NovelToon NovelToon
Maharani

Maharani

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:190.2k
Nilai: 5
Nama Author: Hanna Agustiani

Hidup dengan kekayaan yang luar biasa dan membuatnya menjadi pengusaha sukses Nomer satu di Negaranya serta beberapa Hotel terbesar di Negara lain yang dikelola adik keduanya. Namun siapa sangka jika Maharani telah menjalai kehidupan pahit serta masalalu yang menyakitkan.

Kejadian tak terduga membuat hidupnya kembali bahagia

" Aku sangat sangat mencintaimu Mira "

" Aku juga "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanna Agustiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22 : Mira yang manja

Mira menggeliat dan membuka matanya

'Loh ini kan kamar ku. Kok aku ada disini ' batin Mira.

Ceklek

Pintu kamar terbuka nampak lah Fer membawakan makan siang untuk Kakaknya

" Kak makan dulu. " ucapnya sembari meletakkan nampan di meja nakas.

" Ini kapan kita pulang Fer ?" Tanya Mira bingung

Fer yang mendengar terkekeh geli " Kita sudah sampai sejak 1 jam yang lalu " ucap Fer

" Ya Allah lama sekali tidurku. Lalu dimana Shaka ? " tanya Mira

" Ada diruang kerja Kakak. Ada rapat online katanya. " balas Fer

" Makan dulu kak. Dari pagi belum makan apapun " lanutnya

Mira mengangguk kemudiaan Fer keluar setelah 30 menit suaminya masuk untuk melihat Mira

" Loh sudah bangun Sayang, sudah makan kah? " ucap Shaka dan langsung mencium bibir Mira

" Baru saja.. emm Papii.. antarkan Mami ke kamar mandi yaa " ucap Mira dengan nada manja serta puppy eyes yang sukses membuat Shaka gemas.

Shaka menganga lebar mendengar ucapan istrinya. ' Astaga istri ku manja sekali.. membuatku gemas dan ingin melahapnya. ' batin Shaka

Shaka langsung menggendong Mira dan membawanya ke kamar mandi. Mira membersihkan diri dan Wudhu untuk sholat.

Shaka yang duduk di ranjang semakin bingung dengan tingkah manja istrinya. ' apa benar dia istriku ? Terpentok dimana dia sampai-sampai dia manja begini ' batin Shaka.

Mira kemudian Sholat tak lupa memanjatkan doa-doa yang baik untuk keluarga serta rumah tangganya. Selesai sholat Mira mendekati Shaka dan duduk dipangkuannya. Tangannya membuka kancing kemeja Shaka dan kepala Mira langsung bersandar di dada bidang Shaka.

" Kenapa sayang ? " tanya Shaka yang membelai rambut panjang Mira

" Tidak apa-apa sayang. Aku hanya ingin seperti ini " balas Mira. Namun jari telunjuknya menggambar abstrak di dada bidangnya.

Shaka menahan sesuatu di bawah sana. Jari mungil Mira membuat sesuatu di sana bangun dan mencari rumahnya. Mira merasakan ada yang berdiri dibawah sana tersenyum menyeringai kemudian menatap Shaka yang memejamkan matanya

" Sayang " ucap Mira kemudian menarik tengkuk Shaka dan **********. Shaka tak membuang kesempatan langsung saja ******* balik bibir istrinya. Setelah sekian lama ******* panas itu terlepas keduanya saling memandang. Terdapat kabut gairah kuat didalam bola mata keduanya.

Shaka membaringkan tubuh Mira dan segera melepas pakaian Mira hingga tubuhnya polos, begitupun Shaka yang sudah melepas semua pakaiannya.

" Sayang kunci pintu dulu dan nyalakan kedap suara " ucap Mira yang lehernya masih diciumi oleh Shaka. Tanpa melepas ciuman dilehernya Shaka meraba meja nakas dan mengunci pintu serta menyalakan kedap suara lewat remot.

Shaka mengusap perut Mira lalu menciumnya " Cepat tumbuh anak Papi "

*

*

*

*

Seluruh keluarganya tengah sibuk dengan persiapan pesta pernikahan adiknya di hotel Kinara MH Assegaf yang merupakan hotel terbesar di sana. Namun tidak dengan Mira yang masih bergelung di selimut tebal, Shaka sesekali melihat istrinya yang terbaring lemah dikamarnya.

