NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti Bu Dosen

Pengantin Pengganti Bu Dosen

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Dosen / Pengantin Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:47.9k
Nilai: 5
Nama Author: Alinatasya21

"Jangan bermimpi aku akan jatuh hati pada mu, kau hanya anak kecil yang tidak mengerti apa-apa tentang pahit manisnya kehidupan. Aku terpaksa menikah dengan mu lantaran tidak ingin membuat malu keluarga ku di hari pernikahan ku yang batal bersama kakak mu Galang Saputra Dermawan. Aku benci dengan keadaan ini! Aku benci!" pekik Nada ketika dirinya menyadari kini ia telah sah menjadi istri dari berondong manis yang usianya 5 tahun lebih muda darinya.

"Aku akan membuat mu jatuh hati padaku Nada Rindu Kinandita! aku yakin kau akan bisa melupakan saudara kandung ku Galang Saputra Dermawan yang telah mengkhianati mu!" sahut Gilang Prasetya Dermawan ketika dirinya berada di kamar pengantin bersama sosok wanita dewasa yang telah berumur darinya.

Yuk ikuti terus kisah cinta beda usia antara Nada Rindu Kinandita dosen cantik berusia 25 tahun dengan mahasiswanya Gilang Prasetya Dermawan yang berusia 20 tahun, yang menjadi pengantin pengganti untuknya dalam novel Pengantin Pengganti Bu Dosen!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alinatasya21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Suami Posesifku

Gilang tersadar dari keposesifannya kala ia menyadari kedua orang tuanya juga mertuanya masih berada di dalam ruangan Nada.

"Astaghfirullah, maaf!'' ucap Gilang tersenyum kikuk. Ia merasa sangat malu pada Daddy dan mommy-nya, juga pada kedua mertuanya mama Alya dan papa Nadhim.

Semua orang nampak tersenyum kala melihat tingkah Gilang yang sangat unik dan lucu dalam pandangan mereka.

Dokter Asyraf yang menyadari akan keposesifan Gilang terhadap istrinya, mau tidak mau ia mengerahkan perawat wanita untuk mencabut selang infus yang masih melekat di pergelangan tangan Nada.

Gilang yang merasa menjadi pusat perhatian semua orang di dalam ruangan rawat inap tersebut sontak merasa malu atas tingkah absurdnya sendiri.

"Terimakasih suster," ucap Nada setelah jarum infus tersebut telah lepas dari pergelangan tangannya. Dosen muda itu merasa lebih bebas berekspresi dan bergerak ke sana kemari.

"Sayang, ini pakaian gantimu!" ujar Mama Alya sambil menyerahkan paper bag berisi pakaian Nada.

Tak hanya itu, ada berbagai macam buah tangan dalam bentuk parcel yang dibawakan oleh orang tua mereka. Nada menerima dengan sepenuh hati.

Para orang tua pun terlibat dengan percakapan masing-masing mereka duduk di kursi yang memang telah disediakan khusus di ruangan VVIP tersebut.

Gilang menemani sang istri yang hendak berganti pakaian dan mengambil wudhu untuk melakukan ibadah shalat Dzuhurnya yang tertunda.

"Mas, apa kau tak lelah mengikutiku terus? Aku sudah sehat, kok." Nada menenteng paper bag menuju kamar mandi.

"Aku tidak ingin terjadi apa-apa denganmu istriku," ujar Gilang sambil mengekori Nada dari belakang.

"Maa syaa Allah, suami posesifku!" ucap Nada sambil tersenyum sangat manis hingga menampakan lengkungan indah dibibir seksinya.

Gilang yang telah terpikat dengan dosen kampusnya itu sedikitpun tak mampu mengalihkan pandangannya pada makhluk Tuhan yang paling seksi dan cantik dihadapannya saat ini.

"Tetap diluar pintu dan jangan ikut masuk kedalam!" Nada berucap dengan wajah imutnya, hingga membuat Gilang semakin bertambah gemas dengan istri dewasanya.

Gilang dengan setia menunggu sang istri didepan pintu kamar mandi sambil mengintip story Wa yang lewat diberanda WhatsApp-nya.

Kau toreh luka dihatiku setelah seribu waktu bahagia yang telah kita lewati.

Sungguh ... tak ku percaya ku harus kehilanganmu secepat ini.

Kau lebih memilih hidup bersamanya yang baru kau kenal, tanpa memperdulikan diriku yang selama ini setia disisimu.

Dimana janji setia itu, semuanya musnah dan hilang dengan sekejap saja.

Apa gunanya hari-hari yang telah kita lewati, jika akhirnya dirimu tak dapat kurengkuh.

Kini, aku terombang-ambing dalam nestapa.

