NovelToon NovelToon
Putri Mahkota

Putri Mahkota

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Romansa Fantasi
Popularitas:107k
Nilai: 4.5
Nama Author: dikAtHa

Putri kerajaan yang hidup sebagai rakyat biasa dengan kisah asmara rumit, penuh perjuangan, dan pengorbanan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dikAtHa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

"Ada apa lagi ini kak?" tanya Faradilla.

"Aku berkewajiban mengabdi dengan suamiku" ujar lirih Intan.

"Suamimu? bahkan dia juga tak perduli dengan keadaanmu. Adakah seorang suami yang istrinya sedang hamil, dia malah bermain judi dengan para wanita. Hingga menjual mobilmu, jangan kira aku tidak tahu" ujar Faradilla dengan emosi.

"Hentikan putri mahkota! ini kehidupanku bukan kehidupanmu" tegas Intan.

Mendengar perdebatan putri dengan Intan guru-guru semakin panik.

"Aku Putri Mahkota demi janjiku kepada ibundaku. Aku akan membawamu dengan paksa" ujar Faradilla.

"Maaf putri, saya menolak dengan keras" ujar Intan merendah, semakin membuat Faradilla marah.

"Penjaga!!! tangkap dia" perintah Faradilla.

"Saya akan menolak jika diminta, namun saya akan menurut jika ini perintah" ujar Intan sebelum dibawa penjaga pergi.

Bima datang berusaha menenangkan emosi putri yang tidak stabil. Namun respon putri lain, ia menolak kehadiran Bima dan memintanya untuk pergi. Tetapi ketika Arka yang datang, putri tampak bersikap lebih tenang.

"Permisi putri, kalo boleh saya masuk" ujar Arka.

"Masuklah Arka" ujar Faradilla.

"Bolehkah saya tanya satu hal? semoga ini waktu yang pas" tanya Arka dengan gugup.

"Apa?" tanya Faradilla.

"Jika katamu Bianca sudah mati, apa cintanya juga mati?" tanya Arka.

"Tidak Arka, cinta ini tumbuh. Tetapi tidak pada hati Bianca, melainkan hati putri mahkota" ujar Fara tersenyum ke arah Arka.

"Benarkah?" tanya Arka dengan bahagianya.

"Menurutmu?"

"Bianca" panggil Arka sambil memeluk erat Faradilla.

"Tunggu Arka" ujar Fara sambil melepaskan pelukannya Arka. "Aku Faradilla bukan Bianca, aku akan cemburu kalo kau panggil aku Bianca"

"Maaf putri Fara" bujuk Arka. "Kau seorang putri, Fara. Bagaimana bisa seorang rakyat biasa mencintai seorang putri mahkota"

"Buktikan cintamu itu Arka, setelah lulus nanti. Akan aku carikan perusahaan arsitek ternama untukmu memulai usaha" ujar Fara.

"Tidak perlu Fara, aku akan usaha sendiri dari 0. Kesuksesanku nanti, aku akan langsung melamarmu" ujar Arka.

"Bagus, terserahmu saja Arka" ujar Fara sambil tersenyum ke Arka.

"Kak Gabriella sudah masuk mobil, bagaimana denganmu?" tanya pangeran.

"Tunggu pangeran, perkenalkan ini Arka" ujar Fara.

"Hay, aku Arka" sapa Arka.

"Hay" balas Gibran.

Cuek, ternyata kayak gini tanggapan para bangsawan...gumam Arka.

"Apa kau bilang? Aku mendengarnya" ujar Gibran dengan emosi, sambil mencengkeram kerah baju Arka.

"Apa-apaan ini?" tanya Fara.

"Lihatlah dia braninya menghina kita para bangsawan" jawab Gibran.

"Mungkin bukan itu maksudnya Gibran, tanyakan dulu maksudnya" ujar Fara.

"Tunggu dia pangeran Gibran?" tanya Arka.

"Ya, aku Gibran. Kenapa?" tanya Gibran dengan sinis.

"Maaf aku kira kau pangeran wilayah sebrang" ujar Arka.

"Lihatlah kak, kekasihmu ini tidak ada sayang-sayangnya sama adikmu ini" adu Gibran.

"Hahaha... kau tak masalah pangeran?" tanya Fara.

"Tidaklah, kebahagiaanmu. Kebahagiaanku juga" ujar Gibran.

Saat itu Bima sedang menguping diam-diam pembicaraan Arka, Fara, dan Gibran.

Tak akan ku biarkan hubunganmu itu berlarut lama, Arka. Kali ini kau bisa senang, namun lain kali jangan harap...batin Bima.

Fara, Intan, dan Gibran kembali ke istana dengan dikawal Arjun serta anak buahnya.

.

.

.

Di istana

Ratu Avantika menyambut kedatangan putri Gabriella. Tetapi raja tidak ikut serta menyambutnya. Gabriella terus mencari keberadaan ayahnya, untuk meminta maaf.

"Bunda, dimana ayah?" tanya Gabriella.

"Ayah.... dia ada" ujar ratu dengan ragu.

"Beliau sudah tiada" sahut Fara.

"Apa? Apa maksudmu?" tanya Gabriella terkejut.

"Sudahlah, bicarakan nanti. Penjaga bawa dia ke kamarku" pinta Fara.

"Apa harus seperti ini memperlakukan kakakmu sendiri Fara?" tanya ratu dengan marah.

"Katanya dia akan menolak jika diminta, namun dia akan tunduk jika diperintah. Demi janjiku, aku akan membawanya dengan paksa" ujar Fara.