" Sayang kita ke rumah sakit saja ya.. kamu pucat benget sayang " bujuk Shaka.

Namun lagi dan lagi jawabannya menggeleng lalu kembali memejamkan matanya yang terasa berat.

Shaka mengusap pipi Mira lalu mencium kilat bibir istrinya. Ia kemudian beranjak pergi dari kamarnya.

Mira membuka matanya disaat Shaka benar-benar sudah pergi. Ia mengambil ponselnya yang berada di meja nakas dan mengirim pesan singkat pada Rianti dokter rahasia Mira dan dokter keluarga.

Tak lama Rianti muncul terlebih dahulu dibalik lemari tinggi yang sebenarnya ada sebuah pintu yang menghubungkannya langsung dengan ruang bawah tanah. Selama ini Rianti tinggal di ruang bawah tanah rumah Mira untuk berjaga-jaga jika Tasya kembali berontak.

Rianti segera memeriksa Mira. Ia kemudian duduk disamping Mira.

" Aku sakit apa ? Mengapa rasanya lemas sekali " Tanya Mira

" Sepertinya kau hamil Mir. Namun aku belum tahu pasti. Coba kau tanya dengan dokter keluarga mu" ucap Rianti.

" Nanti akan ku tanyakan. Sebentar lagi akan tiba. Kau apa kabar ?" Tanya Mira

" Aku baik Mir. " balasnya lalu bangkit dari duduknya.

" Aku ke bawah dulu. Takutnya suamimu datang " Ia menepuk bahu Mira pelan lalu berjalan menuju lemari dan menghilang dibalik lemari itu. Seketika lemari itu bergeser otomatis menutupi pintu dibelakangnya.

Selang berapa menit dokter keluarga datang dengan pintu yang sama. Segera ia memeriksa Mira dan tersenyum.

" Kenapa tersenyum ?" Tanya Mira yang merasa aneh dengan sikap dokternya.

" Kau hamil Mira. Ayo kita USG sebentar dibalik ruangan lemari mu " ajak dokter itu dan membantu Mira berjalan. Saat sudah sampai ia membantu Mira berbaring dan melakukan USG.

" Kau lihat ini.. itu anakmu Mira. Usianya masih 1 minggu " terangnya

Mira menatap lekat layar monitor itu dengan haru. Namun seketika ia tersadar saat bayangan Nathan memperkosa Mira di rumah tengah hutan.

" Rahasiakan ini dari siapapun. Aku ingin menyelidikinya apakah ini anak Nathan atau suamiku. " ucap Mira. Lalu dokter itu segera membantu Mira keluar dari ruangan itu menuju ranjangnya.

" Perbanyaklah istirahat. Nanti kau pura-pura pingsan saja saat di pesta adikmu, sudah pasti Fer akan memanggilku. Nanti akan ku tuliskan resep Vitamine terbaik untukmu " ucap dokter itu lalu berjalan menuju lemari.

*

*

*

*

" Mira mana Ka ?" Tanya Nyonya Hanin saat tidak melihat Mira sama sekali sedari tadi. Bahkan seluruh keluarga sudah pergi menuju hotel.

" Sedang tidak enak badan Ma. Kalau Mama mau lihat kesana saja dan pakai lift. Kamar Mira yang mempunyai dua pintu. " ucap Shaka.

Nyonya Hanin segera bangun dari duduknya untuk menghampiri menantu kesayangannya. Ia menaiki lift bersama suaminya menuju kamar Mira. Saat sudah sampai ia membuka pintu dan terlihat lah Mira yang tengah tertindur

" Sayang " ucap keduanya khawatir melihat Mira yang pucat dengan segera menghampiri Mira.

Mira membuka matanya dan terlihat kedua mertuanya menghampirinya. Mira berusaha duduk namun segera ditahan oleh Papa mertuanya

" Tidak usah Nak. Kamu tiduran saja " ucap Tuan Erick

" Kita ke dokter ya Nak. Mama khawatir sayang " ajak Nyonya Hanin

Mira menggeleng " Tidak perlu Ma. Mira hanya kelelahan saja. Tidak perlu khawatir " ucapnya sembari tersenyum.

