NovelToon NovelToon
Cinta Tanpa Status

Cinta Tanpa Status

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Cintamanis / Tamat
Popularitas:570.4k
Nilai: 5
Nama Author: ArumPrysillya

IG @Arumpicill_94
Di Follow ya

Novel ini hanya Author tulis di noveltoon, apabila menemukan kesamaan diplatfom manapun, itu PLAGIAT...!!!

Aku Melisa

Aku adalah janda belia yang pernah menjadi istri ke 4 dari seorang laki laki tua bernama mas Gani
Perjodohan yang dipaksakan orang tuaku, merenggut masa mudaku, masa masa putih abu abu ku hingga hidupku menjadi kelam kelabu

Sampai pada akhirnya aku dipertemukan dengan laki laki yang baik yang begitu lembut bernama mas Dika
Aku dan dia menjalin hubungan serius bahkan lebih serius dari sekedar percintaan biasa
Dia yang selalu memanja ku, memberikan apa yang dulu tak pernah ku dapatkan dari mantan suami ku

" SAMA RASA DAN SALING MEMBERI "

Itulah kata yang tepat untuk melukiskan status hubungan kami ini

Langsung lanjut baca cerita nya ya....

Happy Reading...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArumPrysillya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tawaran Dari Gondrong

Dika sedang menganalisa kembali iklannya hari ini, memang lumayan membuahkan hasil, baru iklan dibuka sudah banyak pelanggan yang berdatangan,

Rupanya di jaman yang serba instant seperti ini orang lebih banyak meminati sesuatu yang berbau diskon yah huhuhuuu

" Tapi kalau terus dapat diskon 35% bengkel bisa dikit pendapatannya, kasihan juga anak anak montir nggak dapat uang tips..." Dika menggumam sendiri, masih mengulas kembali iklan yang dibuat nya hari ini

Melisa datang dengan membawa kopi panas dan rebusan ubi yang masih mengepul

" Sibuk banget mas... nihhh disambi ngopi..." tawar Melisa sembari meletakkan nampan di depan tempat duduk Dika

" Iya nih... mas lagi mengkaji ulang iklan yang mas buat di bengkel hari ini..." sahut Dika

"Makasih ya kopi nya...tapi kok ada ubi.. kaya di kampung aja... nyabut dimana...???"

" Dirumah pakde Santo..." sahut Melisa santai

" Emang beliau nanam ubi...???" tanya Dika polos

" Ya nggak atuh mas... mereka beli aku nya dikasih...." balas Melisa

" Jangan sering sering minta di rumah orang ya nggak enak... mending kita yang sering ngasih... takut ngrepotin mereka juga..." nasehat Dika bijak

" Iya mas..." sahut Melisa patuh

Dika menyruput kopi hitam manis buatan Melisa, selain aromanya yang harum, perpaduan kopi dan gulanya juga pas, menambah rasa nikmat pada setiap sruputannya

Nikmatnya nggak kalah sama apem Miliknya hihihiii

Ahhh otak Dika jadi langsung traveling nihhh

" Emang iklan nya kenapa mas...???" Melisa mulai kepo, membuka obrolan santai mereka

" Nggak kenapa kenapa sih... malahan dengan mas buat iklan seperti ini banyak pelanggan yang datang hari ini, hanya kalau iklan ini diteruskan kasihan anak anak montir nggak dapat uang tips dari para pelanggan..." terang Dika, Melisa menyimak dengan baik

" Mas bikin iklan jika di bengkel mas sedang ada pelayanan full service dengan diskon 35%... dan itu sangat menarik banyak orang... mereka sampai rela ngantri demi mendapat pelayanan terbaik dari kami... karena hari ini mas mengajak semua karyawan montir buat belajar ngasih pelayanan terbaik dan mengutamakan kepuasan pelanggan tanpa menarget uang tips dari mereka..."

" Ditambah adanya diskon... pelanggan malah nggak pada ngasih uang tips... paling hanya beberapa orang yang peka... salah satu nya boss muda orang Sumatra tadi itu..."

