NovelToon NovelToon
POSSESIVE ROY ALVARO

POSSESIVE ROY ALVARO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Badboy
Popularitas:146.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Rain-sya

Liliana Dupont adalah cewek polos dan introvert. Dia juga tak pandai bergaul dengan teman sebayanya karena dia adalah anak konglomerat. Anak terpandang di sekolah tetapi dia tidak sombong. Hingga akhirnya Roy Alvaro datang di kehidupannya dan langsung mengklaim dirinya bahwa milik Roy seorang.

Roy Alvaro adalah cowok dingin dan tak banyak bicara. Tanpa mereka duga, Roy juga bisa menjadi monster tampan jika itu sudah menyangkut dengan apa yang di miliki nya di sentuh orang lain apalagi Liliana Dupont.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rain-sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Care

Hari ini Lily masuk sekolah lagi. Setelah beberapa hari dirinya berada di luar kota bersama Mommynya. Cowok itu tidak pernah menghubunginya lagi semenjak kejadian Lily minta izin ke rumah Farrel. Tapi Lily yakin sekali orang-orang Roy sudah memantaunya bahkan sampai di rumahnya pun Lily merasa dipantau. Lalu alasan Roy diam kalau sudah tahu kenapa cowok itu diam saja?

“Ly? Roy gak masuk?”

Lily menganga. Baru saja bokong Lily duduk di bangkunya pertanyaan dari Meisya membuat Lily bingung.

“Emang lo tahu dari mana?”

“Tadi Dara bilang gitu. Dia ke sini.”

“Kenapa gak masuk?” tanya Lily kebingungan. “Gue baru aja datang dari Bandung, loh.”

Benar. Lily tiga hari memang sedang berada di Bandung. Dan Lily tidak berkomunikasi apa-apa dengan Roy. Bahkan Lily tidak mengabari Roy sama sekali. Lily takut Roy juga ikut kesini dan bukannya Lily bisa menenangkan pikiran malah banyak pikiran.

“Emang lo gak tahu? Pacar macam apa lo?” ketus Meisya membuat Lily merenggut.

“Kan gue lagi nenangin diri. Gue pikir dia akan baik-baik saja.”

“Kualat lo, entar. Mana ada pacar yang masabodo sama cowoknya sendiri,” tandas Meisya. “Apa jangan-jangan lo udah gak ada rasa, ya, sama Roy?”

Lily memukul lengan Meisya refleks membuat cewek itu mengaduh kesakitan.

“Enak aja.”

“Terus kenapa lo gak tahu Roy kenapa? Lo gak bisa gitu nyamperin dia ke rumahnya?” tanya Meisya menyelidik.

“Gue gak di bolehin ke sana sama tuh cowok.

“Kenapa?”

“Problem dalam rumah tangga. Gue gak boleh tahu dulu katanya,” jawab Lily.

Lily bersandar dengan tangan menyilang di depan dada. Roy sebenarnya kenapa? Apa salahnya sampai dia harus didiamkan seperti ini?

Meisya benar. Harusnya Lily ada inisiatif sendiri untuk menjenguk cowok itu. Bukan ingin melanggar lagi, tapi ini demi hatinya tenang. Lily benar-benar sangat khawatir dengan keadaan Roy saat ini. Jika boleh jujur, Lily sangat merindukan Roy yang setiap malam ke rumahnya, menemaninya, belajar bareng bahkan makan malam bersama keluarganya.

Tapi akhir-akhir ini, semua sudah berubah semenjak Dara datang di kehidupan mereka, merusak hubungan mereka dan mulai menjauhi Lily, sering membuat Lily cemas yang sesekali Roy izin padanya ke toilet untuk merokok. Dan Lily tidak suka itu. Roy kembali merokok dan itu yang membuat Lily berpikir jika Roy berubah, kembali kacau.

“Lo benar, Mey. Dengan gue ke rumah Roy mungkin aja gue bisa tahu masalah apa yang sebenarnya di sembunyikan sama Roy.”

“Dan lo jangan gegabah sampai bikin masalah baru di sana,” tukas Meisya. “Mending lo telepon tuh cowok. Tanyain dia kenapa.”

“Bener.”

Lily mencari kontak Roy dan meneleponnya.

Satu panggilan tidak dijawab hingga panggilan kedua akhirnya cowok itu mengangkatnya.

“Halo... “

•••

Roy demam. Sudah dari semalam cowok itu mengalami menggigil dan badannya panas. Bundanya sudah membujuk cowok itu untuk mau ke rumah sakit tapi dia menolaknya.

Roy berpikir, buat apa dia ke rumah sakit jika obatnya saat ini hanya kehadiran Lily. Selama tiga hari ini Roy memang sengaja untuk tidak menghubungi Lily agar cewek itu menyadari apa kesalahannya. Bukan Roy tidak peduli lagi dengan cewek itu tapi ini masalah kesadaran diri sendiri.

Jangan mengira Roy lepas tangan dan membebaskan cewek itu kemanapun yang dia inginkan. Roy tahu kalau cewek itu ke Bandung dan tidak minta izin padanya. Kesalahan Lily sudah begitu banyak. Jadi tinggal menunggu waktu saja untuk meminta penjelasan dan memberikan hukuman untuk cewek itu.

