ig : ellen.ok
GUYS NOVEL BARU : Dylanadea dan Devano
Season 2 udah ada ya guys✨ langsung cek profil!!
'IZZALASKA'
- Dia bukan yg pertama, tapi kuharap dia adalah yg terakhir -
•izza2020
kisah dua kembar sengklek tak identik. Rafiandra Reza Alexander dan Refiandra Izza Alexander.
kembara kembar nakal yg sering berantem dan adu pendapat, tapi tetap saling sayang, kompak, dan saling melindungi satu sama lain.
novel ini juga akan membawamu kembali merasakan indahnya masa-masa SMA dengan sahabat yg kocak, nyeleneh dan seru abis. tak hanya persahabatan saja, novel ini juga mengisahkan kehidupan cinta izza dan Refan, sahabat baik reza. yg awalnya berpandangan kalau cinta hanya akan merusak ketenangannya, akan membuat otaknya kacau, dan yg pasti akan berakhir tragis. namun semuanya berubah setelah dia bertemu dengan kembaran reza, yaitu izza. cewek bar-bar yg jutek dan dingin yg berani menegur bahkan melawan semua tingkah nakalnya disekolah. and then, akankah izza yg datang di GARUDA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ellen.ok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22. mantan
kring kring kring....
"kantin skuyy" ajak diva dan tania.
"kuylah" jawab semuanya selain izza. dia diam seribu bahasa sejak kehadiran darrel tadi pagi.
"izzaa woy" kaget zaki membuat izza menatap malas mata zaki.
izza hanya menautkan sebelah alisnya tanda bertanya apa.
"ikut kantin gak?" tanya zaki.
"hmm" izza hanya berdehem lalu berlalu meninggalkan mereka.
"lah si ogeb! kita yg ngajak kita pula yg ditinggal" kata zaki heran.
"itu bocil kenapa si re?" tanya kennath kepo.
"lagi badmood dia" jawab reza.
"badmood kenapa emangnya?" tanya ajeng.
"nanti juga lu pada tau" jawab reza mengendikkan bahunya.
"lu apaain sahabat gua hah?!" ucap diva dengan tatapan menyelidik dan jari telunjuknya mengarah ke wajah refan.
"paan? orang gue juga dikacangin ogeb" sungut refan kesal.
"nah itu pasti gara-gara lu rese kan?" tanya diva lagi dengan tatapan tajam. sementara yg lain menatap refan dgn tatapan penuh tanda tanya.
"apa sih div.. bukan gue! sejak anak baru masuk noh tu si andra jadi berubah gitu" jelas refan lalu berjalan melewati gerombolan kesengklekan itu.
"woy gua belum kelar ngomong repan!!" teriak diva kesal.
"doamat" jawab refan acuh dgn pandangan masih lurus berjalan kedepan. diva terus saja menggerutu karena kelakuan kulkas berjalan itu.
"mau kemana lu woy" teriak zaki saat refan sudah hampir sampai di ambang pintu.
"nyusulin si andra" jawab refan berteriak juga.
"bener tuh dia. kita nyusul aja lah" kata reza dan teman-temannya mengangguk.
sementara di kantin....
"beb.. please, maafin aku ya" ucap seorang cowok dengan rambut hitam pirang berhidung mancung dgn muka blasteran indo-london yg menggenggam tangan putih izza. yups, Darrel.
"lepasin" ucap izza datar.
'gila si izza sekarang sama bule pindahan woy'
'orang cantik emang bebas ya'
'terus refan dikemanain tuh'
'dahlah refan biar gue yg talangin'
'lu kira refan bill blanjaan apa gimana'
'sembarangan ae lu'
'baru aja mau gue embat tuh bule. udah keduluan aja'
'aku alim aku diam'
suasana kantin menjadi ribut oleh pertanyaan netijen yg melihat izza sedang duduk berdua dengan darrel yg bernotabene murid baru di SMA GARUDA.
"gak bakalan sebelum kamu maafin aku" pinta darrel memasang pupy eyesnya. dulu waktu mereka masih pacaran, disaat seperti ini lah izza akan merasa gemas oleh wajah tampan darrel yg imut setiap menampilkan pupy eyesnya. tapi tidak untuk sekarang!! sumpah demi apapun saat ini izza ingin sekali menonjok wajah itu.
