke salah satu rak yang memajang aneka macam jajanan.

“Boleh dong, “ ucap Dini lagi, kemudian dia pun segera mengambil jajanan yang di maksud oleh Alvin.

“Abang mau apa ?” tanya Dini kepada Rino yang saat itu tengah memainkan ponselnya berdiri di belakang mereka .

“Terserah kamu saja dek , kamu pilihkan saja, “ ucap Rino menjawab pertanyaan Dini.

Kemudian Dini pun memilih beberapa jajanan untuk di pantai nanti.

“Sudah ?“ tanya Rino saat Dini dan Alvin beranjak menuju meja kasir.

“ Sudah ...” jawab Dini sambil mengangguk dan tersenyum.

Kemudian Rino pun membayar tagihan mereka di kasir, setelahnya mereka melanjutkan perjalanan kembali menuju ke pantai.

Kurang lebih satu jam menempuh perjalanan , akhirnya mereka pun sampai di pantai, Rino pun segera memarkirkan mobilnya.

Mereka pun memutuskan untuk menyewa pondok-pondok kecil yang terletak di pinggiran pantai untuk mereka beristirahat melepas penat nanti setelah lelah bermain air.

“Bunda Apin mau belenang, boleh ya?” ucap Alvin memohon agar di ijin kan untuk berenang di air laut.

“Boleh tapi harus di temani tidak boleh berenang sendiri, “ ucap Dini kepada Alvin.

“Abang temani gih Alvin berenang,“ ucap Dini kepada Rino.

“Emang kamu nggak ikut berenang ?” tanya Rino kepada Dini.

“Aku nggak ikut, aku nggak bisa berenang ! “ jelas Dini , karena dia memang tidak bisa berenang.

Kemudian Rino dan Alvin pun berenang dan bermain air sedangkan Dini hanya duduk di pasir di pinggir pantai sambil memandangi Ayah dan Anak itu bermain air, sesekali Dini mengambil potret dirinya sendiri terkadang dia mengarahkan kamera ponselnya untuk memotret Alvin dan sang Ayah, tanpa disadari senyum Dini terbit saat melihat Ayah dan anak itu sedang bermain air.

Setelah puas bermain air dan berenang Rino memutuskan membawa Alvin ke kamar bilas yang di sediakan oleh pengelola pantai untuk bersih-bersih, sedangkan Dini kembali ke pondok-pondok yang telah mereka sewa, kemudian Dini segera menyiapkan makan siang yang telah mereka siapkan dari rumah untuk mengganjal perut mereka yang lapar , karna biasanya setelah berenang pasti perut akan terasa lapar.

Selesai bersih-bersih Rino dan putranya telah kembali ke tempat di mana Dini berada, mereka pun kemudian makan siang ditemani oleh deburan ombak laut dan angin sepoi-sepoi.

Setelah mereka selesai makan siang,

“ Bunda Apin sudah mengantuk, “ ucap Alvin kepada Dini.

Karna memang Alvin terbiasa tidur siang.

“Ya sudah Apin bobok di sini ya,“ ucap Dini sambil menyiapkan tempat tidur yang nyaman untuk Alvin karna memang mereka membawa karpet dari rumah.

Alvin pun kemudian tidur beralaskan bantal yang telah mereka bawa dari rumah.

“Abang ada bawa selimut ?” tanya Dini kepada Rino.

“Kayaknya ada di mobil, sebentar abang ambil dulu, “ ucap Rino.

Karna biasanya Rino memang selalu sedia bantal kecil dan juga selimut dengan ukuran kecil di dalam mobil untuk Alvin.

Setelah Rino mengambil selimut untuk Alvin kemudian dia segera menyelimutkan tubuh Alvin yang sudah tertidur lelap.

“Terima Kasih dek , kamu sudah baik kepada Alvin,” ucap Rino tiba-tiba sambil menatap Dini dalam.

Dini yang mendengar ucapan Rino pun tersenyum dan mengangguk.

“Dek boleh abang ngomong ?” tanya Rino kepada Dini.

“Abang mau ngomong apa ?” jawab Dini spontan tanpa ragu-ragu.

Rino menarik napas dalam untuk menghilangkan rasa gugup yang tiba-tiba muncul.

“Sejujurnya dari awal kita bertemu abang ada sedikit rasa sama kamu ditambah lagi kamu juga baik dan sayang sama Alvin, rasa yang awalnya sedikit sekarang bertambah banyak , semakin lama kita saling kenal membuat abang semakin yakin kamu adalah orang yang tepat untuk abang dan juga Alvin,“ Rino menjelaskan kepada Dini tentang apa yang dia rasa.

