NovelToon NovelToon
Pacar Beda Dimensi

Pacar Beda Dimensi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Fantasi / Time Travel / Teen School/College / Pusaka Ajaib / Romansa Fantasi
Popularitas:29.3k
Nilai: 5
Nama Author: @Adiramanis

Dapat pacar satu negara ❌️

Dapat pacar beda dimensi ✅️

Alexa Olivia Jonshon,gadis cantik yang harus rela terjebak di dimensi berbeda hingga menjadi buruan orang tak di kenal.

Hal itu terjadi di saat dia di beri gelang oleh seorang nenek nenek yang pernah dia tolong karena di ganggu para preman.

Dan sebagai ucapan terima kasih,nenek tersebut memberikan sebuah gelang batu giok berwarna hijau pada Alexa.

Dan dari sinilah awal petualangan Alexa di mulai.

Mampukah dia mengatasi rintangan yang datang di hidupnya ?

Atau apakah dia memilih berhenti dan kembali ke tempat semula ?

Lalu siapa nenek yang memberikan Alexa gelang itu ?

Ada banyak kejutan yang ada di cerita ini.

Jadi silakan mampir dan jangan lupa tinggal kan jejaknya ya...😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Adiramanis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PBD ( 22 )

🪷🪷🪷🪷🪷🪷🪷

Sejak kejadian kemarin , Alexa selalu menghindar dari Axelle , dia bahkan mengabaikan perintah Axelle yang menyuruhnya untuk tetap tinggal di kastil.

Dan hari ini Alexa sedang menyaksikan para murid akademi yang sedang melakukan persiapan untuk pesta dansa besok lusa.

Alexa memperhatikan kesibukan mereka dari balik jendela besar yang dia buka di dalam ruangan milik nenek Hoshi , dan tentu saja di temani Lia dan Aine yang ada di pangkuan nya.

"Nona...pangeran mencari anda"ucap Lia tiba tiba.

"Biarkan saja"jawabnya tanpa menoleh kearah Lia.

Dan setelahnya Lia hanya bisa diam , dia juga tak tahu apa yang harus di lakukan untuk membujuk tuanya yang terlihat sedang kesal ini.

Tak lama dari keterdiaman Lia , pintu ruangan itu terbuka dan masuklah si pemilik ruangan dengan membawa setumpuk kertas yang tak tahu apa itu.

"Kenapa kau senang sekali menghabiskan waktumu di ruangan ku"ucap nenek Hoshi sambil meletakkan tumpukan kertas tadi di meja kerjanya.

![](contribute/fiction/8140083/markdown/47582453/1708996168201.jpeg)

"Kalau aku keluar dari lingkungan ini takutnya nyasar , jadi mending aku disini"

"Terserah kamu saja , dan bisakah kau membantuku Alexa?"sambil melihat kearah Alexa.

"Apa?"melihat kearah nenek Hoshi.

"Tolong aku menyortir semua surat ini"menunjuk ketumpukan kertas diatas mejanya.

"Memangnya apa itu?"penasaran Alexa sambil berjalan mendekati meja kerja nenek Hoshi dan duduk di depan nenek Hoshi yang sudah duduk di kursi kebesarannya.

Sedangkan Aine langsung melompat turun dari pangkuan Alexa saat Alexa beranjak berdiri tadi.

"Sebagian dari surat surat ini di tujukan oleh pangeran Axelle"

"Lalu apa tugasku?"

"Kamu cari saja surat yang di tujukan ke pangeran Axelle , sisanya letakkan di sini"menujuk sisi di hadapan nenek Hoshi.

"Baiklah"sambil mengangguk lalu melakukan apa yang dikatakan nenek Hoshi tadi.

Beberapa menit , Alexa masih menikmati pekerjaannya , namun sepuluh menit kemudian Alexa sudah di buat emosi saat melihat kebanyakan surat yang di tujukan kepada Axelle , dan isi semua dari surat itu menyangkut undangan lamaran yang membuat Alexa meletakkan dengan kasar salah satu surat itu di meja.

**Brak**

"Kau kenapa?"ucap nenek Hoshi yang terkejut saat melihat raut wajah kesal Alexa saat meletakkan surat itu di meja.

"Darimana asal surat surat ini nek?"tanya Alexa sambil menahan kesal.

"Sebagian dari surat ini dari negeri yang jauh dari Latveria , ada juga beberapa dari daerah yang masih di kawasan Latveria , memangnya kenapa Alexa"bingung nenek Hoshi.

"Masa sebagian besar isinya lamaran ke Aska"sungut Alexa sambil bersandar di kursi dan melipat kedua tangannya di dada.

"Jadi itu yang membuatmu kesal"sambil terkekeh melihat kearah Alexa.

"Siapa juga yang kesal sama tu cowok nyebelin"

"Jangan seperti itu Alexa , kupikir kau sudah mulai menyukainya"sambil tersenyum penuh arti kearah Alexa.

"Enggak"yang kemudian beranjak dari duduknya.

"Mau kemana?"