"gue bilang lepasin" ucap izza dengan nada yg lebih dingin dari yg tadi. darrel sempat terkejut oleh perubahan sifat izza yg menurutnya tak sehangat dulu. tapi ya mau bagaimana lagi? berubahnya izza adalah salah darrel sendiri. luka bisa membuat tabiat sikap dan sifat seseorang berubah seiring dengan berjalannya waktu.
"gak akan pernah. maafin aku ya.. aku mau kita balikan lagi. kita mulai semua dari awal lagi" ucap darrel mantap.
"lepasin tangan gue. atau gue bikin tangan lo lepas hah?!" bentak izza yg mulai kehilangan kesabarannya.
'tukang rusuh pada kemana sih lama amat gak sampek-sampek dari tadi' gerutu izza kesal karena temannya tak kunjung datang.
"kamu kenapa berubah jadi keras gini sih?" tanya darrel mengelus punggung tangan izza.
izza langsung menepis kasar tangan darrel dari tangannya dengan sekali gerakan.
"lo tanya kenapa gue berubah? harusnya lo tanya ke diri lo sendiri!! kenapa lo bikin gue berubah kayak gini hah?!" maki izza yg sudah tersulut emosinya hingga refi keluar menguasai tubuh izza tanpa dimintanya. sehingga bola mata biru cantik itu berubah menjadi manik abu-abu pekat yg menakutkan.
"gue udah bilang buat lepasin dari tadi. tapi lo nuli, lo gak mau denger. dan oke, biarin gue yg bikin lo pergi dari sini dengan cara gue sendiri" ucap refi dingin yg membuat nyali darrel tiba-tiba menciut gemetar. bukan hanya darrel, bahkan seisi kantin dibuat merinding oleh aura dari refi.
"lo-lo siapa? lo bukan izza!" ucap darrel mencoba tenang. dia menyadari perubahan warna bola mata izza.
"siapa gue gak penting. gue minta lo pergi dari sini sebelum gue bikin lo pergi dari dunia ini" ucap refi dingin.
"gak akan sebelum izza mau maafin gue" ucap darrel kekeuh dgn pendirian awalnya pindah ke indonesia.
"hah jangan ngimpi" lirih refi pelan lalu meraih sebuah pisau yg terletak dimeja samping kanan nya. dan sejurus kemudian mata pisau itu sudah mengahadap sempurna ke arah darrel, dan siap menancap disana. namun pergerakan refi dihalangi oleh tangan kekar milik seseorang, refan.
"jangan ceroboh" ucap refan datar.
"lepasin. gue gak ada urusan sama lo fan" kata refi tajam.
"keluar lo dari tubuh izza" perintah refan menatap bola mata silver itu.
"lo pikir gue takut sama lo? temen lo itu izza. bukan gue!!" ucap refi santai dan perlahan mengarahkan pisau tadi kewajah refan. bukannya takut refan malah tersenyum miring.
'dia siapa sih? bola mata izza kan biru bukan silver. terus apa maksud omongan tuh cowok' batin darrel bertanya-tanya.
"lu pikir cuma elu yg pshyco? gue juga doyan darah kali" bisik refan ditelinga refi.
'lo gila ref!! balikin tubuh gue" marah izza.
'gak. gue mau bunuh ni orang, ganggu mulu kerjaannya' bantah refi.
'lo gak boleh sakitin refan ref!!! udah siniin" perintah izza mutlak. dan akhirnya refi menurut.
"andra.. tenang oke, gue tau lo gak sengaja ngeluarin refi. sekarang balik kesini ya, jangan ngerugiin diri lo sendiri please" ucap refan lirik mengelus bahu izza lembut. izza yg sudah mulai tenang pun mulai merubah warna bola mata itu ke warna semula.
'sebenarnya apa yg terjadi sama dia? kenapa bola matanya bisa berubah-ubah. terus kenapa juga ini cowok kayak tau banget soal izza. siapanya izza dia?' batin darrel yg semakin bingung.
greb....
"sorry fan.. hampir aja gue hilang kendali sampek refi hampir nyakitin lo" ucap izza lirih didalam dekapan refan.
