- - - - -
Bianca Rudy adalah gadis yang pandai dan mandiri. Ia selalu mendapatkan beasiswa sejak SMP, SMA dan sekarang mendapatkan beasiswa untuk berkuliah di Singapore Institute of Management.
Bianca memiliki sahabat-sahabat dan juga memiliki cinta pertama yang sekaligus sebagai sahabatnya.
Di Singapore.. Ia menghabiskan hari-harinya dengan berkuliah dan bekerja part time disebuah Mini Market yang berada di dekat dormnya.
Selain itu, Bianca juga bekerja diapartemen milik seseorang yang tidak berprikemanusiaan. Ia belum pernah menemui pemilik apartemen itu sebelumnya. Ia hanya menerima tawaran dari seorang kenalannya yang beberapa kali ia temui.
Bekerja sebagai tukang bersih-bersih hingga memasakkan makanan untuk orang itu. Sayangnya setiap kali Bianca membuatkan makanan, orang itu tidak pernah sama sekali mencicipinya, dan akhirnya Bianca berhenti untuk memasak buat orang tersebut.
-
Bianca berasal dari keluarga yang sederhana. Ayahnya Adriansyah Rudy adalah seorang apoteker senior yang bekerja di perusahaan Tans Farmasi.
-----
Bagaimanakah kisah Bianca selama berkuliah dan bekerja part time di Singapore.?
Rumah siapakah tempat Bianca bekerja selama disana.?
Simak kisahnya yaaa byee.!^ , ^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adella peg, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sambutan Dari Chandra
Andra menyimpan hadiahnya didalam mobilnya dan merekapun segera masuk kedalam.
Acara dibuat dihalaman belakang rumah keluarga Park. Sudah banyak kolega bisnis dan keluarga yang berkumpul kecuali Lea yang sedang berada di Singapore. Makanan dan minuman yang tertata dengan baik mengelilingi sudut-sudut taman. Lampu yang menambah keindahan dan alunan musik instrumen kesukaan tuan park.
"Wahh... keren banget.!" Ucap Bianca saat pertama kali menginjakkan kakinya dihalaman belakang.
"Waw.. gilaa.!!" Sambung Andra.
Mereka saling bertatapan dengan ekspresi terkejut.
"Ini.. seperti acara pertunangan saja.!" Sambung Bianca.
"Eh ayo kesana, itu ada Abi dan teman-teman yang lain.!" Lanjutnya.
Mereka pun menghampiri Abi dan teman-teman yang lain. Abi yang memasang wajah masam karena melihat kedatangan Bianca bersama Andra berusaha mengatur ekspresiinya agar tidak terlalu nampak.
"Lihat dia.. sok tampan sekali sih.!" Batin Abi.
"Hay Bi.. Ndra.!" Sapa Abi lebih dulu.
"Hay guys..." sama Bianca kepada teman-temannya itu.
"Eh Lava mana.?" Tanya Bianca.
"Lava belum dateng Bi.. sepertinya dia udah dijalan. Katanya dia dianterin supir." Jawab Abi.
"Eh Bi,, kenalin kita dong sama yang disamping kamu tuhh.. kasian diliatin doang kan hehe.!" Ucap Elisa teman sekelas kami.
"Ahh hahaa maaf yah. Oh iya Ndra, kenalin ini Jiso, Rose, Lee dan juga Davika. And guys,, ini Andra teman baik aku.!" Ucap Bianca memperkenalkan Andra kepada teman-temannya.
Merekapun saling sapa dan bersalaman bergantian.
"Senang berkenalan dengan kalian.! :)" ucap Andra ramah.
Chanpun datang dengan membawa dua gelas minuman non alkohol buat Bianca dan Andra.
"Hoo hoo.. hay Ndraa.?! Nih.!" Chan menyapa mereka berdua sambil memberikan gelas itu.
"Aku kira kamu gak bakalan dateng hehe. Thanks yah.!" Sambungnya lagi.
"Datang kok.! And thanks karena sudah mengundangku juga yah.!" Jawab Andra sambil menjukurkan minumannya kemudian meminumnya sebagai bentuk hormat dan terimakasih.
"Eh sampai lupa. Nih buat kamu Chan, dan ini buat kamu Abi.!" Bianca memberikan paperbag yang berisi hadiah kepada sahabatnya itu.
"Eh Dara mana.?" Tanya Bianca.
"Um......." Chan sedikit mencari-cari keberadaan Dara.
