Bercerita tentang seorang pengangguran berumur 35 tahun yang tanpa sengaja berpindah kedunia lain pada saat dia terbangun dari tidurnya,
Di dunia itu dia terbangun dan menjadi raja iblis dengan kekuatan super over power karena kesalahan dari tutorial sistem yang membangunkannya,
Bagaimana kisah dari sang naga yang mencari harem di dunia barunya?
PERHATIAN : INI HANYA KHAYALAN AUTHOR, CERITA DI DALAMNYA MURNI HANYA IMAJINASI.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shins, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch - 21. Berburu Ubur - Ubur
Shin yang berdiam diri di kantor lily, kini pergi mengikuti salah satu prajurit yang diperintah lily untuk menunjukkan dimana letak tempat tinggal yang telah di persiapkan oleh lily,
Setelah melihat tempat tinggal baru, shin dan lyfa pun segera pergi ke arah guild tempat dimana silvy mendaftarkan mereka sebagai petualang,
Di dalam perjalanan shins pun bertanya tanya pada lyfa tentang informasi yang telah lyfa kumpulkan, berdasarkan informasi lyfa,
Guild di dunia Ersland tak berbeda dengan guild guild dalam dunia fantasy, Mereka memberikan Quest dari permintaan seseorang,
Quest Low : Mencari barang/ Mengumpulkan Barang
Quest Mid : PengawalanlPenyerangan
Quest High : Perburuan/Penaklukan
Quest Khusus : Permintaan Pelanggan
Rank Petualang
Quest Low : Rank E - C
Quest Mid : Rank C - A
Quest High : Rank A - S
Quest Khusus : Rank S
Aturan Guild
Dilarang Berkelahi Di dalam Guild Atau Kota
Dilarang Merebut Hasil Buruan Petualang Lain
Quest Yang diambil tidak bisa diambil petualang lain
3 Nama Guild
Gurra Guild --- 2. Soran Guild --- 3. Deres Guild
"Ini cukup mudah dipahami, lalu apa gunanya plat ini" kata shins
"Tuan akan tahu jika memasukkan mana di dalamnya" kata lyfa
Mendengar itu shin mencoba apa yang lyfa katakan, setelah itu muncul seperti panel pemberitahuan yang keluar dari plat tersebut,
[Gurra Guild]
Party : Seiryu
Anggota :
Aiden Dragon
Lyfa Crambel
Silvy Arc Vi Scarlate
"Kenapa nama party nya Seiryu?" kata shins (seiryu nama naga mitos jepang)
"Hmm~ saya juga tak mengerti, silvy yang memberi nama, ketika saya bertanya artinya, dia bilang 'tak perduli artinya yang penting terlihat keren', begitu katanya" jawab lyfa,
'Gadis itu, yah untuk sekarang aku bersyukur dia tak memberi nama party nya dengan nama 'babi' (babi berarti pig, dalam bahasa indonesia)
"Memang seiryu artinya apa tuan?" kata lyfa kini menjadi penasaran kembali,
"Seiryu itu nama sebuah mahkluk mitos di sebuah negara, digambarkan seperti naga bertubuh panjang yang bahkan tubuhnya sampai menutupi langit" kata shins menjelaskan,
"Apa itu naga seperti tuan? tapi kenapa memiliki tubuh panjang?" kata lyfa
"Hmm~~ Pada dasarnya tidak ada yang pernah melihat naga, jadi banyak orang menggambarkan sosok naga dengan pandangan dari cerita leluhur mereka, aku bahkan tak tahu aku ini ras naga atau bukan" kata shin mencoba menjelaskan,
Meskipun di dalam status shin tertulis rasnya sebagai dragon emperor, tapi karena tidak ada naga selain dirinya, shin juga tak berani bilang dirinya dari ras naga (intinya karena tidak ada perbandingan)
"Begitu,~" kata lyfa mencoba memahami maksud dari perkataan shins,
"Btw kenapa silvy ikut dalam party? bukankah dia party pahlawan" tanya shin pada lyfa yang berjalan dibelakangnya
"Dia bilang, itu hanya untuk nama, karena party minimal harus tiga orang, saya juga heran kenapa dibuat seperti itu" kata lyfa
'Aku lebih penasaran, kenapa kau tak membunuh mereka karena membuatmu kesusahan' pikir shin
(lyfa aja mendapat informasi tentang guild karena membunuh dan mengambil ingatan salah satu petualang yang mengikuti lyfa dan silvy ketika selesai mendaftar. caranya gimana? padhal kota banyak penjaga! yah imajinasi aja sesuka kalian, dari pada ntar author jelasin terus ada yang koment, mau mati aja diceritain)
-Guild Gurra
Shins dan lyfa masuk kedalam guild untuk pertama kali, bau asap dari tembakau yang terbakar serta bau alkohol membuat hidung shin merasakan aroma para petualang di dalam guild,
Guild Gurra terlihat seperti aula besar dengan kursi serta meja kayu, yang saling berhadapan jauh dengan papan quest dalam guild, sedangkan kasir resepsionis berlawanan dengan pintu masuk,
Kursi dan meja kayu di sebelah kiri penuh dengan para petualang dari yang muda dan tua berkumpul disana dengan party mereka masing masing, terlihat para petualang itu beristirahat dari quest atau bersiap untuk menjalankan quest,
Di sisi kiri terdapat papan kayu lebar dengan kertas kertas yang menempel di dinding kayu, menunjukkan banyak quest yang tersedia, di sana pun terlihat quest di bagi menjadi 3 kelompok dari quest low sampai quest high.