"Pergi"

"Kenapa tidak membantu ku untuk mengantarkan semua surat itu kepada pangeran?"menunjuk ke tumpukan surat yang sudah di sortir Alexa tadi.

"Tidak , suruh orang lain saja untuk mengantarnya"

"Kau yakin?"

"Iya.."sambil kembali berjalan namun perkataan nenek Hoshi membuat Alexa menghentikan langkahnya.

"Baiklah kalau begitu , aku akan meminta bantuan Elizabeth untuk.."

**Shet**

Tiba tiba dengan cepat Alexa mengambil surat itu lalu segera melangkah pergi meninggalkan ruang nenek Hoshi , dan meninggalkan nenek Hoshi yang tertawa melihat sikap Alexa yang sepertinya sudah mulai menyukai Axelle.

"Kuharap kau cepat menyadari perasaan mu Alexa , dan semoga kau bisa menerima jika suatu saat nanti kebenaran itu kamu ketahui"gumam nenek Hoshi melihat kepergian Alexa , lalu setelahnya melanjutkan kembali tugas nya yang menumpuk.

🪷🪷🪷🪷🪷🪷🪷

Setelah sampai di kastil , Alexa terlihat berdiri diam di depan pintu ruang kerja Axelle.

Tangan yang ingin dia gunakan untuk mengetuk pintu itupun beberapa kali dia urungkan sebab dia ragu untuk masuk kedalam.

Alexa terlihat membuang nafas lalu kemudian memberanikan diri mengetuk pintu itu , namun yang di dapat Alexa bukanlah suara Axelle yang menyahut , melainkan suara perempuan yang Alexa dengar.

Merasa penasaran , Alexa membuka pintu ruang kerja Axelle , dan dia bisa melihat jika di depan sana seorang perempuan terlihat bergelayut manja sambil duduk di pangkuan Axelle.

Alexa mencengkram erat kertas yang ada di gengaman nya dan dia berusaha untuk bersikap tenang , lalu berjalan menghampiri Axelle yang menatap Alexa terkejut.

"Aku datang kesini hanya mendapatkan perintah dari nenek Hoshi untuk mengantar surat ini"ucap Alexa sambil meletakkan kasar kertas itu di meja Axelle.

"Kau siapa? apa kau murid baru di akademi"ucap wanita itu angkuh.

"Ya..dan kupikir kita tidak begitu dekat untuk tahu satu sama lain"

"Lanjutkan saja apa yang kalian lakukan"lajut Alexa yang kemudian berbalik dan ingin melangkah pergi.

"Kenapa kau tidak memberi hormat kepada pangeran Axelle , ingin mendapatkan hukuman karena tidak sopan dengan anggota kerajaan"ancam wanita itu.

Alexa berbalik dan meyeringai kearah mereka.

"Orang seperti dia tidak pantas di hormati"ucapnya dan langsung pergi dari ruangan Axelle.

Namun sebelum dia keluar dari ruangan Axelle , Alexa berpapasan dengan Savian dan kedua sahabatnya yang mendelik terkejut dengan pemandangan di hadapan mereka.

Alexa mengabaikan mereka lalu pergi dari tempat itu tanpa banyak bicara , tak hanya pergi dari ruangan Axelle namun dia juga pergi dari kastil itu secara diam diam.

Dan lagi lagi meninggalkan Lia yang kebingungan mencari keberadaan Alexa.

1
Zeyn Seyi
satu bunga
Wistari: Terimakasih banyak kak 😘
total 1 replies
Zeyn Seyi
berasa tidak menang debat dengan Axelle
Zeyn Seyi
ganteng skli Axelle
Zeyn Seyi
hahah
Jumli
meluncur 2 hadiah untuk mu Thor, semangat trus 💪
Wistari: Terimakasih banyak kak 😍😍
total 1 replies
Atha Diyuta
stor 3 iklan smngt kk
Wistari: terimakasih kak 🥰
total 1 replies
Atha Diyuta
ayo Lo Aksa ntar dicolok baru tau
Atha Diyuta
wkwkwkw sabar ya Aksa
Atha Diyuta
gak tau diri banget si deisy
Atha Diyuta
ada aja kapan tenangnya
Atha Diyuta
wkwkwkw simpen dilemari emang gombalan
Atha Diyuta
jangan galak galak dong xa
Atha Diyuta
gendong aja gendong gas 🤣🤣🤣
Atha Diyuta
dari adonan tempe campur tepung 🤣🤣🤣🤣
Atha Diyuta
🤭🤭🤭iya cape ya brnti
Atha Diyuta
🤣🤣gokil abis,udah ke peliharaannya aja si alexa
Atha Diyuta
😱😱😱😱😱
Atha Diyuta
gue suka gaya Lo Alexa tapi jadi pnasaran ada gak ya yang kaya Alexa didunia nyata🤭🤭
Wistari: 1 : 100.000 mungkin kak 🤭🤭
total 1 replies
Zeyn Seyi
Elizabeth??
Ra
mawar untuk mu kak 🥰
Wistari: terimakasih 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!