NovelToon NovelToon
Gadis Penjaga Mini Market

Gadis Penjaga Mini Market

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:103.5k
Nilai: 5
Nama Author: Syarifah Kurniasari

Cantika Astie Putri Rahardja adalah seorang gadis yang sangat cantik, baik hati dan pintar. Seorang mahasiswi tingkat 2 yang terpaksa harus bekerja di Mini Market untuk menambah uang jajan dan membantu kebutuhan keluarganya.

Kehidupan percintaannya akan dimulai dari Mini Market tempat dia bekerja..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syarifah Kurniasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

"Astie, Panggil aku Ken sajah atau Kak Ken." tegasnya.

Suara nya sangat tegas dan berasa dingin tapi tetap lembut.

" K..Ka Ken terima kasih..." Dengan gugup Astie menghapus air matanya yang dari tadi tidak berhenti.

"Ma...Maaf Kak aku balik kerja dulu ya..." Pamit Astie.

Tiba tiba ditariknya tangan Astie sampai manabrak badan kekarnya.

"Kak..." Teriak Astie.

"Maaf..." Kata Ken dengan senyum lebar.

"Ingat jangan pernah menangis dipinggir jalan sendirian lagi dan jangan memeluk laki laki asing lagi...karena tidak semua laki laki bisa tahan dengan godaan yang barusan kau lakukan...Kau Mengerti." Kata Ken memperingati Astie.

" Berikan Ponsel Mu..." lanjut Ken dan Astie hanya patuh menyodorkan ponselnya. Setelah Ken mengotak atik ponsel milik Astie diapun mengembalikan.

"Ingat jangan pernah menangis sendirian...apalagi dijalanan. Itu sangat berbahaya untuk Gadis cantik seperti Mu."Kata Ken sambil mengusap usap lembut kepala Astie dan herannya Astie hanya terdiam dan malah menikmati belaian orang yang baru dia ketemui itu.

'Aku ini kenapa ya...kenapa aku ngrasa sangat nyaman dengan orang asing ini, seperti aku sudah sering merasakan belaian nya dan benar benar membuat ku nyaman, sangat nyaman..." Gumam Astie dalam hati.

Astie tersadar dari lamunannya saat tangan Ken kembali membelai dan sedikit mengacak ngacak rambut Astie.

Aaahhhh...

"Iiihhh...iya iya...Astie bukan anak kecil lagi..." rajuk Astie yang tidak terlalu suka diacak acak rambutnya seperti anak kecil tapi kenyataan nya dia sangat menikmati dan tampa sadar Astie memegang tangan Ken saat ingin menghentikan tingkah Ken barusan.

"Sudah...ayo aku antar...karena aku juga harus pulang." lanjut Ken yang mulai berjalan mengantar Astie.

'Apa kak Ken sudah berkeluarga...atau sudah punya kekasih...aacgghhhh...kenapa aku jadi mikirin kaya gituan sey...aku kenapa sey...' Gumam Astie yang dikit menjerit menjerit tapi dalam hati.

Beberapa menit sudah sampai didepan Mini Market dan Astie pamit.

"Terima kasih ka sudah mengantar dan terima kasih untuk semuanya." Kata Astie sambil melambaikan tangan nya dan langsung masuk ke dalam Mini Market dengan hati yang sudah kembali membaik bahkan dia lupa kejadian yang membuatnya menangis dan pertanyaa tentang tamu malam Anton.

"Ka Andi...Istirahat ajah..biar Astie yang kerjakan ini..Maaf ya tadi Astie seperti anak kecil." kata Astie.

" Astie bakalan lebih tegas sama pelanggan yang kurang ajar...dan nggak akan nangis lagi...hehheeee." lanjutnya.

" Bagus As...ini buat pelajaran. Kita memang harus menghormati pelanggan tapi untuk pelanggan yang layak kita hormati, jika modelnya kaya barusan kita mesti tegas biar nggak dianggap lemah. Kamu sudah mengertikan." kata Andi dengan mengancungkan jempolnya ke Astie.

"Siap Ka...makasih ya ka." kata Astie dengan senyum lebar.

'Ini semua berkat Kak Ken yang sudah menghiburku dan berusaha menenangkanku. Aku bersyukur bertemu dengannya. Dia sangat baik dewasa walau sedikit dingin tapi dia sangat Tampan...' Gumam Astie senyam senyum sendiri.

Sudah tidak terasa jam sudah menunjukan jam 1140 dan sebentar lagi jam kerja nya sudah selesai. Banu juga sudah bersiap dan sedang mengecek serah terima kerjaan nya.

"Ka Banu sudah selesai cek nya...aku ijin pulang ya soalnya hari ini aku mau pulang ke tempat Ibu." Kata Astie.

"Siapa yang anterin kamu...?" tanya Banu.

"Katanya Adhit bakal anterin aku, soalnya tadi Argha dan Rere udah pulang duluan." lanjut Astie.

" Ka aku balik ya...bye..." Pamit Astie lalu langsung pulang.

Didepan Mini Market sudah terparkir mobil.

' Loh ko mobil nya beda...apa Adhit beli mobil baru lagi ya...trus tumben dia nggak nyamperin aku ke dalem.' Gumam Astie.

Seseorang keluar dari mobil dan saat mekiat orang itu siapa Astie agak kaget...

"looohhhh ko...

Lanjut ke Episode 23

😘😘

👍👍👍

1
aurora
lanjut thor
Susi Shofa
jangan lama-lama Thor up,e
A.Vika
lanjut
A.Vika
lanjut dong kak semangat ya
A.Vika
bagusss
Rahma Leni
dan pertanyaannya adalah,,,,, kenapa ken bisa ada dirumah ibunya asti??? apakah ken adalah majikan ibunya asti?? atau bagaimana???
Rachel
lanjut lanjut
Rahma Leni
cerita,, oke.

tapi jangan ada bahasa alay. jadi geli.
Rahma Leni
aku ada diposisi ini. bedanya ibuku yang pergi tuk selamanya. Allah sayang ibu,,, makanya Allah jemput ibu secepatnya. padahal kondisi ibu sangat baik. pagi sabtu,, pagi sarapan pagi bersama. jam 7 kurang,, aku dan adik berangkat ke sekolah. sementara ayah, berangkat kerja. jam 8 kurang, aku dijemput tetangga.

seminggu sebelum ibu tiada,,, almarhum adik bungsuku datang menemuiku dalam mimpi. hanya bilang "mbak,, ibu sama adek lagi. mbak jagain ayah dan abg ya". terperanjat aku tengah malam bangun dari mimpi. badan dah basah karena keringat.
Rachel
yang banyak up nya thor
Rachel
lanjoot
Rachel
yang banyak upnya donk thor semangat
A.Vika
lanjut
A.Vika
lanjut Thor
Jonry Simanjuntak
seginey. bahasa allay., mirip tulisan bocah.
Syarifah K.S: terima kasih kritikan nya
total 1 replies
Lince Dian
lagi thor, jangan lama" up-nya thor.
Rina Sukistin
uwu
My
lanjut thor
Rina Sukistin
lanjut thorr
Rina Sukistin
jadi ikutan gemess wwkww
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!