“Mungkin abang bukan laki-laki yang baik untuk kamu, ditambah lagi dengan status abang yang sudah pernah menikah sebelumnya, tapi abang akan berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk adek,“ ucap Rino lagi.

“Maukah adek menikah dengan abang...menjadi istri untuk abang dan juga ibu untuk Alvin ?” ucap Rino kepada Dini sambil menatap Dini dalam, berharap Dini mau menerimanya dan juga menerima Alvin.

Dini yang mendengar Rino baru saja melamar dirinya langsung salah tingkah, wajahnya langsung memerah , dia tidak tahu harus menjawab apa , karna ini baru pertama kali bagi Dini, apalagi Rino memintanya untuk menjadi istri bukan untuk menjadi pacarnya.

Rino yang melihat Dini terdiam menjadi semakin gugup , dia takut Dini akan marah karna dia baru saja melamarnya.

“Dek ?” ucap Rino mencairkan suasana.

“Bagaimana ... apa adek bersedia menikah dengan abang ?” tanya Rino lagi.

Dini yang semula diam lalu menatap Rino dan Alvin bergantian, dia bingung harus menjawab bagaimana, dia sangat menyayangi Alvin , dia juga mulai ada sedikit rasa terhadap Rino, lelah berpikir harus menjawab bagaimana Dini pun hanya mengangguk memberikan jawaban kepada Rino.

“*K*amu serius dek ?” tanya Rino masih belum percaya.

“Iya ....“ Dini menjawab singkat sambil mengangguk.

“Terima kasih sayang, “ ucap Rino spontan memeluk Dini erat.

Dini yang kaget tiba-tiba di peluk hanya diam kaku melihat perlakuan Rino.

Rino yang sadar akan tingkahnya kemudian meminta maaf kepada Dini karna telah menyentuhnya.

“Maaf dek ,“ ucap Rino.

Dini hanya mengangguk sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Maaf ya sayang , lamarannya tidak romantis, juga tidak ada cincin karna memang abang belum mempersiapkannya , nanti abang akan belikan cincin yang kamu suka,“ ucap Rino lagi .

Karna momennya pas Rino memberanikan diri untuk melamar Dini, jadilah dia melamar pujaan hati tanpa ada persiapan sama sekali sebelumnya.

Bersambung...

1
Bunda Puput
Luar biasa
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏😊
total 1 replies
Kinan Rosa
cie yang lagi di lamar 🙈🙈🤣🤣🤣🤣
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
yeee Abang gak bisa tidur
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
wah Alpin sudah gercep duluan sama calon kakek dan nenek nya
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
cie Abang khawatir dek 🤣🤣🤣
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
cie eee ada yang lagi jatuh cintrong ni ye🤣🤣🤣🤣👩‍❤️‍💋‍👨
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
aku suka dengan karakter Andre yang selalu sadar dan sabar

yang sabar ya ndre 😘
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
iyaaaaaa bang Rino dah daftar di alam mimpi nya dini
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
ya ampun pak Rino gak mau di panggil bapak maunya di panggil mas/Abang 🙈🤣🤣
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
wah pasti ketemu sama Alpin deh
semoga kalian berjodoh
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
, ayo ayah semangat wujudkan keinginan Alpin yah💪💪
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Kinan Rosa
lanjut
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏
total 1 replies
Kinan Rosa
wah sudah di panggil bunda aja nih Tante dini
Honeybee_🐝: Hehehehe...
Terima kasih sudah mampir 🙏
total 1 replies
Kinan Rosa
pastinya itu nenek nya APIN
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏
total 1 replies
Kinan Rosa
disini ternyata beda ya cowoknya bukan CEO tapi aku suka
semoga semakin seru dan sukses selalu
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏 sukses juga buat KKK nya 😊
total 1 replies
Kinan Rosa
hai kak aku dah mampir lo
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏 semoga suka ya dengan cerita nya... sukses selalu buat KKK nya
total 1 replies
sendy kiki
cerita y mengharukan.aku suka cerita berbau anak anak apalagi pengucapan cadel
Anggi Ladyrose
ceritanya bagus ,mudah di pahami,good
Honeybee_🐝: terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
Anggi Ladyrose
semangat,cerita bagus,mudah dipaham👍
Honeybee_🐝: Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
mampir
Honeybee_🐝: Hai terima kasih sudah mampir 🙏🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!