Aku adalah seorang pemuda tampan. Hidup di keluarga sederhana yang sebenarnya keturunan bangsawan.
Dengan dukungan orang terkasih aku akan menghentikan peperangan di negeriku tercinta.
Meraih kekuatan setinggi-tingginya sampai titik darah penghabisan. Ditemani sebilah pedang nan agung yang sangat dahsyat. Aku akan membunuh siapapun yang aku anggap salah.
Hingga takdir menentukan jalanku sebenarnya. Sungguh aku tidak menyangka jika aku akan menjadi!...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulia Puja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bangsawan bodoh?
Xiang Huo sebenarnya enggan untuk menceritakan siapa dan darimana asalnya, hanya saja yang menanyakan soal dirinya adalah pemilik gubuk yang saat ini dia jadikan tempat berteduh, akhirnya ia pun memberitahukan kepada Qing Liu.
"Namaku Xiang Huo, aku berasal dari Desa Hujan" ucap Xiang Huo datar
"Ternyata dia bermarga Huo, pantas saja sikapnya tidak asing bagiku, apalagi wajahnya yang sangat mirip dengan Jiang" gumam Qing Liu masih terdengar Xiang Huo, hanya Ming dan putrinya yang tidakmendengarnya.
Ketika mendengar Qing Liu bergumam sepertu itu, sungguh membuat Xiang Huo kaget.
"Memangnya, paman mengenali keluarga bermarga Huo?" tanya Xiang Huo
Qing Liu terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan Xiang Huo kepadanya,
"Memangnya kau tidak tahu menahu tentang keluargamu sendiri?" tanya Qing Liu.
"Aku tidak terlalu mengetahuinya, yang aku tahu hanya ayahku yang bermarga Huo dan ibuku bermarga Fang, dan yang aku tahu ayahku tidak memiliku keluarga lain selain aku dan ibuku." Xiang Huo menjelaskan.
"Benarkah?" Tanya Qing Liu
"Tentu, untuk apa aku berbohong" Xiang Huo
"Berarti kau tidak tau asal usul keluargamu secara rinci," ucap Qing Liu tersenyum getir.
"Memangnya, apa yang paman ketahui tentang keluargaku?" Xiang Huo merasa biasa saja, karena semua hal yang berhubungan dengan keluarga Huo tidak terlalu penting baginya.
"Keluarga ayah mu adalah keluarga bangsawan, namun dulu ketika ayahmu di jodohkan dengan seorang putri dari bangsawan Feng, ayahmu menolaknya dan ayahmu menikahi ibumu. Keluarga besar bangsawan Huo tidak menerima ibumu kedalam keluarga mereka karena mereka menganggap ibumu tidak pantas berada di antara mereka." Qing Liu sebenarnya ada rasa sesak menjelaskan bagian akhir, namun ia tetap harus menyampaikannya.
Xiang Huo merasa geram dengan keluarganya sendiri, ia merasa diselimuti dengan emosi yang memuncak-muncak. Ia sangat kesal ketika mendengar Keluarga ayahnya tidak bisa menerima ibunya hanya karena kedudukan dan kekuasaan.
Xiang Huo terdiam dengan raut wajah yang tidak menyenangkan, seperti sedang menahan emosi yang sangat tinggi. Ia berencana akan menghancurkan keluarga bangsawan itu yang termasuk keluarga dirinya sendiri.
"Apa paman tau, dimana letak keluarga bangsawan bodoh itu?" tanya Xiang Huo
Qing Liu tersenyum pahit, seolah-olah ia sedang keheranan dengan pertanyaan Xiang Huo, karena menurutnya jika Xiang Huo berkata seperti itu, maka sama saja Xiang Huo mengatakan dirinya sendiri bodoh ,karena dirinya juga termasuk keturunan bangsawan itu.
Tetapi karena Xiang Huo sudah memperlihatkan wajah datar dan dinginnya, akhirnya Qing Liu pun menjawab pertanyaan Xiang Huo.
"Keluarga bangsawan Huo tidak di akui lagi di kekuasaan Tang, karena ia di anggap telah menelantarkan seorang putra bangsawan yang sangat bijaksana, maka dari itu Kaisar Jian telah menyatakan bahwa keluarga bangsawan Huo akan ditiadakan di kekuasaan Tang" jelasnya.
Xiang Huo tersenyum ketika mendengar pernyataan Qing Liu, itu membuatnya sedikit merasa senang walau sebenarnya ia ingin sekali mencaci maki keluarga itu, bahkan jika bisa ia juga akan menghabisi seluruh keluarganya yang ia anggap sebagai musuh.
"Hmm. Itu semua memang pantas mereka dapatkan, karena mereka telah menelantarkan ayahku dan menghina ibuku" ucap Xiang Huo.
"Lalu, paman ini siapa? mengapa paman mengetahui tentang keluargaku?" tanya Xiang Huo penasaran.
Qing Liu hanya tersenyum mendengar
pernyataan dan pertanyaan Xiang Huo.
"Namaku Qing Liu, aku adalah pengawal pribadi ayahmu, tapi ayahmu telah menganggap ku sebagai sahabtnya, katanya hanya aku yang bisa mengerti perasaannya." ucap Qing Liu tertunduk dengan raut wajah sedih seperti sedang mengenang seorang sahabat.
"Hmm," ucap Xiang Huo dingin.
Ming dan Qing Ye hanya menjadi pendengar setia antara Qing Liu dan Xiang Huo.
"Pantas saja paman tahu banyak tentang keluarga ayahku," ucap Xiang Huo.
"Ya, ada 1 informasi penting yang harus kamu ketahui," Qing Liu berbicara serius,
"Benarkah? apa itu paman?" tanya Xiang Huo antusias.
Baca kelanjutannya di episode berikutnya ya😁😁...