*HARAP BIJAK*
Tulisan ini mengandung konten dewasa dan dikhususkan untuk yang sudah berusia 18+
Chloe adalah wanita yang dianugerahi dengan tubuh sempurna, hidup berkecukupan dan dikejar banyak lelaki. Setiap orang yang melihatnya sekilas akan menginginkan hidup sepertinya. Namun, tidak dengan dengannya. Apakah yang terjadi pada Chloe?
Mengampuni adalah satu kata yang mudah diucapkan namun sulit bahkan hampir mustahil Chloe lakukan. Masa lalu mengikatnya seperti tali dan mengikutinya layaknya bayangan.
Bagaimana Chloe bangkit dari masa lalu? Akankah ia berhasil melaluinya? Atau justru semakin tenggelam dan larut didalamnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SRIYANTI 150317, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Reconcile with her
Selesai mengajar, Chloe dan Axcel berbincang meski Chloe terpaksa melakukannya.
“Kau bisa tidak tak memintaku tiba-tiba?” (Nada marah dan manyun)
“Kau bisa menjelaskannya tadi, kenapa harus marah seperti itu?” (menatap Chloe)
“Akhhhhh, kau sangat mengesalkan. Terlalu banyak menuntut pada orang lain.”
“Aku tak menuntutmu dan lagi pula seharusnya kau bisa menolak jika tak mau. Apa kau malu menolaknya atau justru itu karena kau sedang mengalaminya?”
“Itu bukan urusanmu.”
“Chloe, kau gadis keras kepala dan defense yang tinggi. Kadangkala itu penting namun kau juga harus pilah dalam kondisi apa. Aku minta maaf jika aku membuat mu marah dan kesal.”
“Ternyata kau sadar juga dengan kesalahanmu. Lagipula jika aku keras kepala atau apapun, itu bukan menjadi urusanmu.”
“Baiklah jika begitu. Apa kau sudah makan?”
“Sudah”
“Ya sudah. Kau ingin balik atau bagaimana?”
“Aku ingin langsung balik dan akan pamit dengan Mrs. Rachel.”
“Kalau begitu mari kita pamit bersama.”
Chloe yang bingung dengan karakter Axcel yang berubah menjadi lebih lembut dan mengalah hanya mengikut dari belakang Axcel.
“Ibu, Chloe pamit dulu. Chloe akan usahakan untuk datang lagi dalam waktu dekat.”
“Baiklah sayang. Pastor ingin balik juga?”
“Iya, Bu Rachel. Saya permisi ya Bu. Saya akan datang lagi untuk mengajar.”
“Terimakasih ya pastor. Mari saya antar pastor dan Chloe kedepan.”
Chloe yang sudah berpamitan dengan Rachel masuk kedalam mobil. Namun, tak disangka mesin mobil yang akan dikendarainya tak menyala. Rachel yang menyadarinya segera memanggil kembali Axcel.
“Pastor, mobil Chloe tak bisa menyala. Tolong bantu Pastor” ucap Rachel.
Axcel yang berniat membantu, meminta Chloe untuk turun. Setelah diperiksa ternyata ada masalah dengan karburator. Axcel menawarkan agar mobilnya disimpan dulu dipanti.
“Chloe, lebih baik mobil milikmu disini saja dulu. Besok aku akan kembali ke panti dan memperbaikinya. Aku tak membawa peralatan yang cukup untuk memperbaikinya sekarang. Bagaimana?”
Karena tidak enak hati dengan Rachel, akhirnya Chloe mengiyakan tawaran Axcel.
“Baiklah. Bu.”
“Kau pulang bersamaku saja. Aku akan mengantarmu pulang.”
“Ayolah Chloe. Pulang bersama dengan pastor Axcel saja sambil berbincang terkait pengajaran anak-anak panti. Ibu melihat kau menyukainya (sambil tersenyum).”
“Baiklah Bu.”
...****************...
Selama dalam perjalanan, tak ada yang mencoba untuk membuka pembicaraan sampai akhirnya Chloe melihat figura Axcel dan keluarganya.
“Apakah Richard akan bercerai?”
“Kenapa bertanya seperti itu?”