"Nah itu dia.! Daaar.!! Daraaa.!!" Teriiak Chan sambil melambai.
Dara yang sedang makan cake didekat kolam pun berlari kecil menghampiri mereka karena melihat Bianca dari jauh.
"Haayy... sorry yah tadi aku lagi coba-coba cakenya. Habis enak-enak sih hihii.!" Ucap Dara tertawa kecil.
"Haha kamu yah.! Nih bunga kesukaan kamu. Dan ini hadiah buat kamu.!"
"Waaaww... thanks Bii.. aahhhh terharu deh akuu🥺🥺"
"Cihh apaan sih.!! Dahh.. Lava lama banget sihhh.!"
"Iya tuh.. eh nih dia anaknya.!"
Lava yang baru datang sambil berlari kecil.
"Hufttt sorry yah guys... sepatu aku tadi hilang gak tau simpan dimana. Ini aja aku langsung beli ketokonya hihi.." ucap Lava menjelaskan keterlambatannya.
"Ihh dasar yah.! Padahal kan kamu punyabanyak koleksi sepatu Laav ckck.!" Ucap Bianca menggeleng.
"Yahh kamu kan tau Lava itu gak mau penampilannya cacat sedikitpun.!" Celetuk Chan tertawa dan Abi juga Andra ikut tertawa.
"Ehhh Chan.! Awas yah.!" Lava memonyongkan bibirnya.
"Eh btw nih bunga kaktus buat kamu. Dan ini hadiah buat kamu juga.!" Bianca memberikan kado. Terakhir buat Lava. Dan akhirnya seluruh kado yang Bianca beli sudah dbagikannya.
"Ahhhh Biancaa... kok kamu sweet sih aku jadi pengen nangis nihh.!!! 🥺🥺😭😭😭😭😭.!" Lava seketika memeluk Bianca dan di ikuti oleh Dara. Chan Abi dan Andra pun ikut terharu dengan sikap Bianca kepada mereka. Sayangnya mereka para lelaki sedikit lebih tegar.
"Ahhh apaan sih kalian ini.! Kok malah kek aku yang punya acara sih.! Haha"
"Ahh kamu itu yah Bi,, adalah wanita yang paling aku sayangin selain almarhum mami dan Dara.! Mami sudah meninggal dan hanya kamu yang jadii teman baik aku sejak SMP :').!" Ucap Lava dengan mata yang berkaca-kaca.
"Ahhhh hey jangan gitu.!! Nanti aku nangis ih.!" Bianca merangkul Lava. Chan dan Dara yang saling merangkul.
"Ahh sudah-sudah.! Ayo kita cobain cheese cake di sana. Bi,, sumpah ini selera kamu banget deh.!" Chan membuyarkan suasana haru. Chan menarik tangan Bianca menuju ke meja khusus dissert.
Disana berjejer banyak jenis cake mulai dari cheese cake, coklat, redvelvel, greentea, taro dan vanilla. Ada juga meja khusus puding dan minuman dingin. Ada salad buah dan salad sayur.
Ada juga meja khusus makanan berat. Jenis masakan Asia dan Eropa.
"Ehh Chan kamu tau gak sih acara ini tuh seperti acara pelamaran kamu sama Dara loh hahaha. gilaaaa mewah tauu. Makanannya beuh.!!" Ucap Bianca sambil mencicipi cheese cake yang dikatakan oleh Chan tadi.
"Wahhh enak Chaan.!" Sambungnya lagi.
""Hahaha bener kan.! Ini enak loh. Aku udah habis setengah piring tadi wkwk."
"Ehh gila.! Gak mau nungguin aku.!"
Bianca dan Chan memang sangat menyukai cheese cake. Sedangkan Abi sangat tidak menyukai dessert atau semacamnya yang manisnya berlebih.
"Lihay tuhh mereka berdua kalau dapat yang manis-manis apa lagi udah dapat cheese cake.. dahhhh kita semua gak pernah di ingat lagi.! Haha" ucap Dara memberi penjelasan kepada Andra.
Andra tertawa menggelengkan kepala.
"Oh iya, Ndra have fun yah.!" Lanjut Dara lagi.
-
Semua tamu menikmati acara tersebut. Namanya saja acara perpisahan Chan dan Dara. Tapi sebenarnya ini adalah acara bertemu keluarga dan kolega bisnis tuan Park.
