NovelToon NovelToon
Forget Hate, Remember Love

Forget Hate, Remember Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Gadis Amnesia / Orang Disabilitas
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Joy Jasmine

"Kakak, aku haus. Ambilin minum, dong!"

"Aku enggak sedih lagi, karena punya suami sebaik Kakak."

"Kakak udah maafin aku. Tapi Kakak enggak peluk aku."

Juan tak pernah mengira hidupnya akan berubah seperti ini.

Istri yang dulu bersikap dingin, tidak peduli, bahkan pernah meremehkannya karena kelumpuhannya, kini justru terus menempel di sisinya.

Sebuah kecelakaan telah merenggut sebagian ingatan Ailin.

Wanita itu melupakan tahun-tahun penuh kebencian di antara mereka. Melupakan luka yang pernah tercipta. Melupakan alasan mengapa ia begitu membenci suaminya.

Yang tersisa hanyalah Ailin dengan kepribadian ceria, banyak bicara, penuh perhatian, dan tanpa sadar terus membuat jantung Juan berdebar.

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Juan kembali memiliki harapan.

Namun harapan itu datang bersama ketakutan.

Karena cepat atau lambat, ingatan Ailin akan kembali.

Dan saat hari itu tiba...

Akankah wanita itu tetap memilihnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Joy Jasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 ~ Ziyu

"Coba diangkat!" Lulu yang penasaran kembali mendekat pada Ailin. Wanita itu pun menurut, ia sendiri juga penasaran. Sementara Juan menoleh ke arah lain. Siap atau tidak ia akan menerima apa yang akan ia dengar nanti.

"Halo."

"Halo, Kak Ailin." Suara lembut dari seberang sana membuat ruangan mendadak sunyi.

Lulu berkedip.

Juan menoleh perlahan.

Bahkan Lian yang sejak tadi sibuk memainkan ujung pakaian ibunya ikut mengangkat kepala.

"Kak Ailiiin, kok enggak jawab, sih? Kak Ailin darimana aja? Aku khawatir banget, loh," lanjut suara pria di seberang sana. Terdengar gemulai hingga membuat mereka bergidik.

"Aku... baik-baik saja."

"Ahhh, akhirnya Kak Ailin jawab. Ayu udah chat dan telepon berhari-hari, loh. Kok Kak Ailin enggak jawab sih?"

"Kamu siapa?"

"Hah? Kak Ailin enggak ingat Ayu? Kita semingguan yang lalu masih janji mau ketemu, loh. Tapi tiba-tiba Kak Ailin menghilang. Makanya Ayu khawatir banget."

"Aku enggak ingat. Memangnya aku kenal kamu?"

"Ihh, Kak Ailin jangan bercanda, deh! Kita ketemuan aja, yuk!"

"Enggak mau!"

"Ayolah, Kak Ailin. Aku kangen banget, nih. Mau ke rumah Kakak juga aku takut sama suami Kakak. Habisnya, mukanya serem."

Juan yang mendengar dirinya disebut dengan buruk itu mendelik tajam. Sementara Lulu menahan tawa melihat wajah sang kakak.

"Heh, enak saja! Ngawur banget! Suami aku itu tampan paripurna. Berani-beraninya kamu ejek dia!" Ailin menarik napas kesal, keningnya berkerut tajam. Reaksi spontan yang tanpa sadar membuat raut wajah Juan yang sebelumnya tidak enak dipandang itu berubah jadi menahan senyum malu.

"Eh, ini beneran Kak Ailin, kan? Ayu enggak salah sambung, kan?"

"Enggak salah."

"Tapi Kak Ailin kok aneh banget sih? Kakak marah sama Ayu?"

Ailin mengusap pelipisnya. "Aku bahkan enggak ingat kamu siapa."

"Hah?"

"Sudahlah! Tutup aja teleponnya, ya! Aku capek ngobrol sama kamu!"

Tanpa menunggu balasan dari ujung sana, Ailin menutup telepon sepihak. Saat itulah ia baru menyadari ternyata Juan, Lulu dan Lian tengah menatapnya dengan beragam reaksi.

"Kak, selingkuhan Ailin itu cowok apa cewek?" Lulu menaruh tangannya di mulut, sedikit membungkuk untuk berbisik pada Juan.

Sementara sang kakak langsung menyipitkan mata seolah tengah memarahi Lulu dalam diam.

"Apa? Aku cuma bertanya."

"Diam!"

Gadis itu pun menutup mulutnya dengan pipi sedikit mengembung. "Cuma nanya juga!" gumamnya jengkel yang lagi-lagi diberi tatapan maut Juan.

"Oke, diam. Diam." Lulu menutup mulutnya dengan tangan. Membuat Ailin yang melihat mereka semakin bingung.

"Kalian kenapa?"

"Enggak kenapa-napa," jawab Lulu cepat.

Tatapan Juan langsung kembali mendarat padanya.

"Apa?" Lulu mendengus.

"Aku cuma jawab pertanyaan dia."

"Kalian aneh. Jangan-jangan kalian kenal sama Ayu itu, ya?"

Ailin menatap mereka satu per satu. Lulu menggeleng, Juan juga menggeleng. Hingga tatapannya turun pada Lian. Gadis kecil itu membalas tatapan sang ibu dengan bingung.

"Apa Mama?"

Kali ini Ailin yang menggeleng cepat. Bisa-bisanya ia mencurigai putri kecilnya itu, ya pastinya Lian belum tahu apa-apa.

"Mama." Lian menarik ujung baju yang sejak tadi ia pegang.

"Hem?"

"Mama jangan ketemu sama Ayu itu!"

Ailin mengerutkan kening. "Kenapa?"

"Lili enggak suka dia."

"Memangnya Lili kenal sama dia?"

"Enggak." Lian menggeleng dengan polosnya. Membuat sang ibu tertawa gemas.

"Astaga! Lucu banget, sih" gumam wanita itu sembari mencubit pelan pipi tembem itu.

"Ih, sakit Mama."

"Iya, iya. Cup, cup. Sini dielus dulu." Ailin pun mengelus lembut wajah sang putri. Sementara merasa mendapat kesempatan, Lulu perlahan mundur selangkah demi selangkah. Ia keluar dari kamar sang kakak, lalu saat keluar dari pintu, ia berbalik.

"Aku kembali ke kamar dulu," seru Lulu yang langsung berlalu pergi. Saat mereka menoleh, sosok Lulu telah menghilang. Juan memandang kesal, kedua matanya lagi-lagi menyipit tajam. Lulu benar-benar! Setelah membuat masalah, gadis itu langsung lari tanpa tanggung jawab.

Sementara Ailin melihat pintu yang kosong itu sejenak, namun setelahnya ia kembali menatap pada Juan. Saat itu ketika melihat sang suami yang memasang wajah tak bersahabat, Ailin perlahan menundukkan kepalanya.

Ia memperhatikan wajah sang suami dalam diam selama beberapa saat. Juan yang merasa ditatap lama akhirnya menoleh. Keningnya refleks berkerut saat melihat Ailin bertingkah aneh lagi.

"Ke-napa?"

Ailin berdehem pelan. "Kalau dilihat-lihat, perkataan ayu-ayu tadi ada benarnya juga, deh. Muka Kakak memang ada serem-seremnya."

.

.

.

1
falea sezi
🤣🤣 ngakak
Manda
🤣🤣🤣
falea sezi
g lanjut kah
Joey: Lanjut dong😁
Bentar lagi update kok ✨
total 1 replies
falea sezi
baru nyimak klo bagus q ksih hadiah🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!