-TAMAT-
aku gak menyangka, malam itu. malam yang sangat tidak ingin aku ingat kembali. malam yang sangat aku benci. malah memberikan aku sekaligus dua kehidupan di dalam hidupku. Entah apa yang akan terjadi kedepannya. tapi yang jelas aku sangat menyayangi mereka walau aku membenci malam itu. - Jeslyn Casey
Holla-Holla!!!!!!
jangan lupa baca cerita pertama ku yaaa, judulnya FAKE NERD.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Zalianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua Puluh Dua
"paman, tolong antarkan kami ke restauran dekat sini" ucap Manda ke salah satu bodyguard Jeslyn.
"baik nona"
"sudah ayok, kalian mau tetap disini?" ujar Manda, Sinta dan Jeslyn pun langsung pergi menyusul Manda.
"yak!!! Sudah berapa kali harus aku bilang untuk tidak lari?!" Jerit Sinta ke Jeslyn yang berada di depannya.
"iya maaf-maaf, aku tidak sengaja" ucap Jeslyn, Sinta pun mendengus kasar mendengar ucapan Jeslyn, pasalnya dia selalu saja berbicara seperti itu tapi pada akhirnya tetap saja melakukannya.
"Jes, kalau di bilangin tuh ya dengerin, jangan diperbuat lagi" nasehat Manda dengan suara lembutnya, Jeslyn pun hanya bisa nyengir saja.
"mari masuk nona"
"makasih, paman" ucap mereka bersamaan.
Mobil mereka pun langsung pergi dari BUI Incheon ke tujuan yang sudah di minta Manda tadi. Setelah menempuh 20 menit perjalanan, mereka pun sampai di Restaurant. Sebenarnya banyak Restauran dekat Bandara, tapi di perjalanan Manda malah minta untuk yang dekat sama apartemen mereka.
"permisi, mau pesan apa?" tanya seorang pria paruh baya, umurnya sudah seperti Papah Jeslyn mungkin.
"ah iya paman, kami pesan Japchae 3 dan Lemon es nya 3" ucap Jeslyn dengan sopannya.
fyi, Jeslyn adalah keturunan Korea jadi dia bisa berbahasa Korea karena sempat tinggal selama 6 tahun, Kalau Manda dan bisa berbahasa Korea karena mereka merupakan penggemar k-pop jadi tertular bahasa korea nya.
"tunggu sebentar ya, nak" ucap paman itu.
15 menit setelah nya, makanan mereka pun datang dengan diantarkan oleh seorang namseong korea yang begitu bening.
"pesanan Japchae 3 dan lemon es 3" tanya laki-laki itu.
"iya" ucap Manda dan Sinta dengan masih mode kaget akan ketampanan laki-laki itu.
"iya, Terimakasih" ucap Jeslyn, laki-laki itu pun pergi menjauh dari meja Jeslyn dkk.
"udah kali natap nya, udah pergi juga orangnya" ucap Jeslyn menyadarkan kedua gadis di depannya ini.
"udah ayok makan ah, ngapa jadi ngeliatin dia sih" ucap Manda melupakan orang itu.
"cakep banget:( pengen gua jadiin selingkuhan deh jadinya" ucap Sinta dengan muka sedih dan berharapnya.
"lah kok selingkuhan? pacar aja lu gak punya, gimana mau selingkuh" tanya Manda dengan heran nya.
"sok tau lu! gua punya pacar ya" ucap Sinta dengan melemparkan tisu ke wajah Manda.
"siapa emang Sin?" tanya Jeslyn yang juga penasaran.
"emang ada yang mau sama lu?" ledek Manda.
"pacar gua itu Chanyeol oppa" ucap Sinta dengan semangatnya. Manda yang mendengarnya pun memutar bola mata jengah akan hayalan Sinta, sementara Jeslyn hanya terkekeh saja mendengarnya.
"dih, gua yang pacarnya Jimin Oppa cuman b aja" ucap Manda.
"dih, mimpi lu ketinggian ampe bisa pacaran sama Jimin Oppa" ucap Sinta dengan sinis.
"yak! kau sungguh tidak ngaca sekali mbak! tadi yang ngaku ngaku pacar Chanyeol Oppa duluan siapa ya?" desis Manda.
Sinta dan Manda pun saling mantap sinis tanpa ada yang mau ngalah sama sekali.
"udah ih udah, kalian ngarepin mereka terus, mending mereka kenal sama kalian" ucap Jeslyn menusuk hati Sinta dan Manda.
Jleb
"lagian yang suka sama mereka juga banyak bukan kalian doang, jadi jangan menghayal lebih" lanjut Jeslyn.
