NovelToon NovelToon
Kepala Sekolah Hantu

Kepala Sekolah Hantu

Status: tamat
Genre:Dunia Lain / Spiritual / Matabatin / Penyeberangan Dunia Lain / Horor / Tamat
Popularitas:157.9k
Nilai: 5
Nama Author: ARSY AL FAZZA

TAHAP REVISI.
Dunia ini terlalu banyak di selubungi kejahatan. Salah satunya gangguan makhluk halus yang beredar di forum dunia pendidikan. Proses belajar mengajar terganggu dan ketakutan mencekam setiap harinya. Lorong-lorong panjang melewati ruangan kelas kosong di tengah malam membuat sekujur bulu kuduk merinding. Penampakan, suara jeritan dari dalam gedung sekolah, hingga rumor yang beredar mengabarkan kepala sekolah yang memimpin di sekolah favorit itu ternyata sosok iblis berwujud manusia. Meskipun begitu, sekolah tetap Berjaya berdiri dengan kekuasaannya yang menindas para guru, murid dan semua perangkat pekerja untuk melakukan semua kehendaknya. Tipu muslihat iblis memperdaya semua dengan senyumannya yang menyeringai. Simak kisah misterinya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSY AL FAZZA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hantaman

Kakak Pembina yang di temui Rinal tempo hari itu nama aslinya adalah Syura, kini dia menduduki sebagai guru IPA dan wali kelas 7 A. Amarah Rinal yang tidak senang merasa tersaingi. Dia mencari cara bagaimana melengserkan musuh sebagaimana seperti kakaknya Jasmin.

Wanita muda yang sering memakai jilbab besar itu menunjukkan kualitas kerja yang totalitas mengabdi pada Negara, Dia mendidik anak bangsa dan benar-benar menerapkan proses belajar mengajar yang disiplin. Kinerjanya yang di akui para guru sehingga Syura terhitung sebagai guru aktif yang selalu di cari dan di tunggu dalam setiap pertemuan rapat guru dan kegiatan resmi lainnya.

Sebelum terciptanya belajar yang aman dan tertib, ruangan harus bersih terlebih dahulu. Kebersihan ruangan IPA berlangsung melewati satu les pelajaran. Ruangan itu di penuhi dengan debu dan kotoran tikus. Suara jeritan ketakutan Nayla melihat bangkai tikus yang tergantung menggunakan tali.

“Ini namanya anak-anak usil yang nggak punya kerjaan. Mereka pikir buat begini jadi menarik perhatian teman-teman sekelasnya ketakutan terus nggak mau belajar praktek lagi? Ckcckk” gumam Syura menggeleng kepala.

“Tenang anak-anak, ini Cuma mainan saja. Ibu berharap ruangan ini secepatnya bersih. Bagi siswa-siswi yang tidak tahan dengan debu jangan lupa memakai masker” ucapnya sambil berjalan mengangkat patung kerangka tengkorak yang berdiri.

Syura melanjutkan gerakan menyusun alat peraga di dalam lemari. Dia memperhatikan bolongan yang tampak menembus di ruangan lain. Dia menuruni semua benda di dalamnya lalu mendorong lemari sekuat tenaga.

Di dalam ruangan ada ruangan rahasia lain yang terlihat dari bolongan lemari.

......................

Di sepertiga malam, murid-murid yang terbiasa melaksanakan ibadah sholat Sunnah Tahajjud dua rakaat terbangun mengambil air wudhu. Salah satunya Yumi yang membuka mata mendengar suara alarm berjalan keluar pintu. Setiap hari ini udara di asrama terasa sangat dingin, suara-suara meracau terdengar di lorong yang gelap dan sepi. Yumi berjalan berbalik tidak berani karena melihat bayangan aneh yang terbang menyorot mata bercahaya.

“Mimi, temenin aku ke kamar mandi. Kamu nggak sholat? Yuk Mi..”

“Duh Aku ngantuk banget Yum..”

Menunggu Yumi yang tidak mau menemani atau ikut mengambil air wudhu menetapkan mencoba memberanikan diri berlari ke kemar keran yang jaraknya dekat pintu. Dia masih menyalakan senter buru-buru mengambil air wudhu. Mukenah di pakai, sajadah membentang, dia mulai menjalankan sholat meskipun suara ketukan pintu di kamarnya terdengar keras.

Di dalam Tasyahud akhir, dia merasa ada yang berjalan dari belakangnya. Pintu terbanting terbuka lebar, angin kencang menghempas tubuhnya. Yumi berdoa meminta perlindungan pada Yang Maha Kuasa. Selesai sholat, dia melihat Mimi tidak ada di kasurnya.

“Mimi dimana?” gumamnya melihat ke kasur lain.

Dia melihat Mimi berdiri di depan pintu, dia berjalan semakin mendekati Yumi. Tangannya mencekik, menjerit mengangkat tubuhnya. Mimi kesakitan, para teman-teman satu kamar yang terbangun membantu melepaskan. Tinah di seret ke bawah kolong kasur, dia di tarik Saskia yang jeritannya tidak kalah histeris.

Hayatun berlari mengetuk pintu kamar, dia melihat sosok bu Pentol dari ujung ruangan lain. Langkah berbalik masuk melihat Tinah kesurupan. Dia membenturkan kepalanya sendiri di dinding, teman-temannya menahan Tina mencekik lehernya. Dia jatuh pingsan di angkat ke atas kasur.