Roy memang sudah tidak bisa sabar. Hingga akhirnya dia drop seperti sekarang. Ini semua karena Lily. Cewek itu yang menjadi alasan Roy memperjuangkan kebahagiaan dan keadilan Bundanya dan untuk masa depannya dengan cewek itu.

Suara dering handphone milik Roy bergetar di samping tempat tidur. Cowok itu meliriknya.

Lilyana Dupont.

Cowok itu membiarkannya untuk saat ini. Walau sebenarnya hati Roy menghangat karena cewek itu menghubunginya lebih dulu. Tapi dia harus menjaga harga dirinya agar tidak ketahuan karena tengah merindukannya.

Hingga panggilan kedua akhirnya cowok itu mengangkatnya. Roy berdehem.

“Halo...”

Tidak ada jawaban. Lily terdiam di seberang sana.

“Halo?”

“Eh, Halo, Roy?"

Roy tersenyum. “Ada apa?”

Roy mencoba menahan dirinya untuk tidak tersenyum. Dia harus jual mahal untuk saat ini. Jangan terlihat seperti seorang yang memang menunggu kabar dari kekasihnya.

“Roy? Kamu sakit?”

“Hm.”

“Yang jelas dong, Roy. Jawabnya masak gitu doang.” Suara Lily terdengar merenggut. Lucu sekali.

“Iya.”

“Ha? Sakit apa? Sakit apa? Ayo jawab dong!”

Ada nada khawatir di suara Lily. “Kalau enggak, gini aja, kamu ke Rumah Sakit aja. Nanti aku langsung ke sana buat jenguk kamu.”

“Cuma jenguk aja?”

“Iya, emang mau apa lagi? Beli buah? Tenang aja. Aku gak akan lupa kok.”

“Pacar gak peka,” ketus Roy membuat Lily kebingungan.

“Lah terus apa dong? Mau apa? Liburan? Ya kali, Roy.”

“Aku gak apa-apa. Gak usah ke sini. Besok udah baikan kok.”

Roy bukannya tidak mau Lily ke sini tapi dia takut Dara juga di sini dan tahu soal hubungan ini. Yang ada, semua yang sudah disusun rapi olehnya selama ini menjadi sia-sia. Tapi di sisi lain, Roy benar-benar merindukan perhatian Lily itu. Sikap manja Lily yang selama ini membuat Roy merasa itu salah satu alasan agar Roy tidak berpaling darinya. Ah, hampir saja lupa, Roy memang menerima semua tentang Lily tanpa terkecuali.

“Tapi—“

“Udah ya, aku mau istirahat. Kamu semangat belajarnya dan jangan dekat-dekat dengan cowok lain. Awas aja kamu.”

Panggilan itu ditutup oleh Roy sepihak.

°°°

"Dimatiin," ujar Lily menggigit bibir bawahnya. "Gimana dong?"

Meisyaa mengangkat bahunya tanda tak tahu. "Gak tahu. Emang harusnya lo gak boleh bilang ke dia kalau lo mau jenguk."

"Terus kalau dia marah gimana?" tanya Lily lagi.

"Bilang aja, lo khawatir makanya nekat ke sana," ujar Meisya memberi tahu.

Lily berpikir sejenak. Sejak kapan Roy akan percaya dengan omongannya? Yang Roy pikirkan hanya Lily menuruti perintahnya itu saja. Roy mana bisa menuruti kemauan Lily yang ingin dirinya tetap seperti dulu. Akan susah. Jadi sekarang, siapa yang salah?

"Lo bener sih. gak apa-apa kalau dia ngambek. Udah terlanjur juga kan gue di sana? Masak mau ngusir?"

°°°

*Aloha?! Selama 2 hari ini aku gak bisa update karena lagi Mager nulis. beneran deh.

Terima kasih untuk like kalian. semoga kita bisa bertemu lagi besok ya.

Do'akan aku agar tidak mager lagi besok. Yuk Otw 13K nih. semangat. jangan lupa promosiin juga cerita ini ke teman-teman kalian ya. Terima kasih*.

1
Idan Cedan
thor aku pilih Lily and Roy...🙏🙏🙏🙏jgn d rbah2 ya thor......???
Usy X-a
up
Cindy Mokodompit
kapan up lagiiiiiiiii kak
Putri Widiya
kok lma amat si kk
Putri Widiya
jgn lma"
Putri Widiya
lanjut dong
Dewi Haryati
next thorrrrr
Eka Rahmadani
Woy masih sma, begitu amat pacarannya. Namanya sekolah umum interaksi cewek cowok ya ga bisa dihindari
RN
Like like like😘
balik mampir kk
Usy X-a
lanjuuttttt
RN
maaf kk baru mampir harian🙏🙏
Yulia Megawati
ceritanya putar2
up ajalah
penikmat_cokelat: iya kk. mohon bersabar
total 1 replies
Yulia Megawati
ribet ceritanya
Yulia Megawati
ngeri ehh baru pacaran dah gitu ap lagi dah berumah tangga,
🌹Mami zila##
dah bosen nungguin...gk up juga...masih lanjut gk nih thoooor...
penikmat_cokelat: masih kok kak. update 2 hari lagi 2 bab
total 1 replies
Usy X-a
mana lanjuttannya ..aku udah nunggu2
Usy X-a: ditunggu 😊
total 2 replies
RN
next
RN
suka.... suka
RN
like
RN
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!