Alesya Ramania Syahreza, anak seorang pengusaha kaya yang cukup terkenal di kotanya.
Dia merupakan gadis yang sangat centil dan cerewet, tapi ia juga menjadi idola di kampus karena kecantikannya.
Alesya sangat sulit dia atur, bahkan dia sering melakukan hal hal yang seharusnya tidak ia lakukan.
Sampai pada akhirnya papahnya mencarikan supir untuk mengawasinya, awalnya Alesya tidak mau karena ia merasa tidak bebas kalau memiliki seorang supir.
Tapi setelah melihat supir yang begitu tampan ia pun langsung mau, dan pada akhirnya mereka jatuh cinta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putry Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa? honey?
Sesampainya di depan halaman rumah, Alesya langsung turun dari mobilnya dan langsung masuk kedalam rumahnya.
Alesya langsung berlari menuju ke ruang makan. "Bibi!!!"
Bi Rukma yang sedang memasak di dapur langsung beranjak menghampiri Alesya. "Apa nona, berisik sekali."
"Daddy mana, apa dia sudah pulang?"
"Belum, dia masih di kantor. Sudahlah bibi mau lanjut memasak." Bi Rukma langsung beranjak meninggalkan Alesya.
Alesya mengrecutkan bibirnya. "Huhh ini kan hari sabtu, masih saja sibuk di kantor!" ia duduk di kursi meja makan, lalu mengeluarkan ponselnya dari tas, kemudian menghubungi daddy nya.
Beberapa saat kemudian sambungan telfon pun terhubung.
"Ada apa Alesya, daddy sedang sibuk." Suara pak Falehfi dari sebrang sana.
"Daddy apa aku boleh ikut camping?"
"Apa camping?"
"Iya daddy, boleh ya."
"Oke boleh, tapi Sean harus ikut untuk menjagamu." Pak Falehfi pun memutuskan sambungan telfonnya.
Alesya langsung senyum senyum sendiri, ia membayangkan jika ia camping bersama Sean. "Aaaaa pasti seru." Alesya berdiri dari duduknya dan lompat lompat kegirangan. "Yess yess ahaayyy." Ia pun langsung berlari menuju ke halaman rumah.
"Honey!!!" ia mencari cari Sean di halaman rumahnya.
Sean yang sedang mengobrol bersama pak Johan di pos samping gerbang, ia pun langsung beranjak dan menghampiri Alesya yang sudah teriak teriak. "Ada apa nona?"
Alesya langsung bergelayutan di lengan Sean. "Kau mau ikut camping bersamaku?"
"Apa, ikut?"
Alesya mengangguk. "Iya, kata daddy aku boleh ikut kalau kau ikut juga untuk menjagaku."
"Tapi apakah di perbolehkan oleh pihak kampus?"
"Ya itu masalah gampang, nanti daddy ku yang akan berbicara pada pihak kampus."
Sean menepis pelan tangan Alesya dari lengannya. "Terserah kau saja lah." Ia pun beranjak masuk ke dalam rumah.
Alesya langsung mengejar Sean. "Heyy beruang kutub, tunggu aku."
******
Jam menunjukan pukul 21.00
Alesya masih duduk di ruang keluarga untuk menunggu daddy nya.
Beberapa menit kemudian terdengar suara mobil pak Falehfi dari halaman rumah, Alesya pun langsung berdiri dari duduknya dan langsung beranjak menuju ke halaman rumah.
Pak Falehfi yang baru turun dari mobilnya, langsung di sambut oleh pelukan hangan dari Alesya.
"Daddy, aku boleh ikut camping kan."
Pak Falehfi mengelus punggung Alesya. "Iya Alesya kan daddy sudah mengizinkan tadi, tapi apakah Sean mau menjagamu?"
Alesya mengangguk. "Iya dia mau." Alesya pun melepaskan pelukannya.