Penjelasan Dika panjang kali lebar

" Eeehhh ngomong ngomong soal boss muda keren itu.. mas dikasih kopi lohhh sama dia.. katanya asli buatan mak nya di kampung nya..." Dika mengingat oleh oleh dari Akbar tadi siang, pelanggan pertama nya yang sangat membuat nya terkesan

" Coba yang... ambil di tas mas tadi..." perintah Dika

Melisa mengambil bungkusan kopi tanpa merek dari tas Dika, lalu menyerahkannya pada Dika

" Kopi hitam biasa...???" tanya Melisa datar

" Iya... tapi aromanya wangi banget sayang... rasanya juga nikmat.. apalagi kalau fitambah kamu yang buat... uuugghhh bakal lebih mantap..."

" Emang enak kopi buatan ku mas...???"

" Nikmat sayang.... apalagi... kue tembem milik mu... bikin nagih terus..." sahut Dika dengan senyuman nakal nya

" Itu sih mas aja yang nafsuan...!!!" cibir Melisa

" Gimana nggak nafsuan kalau di hidangkan terus sesuatu yang bikin nagih dan nagih lagi...kamu pinter banget sih merawat diri..." puji Dika bikin Melisa Ge Er

" Biar mas nggak nakal lagi...." balas Melisa menggoda

Dika mencubit hidung Melisa gemesh

" Pinter banget sihhh bikin mas ketawa... jadi ilangkan capek kerja seharian ini...."

" Tapi kerja ku nggak menghasilkan mas..." keluh Melisa murung

" Aku seharian muter muter jalan jauuuuuhhh banget nggak ada satupun yang beli daganganku, rata rata mereka udah punya pelanggan masing masing... kalau aku mau dapat pembeli harus nyari di jalan lain..."

" Mas kan udah bilang sayang.... mereka pasti sudah memblok area dekat dekat sini... kan sudah banyak yang jualan roti keliling...kamu nggak akan dapat pembeli kalau mengulang area jualan mereka..." sahut Dika sambil membelai pipi Melisa lembut

" Gimana capek hari ini...???"

" Lumayan mas... kaki ku pegel semua..."

" Mau mas pijitin...???" tawar Dika

" Nggak usah deh tadi pulang udah aku rendem diair hangat plus garem udah mendingan... mending mas selesain aja dulu kerjaan mas..."

" Ahh iya jadi lupa... benerkan kamu itu mudah sekali mengalihkan dunia ku..." gombal Dika

" Heeemmmm...." Melisa memonyongkan bibirnya mencibir

Dika kembali menyruput kopi nya sambil tersenyum melihat tingkah Melisa yang lucu menggemaskan

" Harus bikin yang gimana ya...???" gumam Dika sembari memperhatikan contoh iklan yang dibuatnya

" Gimana kalau pakai sistem member mas... kaya contoh 3 kali service pertama diturunin diskonnya jadi 20 atau 25 % trus dikasih kaya voucer gitu, kalau udah dapat 3 voucer dapat full service sekali diskon 50%...." usul Melisa

" Pasti banyak yang minat... kan lumayan tuhhh selama mereka ngumpulin 3 voucer merrka kan bakalan 3x dulu service di bengkel mu..." tambah Melisa bersemangat

" Betul juga idemu...!!!" Dika nampak senang dan terbantu dengan usulan Melisa

" Dengan dibuat kayak gitu kan... secara tidak langsung mengajak mereka untuk sering datang ke bengkel..."

" Nahhh nanti pas service gratis kasih mereka pemahaman untuk paling kasih uang tips buat si montir yang menggarapnya..." tambah Melisa

Dika manggut manggut puas, cerdas juga analisa dan pemikiran Melisa

" Aku yakin mas mereka nggak bakal keberatan... soalnya dulu aku sering datang ke salon menggunakan cara kayak gitu rata rata pelanggannya malah pada happy dan menikmati, mereka nganggap nya ya... dapat fasilitas yang bagus dengan harga yang terjangkau...."