"kok rasanya sakit ya(:" gumam Sinta.
"serasa di tampar gua" gumam Manda.
Mereka pun makan dalam keadaan diam karena Manda dan Sinta yang masih memikirkan kata-kata Jeslyn tadi. 'Padahal Jeslyn cuman bercanda, mereka kok malah baper gini sih' batin Jeslyn dengan bersalahnya.
"paman, kita langsung ke Apart saja ya" titah Jeslyn dan di anggukin supir keluarganya.
"ihhh kalian kok malah diem-diem gini sih?!" ucap Jeslyn yang ikut kesal akan tingkah kedua temannya ini..
"gak asik ah! Padahal tadi cuman bercanda doang, eh kalian nya malah baper" tambah Jeslyn dan kini Jeslyn pun ikut diam.
"Jes" panggil Sinta ke Jeslyn yang sedang bermain Hp namun di acuhkan Jeslyn.
"Jeslyn" kini Manda pun ikut memanggil Jeslyn.
"nona, kita sudah sampai" ucap supir itu, dan setelah mengucapkan terimakasih Jeslyn pun turun meninggalkan kedua temanya.
"yah Jes, jangan marah dong" ucap Sinta menyusul Jeslyn begitu pun dengan Manda.
Apartemen Jeslyn dkk berada di lantai 10, Jeslyn tetap diam bahkan saat Lift tadi. Dia sungguh bad mood setelah mengucapkan kekesalannya kepada kedua temannya.
Sampailah mereka di Lantai 10 dimana hanya berisi 1 ruangan saja, yang berarti khusus untuk Jeslyn dkk.
"wow" gumam ketiganya takjub akan Apartemen baru mereka.
Mereka pun mulai mengelilingi isi Apart mereka. Di lantai 1 berisi Dapur, kamar mandi, ruang tamu dan ruang tv, kamar tamu, kamar maid 1, dan di lantai 2 terdapat 3 kamar untuk mereka yang sudah di beri nama di depan pintu kamar, lalu 3 kamar mandi tepat di sebelah pintu kamar mereka, Walk in closet untuk mereka bertiga yang di gabung, ruang santai, ruang kerja untuk Jeslyn, Manda, dan Sinta yang berada bersebelahan, dan 1 lagi ruangan dimana semua barang koleksi bias Manda dan Sinta berada, mereka berdua cukup terkejut saat mereka melihat semua barang itu dari mulai album, lightstik, dan aksesoris lainnya bahkan lightstik boyband dan girlband semua ada di satu rak khusus.
Kamar 1
Kamar milik Jeslyn, berada tepat di tengah kamar Manda dan Sinta
Kamar 2
Kamar Sinta, berada di bagian sebelah kanan Jeslyn dan dekat tangga naik.
Kamar 3
Kamar Manda, berada di bagian sebelah kiri Jeslyn.
Ruang khusus berisi Barang-barang KPOP yang sepertinya disiapkan para orang tua mereka.
(bayangin aja ruangannya persegi panjang, di ujung dinding jejeran Lighstik Boyband dan Girlband Korea, Dinding Kanan jejeran Album, BTS Dolls dan lain-lainnya BTS, Dinding Kiri jejeran Album, EXO Dolls dan lain-lainnya EXO) maaf ya gak pakai Foto, gak nemu yang sesuai selera author soalnya🙏🏻
walk in closet mereka bertiga.
Setelah berkeliling, Jeslyn pun langsung pergi ke kamarnya tanpa mengucapkan apa-apa lagi.
"yaa dia marah, gimana dong Man?" tanya Sinta dengan sedihnya.
"gak tau gua juga, padahal kan yang seharusnya marah tuh kita, kok malah dia sih?"
"huh! ngeliat dia hamil kek gini gua jadi gak mau hamil" ucap Sinta.
"dih, entar beneran gak bisa hamil lu baru tau rasa" kata Manda yang langsung dapat pelototan dari Sinta.
"omongan lu pengen gua kasih cabe banget tuh mulut" desis Sinta.
"dah ah, kamar aja yuk. Cape gua" ajak Manda ke Sinta, Mereka pun pergi ke lantai 2 dan langsung berpisah karena kamar Sinta yang begitu dekat dengan tangga.
Akhirnya mereka bertiga pun tertidur di kamar masing-masing. Karena faktor Landing dan waktu menunjukkan pukul 9 malam mereka pun tertidur dengan lelap tanpa memperdulikan barang dan pakaian mereka.
-----BERSAMBUNG----
jangan lupa LIKE dan KOMEN ya...