NovelToon NovelToon
Jodoh Istikharah

Jodoh Istikharah

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:353.4k
Nilai: 5
Nama Author: Pj Lestariri

Sesion 1 dan 2


Biduk rumah tangga yang dijalani Arini tidaklah mulus. Ia tetap bertahan meskipun Leon-- sang suami melakukan poligami. Bukan tanpa sebab Arini bertahan hingga sejauh ini.

Karena Leon adalah jodoh istikharahnya. Itulah alasan terbesar Arini mau menerima dirinya di poligami.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pj Lestariri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terpaksa Menikahi Diana

Hari menyeramkan bagi Leon pun tiba. Ia terpaksa harus menikahi Diana karena kesalahan dirinya sendiri di masa lalu.

Kedua orang tua Diana yang tajir melintir sebenarnya tidak setuju dengan pernikahan Diana dan Leon. Menurut mereka, Leon bukanlah menantu idaman. Ditambah fakta kalau Leon sudah menikah, membuat keduanya sangat tidak setuju.

Tapi mau bagaimana lagi, Diana sang anak emas tidak dapat dibantah keinginannya. Perempuan tersebut mengancam akan bunuh diri jika tidak bisa menikah dengan Leon. Akhirnya sebagai yang lebih dewasa, kedua orang tua Diana terpaksa merestui pernikahan mereka. Tapi dengan syarat: tidak ada pesta pernikahan.

Karena mereka berdua tidak mau malu di depan saudara dan rekan bisnis lainnya. Apa nanti kata orang saat mengetahui anak perempuan Bramandjaya menikah dengan laki-laki biasa dan sudah beristri pula. Bisa turun pamor mereka.

Acara pernikahan sudah selesai satu jam yang lalu. Leon masih tertahan di rumah megah Diana. Kedua orang tua Diana langsung pergi ke luar negeri untuk acara bisnis setelah selesai acara tadi. Sedangkan kakak Diana yang sekarang sedang meneruskan perusahaan keluarga, tinggal di apartemennya dan tidak sudi hadir di acara pernikahan adiknya itu.

"Mengapa kau kaku seperti itu? Relaks saja, lah. Jangan kau buat pusing kepalamu sendiri," kata Diana sambil melepaskan aksesoris di tubuhnya.

Leon tetap diam saja. Sedari tadi ia memang tidak pernah menanggapi Diana. Ia lebih memilih diam daripada harus bicara dengan Diana.

"Kau kecewa ya, karena Diego tidak hadir?" tanya Diana sambil menatap Leon melalui kaca di meja rias. "Kakakku itu memang payah. Masa pernikahan adiknya sendiri dia tidak mau datang," gerutu Diana.

Tidak ada yang nanya! Batin Leon. Mau Diego hadir atau tidak, tidak ada masalah bagi Leon.

Setelah selesai melepaskan aksesoris dan menghapus make-up, Diana langsung duduk di sebelah Leon. Ia mengamati setiap inci tubuh suaminya itu.

Tampan.

Itulah kata pertama yang ada di benak Diana.

Diana mendekatkan wajahnya kepada Leon. Hembusan nafas Diana terasa di pipi laki-laki itu. Namun Leon tetap diam saja, ia tak berniat untuk malakukan apapun.

"Kau tidak tertarik untuk melakukan apapun?" geram Diana sambil menggeretakkan giginya.

Leon masih diam saja. Ia membuang pandangannya ke arah dinding untuk menghindari kontak mata dengan Diana.

Diana menjauhkan wajahnya dari Leon. "Kau telah berani memalukanku. Kau lihat saja nanti apa yang akan kulakukan," geram Diana. Ia lalu membaringkan tubuhnya di atas kasur dengan gerakan kasar.

Leon masih betah dengan posisi duduk di pinggir kasur. Sekarang baru pukul delapan malam. Belum waktunya untuk tidur.

"Mau sampai kapan kau di situ terus? Tidak capek?" tanya Diana sinis.