"iya gapapa. lain kali jangan terlalu kepancing emosi lo sendiri. itu cuma bakalan ngerugiin diri lo sendiri" tutur refan lembut mengelus puncak kepala izza. sementara izza hanya mengangguk sambil berusaha menyembunyikan pipi merona nya.
'bujugile uwu banget dah'
'jiwa uwuphobiaku kumat tolong'
'ini jadi sama siapa woy'
'aww babang refan so sweet'
'gunung es bisa anget juga ya'
ekhem......
Darrel berdehem keras hingga menyadarkan kedua insan yg sedang asyik ber-uwuu ria.
"lo siapanya andra?" tanya refan datar setelah memalingkan pandangannya pada darrel.
"andra? siapa andra?" tanya darrel menaikkan sebelah alisnya.
"gue" jawab izza malas.
"kamu beb? sejak kapan nama kamu ganti?" tanya darrel heran.
"refiandra izza" jawab refan dingin.
"gue gak nanya ke elo" sinis darrel. izza memutar bola matamya malas, sedangkan refan masih setia dgn mode datarnya.
"gue tanya sekali lagi! lo siapanya andra?" tanya refan dingin.
"kenalin, gue pacarnya" jawab darrel pede.
jledarrrrrr
guntur disiang bolong slurr:'v
suasana hati refan memburuk saat itu juga. tatapannya berubah menjadi tajam dan mengintimidasi.
"apa-apaan!! gue aja gak kenal sama dia fan" ucap izza kepada refan.
"siapa lo?" tanya refan datar.
'busett ni orang auranya pekat banget dah. jadi merinding gua' batin izza ngeri.
"mantan pacar gue di london" ucap izza lirih dengan menunduk.
'jadi dia orang yg nyelingkuhin andra, hah penjilat! dia yg dulu nyia-nyiain sekarang dia juga yg ngeyel mau balik' refan merasa menang didalam sana.
"mantan pacar aja belagu lo" decih refan sinis.
"sekarang emang belom, tapi gue pastiin izza bakalan jadi pacar gue lagi" tegas darrel pede.
"gak usah ngimpi!! dia bakalan jadi milik gue" ucap refan menatap sengit darrel tapi telunjuknya mengarah pada izza.
'lah si refan apaan' batin izza linglung.
"cihh emang lo siapa ngomong gitu hah?!" bentak darrel tak terima.
"GUE REFAN ALASKA PACARNYA REFIANDRA IZZA!! JANGAN PERNAH GANGGUIN DIA, ATAU LO TANGGUNG SENDIRI AKIBATNYA!!" bentak refan lantang. entah mendapat hidayah dari mana dia bisa seberani itu mengungkapkan sesuatu yg selama ini mengganjal dihatinya.
deg.
'gila si kulkas. bisa mati berdiri gue kalo gini'
"minggir" ucap refan dingin lalu menarik izzanya untuk menjauh dari si hama darrel. enak aja hama, ganteng gitu dibilang hama woyy:'v
"liat aja nanti. gue bakal bikin izza balik lagi kepelukan gue" ucap darrel bersimrik.
"gue akan nyingkirin semua orang yg mengganggu jalan gue buat dapetin izza" remeh darrel mengepalkan tangan.
sementara didepan kantin...
"jadi anak baru itu mantannya izza toh" ucap diva manggut-manggut.
"pantesan dia dari semalem kepo bgt sama anak baru itu" tambah ajeng.
"jadi badmoodnya gegara itu re?" tanya diva kepo.
"hmmm"
"gila sih refan kulkas bisa gitu beuhh" sorak diva heboh.
"gak nyangka gue dia bisa semanis itu" tambah salma.
"keknya refan beneran jatuh cinta sama izza deh" timpal tania.
"bucinnya mode on bjirr" ucap ajeng terkekeh.
"gak salah gue percayain refan buat jaga izza" ucap reza tersenyum miring.
pletakkk...
"awww sakit ogeb" rintih reza kareka jidatnya dijitak zaki.
"lo abang macam apa si bukannya bantuin malah ikut nonton disini" maki zaki kesal.
"gue diem karena gue yakin refan bisa jaga princess gue" jawab reza santai.
jangan lupa like dan komen ya kak😚🙏
mᥲᥒ𝗍ᥲᥒ ᥲȷᥲ ᑲᥲᥒggᥲ 🤣🤣🤣🤣🤣
mabar