JANGAN COBA COBA PLAGIAT
KALAU TIDAK MAU KENA PELANGGARAN HAK CIPTA... 😡
Gimana jadinya seorang pria yang menyandang status ceo, di perusahaan terbesar di asia, yang tegas,cuek ,galak jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang gadis cantik yang magang di perusahaan milik keluarganya,...
akankah pria itu bisa memiliki hati gadis tersebut ?
Gadis cantik berambut panjang idaman para laki laki, yang kini sedang mengurus surat magang di perusahan sanjaya company, di perusahaan itu dia mendapatkan boss yang sombong dan galak, dan juga aneh, yg selalu bikin dirinya kewalahan dengan sifat dan sikap bossnya itu, padahal dia bisa saja magang di perushaan kakanya tapi dengan pendiriannya yang kuat, bahwa dia tidak ingin mendapatkan perlakuan istimewa jika magang di tempat sang kaka, karna itu dia memilih magang di perusahaan sanjaya company.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 22
"buat apa kamu nahan aku disini, bukannya udah ada jesika yang perhatian ke kamu" ucap kinar yang berusaha melepas tangan vano dari perutnya.
"sayang aku tadi cuma bercanda, aku gak ada chat chat sama jesika punya nonya aja enggak gimana mau chat coba, tadi aku hubungin mama laporan kalau kamu jagain aku saat aku lagi sakit gini" vano membalikan tubuh kinar agar berhadapan dengannya.
"kamu mau buat aku cemburu?, kamu gak inget apa yang dulu pernah kamu lakuin ke aku?" tanya kinar mendongakan kepalanya menatap wajah vano. maklum guys vano tingginya kaya tiang listrik kali.
"iya aku tau yangg, maafin aku" vano mulai was was lagi karna membuat kesalahan yang sama. baru juga baikan masa mau di cuekin lagi sih.
"udahlah van, aku males bertengkar sama kamu ,aku pulang dulu jangan lupa makan buburnya" kinar ingin membalikan badan tapi terlambat ,vano lebih dulu mencium bibir mungil kinar.
kinar tersentak saat vano tiba tiba menciumnya. vano terus menempelkan bibirnya ke bibir kinar, namun tak ada respon, akhirnya vano mencoba menggigit bibir kinar.
"akhhh...." satu kata lolos dari mulut kinar ,karna vano menggigit bibir bawahnya.
vano terus melanjutkan ciumannya hingga kinar terbuai dengan permainan vano, tanpa sadar membalas ciuman vano dengan lebih agresif.
ciuman mereka begitu bergairah hingga kehabisan nafas membuat mereka ngos ngosan sehabis pertempuran lidah.
"dasar mesum, kamu ambil kesempatan dalam kesempitan" omel kinar.
"maaf yangg, tapi kamu juga bales terus nikmatin ciuman aku , bibir aku bengkak nih karna ulah kamu "
kinar yang emang menikmati ciuman vano pun malu karna begitu agresif, pipinya mulai memerah.
"cieeee blushing.... udah ahh yangg gak usah malu malu..!!! ini kan bukan pertama bagi kita" seru vano. "bibir kamu masih sama manis yangg" sambung vano yang terus menggoda kinar.
"emangnya kamu bibir pahit" balas kinar jengkel.
"pahit pahit kok di **** mulu , kamu makin pinter loh yanhh ,belajar dari mana hemmm" goda vano lagi membuat kinar bertambah malu.
"issshhhhh apaan sih kamu, aku itu lagi marah loh ya sama kamu, kalau kamu bikin aku jengkel mending aku pergi" ancam kinar dan sukses buat vano takut.
"ehhh jangan yangg" menarik tangan kinar hingga terbentur dadanya.
"ini dada apa batu sih keras banget" kinar memegang jidatnya yang sakit.
"ya iyalah keras kan dadaku bagus ,kalau dada kamu bagus gak yangg" cengir vano tanpa dosa.