Acara inti pun dimulai, sepata kata dari tuan Park selaku tuan rumah. Nyonya Park, dan ucapan terimakasih dan salam perpisahan dari Dara dan terakhir Chan.
Selama Chan berbicara, kesedihan semakin menjadi-jadi kepada Dara dan Gank 5 Bintangnya.
Chan menampilkan semua foto-foto yang ia ambil dari kamera kesayangannya. Ia memulai menampilkan fotonya saat masuk di SMA, bermain bersama teman ganknya dan foto berama kedua orangtuanya yang sangat jarang. Sambil lagu dari Ed Sheeren - Photograph.
Sepata dua kata dari Chan :
"Uhm... mmm... ekhem.. hay semuanya.. terimakasih karena sudah meyempatkan hadir malam ini diacara perpisahan kami. Saya Chandra Park adik dari Dara, Chandara Park.
Sebenarnya saya tidak mau melakukan hal cengeng seperti ini. Sebenarnya hanya Dara sajalah yang akan mewakili ucapan terimakasih kami. Karena kami adalah satu kesatuan hehe iya kan.?! (Semua tamu tertawa dengan tingkah Chan)
Tapi aku tadii siiang berfikir kalau aku ingin memberikan kejutan kepada Dara si kesayanganku.
Aku dan Dara, sejak kecil tidak pernah berpisah dalam segala hal. Kecuali berpisah kelas. Tidur, makan, mandi dan bahkan saat TK kami buang air bersama hahaha.. (tamu kembali tertawa. Kedua tuan dan nyonya Park juga serta Gank 5 Bintang dan juga Andra.)
Tapi semenjak SMP dan SMA ini, kami sudah dewasa dan tidak mandi dan tidur bersama lagi. Kami juga sudah memiliki privasi masing-masing.
Tapi, teman kita dari dulu selalu orang-orang yang sama. Teman bermain kita juga. Kami mempunyai sahabat sejak SMP hingga detik ini dan hingga kita tua nanti. Bianca... Bianca Rudy.! (Bianca tersenyum dan memberi hormat kecil sambil memegang dadanya. Abi membelai kepala Bianca dan Lava merangkul Bianca dari samping. Sedangkan Andra memegang pundak Bianca.)
Bianca sangat tau dan benar-benar faham tentang kami. Walaupun kami sering bertengkar mulut, tetapi kami saling sayang, saling jaga dan saling support satu sama lain. (Chan membelai kepala Dara.)
Tetapi, untuk pertama kalinya, kami akan berpisah. Berpisah kuliah. Saaangat jauh.! Beda negara dan beda benua.! A-aku... (Chan menarik nafasnya dan membuangnya kasar karena sedang menahan air matanya.)
A-aku sangat sedih saat tahu akan terpisahkan dengan orang yang separuh darii diriku. Orang yang berbagi ruang yang sama denganku selama sembilan bulan. Yang menarik tali pusatku agar ia bisa lebih dulu keluar dibanding aku hehehe becanda.! (Tamu kembali tertawa.)
Aku tau ini terlalu berlebihan. Tapi,, aku sangat tau jelas bagaimana kami tidak akan pernah bertemu dalam setahun kedepan, dua atau bahkan tiga tahun kedepan.
Ayah dan ibu kami sangat jarang membiarkan kakak kami, kak Lea untuk kembali ke Namkanda saat berkuliah di Singapore. Mereka berdualah yang selalu berkunjung. Tapi, apakah mereka sadar kalau kak Lea merindukan kedua adiknya.?! Dan kedua anaknya ini sangat merindukan kakaknya. Merindukan sosok kakak yang sangat jarang bermain dengan kami.
Kami dan kak Lea terpaut jarak usia cukup jauh. Disaat kami lahir, kak Lea sudah berada di SD, saat kami SD kak Lea sudah mulai beranjak dewasa dan tidak ada waktu untuk bermain kepada kami. Dan sekarang, kak Lea semakin tidak pernah berkunjung di Namkanda
Aku, tidak menginginkan hal seperti itu menyiksaku dan Daraku. Kami akan tetap sering bertemu dan berkunjung satu sama lain. Meski tuan dan Nyonya Park tidak mengizinkan.!
Thank you, Chan.! "
Gemuruh tepuk tangan menutup sambutan Chan. Sedih dan senang bercampur jadi satu dalam pidatonya itu.
Udah setahun Loh,,,,,,,,
Kemana aja loejangan bikin penasaran thorrrrrr
kogg lama up y