" Cuman mungkin kalau bengkel nggak sama responnya dengan salon... tapi dicoba dulu dehhh siapa tau berhasil..."

" Yahhh kamu bener sayang... nggak ada salahnnya mas nyoba iklan dengan cara yang kamu usulkan... nanti gimana hasilnya bisa kita kaji ulang lagi..." Dika setuju dengan saran yang diberikan Melisa, rasanya dia langsung dapat gambaran dan konsep yang akan dia terapkan nantinya

" Emang kalau jadi montir harus wajib ada uang tips ya mas... dulu aku lihat mas Wawan sama Faisal nggak terlalu mempeasalahkan soal uang tips tuh...???" tanya Melisa

" Mas juga agak heran sayang... nggak tau mungkin budaya di sini seperti itu..." sahut Dika

" Kayaknya pelan pelan harus mas rubah deh cara pikir mereka... tips itu kan dikasih secara keikhlasan hati pelanggan karena bentuk kepuasan dan terimakasih mereka atas pelayanan kita yang bagus... bukan di bandrol kan...!!!"

" Iya mas... coba hilangkan kebiasaan mereka yang mentarget uang tips pelanggan... sebenarnya si emang nggak bagus juga karena akan mengurangi kepuasan dan respek pelanggan pada bengkel kita..."

" Mungkin karena biaya hidup di Jakarta itu tinggi...ngandelin gaji doank gak begitu cukup buat kebutuhan hidup mereka....makanya mereka masang bandrol uang tips..." tambah Dika beropini

" Bisa jadi..." sahut Melisa manggut manggut

Toookkk toookkk

Tiba tiba pintu kontrakan mereka diketuk

" Dik udah kelon ya...!!!!" treak seseorang diluar sana, suara yang tak asing, dengan pertanyaan seronoh sekenanya

" Siapa mas...???" tanya Melisa pelan

" Gondrong...." sahut Dika sambil beranjak membuka pintu

" Weeehhh gercep buka pintu... kirain lagi nanggung lagi ucluk ucluk lu..." ledek Gondrong sambil menyeringai di depan pintu

" Sembarangan aja kalau ngomong...!!!" balas Dika

" Ngapain malem malem kesini...???"

" Kagak disuruh masuk nih... tamu dibiarin aja diluar...???" tanya Gondrong balik

" Masuk bang... mau ngopi apa teh...???" tamya Melisa ramah sambil mempersilahkan Gondrong masuk

" Pengen nya sih susu Mel... kaya s*s* punya mu...." gumam Gondrong dalam hati, sembarangan

" Eee kopi aja deh... biar mata awas tahan melek..." sahut Gondrong

Melisa segera keluar menuju dapur, dapur mereka diluar ruangan kontrakan ya readers jangan heran, namanya juga kontrakan sempit

Kalau kalian pinisirin

Bisa datang ke beberapa tempat di Jakarta salah satunya yang pernah author lihat di daerah Cempaka Putih Tengah gang 16 hihihiiii

Tak lama Melisa membaws secangkir kopi masih ngebul untuk Gondrong

" Silahkan diminum bang..."

" Makasih Mel..."

" Oya ngapain malem malem bertamu kerumah orang...???" tanya Dika lagi

" Gini Dik... hari ini gue ngliat Melisa jalan jauhh banget jualan roti gue kesian....takutnya lama lama doi nyasar terus ilang....makanya gue rekomendasiin buat Melisa kerja di restaurant aja..." ujar Gondrong menjelaskan maksud tujuannya

" Aku sih setuju aja kalau Melisa dapat kerjaan yang lebih baik... cuman masalahnya restaurant mana yang mau nerima dia...??? dia belum ada pengalaman kerja di restaurant..." jawab Dika sanksi

" Kalau kerja direstauran kan minimal juga harus lulusan SMA sederajat kan Bang...?? aku kan SMA nggak lulus..." tambah Melisa murung, meratapi nasib dirinya yang menyedihkan

" Udah kalian tenang aja... itu urusan dan tanggungjawab gue..." sahut Gondrong santai sembari menyruput kopi hidangan Melisa

" Gue cuman kesian aja ngliat lu jalan jauh nggak ada hasil..."