" Ya sudah kamu istirahat ya Nak. Papa dan Mama akan menyusul mereka yang sudah di Hotel. Jika masih sakit jangan paksakan hadir. Kinara juga pasti akan mengerti " ucap Tuan Erick dan dibalas anggukan oleh Mira.

Nyonya Hanin memegang tangan kiri Mira lalu mencium keningnya. " Cepat sembuh ya anak Mama ". Mira tersenyum melihat kedua mertuanya sangat perhatian.

Keduanya meninggalkan Mira dan segera menyusul yang lain ke hotel.

Setelah mengantar kedua orang tuanya sampai mobil benar-benar tak terlihat Shaka segera berlari menuju kamarnya. Ia membuka pintu kamarnya dengan perlahan dan tersenyum saat melihat Mira tengah melakukan ibadah Sholat.

Berjalan perlahan lalu duduk di tepi ranjang menunggu Mira selesai Sholat Ashar.

' Melihatmu seperti itu membuatku semakin mencintai mu Mira ' Batin Shaka

Mira selesai dengan sholat dan doa-doanya terkejut melihat Shaka duduk di tepi ranjang

Segera ia membereskan perlengkapan sholat dan duduk di tempat favoritnya yaitu di pangkuan Shaka dengan kepala yang menyender di dada bidang milik Shaka. Menurut Mira itu adalah tempat ternyaman semenjak ia hamil.

" Kenapa kau manja sekali sayang ? " Tanya Shaka sembari mengusap rambut panjang Mira.

Mira hanya terdiam menikmati usapan di rambutnya. Setelah berapa menit Mira mendongak melihat mata suami yang sangat dicintainya. Mata keduanya bertemu namun sesaat pancaran sinar mata itu berubah menjadi tajam, Shaka tersenyum melihatnya.

" Ada apa Tasya ? " Tanya Shaka.

" Aku hanya ingin melihat cinta di matamu untuk Mira. " ucap Tasya

Shaka tersenyum lalu mengusap pipi mulus Tasya. Setelah beberapa menit sorot mata tajam itu berubah sorot yang teduh. Shaka mencium kening Mira lalu tersenyum begitupun dengan Mira, Ia sangat bahagia dicintai oleh Shaka.

" Sudah baikkan sayang ?" Tanya Shaka

" Sudah lebih baik sayang " balasnya. Lalu kembali memeluk suaminya. Shaka terus saja mengusap rambut istri kesayangannya.

Tak berapa lama terdengar dengkuran halus dari istrinya Shaka menggeleng pelan lalu membaringkan tubuh mungil Mira. Ia pun ikut membaringkan diri dan memeluk Mira tak lupa mencium pipi Mira lalu menyusul Mira ke dalam Mimpi.

.

.

.

.

1
Lies Atikah
hukum tabur tuay yakin ada riska
Lies Atikah
gas keun lah thor langsung bungkus
Lies Atikah
kok hamil nya lemah sih thor..jadikan kuat dan bahagia semoga cebong saka yang jadi biar gak ada masalah nanti nya saka
DewLail: makasih masih setia sm novel Maharani.. lope you sekebon 😍😍😍
total 1 replies
Lies Atikah
ih saka baik banget cinta mu tulus aku padamu deh
DewLail: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Lies Atikah
natan menang banyak jadi jahat tapi bahagia kasian saka uthor mah gitu yang baik kenapa selalu teraniyaya kasih balasan dong yang bikin pembaca puas lnjt
DewLail: hehehe terus ikuti kak, masih ada yg lebih seru lagi
total 1 replies
erra kasagawa
kurang seru Tasya ah masa gak di habisin sekalian/Facepalm//Facepalm/
DewLail: 😂😂😂😂😂
total 1 replies
tijelclub
maharani oh rani
tijelclub
hmm
tijelclub
hmmmm
tijelclub
hmmmmmm
tijelclub
bi yatiii
tijelclub
hmmm
tijelclub
wahhh
tijelclub
level tertinggi mencintai adalah
tijelclub
rindu dalam hati
tijelclub
Fernando hmm
Fa Rel
sejauh ini baguss aja ne novel
Fa Rel
klo mau balik yo. kterlaluan. author 😂😂😂🤔
Musi Di
kok Nathan masih mengganggu Mira
Musi Di
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!