Leon menghembuskan nafas kasar, ia lalu menuju kamar mandi untuk mandi. Sengaja Leon berlama-lama di kamar mandi. Toh kamar mandi Diana sangat mewah. Ada fasilitas televisi dan AC. Membuat Leon betah berlama-lama di dalamnya.

Diana mengerutkan keningnya saat Leon tak kunjung keluar dari kamar mandi. Sudah satu jam lamanya laki-laki tersebut berada di sana.

Salah Diana sendiri yang membuat kamar mandi kedap suara, sehingga ia tak dapat mendengar suara apapun dari dalam sana.

Merasa kesal, Diana bangkit lalu menggedor pintu kamar mandi dengan heboh. "Buka pintu, Leon!" teriaknya.

Bruk!

Saat Diana melakukan gerakan menggedor dengan heboh, pintu dibuka oleh Leon. Sehingga membuat tubuh Diana menabrak dada bidang Leon.

"Kau!? Kau masih memakai pakaian yang sama? Apa yang kau lakukan di kamar mandi selama ini, heh?" Diana buru-buru menegakkan tubuhnya dan meneliti penampilan Leon.

Masih sama seperti tadi. Pertanda Leon belum mandi.

"Menonton televisi," jawab Leon datar. Ia lalu mendorong pelan tubuh Diana agar keluar. Setelah itu kembali mengunci pintunya.

Diana mendengus kesal. "Awas kau, Leon!" gumam Diana sambil tersenyum misterius.

***

Becca baru saja keluar dari rumah sakit. Kata dokter, ia hanya terlalu banyak fikiran. Sehingga membuat kandungannya sedikit bermasalah. Tapi untung janin di dalam perutnya baik-baik saja.

Becca pulang di antar Arini. Selama satu hari di rumah sakit, Arini juga yang selalu menjaganya. Sungguh mulia hati Arini.

Tolong ingatkan Becca untuk membalas kebaikan Arini suatu saat nanti.

Leon sama sekali tidak perduli padanya. Bahkan sekedar mengirim pesanpun tidak ada.

Sementara Rania, ibunya itu sedang menghadiri pernikahan keluarga mereka di luar kota.

Untung saja ada Arini. Jika tidak, Becca tidak tahu nasibnya akan seperti apa. Mungkin ia bisa berlanjut sampai ke psikolog atau mungkin psikiater.

"Mbak Arini sedang tidak ada jadwal?" tanya Becca saat melihat Arini masih saja setia menemaninya.

"Tidak ada. Besok baru ada," jawab Arini sambil tersenyum ramah. "Kau mau kubuatkan sup daging?" tawarnya.

Becca tersenyum malu-malu sambil mengangguk. "Boleh, Mbak," jawabnya.

"Sebentar, ya!" kata Arini dan diangguki oleh Becca.

Arini lalu menuju dapur dan beruntungnya ia, karena di dalam kulkas Becca terdapat bahan-bahan yang ia butuhkan.

Tak lama makanan yang dibuat Arini pun matang. Aroma harum menguar kemana-mana.

"Wahh... Harum sekali, Mbak. Air liurku sudah bercucuran melihat sup ini. Pasti rasanya sangat sedap," kata Becca heboh sambil duduk di kursi meja makan. Ia memang sangat menyukai sup. Baik sup daging ataupun ikan. Semuanya ia suka.

"Makanlah, Becca! Semoga kau suka," kata Arini sambil menaruh semangkuk sup di depan Becca.

Tanpa menunggu tawaran kedua kalinya, Becca langsung melahap masakan Arini dengan lahap.

"Kau suka?" tanya Arini saat melihat cara makan Becca yang luar biasa lahap. Pasalnya selama di rumah sakit, Becca jarang sekali menyentuh makanan. Katanya tidak nafsu makan sama sekali.

Becca mengangguk kuat-kuat. "Suka, Mbak. Ini enak. Mirip masakan Mama," kata Becca. "Kalau aku, tidak pandai masak, Mbak. Bisanya hanya membuat mie instan saja," kekehnya.

"Tidak masalah. Masing-masing orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing," kata Arini bijak.

"Mbak Arini tidak makan?" tanya Becca.

"Nanti saja, aku belum lapar," tolaknya halus.