" Emang bang Gondrong punya link kerja direstauran...???" tanya Melisa

Gondrong diam sesaat, lalu segera mengangguk sambil mengunyah ubi rebus yang sudah mulai dingin

" Dijamin pasti ketrima gitu...???" tanya Melisa lagi memperjelas

" Gue jamin lu bakal di terima tanpa syarat apapun... beres pokoknya ama gue..." sahut Gondrong santai

" Seyakin itu...???" selidik Dika gantian

Gondrong yang merasa dia sedang di introgasi langsung menghentikan kunyahannya, menelan langsung sisa ubi di mulutnya

" Aman Dik... lu kagak percaya ama gue...???"

Bersambung~

Siapa Gondrong ini sebenernya...????

Kayaknya punya pengaruh besar direstaurant yang ditawarkan pada Melisa...

Penasaran...????

Tunggu Up selanjutnya

Masih tipis tipis dulu ya Readers... author masih focus ke Bujang Dusun dulu

Jangan lupa Vote nya ya....

Suport kalian sangat berarti buat author yang masih amatiran ini....

Happy Reading....

1
Calon Makmum
Luar biasa
A Liang Chen
bang gondrong dgn melisa adik kakak, ya kan thor
Yeti Budiawati
ceritanya bagus suka banget 👍👍👍👍😘😘😘😘
Faradilla
karena ini bab ending... aku kasih vote buat othor
Malmal
so sweeettt
NIndy
waaah... Arya terlambat lg nih...hahahha
NIndy
duuuuh...ada ya orang sebaik Wawan...
Ido Mart
ya tamat, kutunggu karya mu berikutnya thor
bunda titi
alhamdulillah berakhir bahagia, ada chapter tambahan ya thor kan ada adek2nya valdi, juwita nikah ama sapa, bang gondrong juga jd nikah gak sama ervina, faizal juga gmn kehidupannya, ditunggu ya bonus2 chapternya thor
Fannisinarcell
🙏🙏🙏👍👍👍👍👍👍
Alya Dewina
happy ending..
Dewi Sri Marlina
jngan lupa extra part-nya, ...
Bunda Adelia
mkasih atas kryanya thor 🙏🙏🙏🙏
Arum Prysillya: ma sama kak
total 1 replies
Devina Dzakira Febiola
kasih extrapart dong thor
Dewi Sri Marlina
Harus ada pesaing Wawan Napa de rum, itu tuh yg kerja jd bawahan Juita yg kenal dg Melisa siapa ya lupa namanya 🤔🤔🤔🤔 yg diam2 cinta dlm diam nya ke melisa
mey
hihihi ...sudah saatnya Melisa bahagia,Wawan..kamu memang yg terbaik buat Melisa...tapi novel ini belum mau tamat kan neng Arum??masih sayang kalo mau dibikin tamat,jgn dulu tamat yaaa neng Arum...😍😄😘🤩
mey: sama2 neng...👍🤗
total 4 replies
bunda titi
yey akhirnya mas Wawan jujur juga, gt donk jd cowok harus mau nyatain gmn perasaannya ke cewek, dah terima ya Melisa kamu sama Valdi harus bahagia punya keluarga yang utuh
Rhyri Nayla Lhyna
Up dong ihh
mey
aq mau mas....😍😍😍😍.....noooohhh bener kan kalo mas Wawan emang udh jatuh ketiban cinta ke Melisa...buruan terima Mel,klo ngga mau ntar mas Wawan tak ambil loh...😂😂😂😂
Dewi Sri Marlina
Berarti cinta tanpa statusnya Melisa yg ketiga kalinya Wawan Yach....,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!