NovelToon NovelToon
INDIGO

INDIGO

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Misteri / Horor / Matabatin / Mata Batin / Tamat
Popularitas:263.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: RuQi

Di harap kan bijak saat membaca.

Menceritakan seorang anak yang berbeda dan
mempunyai kelebihan,

Sejak kecil sudah hidup berdampingan dengan makhluk dunia lain.
Bisa melihat dan merasakan makhluk tak kasat mata, sampai harus berjuang dari kerasnya hidup dan takdir yang sangat kejam.
Mempertahan kan sesuatu yang di berikan oleh pencipta,

akan kan selamanya akan seperti ini,
Jika dia bisa memilih dan di beri kesempatan untuk memilih,
Apa yang akan dia pilih, Memilih Hidup dengan kelebihan, atau membuang kelebihan itu,.

Klik hati untuk mengikuti kisah ini,
dan jangan lupa Rate bintang lima, tinggalkan jejak kalian di colom comentar..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RuQi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch-22 RENCANA

...NEXT...

Sebulan berlalu, aku dan kak putra masih saling menjauh, dan hari ini adalah rencana ku ingin mengunjungi nenek untuk menghabiskan libur di sana bersama santri di pondok nenek sekar

"Bunda, ruqi mau main ke Jogja ya.." ucap ku di telfon yang menyambung ke bunda

"Bunda masih sibuk sayang, ayah mu di sini masih belom bisa pulang.." jawab bunda di sebrang sana

"Aku sendiri bisa kok Bun.. lagian ada mbak Dina yang menemani nanti.." jawab ku

"Apa gapapa kamu sendiri kesana dek.. ga mau ngabisin waktu libur jalan jalan di sana saja.." bujuk bunda karna kuwatir

"Ga Bun, ruru kangen nenek juga, dan sekalian mau belajar agama lagi.." ucap ku

"Tapi kamu jangan paksain diri ya kl kamu ga kuat di sana.." kata bunda

"Iya bun.. ada Tante kunyi dan penjaga dari nenek juga banyak.." ucap ku menyakini kan bunda

"Bunda tidak usah khuatir ya Bun.." bujuk ku lagi

"Mau gimana lagi.. di larang pun pasti bakal pergi.." kata bunda di sebrang sana, lalu ku dengar bunda menghela nafas dan membuangnya kasar

"Hahaha.. iya bun.. makasih bunda.." ucap ku ke bunda

"Kapan berangkat sayang, bunda telfon nenek dulu nanti.." tanya bunda Dyah

"Mungkin besok siang bunda, iya bun, salam juga buat nenek nanti Bun.." kata ku

"Ya udah bunda tutup dulu telfonnya, jangan lupa makan ya sayang" pesan bunda dyah

"Siap bunda.." kataku sambil memberi hormat

Ku matikan telfon dan bersiap siap mengemas kebutuhan ku nanti.

hingga siang tiba aku turun ke bawah untuk memasak.. kuturuni tangga, ku lihat suster ku sedang asyik menelfon setiap hari, aku juga tidak peduli dia mau menelfon atau mau apa saja.

"Ncus da makan.." tanya ku

"Sudah non tadi.." jawab nya

"Ncus masak apa..?" tanya ku lagi

Aku tebak pasti dia tidak memasak lagi, dia memaksakan ku saat ada bunda dan ayah saja, kalo bunda dan ayah keluar kota pasti dia kembali seperti saat ini,

sering mbak Dina menyuruh ku untuk mengadu kan pada bunda dan ayah, tapi kasihan dia tulang punggung keluarga..

"Ncus ga masak non.. tadi mau masak pacar ncus nelfon.. jadi lupa.." jawabnya cuek

"Ya udah ruru masak sendiri saja," ucap ku, lebih baik emang ga usah di masakin sih, setiap dia masak pasti rasanya aneh, kadang kebanyakan penyedap, bahkan kadang rasa nya kemanisan..

"Baik non.." jawab nya dan pergi ntah kemana

Aku melangkah kedapur, ku lihat emang tidak ada masakan apa apa di dapur,

ku buka kulkas ada bahan capcai.. ku ambil kutaruh di meja dan pergulatan masak pun terjadi..

*****

Sehabis makan siang aku mencari mbak Dina untuk memberitahu bahwa kita akan pergi..

"Mbak Dina.." panggil ku saat di depan rumah

"Iya dek, mau beli buku lagi.." tanya nya, setiap aku mencari mbak Dina pasti dia tau nya aku mau beli buku atau kesekolah

"Nggak mbak, besok kita ke Jogja rumah nenek.. mbak masih inget kan jalannya.." tanya ku

"Masih kayaknya dek.. jam berapa kita pergi dek," tanya mbak Dina lagi

"Kalo bisa subuh kita berangkat mbak, tadi nya mau siang tapi takut mbak capek kalo macet.." jelas ku

"Siap dek.. mbak kemasi baju dulu, kita berapa hari di sana dek" tanya mbak Dina lagi

"Dua Minggu.. mau ngabisin libur di sana.." ucap ku

"Terus suster kamu gimana..?" heran mbak Dina

"Bilang libur saja, dan boleh pulang ke rumah nya dulu mbak.." jelas ku

"Nanti mbak sampein, udah telfon ibu"

"Udah mbak, beres itu mah.. mbak tinggal anter ajah nanti.." ucap ku.

"Sipp.." jawab mbak dina

Aku masuk lagi ke rumah, sebenernya tidak nyaman meninggalkan suster sendiri di rumah, terkadang penjagaku suka jail kalo tidak ada aku..

kadang saja selalu menggangu kalo aku tidur, kadang mereka berisik juga kalo malem di bawah, itulah kenapa bunda menaruh terpisah rumah utama dan rumah pekerja. agar tidak ada yang beranggapan aneh aneh..

SAMPAI DI SINI DULU, TERIMAKASIH UNTUK DUKUNGANNYA

1
Daliffa
Luar biasa
Daliffa
🙏
Daliffa
mampir komen Thor,🙏
Nur Hasanah
kapan up lagi kak
Nur Hasanah
semngat yhh kak
Dania
Weee ga pakai baju, gimana Qi 🤔🤔
Dania
Pasti Niken akan beristirahat dengan tenang
Dania
transaksi RS dan pasien pasti sangat dijaga ketat
Dania
Ya Allah, pengorbanan macam apa ini, sangat menyayat hati
Dania
Astaghfirullah 😭😭😭😭 Niken 😭😭😭😭
Dania
melakukan tuor 🤔🤔

tour, itu
Dania
Ginjal 🤔🤔 sampai ada catatan transplantasi ginjal 🤔🤔
Dania
yahhh benar banget, penasaran akan timbul, ketika kita ingin segera mengetahui sesuatu
Dania
mengapa ga samaan
dera
Jejak
✰͜͡༗⃝รคฯ๏ภคгค◦➬.𝒗.𝒌 ᭄
💪💪💪💪
Dania
RuQi emang baik banget
Dania
Astaga....inienghibur ya
Dania
Enaknya, serasa punya dua ibu kandung 🤗🤗🤗
Dania
😂😂😂 lebih gemez pas udah gede
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!