"Ya sudah lah, daddy percaya dengan Sean kalau dia bisa menjagamu, daddy mau istirahat dulu." Pak Falehfi menepuk pundak Alesya, ia pun langsung masuk ke dalam rumahnya.
*
*
*
Mentari mulai menampakkan cahaya hangatnya dari ufuk timur, pertanda semua orang harus bangun dari mimpi indahnya. Dan melakukan aktivitas masing masing.
Hari ini hari minggu, seperti biasanya Sean akan pulang ke rumah karena di hari minggu ia libur.
Sean sudah bersiap untuk pulang, ia pun keluar dari kamarnya dan beranjak menemui pak Falehfi untuk pamit, ia pun langsung menuju ke ruang makan karena jam segini pasti mereka sedang sarapan.
Di ruang makan Alesya dan pak Falehfi sedang menyantap sarapannya.
"Permisi tuan." Ucap Sean dengan sopan sambil menghampiri pak Falehfi.
Pak Falehfi mengelap mulutnya dengan tisu. "Ohh iya Sean, kau mau pulang ya, ini bonusmu minggu ini ya." Sambil menyerahkan sebuah amplop, karena setiap minggu Sean akan mendapatkan bonus mingguan. Karena ia bekerja bekerja selama 24 jam, tidak seperti supir yang lain.
Sean menerima amplop itu, dan tersenyum ramah. "Terimakasih tuan, ya sudah saya permisi." Ia pun beranjak.
Alesya berdiri dari duduknya dan mengejar Sean yang belum jauh dari situ. "Honey tunggu!"
Pak Falehfi mengernyitkan keningnya. "Apa, honey? apa aku tidak salah dengar."
Sean langsung menghentikan langkahnya, ia pun berbalik badan. "Apa nona?"
Alesya tersenyum memandang wajah Sean. "Aku boleh ikut?"
"Tidak usah, besok kan aku kesini lagi."
"Tapi aku ingin ikut, boleh ya."
"Kau izin dulu dengan papahmu."
"Oke, sebentar ya." Alesya langsung menghampiri daddy nya yang masih duduk di ruang makan.
Pak Falehfi langsung berdiri dari duduknya dan menatap tajam Alesya. "Alesya, apa tadi daddy tidak salah dengar, kau memanggil dia dengan sebutan honey?"
Alesya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Hehehe, tidak kok daddy mungkin daddy salah dengar, aku tidak mungkin memanggilnya seperti itu."
"Dengar ya Alesya, dia itu cuman supir kamu jadi jangan terlalu berlebihan!"
"Tidak daddy, oh ya aku boleh ikut dengan Sean ya, sekali ini saja."
"Iya boleh, tapi ingat hubunganmu dengannya hanya sebatas supir dan atasan." Pak Falehfi langsung beranjak meninggalkan Alesya.
Sean yang tidak jauh dari situ mendengar semua perkataan pak Falehfi, ia pun menyadarinya, kalau ia hanya sebatas supir Alesya tidak lebih dari Itu.
Alesya menghampiri Sean kembali, dan langsung menggandeng lengannya. "Ayo honey."
Sean menepis pelan tangan Alesya. "Nona berhenti memanggilku seperti itu, dan jangan gandeng gandeng tanganku."
Alesya mengrecutkan bibirnya. "Memangnya kenapa!?"
"Tidak apa apa, ayo." Sean pun beranjak.
Alesya mengikuti dari belakang. "Kita pakai mobil saja ya, biar nanti aku bisa pulang sendiri, kau kan pasti menginap disana kan?"
Sean tetap melangkahkan kakinya. "Nanti aku yang akan mengantarkanmu pulang, aku tidak percaya kalau kau pulang sendiri pasti ke tempat lain."
Alesya hanya senyum senyum sendiri. "Mmm beruang kutubku sangat manis sekali".
aku nyicil baca dan like y thor, aku simpan jd favorite
salam dari aku dan mntan kekasih suamiku
aku tunggu feedbacknya
bisa aja cri visualnya
7clike buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..