Entah sampai kapan luka ini akan sembuh, tanpa dirimu disamping ku lagi!

Harus kau tahu jika dirikulah hati yang telah engkau sakiti. ( Rintihan hatiku yang patah, By : Inayah Kasih Ramadhan.😭😭)

Emoji sedih itu menjadi ungkapan hati Inayah saat ini, ia sengaja meluahkan isi hatinya lewat story Wa demi untuk menghilangkan kesedihannya. Ia ingin melihat apakah Gilang masih peduli padanya.

"Ya Allah, Inayah ... maafkan aku! Aku tidak bermaksud menyakitimu, tapi takdir berkehendak lain. Janji yang dulu pernah kita ucap harus berakhir dengan seperti ini! Aku do'akan semoga dirimu menemukan sosok laki-laki yang lebih baik dari diriku. Aku tidak mungkin meninggalkan dan menceraikan istriku demi sesuatu yang belum halal untukku miliki. Walaupun dunia menolak atas rasa dan hubunganku dengan Bu Nada, maksudku istriku. Aku tidak akan mungkin melepaskan apa yang ku genggam!" batin Gilang tanpa berniat sedikitpun mengomentari status Inayah.

Tidak sampai disitu, Gilang sangat terkejut kala ponselnya berkedip-kedip dalam mode getar tanda ada seseorang yang hendak menelfonnya.

"Kak Galang Saputra, ia menghubungiku setelah menghilang? Keterlaluan!" Gilang berlalu pergi dari ruangan rawat inap tersebut dan meninggalkan Nada sendirian di kamar mandi.

Gilang terlihat terburu-buru untuk mengangkat panggilan ponsel tersebut. Sikapnya yang mencurigakan itu menjadi tanda tanya bagi orang tua juga mertuanya yang sedang asyik bercengkerama.

"Ada apa sayang? kenapa wajahmu terlihat muram?" tanya sang Mommy mewakili semua orang yang ada di sana.

"Tidak ada apa-apa, Mom. Ada panggilan darurat, tolong sampaikan pada Bu Nada, aku keluar sebentar. Ada panggilan mendesak," ujar Gilang dengan menekan tombol hijau di ponselnya.

"Gilang, kau dimana? Apa kabar calon istriku? Insya Allah satu Minggu lagi aku akan kembali kerumah. Sekarang aku harus menenangkan diri di apartemenku. Jangan katakan pada Mommy dan Daddy jika aku ada diapartemen. Aku hanya ingin memastikan keadaan Nada setelah ku tinggalkan!" ucap Galang tanpa perasaan setelah kesalahan yang telah ia perbuat.

"Istriku baik-baik saja, ia ada bersamaku!" cetus Gilang dengan menunjukkan tanda kepemilikannya.

"Apaaa? Istri? Jaga ucapanmu, sampai kapanpun Nada tetap milikku. Kau hanya berstatus sebagai pengantin pengganti sementara. Jangan berani berbuat macam-macam padanya! Apalagi sampai menyentuh selayaknya pasangan suami istri. Kau harus bercerai dengan Nada setelah urusanku selesai bersama Keisha!" sengit Galang Saputra yang tak rela jika Gilang benar-benar menganggap Nada sebagai seorang istri.

"Nada telah sah menjadi istriku secara hukum dan agama. Aku tidak akan menceraikannya, aku sangat mencintai istriku! Jadi, aku minta tolong dengan Kak Galang jangan pernah untuk menghalangi hubunganku dengan Bu Nada. Salah kakak sendiri, mengapa meninggalkan Bu Nada di pelaminan!" sentak Gilang dengan mematikan ponselnya.

Emosi Gilang mencuat dipermukaan kala mendengar ucapan Galang yang seenak jidatnya ingin memaksakan sesuatu sesuai kehendak sendiri setelah membuat malu keluarga dan menyakiti Nada yang tak mengerti apa-apa dengan konteks permasalahannya dengan Keisha sang mantan kekasih.

Gilang meraup wajahnya kasar dan menghembuskan nafasnya pelan. Iapun segera masuk kembali keruangan rawat inap istrinya.

Saat melihat bidadarinya menyungkurkan keningnya ditempat sujud, sontak emosi Gilang mereda.

"Istriku, aku berjanji dalam hati kecilku. Aku akan tetap memperjuangkan pernikahan kita tak peduli aku harus menentang badai dan menjadikan kakakku sendiri sebagai rivalku. Aku sudah terlanjur jatuh hati padamu Bu Nada. Kau hanya milikku seorang!" batin Gilang sambil tersenyum simpul menetralkan degup jantungnya yang selalu berdebar kala bersama wanita yang kini telah sah menjadi istrinya.

Ciuman pertama antara dirinya dan Nada beberapa waktu lalu selalu membuat Gilang terbayang-bayang dan ingin mengulanginya lagi.

