NovelToon NovelToon
Budak Setan

Budak Setan

Status: tamat
Genre:Horor / Contest / Balas Dendam / Spiritual / Rumahhantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:514.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mariah

"Menikah sejatinya menjadi moment yang paling bahagia. Namun, apa jadinya jika seseorang harus menikah dengan iblis demi sebuah pembalasan dendam.

Ini adalah kisah seorang wanita yang memilih jalan sesat demi membalaskan dendam.

Bainah adalah janda 2 kali, wanita yang nyaris mati bunuh diri, akibat kebodohannya meninggalkan seorang suami hanya untuk mendatangi seorang penipu, yang ternyata memanfaatkan nama baiknya, dan pada akhirnya dia harus rela menanggung semua beban hutang yang ditinggalkan oleh suami kedua untuknya.

penasaran, simak kisah berikut ini,

BUDAK SETAN KARYA MARIAH.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mariah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21

Sebelumnya ....

Endang langsung mengedarkan pandangan ke sekitar, dan benar saja, dia tak menemukan tanda-tanda kehadiran Supri termasuk motor legendaris miliknya juga tidak ada di dekat situ.

Ke mana Supri? Batinnya bergumam. Pertanyaan demi pertanyaan terus terlontar dari kumpulan orang yang mengerubuninya, tapi suara itu terdengar seperti gemuruh saja, sebab pikiran Endang sudah berhamburan ke mana-mana.

BUDAK SETHAN

Selamat membaca ~~~~

Endang tiba di rumah pukul 10 dini hari, dengan diantar oleh Budi tetangga satu blok di Dusun Rongge.

"Terimakasih atas tumpangannya, Mas!" Endang menunduk ramah.

"Ya, Bu. Sama-sama. Perbanyak istirahat dan minum air, Bu. Cepat pulih ya, jangan sampai tersesat di malam hari lagi!"

"Iya, terimakasih sarannya." Sebenarnya Endang malu, didapati warga tertidur di pinggir jalan sudah seperti aib besar baginya.

"Kalau begitu, saya pamit dulu. Assalamu-alaikum!"

"Wa-alaikum-salaam!" jawab Endang. Motor itu kemudian menjauh dari halaman rumah Endang.

Anak-anak dan saudara Takur menunggunya di ambang pintu dengan raut datar dan dingin. Endang berbalik dari arah badan jalan, dan langsung mendapati kerabatnya tengah menunggu dengan tangan melipat di dada.

Ya, mereka kesal juga curiga pada Endang, sebab sepanjang malam mereka gelisah menunggu kehadiran Endang hanya untuk menjelaskan perihal kenapa dia harus mengunci Takur di kamar, terlebih dengan tangan terikat.

"Dari mana saja, Mbak Endang?" tanya Raiden saudara Takur.

"Tadi aku ada urusan mendadak!" jawab Endang singkat, dan langsung hendak menerobos masuk, tapi sayang terhalang oleh kaki Raiden yang menutup jalan. Seketika Endang melototinya.

"Apa maksudmu menghalangi jalanku, minggir!" Endang menepis betis Raiden dengan sebelah kakinya.

"Urusan Mbak bilang? Kenapa harus keluar di malam hari?" tanya Surti sinis, sambil memutar tubuhnya menghadap Endang.

"Ya, tentu saja, urusan jual beli tanah! Memangnya kalian pikir apalagi?"

"Haruskah melakukannya di malam hari, dengan mengunci Mas Takur di kamar?"

Deg!

Pertanyaan itu dingin dan terasa mematikan.

"Apa maksudmu?" jawab Endang cepat, seakan dia tak tahu-menahu.

"Mbak kan yang mengunci Mas Takur di kamarnya, dan mengikat kedua tangan dan kaki Mas Takur!"

"Apa?" Endang berusaha berdalih. "Mas Takur terkunci di kamar dengan tangan dan kaki terikat? Siapa yang tega melakukannya?"

"Jangan pura-pura gak tahu, ya Mbak! Memangnya siapa lagi yang melakukannya kalau bukan Mbak Endang. Yang punya kunci kamar itu kan Mbak sendiri, terlebih kejadian itu terjadi di saat Mbak gak ada di rumah. Siapa lagi yang patut kami curigai kalau bukan Mbak Endang!"

Deg!!

"Lancang sekali mulutmu, ya! Jangan kurang ajar denganku, ini rumahku, aku bisa melakukan apa saja termasuk mengusirmu. Kalian pikir aku istri macam apa yang tega melakukan hal gila seperti itu terhadap suami sendiri, hah?"

"Cih!" Mereka berdecih bersama. "Mbak pikir dengan menjadi istri Mas Takur, lantas Mbak mempunyai hak atas harta dan kekayaan Mas Takur, sampai mau mengusir kami?"

"Kurang aj*r!" Spontan Endang ingin menamparnya, tapi cepat Raiden menepis lengan wanita itu. "Kau!" tunjuknya di wajah Raiden.

"Kalian semua akan menyesal karena sudah memperlakukanku seperti ini. Cih, jadi kalian pikir harta kekayaan ini adalah milik Mas Takur?"