Sebelum pulang dari rumah sakit tadi, Arini sudah menghabiskan satu mangkok rice bowl. Sedangkan Becca, hanya makan dua suap saja. Wajar kalau Arini masih kenyang, sementara Becca sudah kelaparan.

"Kau tidak makan pakai nasi?" tanya Arini.

Becca menggeleng pelan. "Aku kurang selera makan nasi, Mbak. Maunya yang kuah-kuah seperti ini," jawabnya.

Arini mengangguk tanda mengerti. Dalam hati ia merasa kasihan kepada Becca. Leon bahkan tidak perduli pada anak yang ada di dalam kandungan Becca.

Entah laki-laki macam apa Leon itu. Entah bagaimana pula dulunya ia bisa jatuh cinta pada laki-laki tersebut.

1
Noni Kartika Wati
cerai aja Thor kenalin Arini sama duren sawit biar Lion ngesot"
Noni Kartika Wati
diracun aja
Hariani Yusuf
carain aja leonx dr pada d madu
bikin sakit hati ajah......😂😂😂
Cici Murniawati
lanjut
Yadi Kusma
Akibat umbar nafsu syahwat mu Akhirnya bakal pusing sendiri
Pj Lestariri: biar tau rasa si Leon.
total 1 replies
Muji Lestari
kasihan anak yg selalu jd korban padahal perselingkuhan terjd adl di kedua pihak jika suami tetep teguh pendirian tdk mungkin ada pelakor hdr di kehidupan pernikahan mereka
Pj Lestariri: luv Jasmine ❤️
total 1 replies
Euis Rosmalasari
ikut sedih thor, . . . Arini. . semoga Author ngasih kebahagiaan buat muuh.
Pj Lestariri: akan ada kebahagiaan untuk Arini kak.
total 1 replies
Imas
ko mudah luluh bru digituin jga
Pj Lestariri: terkadang memang ada manusia yang mudah luluh.
total 1 replies
Imas
hade arini mendingan hidup sendri da bakal jdi dosa
Pj Lestariri: nggak semudah itu buat Arini untuk ninggalin Leon. harap sabar ya kak.
total 1 replies
Imas
athor bikin cerai aja bkin leonnya mnyesal
Pj Lestariri: maaf ya Kak. ceritanya udah selesai, nggak bisa di ubah. 🙏
total 1 replies
Bu'D Paijem Paijem
suami ko kaya pelajaran sekolah aj ya ada jadwalnya,,,kalo aq ma ga sanggup bolo😀😀
Pj Lestariri: author juga nggak sanggup kak 🤣
total 1 replies
Bu'D Paijem Paijem
bikin Arini minta cerai Thor aq jijik ma leon
Pj Lestariri: novelnya udah selesai kak. jadi maaf nggak bisa diubah 🙏
total 1 replies
Bu'D Paijem Paijem
bukanya Arini pake jilbab ya ko buka antingnya ga nyebut buka hijab dulu
Pj Lestariri: iya kak. disingkap jilbabnya. kan di dalam mobil, jadi nggak papa. nggak ada yang liat.
total 1 replies
Bu'D Paijem Paijem
kena karma tu. becca
Bu'D Paijem Paijem
pekerjaan punya ngapain laki2 kayak gitu di pertahanan,,,
Bu'D Paijem Paijem
kalo aq di posisi Arini suwami macam Leon tak siyapin siyanida😡😡
Pj Lestariri: hajar kak.
total 1 replies
Ima
golok mana golok pengen gue tebas leher si leon😡😡😡⚔️⚔️
Pj Lestariri: pake parang aja kak.
total 1 replies
Rosmiati Rapik
cerein aj arini, lelaki seperti leon tdk prlu d pertahankan, kucing garong t si leon
Pj Lestariri: sabar ya Kak. hehe.
total 1 replies
Rosmiati Rapik
dasar leon kucing garong
Pj Lestariri: kelakuan si kucing garong 🎶
eh, author malah nyanyi.
total 2 replies
Misik Japar
bodoh sm baik beda tipis
Pj Lestariri: setipis kulit Ari.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!