"dasar mesum" kinar langsung mencubit perut vano yang berbentuk roti sobek itu, walaupun terbungkus baju tapi kinar bisa merasakan hehe.
vano hanya tertawa melihat kinar yang malu malu padanya, vano sudah sangat bahagia bisa kembali bercanda dan tertawa lagi dengan kekasihnya ini, kekasih? bukannya vano udah putusin kinar ya?.
"yangg, aku minta maaf ya soal kejadian mama" lirih vano yang masih memeluk kinar.
"udah lupain aja van, aku gak mau kita larut dalam masalah itu lagi" ucap kinar
"kita balikan kaya dulu lagi ya yangg, aku gak sanggup jauh dari kamu, aku tersiksa yangg" jujur vano sangat tersiksa tanpa kinar, dia sudah begitu sangat mencintai adik dari sahabatnya itu.
"aku juga gak bisa jauh dari kamu van, aku cuma ingin kasih kamu pelajaran supaya kamu bisa berfikir lebih dewasa lagi" jelas kinar yang membalas pelukan vano tak kalah erat.
"jadi kita balikan yangg?, kita gak putus kan yangg"? tanya vano untuk memastikan
"hhee'emm kita balikan yangg" ucap kinar yang mulai memanggil vano kembali dengan kata yangg.
vano terus mencium kening kinar, mata, hidung, pipi, dan bibir kinar tanpa lumatan.
vano merasa obatnya yang habis kini telah kembali menyembuhkan hatinya, rasa bahagia nampak di kedua pasangan ini.
vano mendekatkan wajahnya ke kinar ingian menciumnya namun tiba tiba pengganggu datang.
"woiiiiiiii jangan mesumin anak orang" teriak doni yang sudah duduk di sofa kamar vano. entah sejak kapan doni masuk ke kamar vano.
"ngapain lo disini hah" sinis vano memberikan tatapan tajam.
"untuk jaga jaga, takut nanti hamidun anak orang kalau ditinggal bedua ama lo" jawab doni membuat sepasang kekasih itu terkejut.
"dihhhh apaan dah ka doni, ngaur amat" omel kinar.
"gak mungkin lah gue lakuin itu sama kinar, tapi kalau kinar pengen sih gue ayok aja" ucap vano yang langsung mendapatkan cubitan keras dari kinar.
"sukurin lo, perjaka tong tong" ledek doni.
kinar mercerna kata kata doni bahwa vano masih perjaka itu artinya vano belom pernah tidur dengan wanita.
"yangg ,serius kamu masih perjaka?" tanya kinar
doni maupun vano melotot mendegar pertanyaan seperti itu dari kinar.
"kok pada diem sihh , aku tanya kamu juga" tanya kinar sekali lagi.
"iiii... iya yangg , aku masih perjaka, aku gak mau rusak anak gadis orang sebelum nikah" jujur vano dan kinar langsung memeluk vano sangat erat.
"bagus deh, jadi kalau kita nikah aku orang pertama yang cicipi kamu" kata kata vulgar kinar membuat doni kaget, terbalik dengan vano yang senyum mendengarkan kata nikah.
"ya iyalah sayang, kita bakalan melakukan itu sama sama saat pertama kali buat kita, aku jadi gak sabar deh yank" vano yang pikirannya sudah kemana mana mendapatkan jitakan dari doni.
"nie pasangan berdua gak liat apa ada jomblo, malah bahas peluk pelukan ,bahas nikah, gak kasian apa sama gue jomblo disini" doni mulai iri dengan kemesraan pasangan di depannya.
"derita lo" ucap kinar dan vano barengan.
"awas kalian berdua, gue bakal secepatnya nyebar undangan dari lo pasangan mesum" doni langsung pergi keluar.
HAY GUYS 🙋♀️🙋♀️🙋♀️🙋♀️
MAAF BILA MASIH ADA TYPO BERTEBARAN YA 🙏🙏🙏
JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE DAN LIKE JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITAKU 😁
JANGAN LUPA JUGA BACA NOVEL AKU YANG JUDULNYA :
WANITA PEMIKAT HATI
KINAN DAN VANDO
Jesika berulah lg