Mereka diam menyimak, tapi seakan menertawakan Endang. "Tentu saja, yang berjuang itu Mas Takur, jadi harta kekayaan ini milik Mas Takur!"

"Hahaha, kalian para penjilat bisanya hanya mengemis harta! Asal kalian tahu saja, akulah yang berjuang untuk mendapatkan semua harta kekayaan ini! Dan semua aset tanah Mas Takur yang ada di Dusun Rongge adalah atas namaku. Bukan atas nama Mas Takur, kalian puas!"

Deg!

Mereka kembali terdiam, sedang Endang sudah bergegas menaiki tangga menuju kamarnya. Sesampainya, dia tak menemukan suaminya di sana, hanya ada kedua buah hatinya tengah menangis berpelukan.

"Marni, Lita?" panggilnya. Namun, mereka tak merespon dengan ramah.

"Di mana ayah, Nak?"

Mereka tak juga menyahut, membuat Endang memfokuskan pandangan pada mereka. "Marni, Lita?"

"Pergi!" Isak Lita mengibas tangannya. " pergi Mama dari hadapan Lita, Lita gak mau ketemu sama Mama!"

Deg!

Endang terkejut mendapati buah hatinya yang tiba-tiba bersikap aneh.

"Lita Sayang, ada apa?" Dia mendekat pelan.

"Jangan ke sini, Mama jangan ke sini. Jangan ganggu Lita, Lita takut!"

"Lita, apa maksudmu? Memangnya Mama salah apa?" Endang beralih menatap pada Marni anak sulungnya. "Marni, coba jelaskan sama Mama, ada apa sebenarnya, kenapa Lita bersikap begini."

Marni anak sulung itu tak menyahut, dia hanya menatap dingin ibunya. "Marni, tolong jawab Ibu!"

Masih setia membungkam.

"Marni!" Kesal tak direspon, kali ini Endang menghardiknya, membuat Marni bergidik dan semakin mengeratkan pelukannya pada adiknya Lita.

"Kakak! Lita takut!" jerit Lita menyembunyikan wajahnya di dalam dekapan Marni.

"Kamu lihat sendiri kan Endang!"

Deg!

Endang terkejut saat tiba-tiba Surti sudah berada di belakangnya sejarak 20 meter dari ujung tangga.

"Surti! Apa yang kalian lakukan pada kedua anakku??" Kesal, Endang melempar amarah pada Surti.

"Kamu tanyakan saja pada anakmu itu, apa yang sudah kamu lakukan sampai mereka takut bahkan untuk sekadar didekati olehmu."

"Surti! Kali ini kamu sudah kelewat batas! Keluar kamu dari rumahku sekarang juga!" Dia berteriak keras, membuat tangisan Lita semakin kuat.

"Cukup, Ma!" teriak Marni yang membuat Endang berbalik ke arahnya.

"Marni?"

"Ma .. tolong jangan salahkan Tante Surti."

"Marni, kamu kok malah bela Tante Surti, bukannya membela Mama?"

"Ma, Marni sudah tahu atas semua yang Mama lakukan, Mama kan yang membuat ayah menjadi menderita seperti kehilangan akal, semua karena ulah Mama, iya 'kan!"

Dhuaaar!!

Endang terkejut bukan kepalang mendengar penuturan anaknya, Marni.

Bersambung ....

1
Mega Arum
walah kecewaaa.... end kok gantung, aneh.. tiwas ngulang baca lagi, ternyata oh ternyata ga berlanjut
Mega Arum
tokoh utamanya Baniah atau endang, kok mlah bnyak alur tntg Endang.. bkn budak setanya si baniah
Mega Arum
ternyata prnh baca novel ini, tp dah agak lupa... , suka sih cb baca lagi
Mega Arum
baru nemu.. suka sg kisah sprti ini,
nixie norbert
mampir kesini karna iseng ... ehhh ternyata diksinya bagus
Edi Pete
Sayang seribu kali sayang.Ceritanya gak ada gambarnya.Jadinya kurang pas buat bacanya.
Naida Iko
500 km?
Naida Iko
ini naik bus apa kerete?
2021 last update author. Kemn pergi.. Setahun lebih berlalu
Else Widiawati
sekian purnama blm ip juga kk..sehat2 yah kk
Adinda
dukun versus dukun🤣
Anonim
malah end. belum juga selesai ceritain.
hadueh
Adinda
makany kalo mau ghibah orang tengok kanan kiri dulu😅
Adinda
mantap bainah👍😁
Sri Mesna
bagus skli kisahnya 😻
Felinfirhad fefir lovers
Seru banget bru epsode 1 ,brsa lgi ikut ngegibh ,yg bca jg asik
Felinfirhad fefir lovers
Seru banget bru epsode 1 ,brsa lgi ikut ngegibh ,yg bca jg asik
Felinfirhad fefir lovers
Seru banget bru epsode 1 ,brsa lgi ikut ngegibh ,yg bca jg asik
Mak Uda
kpnla cerita ini dilnjutin , ayo dong dilanjutin bikin penasaran ,,lg seru" nya nih
Mak Uda
Trharu SM anaknya yg mau nasehatin ibunya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!