"Lalu bagaimana dengan suaminya?" tanya ratu.

"Itu menjadi urusanku, bunda. Bunda jangan memikirkannya" ujar Fara dengan lembut.

**@**

Di Kamar Fara.

Gabriella melihat sekeliling, ia tampak senang dapat melihat foto-foto adiknya.

Kau sangat cantik adikku, tetap sama seperti dulu. Namun kini kau agak sedikit berbeda. Tak ada lagi senyum yang menghiasi wajahmu, andai aku tahu apa alasannya senyumu yang menghilang...gumam Gabriella.

"Kau ingin tahu, kenapa senyumanku ini tak pernah ada lagi? Itu karena ayah dan semua kebenaran yang sudah terungkap" ujar Fara yang baru datang.

"Kau mendengarnya?" tanya Gabriella.

"Ya, apa kau tidak tahu jika dinding itu memiliki telinga?" sinis Fara.

"Ya, lalu apa yang kau maksud tadi?" tanya Gabriella.

"Ayah sudah meninggal sejak kau memutuskan, untuk melepaskan tanggung jawabmu sebagai putri mahkota. Mungkin kau akan berfikir, bahwa ini karangan saja atau bahkan lelucon. Namun ini kebenarannya, ayah tiada saat kau pergi. Pemberitaan tersebut disembunyikan dari publik. Karena tak ingin membuat rakyat kecewa, sebab meninggalkan penerus yang belum siap. Saudara kembar ayah pun dipanggil untuk menyamar sebagai raja Cundiga, yaitu pangeran Pratap. Dengan segala ambisinya, dia akan menghancurkanku melalui dirimu" jelas Fara.

"Aku? Kenapa?" heran Gabriella.

"Ya, karna selain aku. Hanya kau yang mempunyai tanda lahir kerajaan. Jika suatu saat nanti aku tewas, mereka akan menghabisimu dengan mudah. Tetapi sebaliknya, jika kau lenyap ditangan mereka. Aku akan membunuh diriku sendiri untuk memberi kehidupanku padamu" ujar Fara.

"Kenapa?"

"Penerus akan lahir melaluimu, bukan dari aku"

"Maksudmu?"

"Tidurlah sudah malam" Fara mengalihkan pembicaraan.

"Aku tidur bersamamu?" tanya heran Gabriella.

"Ya, tapi kalo gak mau. Aku akan tidur disofa ini"

"Tidak, tidurlah bersamaku. Jika kau mau, sebab aku tak punya hak untuk memerintahmu bukan"

"Ya tidurlah lebih dulu"

Setelah Gabriella tidur lebih dulu, Fara pergi ke ruangan kosong. Ia slalu mendatangi ruangan tersebut semenjak kebenaran ayahnya terungkap. Fara selalu merenungi semua tindakannya disana. Terkadang ia juga menyesali akan tindakannya yang kurang bijak.

Apa aku sudah benar, membawa paksa kak Gabriella jauh dari suaminya. Tak seharusnya juga aku seperti itu, aku harus berbuat sesuatu...batin Fara.

"Penjaga!!!" teriak Fara.

"Siap putri" ujar beberapa penjaga.

"Panggil Arjun, untuk menghadap padaku" pinta Fara.

"Baik putri" ujar penjaga yang kemudian pergi.

Tak berapa lama Arjun datang bersama penjaga yang tadi memanggilnya.

"Putri memanggil saya?" tanya Arjun.

"Siapkan mobil, jangan menggunakan mobil resmi. Aku ingin mobil biasa" pinta Fara.

"Untuk apa putri?" tanya heran Arjun.

"Aku akan mengembalikan kakak ke suaminya" jawab Fara.

"Baik putri" ujar Arjun.

"Arjun, menurutmu apa aku salah bertindak seperti ini?"

"Dari pandangan seorang istri, anda memang salah putri. Namun jika dari pandangan seorang adik, apa yang anda lakukan sudah benar" jelas Arjun.

"Ya sudah segera siapkan mobilnya, perjalanan ini hanya untuk aku dan kak Gabriella" pinta Fara.

"Siap putri"

1
green🐾
ayo Thor upp dah ga sabar kelanjutannya apa
semangatt
triana 13
lanjut
triana 13
lanjut
triana 13
lanjut
triana 13
lanjut
triana 13
mampir kak membawa like dan dukungan


mampir ya ke cerita baru aku
senja
orang gak merasa aneh, Bima nyebut Bianca, "none" ya?
TK
next Thor 👍
Vivian Momz Aldyra Oktavian
hhhmm cerita kayak ga brmutu banget. masa pihak kerajaan gak bisa mmbuktikan klo anaknya tidak bersalah.. kan goblok
senja: bisa, tp sengaja diem, karna tau ada yg nargetin
total 1 replies
Fajar Mesaz
HM, Fara, ya..
TK
lanjut
2 👍
TK
3 like
Susi Ana
like, mampir ya
Eryanti Nurman
ne cerita kerajaan apa cerita dunia modern thorr
dikAtHa: Dua2nya☺😅
total 1 replies
Riana Nazwa
aku mampir bawa like ya kak

mampir juga ya kak di novelku judulnya TERSISIH KARENA MENDUA
Ade Manis
2 like.
Lanjut, Thor. 😊
Semangat. 😉
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
R.F
like. semangat. like balik ya
Istriku mantanku
Ternyata Cinta Pertamaku
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
Ade Manis
Lanjut, Thoor. 😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!