"Nak, Daddy dan Mommy pulang dulu, Ya? Istrimu sudah lebih baik, kasian daddy-mu mau istirahat, habis dari kantor!" ujar Mommy Soraya yang memang sengaja ingin memberikan kebebasan pada anak menantunya.

"Papa dan Mama juga mau pulang Nak Gilang, tolong jaga putri kami, ya? Jika sudah seminggu dihotel kalian bebas mau pulang ke rumah mama atau kerumah orang tuamu!" ujar Mama Alya sambil menyunggingkan senyumannya. Ia menarik lengan suaminya agar meninggalkan anak menantu mereka diruangan rawat inap itu.

"Tapi, papa kan baru sampai, Ma. Masih ingin bersama Nada," protes papa Nadhim tak terima atas permintaan sang istri.

"Nurut ya sama istri, Pa!" ujar Mama Alya sambil mengedipkan matanya agar sang suami mengerti bahasa isyaratnya.

"Papa, Mama kok cepat sekali pulangnya? Mommy sama daddy juga. Padahal, Nada masih ingin berbincang-bincang.'' Nada membuka mukenanya dan melipatkan sajadahnya setelah menunaikan kewajiban sholatnya.

"Iya sayang, kami harus pulang sekarang juga. InsyaAllah suamimu akan menjagamu dengan baik, jika sudah kembali dari rumah sakit nanti kabari mama ya?" ujar Mama Alya sambil mengecup kening putrinya.

Begitupun dengan papa Nadhim, ia merangkul erat Putri tunggalnya.

"Papa pulang ya? jaga dirimu baik-baik," ujar Papa Nadhim, begitupun dengan kedua mertua Nada Mereka pun telah menghilang dari balik pintu setelah berpamitan.

"Hunny!" ucap Gilang sambil memeluk dan melingkarkan tangannya di pinggang sang istri.

"Masss!" Nada Mendes*h pelan kala Gilang semakin posesif dan menunjukkan tanda kepemilikannya.

Tidak sampai disitu, Gilang memutar tubuh sang istri hingga menghadap kearahnya tatapan keduanya pun saling bertemu mengisyaratkan sinyal-sinyal rasa yang tak terkendalikan.

"Aku mencintaimu Nada Rindu Kinandita, sangat mencintaimu!" ucap Gilang sambil menempelkan bibirnya diatas bibir ranum sang istri.

1
falea sezi
kok g lanjut
falea sezi
jalang menjijikkan si Inayah ini
falea sezi
pelakor g tau malu
Aquarius97 🕊️
hallo bunsay, aku mampir 😍
Mommy QieS: Baik akakku.🥰😘
total 3 replies
Anita Jenius
5 like + 1 /Rose/buatmu thor.
semangat ya.
Mommy QieS: Terimakasih untuk semua support-nya, Kak.😊😘
total 1 replies
Anita Jenius
5 like mendarat buatmu thor.
semangat ya
Mommy QieS: Terima kasih, Kak.😊😘
total 1 replies
Anita Jenius
5 like + 1/Rose/buatmu thor. semangat ya.
Mommy QieS: Terima kasih, Kak.😊😘
total 1 replies
Anita Jenius
Semangat Gilang
Anita Jenius
Kasihan Innayah nya..
Lanjut thor. 5 like mendarat buatmu thor.
semangat ya
Anita Jenius: semangat aja kak. namanya juga nulis. kadang ada yg baca kadang nggak.
total 2 replies
Anita Jenius
/Rose/buatmu thor. semangat lanjutkan ceritanya ya.
Anita Jenius
Lanjut kak
Anita Jenius
Awas diabetes loh.
Anita Jenius
Aku mampir kak..
Mommy QieS: iya Kak
total 1 replies
Maria_azis
ini mommyqies?
Mommy QieS: Salken kembali Kak. Senang bisa ketemu author famous.😊😘
total 3 replies
Suren
semangat thour. smg slalu diberikan kesehatan. aamiin🤲
Mommy QieS: Terima kasih support-nya, Kak.😊😘
total 1 replies
Ara Julyana
kasihan Inayah sih😭
Ara Julyana: sabar ya, yuk tetap semangat untuk kita💪💪💪
total 2 replies
Ara Julyana
kepo banget sih mama
Ara Julyana
salting lah si Nada hehe
Akinda Surya Imanina
jangan lama lam donk thor updetnya🙏
Mommy QieS: Iya, Kak. Maaf dua hari kmrn aku sedang ada kesibukan di real life, hingga terhalang update. Insya Allah hari ini aku update, terima kasih sudah mampir di karyaku, Kak.
total 1 replies
Mmh Azka_Adzkiya
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!