“Tina, kau tidak ingin tau bagaimana caranya terbang dari atas atap? Ibu akan mengajarkannya pada mu” bu Pentol menggenggam tangannya berdiri di tepi atas gedung.

Di bawah sana banyak teman-temannya yang meninggal secara mengenaskan. Dia melihat bagaimana Deya terjun, berdiri menunjukkan tubuhnya yang hancur pertumpahan darah. Deya berjalan mendekati siswa-siswi lain. Dia menarik, menghantui hingga mengganggu murid yang dia kehendaki.

“Lihatlah Tina, kau adalah sasaran berikutnya”

“Arghh!” teriak Tina terbangun melihat teman-teman.

Tubuhnya panas, dia menggigil sampai pagi. Guru pengganti wali kelas 7 G berjalan masuk membawa baki panjang yang di atasnya ada semangkuk bubur dan air hangat. Sebagai guru pengganti, dia sudah akrab dengan murid di kelasnya. Bu Rina tersenyum memberi penguatan agar Tina tetap kuat dan melawan penyakitnya.

Di dalam kamar, Tina kembali mengalami mimpi buruk. Dia ketakutan membuka mata melihat sosok pocong berdiri menampakkan wujudnya. Tina berlari keluar, suasana gedung berubah mirip bangunan tua. Murid-murid yang bolak-balik dengan tugasnya masing-masing seperti tidak melihatnya berdiri. Dari atas, dia melihat baju yang di kenakan pada jadwal jam pelajaran olahraga berbeda dengan baju resmi sekolah.

“SSMS?” gumamnya mengeja pada baju.

Tulisan kepanjangan yang tidak terlalu jelas di bagian punggung. Bu Pentol berdiri di atas podium, pakaiannya sama sewaktu tadi malam. Tina berjalan melihat kelas-kelas yang di isi dengan wajah-wajah murid bergulat bangsa lain. Mereka menggunakan bahasa yang tidak dia mengerti.

“Wanita berambut pirang tadi bicara apa ya? Bahasa Belanda atau Jepang?” gumamnya lalu melirik siapa guru yang mengajar dari jendela.

“Tina! Bangun!” Dia membuka mata lagi.

Tampak seolah-olah terbangun dari dalam mimpin kemudian masuk ke mimpi lainnya. Tubuh Tina terasa sakit semua, dia menutup mata meminta Mimi menemaninya. Hari gelap sudah menjadi Tradisi di sekolah itu, di luar mendung sambung menyambung hingga pertengahan hari.

Di kantin sekolah.

Perkumpulan Yumi dan teman-temannya membahas buku setan berlanjut di sela menunggu pesanan bakso. Insiden kesurupan yang terjadi meyakinkan mereka bahwa bu Pentol mengincar siswi yang dia pilih untuk korban berikutnya.

“Aku lihat bagaimana cara bu Anu masuk ke dalam mimpi para murid. Si Tina terus-menerus memanggil namanya”

“Kok bu Anu sih Yum? Kenapa namanya nggak di sebutkan aja? Oh ya aku ngantuk banget nih kalau malam kamar berubah mirip kamar hantu” ucap Obe menguap menunjukkan matanya yang merah.

“Ya ntar kalau di sebut nama aslinya takut di dengar anak lain.”

“Kalau ngomongin hantu di stop dulu ya karena aku masih penasaran sebenarnya si Dira itu makin aneh sikapnya. Gimana misi selanjutnya? Kapan kita buka buku itu lagi?” tanya Kokom.

“Belum pasti, bu Herli buntuti aku mulu. Kamu ada pendapat nggak Yum?” Petrok sambil melahap bakso yang tersaji di atas meja.

“Nanti malam jam istirahat kita ketemu di depan labirin, aku mau mengaitkan semua simbol yang sama. Tapi kita jangan sampai ketauan”

Di meja dekat ada Hayatun yang menguping pembicaraan mereka. Dia memberitahu semua yang dia tau pada bu Perpus. Tepat di malam hari sesuai perjanjian yang di tentukan, Hayatun mengikuti mereka dari jarak yang sangat jauh. Begitu pun dengan bu Herli, dia tidak sabar mengambil buku tengkorak hitam. Di dekat pintu masuk Labirin Yumi menunggu teman-temanya datang. Dia hadir lebih awal untuk memastikan keadaan sekitar. Pandangan melihat ada bayangan di balik celah rerumputan mengendap-endap membungkuk. Dia menyorot senter melihat sosok yang di lihat itu bukanlah hantu.

1
👑Keluarga author
💝
Mr.Cho
mengambil alih dunia alam lain
31
setan alas si nenek tua
Jasmine
lanjut jangan mandek
Univ. MD
nenek licik
sigma
nek kamu manusia atau setan?
Libra ♎ Tetangga ujung
nek eda masih aman sentosa ini
Al azhar
like
Tanah Karo
nek 😤
Mihrab
ikut senang maknya Ririn sehat
Mihrab
kalau gini si penyusup kepo denger sekolah viral. weekkk
Mihrab
neraka ya. bawaan lahir 🤣
💝Spoiled
pasukan julit gak suka sama tingkat rinal. tu lambe turah yak🤣
Berry
lanjut penasaran
♥Kumna
huuu
♥Kumna
keren 😎👍👍👍👍 ku suka
Kapsul🐴Grup D
awal bab w pikir pentol 100 % wedok
Kapsul🐴Grup D
resep bikin topi buatan seperti pentol ada nggak???? ngakak tambah geli topi cahaya hijau
Hijau Daun 🍃
makan apa ya 😬😬😬
Emak Linda🌹
bocann
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!