“Aku perhatikan dia sangat mencintai istrinya.”
“Ya begitulah. Bagaimanapun keputusan ada pada mereka dan harus mereka pikirkan baik-baik.”
“Ehmmm. Apa aku boleh bertanya sesuatu?”
“Boleh asal kau membayar ku.”
“Akhhhhh. Bagaimana bisa kau membantu dengan bersyarat?”
“Hahahaha, aku hanya bercanda. Kau ingin bertanya apa?”
“Mungkin ini akan kedengaran lancang. Apa tak masalah?”
“Bukankah kau biasanya seperti itu jadi apa yang perlu kau takuti?” (Memasang wajah tak bersalah)
“Baiklah. Mengapa istri Richard bisa selingkuh? Mak...maksudnya jika dia masih mencintai mantannya mengapa harus menikah dengan Richard?”
“Setiap orang dapat berubah, Chloe. Mungkin saat memutuskan untuk menikah, mereka tak ada niat untuk membagi hati, namun dalam perjalanannya siapa yang tahu. Semuanya kembali kepada orang yang bersangkutan.”
“Oh begitu. Aku melihat Richard begitu terluka.”
“Mereka berdua sama-sama terluka dengan keadaan. Mari kita doakan untuk kebaikan mereka. Apa kau jatuh cinta dengan Richard?”
“Kenapa kau berkata seperti itu?”
“Tidak. Aku hanya sekedar bertanya dan kau tak harus menjawabnya.”
“Aku hanya kagum dengannya.”
“Dia memang mudah untuk dikagumi dan dicintai.”
“Axcel, apa yang membuatmu ingin menjadi Pastor?”
“Aku ingin memberikan seluruh hidupku untuk Tuhan.”
“Apakah jika menikah membuat kita tak memberikan hidup pada Tuhan?”
“Tidak juga. Hanya saja aku memilih memberi seluruh hidupku dengan cara tak menikah dan berkomitmen didalamNya.”
“Apa kau pernah jatuh cinta?”
“Pernah.”
“Apakah ia ikhlas tak bisa bersamamu dan memiliki mu seutuhnya?”
“Aku jatuh hati pada ibuku dan dia sudah bersama Tuhan. Jadi apa yang perlu aku khawatirkan?”
“Ahhh, maaf Axcel. Aku tak bermaksud.”
“Heiiii, santai saja. Tak ada yang perlu dipermasalahkan. Semua orang pada akhirnya akan kembali padaNya.”
“Aku juga minta maaf jika tempo hari membuatmu kesal. Hanya saja aku tak suka dengan caramu yang menganggap semua hal adalah biasa.”
“Aku tak bermaksud menyinggung mu. Salah satu prinsipku adalah untuk bersikap biasa dengan banyak hal, kau harus menganggap hal tersebut adalah biasa.”
“Aishhh, terserah kau saja. Aku tak mau bertengkar denganmu lagi.”
“Hahahaha. Tenang saja. Apapun yang menjadi kemarahan darimu, aku tak akan ambil pusing. Mari kita berdamai, tak baik jika orang dewasa bermusuhan. Hahahahaha.”
Chloe yang mendengarnya tak menyangka bahwa Axcel punya sikap yang ternyata sedikit menyenangkan. Alhasil, setidaknya itu membuat Chloe tersenyum.
SALAM DAN MAMPIR YA
KE ⚘⚘MENIKAHI PRIA URAKAN⚘⚘
yuk saling soppour
SALAM DAN MAMPIR YA
KE ⚘⚘MENIKAHI PRIA URAKAN⚘⚘
yuk saling soppour
SALAM DAN MAMPIR YA
KE ⚘⚘MENIKAHI PRIA URAKAN⚘⚘
yuk saling soppour
saling dukung sukses bersama kk
feedback nya ya kk🙏
jgn lupa mampir di novelku juga berjudul:
"My Annoying Wife" 🍃🍃🍃
kisah cewe bar bar yang jatuh cinta sama cowok polos 🍊🍊🍊
ku tunggu like and comment nya ya 🙏🙏☺️
like karya q ya
cinta rasa covid-19
the Thunder's love