Melihat itu shins pun jadi penasaran dimana quest khusus di letakkan,
Meskipun banyak mata yang menatap shins karena shins adalah member baru, namun shins sama sekali tak memperdulikan hal itu, karena shins berfikir dia datang ke guild bukan untuk berurusan dengan para petualang yang penasaran pada sosok orang yang di rekomendasikan/satu party dengan 2 gadis cantik.
[Dora Cuviz]
Age : 18 Tahun
Level : 176
Class : Summoners
Ras : Human
"Apa kamu petualang baru yang di rekomendasikan nona scarlate" kata dora
"Ya" kata shins singkat
"Baiklah~ tolong letakkan tangan anda disini" kata dora sambil meletakkan batu berwarna biru di atas meja panjang resepsionis
[Batu Nirwana] [A]
Batu yang ditempa oleh blacksmith, Dikenal dengan nama batu ditektor biasa digunakan untuk mengukur kekuatan para petualang untuk menentukan peringkat, Pengukuran ditentukan dengan cahaya yang dikeluarkan oleh batu. Cara menggunakan adalah dengan memasukan mana kedalam batu tersebut.
Shin pun menuruti perkataan dora, mengingat status shin yang diluar nalar, shin pun mencoba menahan kekuatannya sampai batas maksimal yang ia mampu sebelum meletakkan tangannya diatas batu tersebut,
"Kratak~ " suara batu yang retak setelah shin meletakkan tangan di batu tersebut,
Dora pun kebingungan dengan apa yang terjadi, karena tak pernah mengalami hal seperti itu, dora pun mengeluarkan kembali batu nirwana di hadapan shin, namun 3x kali batu dikeluarkan semua menjadi retak dan yang paling parah hancur menjadi beberapa bagian dengan ukuran kecil,
Dora yang kebingungan pun segera menyuruh temannya untuk memanggil guild master, dan meminta shin untuk bersabar menunggu, para petualang disana pun merasa heran dengan apa yang terjadi,
Kejadian itu pun, membuat para petualang saling berbisik dan bertanya tanya seberapa kuat kekuatan shins atau seberapa tua batu yang digunakan untuk mengukur kekuatan shin,
Meninggalkan para petualang yang berbisik dengan imajinasi mereka, Guild Master pun datang ke meja resepsionis untuk bicara dengan shins, Setelah bicara panjang lebar, akhirnya shins pun mendapat rank Petualang nya,
Setelah mendapat rank petualang, shin segera berjalan kearah papan quest mengambil quest secara acak, dan menyerahkan pada dora untuk mencatat quest yang dia ambil,
Karena takut menjelaskan pada shins tentang quest yang shins ambil, dora hanya bisa melirik kearah guild master, melihat itu guild master pun hanya mengangguk pelan, membuat dora mencatat quest shin dan menyerahkan kembali plat party milik shins,
Setelah menerima konfirmasi shins pun segera pergi membawa plat dan kertas yang shins ambil, shins segera pergi karena tak ingin mengundang perhatian lebih banyak..
"Hah~~ Aku sudah menahan kekuatanku, kenapa itu malah hancur, apa pembuatnya terlalu payah" keluh shins disebuah gang kota,
"Itu karena kekuatan tuan terlalu besar" kata lyfa
'Aku sudah menahan semaksimal mungkin kenapa dia bilang terlalu besar' pikir shins melirik lyfa
'Dan apa lagi quest ini, ini bukan acara cartoon pagi' pikir shin melihat kembali quest yang secara acak dia ambil,
[Gurra Guild]
Party : Seiryu
Anggota :
Aiden Dragon (Rank : A)
Lyfa Crambel (Rank : A)
Silvy Arc Vi Scarlate (Rank : S)
[Berburu Ubur Ubur] [A]
Membunuh ubur ubur yang menyerang desa Aqua,
Hadiah : 300.000 Gold
^^^[Gurra Guild]^^^
...••••••••••••••••••••...