NovelToon NovelToon
Sebening Dukamu

Sebening Dukamu

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Obsesi / Spiritual / One Night Stand / Tamat
Popularitas:321.1k
Nilai: 5
Nama Author: Alinatasya21

Tiara Chandani Putri terpaksa menikah dengan seorang pemuda yang tidak dicintai olehnya, lantaran terjebak cinta satu malam dengan seorang pemuda yang bernama Gala Abiseka Giyantara disebuah cafe ternama dikotanya. Ia dijebak oleh sahabatnya yang bernama Viola Arzeta. Viola yang sangat iri dengan ketenaran dan kecantikan serta pesona Tiara yang kerapkali menjadi momok menakutkan baginya, ia pun merasa kalah saing dengan Tiara yang selalu disanjung dan digandrungi oleh para lelaki dimana pun Tiara berpijak. Sehingga terbesitlah pikiran kotor Viola untuk menjebak Tiara lewat minuman yang telah dicampuri obat perangsang olehnya. Bagaimanakah Tiara mengatasi kemelut hidupnya? sedangkan ia sendiri sudah memiliki calon suami yang sangat dicintai olehnya, yakni Brama Adyaksa Kyswara. Sebelum ia sendiri terjebak bersama Gala Abiseka Giyantara? mari simak kisahnya dalam novel "SEBENING DUKA MU!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alinatasya21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Di Blokir

"Assalamu'alaikum, Tiara jangan lupa sholat Maghrib!" isi pesan Gala Abiseka.

Tiara yang sedang menantikan kumandang adzan Maghrib pun, segera membuka ponselnya yang ia kira itu adalah kiriman pesan dari calon suaminya Brama Adyaksa Kyswara yang kerap kali memberikan perhatian khusus untuknya.

"Dia lagi, menyebalkan sekali! aku kira Mas Bram. Tumben Mas Bram tidak memberi kabar? malah pria tak berhati itu yang menghubungi ku." Tiara pun mengabaikan isi pesan Gala Abiseka, ia lebih memilih untuk fokus menunggu adzan Maghrib sambil mengulangi kembali hafalan Qur'annya agar tidak hilang begitu saja, tertutupi oleh kesalahan dan dosa yang pernah di perbuatnya.

"Gara-gara kehadiran laki-laki itu hidup ku menjadi rumit seperti ini. Sungguh, aku sangat malu pada diriku sendiri, juga kepada sang pencipta ku. Aku malu kepada keluarga ku, pada teman-teman semua dan seisi dunia jika mereka mengetahui betapa hinanya diriku ini. Aku malu dengan hijab yang aku kenakan, rasanya diri ini begitu sangat kotor. Aku sangat membencimu Gala Abiseka." Tiara pun kembali menguraikan air matanya. Dirinya tidak konsentrasi untuk mengulangi hafalannya.

Sampai adzan berkumandang dan menjalankan ibadah sholatnya pun Tiara masih terus menangis. Ia tidak sanggup menahan segala penderitaannya. Tiara menangis di hamparan sajadahnya, ia terus memohon ampunan atas segala dosa-dosanya.

"Ya Allah, masih adakah kesempatan untuk hamba memperbaiki diri ini? hamba telah kotor. Hamba telah melakukan perbuatan zinah tanpa di sengaja. Jika Siti Maryam mengandung dan melahirkan keturunan yang suci setara nabi Isa bin Maryam tanpa suami, itu semua atas kehendak-Mu ya Rabb. Ia suci tanpa noda, tidak ada seorang laki-laki pun yang menyentuhnya bahkan karena ketaatannya Engkau pun memberikan makanan dan buah-buahan yang nikmat dari surga dihamparan sajadah untuknya lantaran kesholihannya sedangkan aku hanyalah hamba yang lemah wanita yang hina yang tersentuh dan ternoda oleh laki-laki yang sama sekali sangat asing bagi ku. Aku hanyalah kubungan yang hina, yang kotor dan tak berarti apa-apa."

Tiara menitikkan air mata kesedihannya. Ia benar-benar tidak sanggup menerima cacian dan makian dari orang-orang jika nantinya semua orang mengetahui jika dirinya telah kotor dan ternoda.

Tiara terus menghiba di atas hamparan sajadahnya. Ia mengadukan semua isi hatinya kepada sang pemilik kehidupan. Karena hanya dengan bersandar dan mengingat Allah hatinya menjadi tenang.

Sementara di sisi lain, tampak Gala Abiseka terus mematut dirinya dihadapan ponselnya. Ia menunggu balasan pesan dari Tiara.

"OMG, dari tiga puluh menit yang lalu tidak ada sedikitpun balasan isi pesannya. Padahal, aku berharap ia memiliki sedikit simpati pada ku. Orang sudah tampan seperti ini!" gumam Gala Abiseka sambil mematut dirinya didepan cermin.

"Kalau mengenakan koko dan sarung seperti ini aku berasa menjadi seperti ustadz kondang. OMG, wajah ku mirip sekali dengan dokter Brama. Bedanya, aku tidak memiliki bulu-bulu halus menghiasi wajah sepertinya bisa-bisa nanti di bilang kembaran. Kembar tapi beda, hemmm ... namanya juga saudara sepupu pasti ada mirip-miripnya." Abiseka terus berbicara sendiri di depan cermin.

Ini adalah pertama kalinya Gala Abiseka melaksanakan ibadah shalat, setelah sekian lama ia meninggalkannya karena terus tenggelam dalam aktivitas musiknya. Tidak ada lagi waktu untuknya menikmati manisnya beribadah kepada Rabb-nya. Namun kehadiran Tiara dan peristiwa satu malamnya dengan wanita tersebut benar-benar merubah hidupnya.

"Tiara, hadirmu benar-benar mengalihkan duniaku. Kurasa dirimu memang ditakdirkan untukku. Menemani hari-hariku yang selama ini penuh dengan gelimangan dosa dan kemaksiatan. Hadirmu benar-benar mewarnai hidupku. Dirimu benar-benar seperti pelangi yang turun setelah hujan badai, ibarat diriku yang pernah rapuh kini kembali semangat menjalani kehidupanku meskipun saat ini kau belum menerima ku menjadi sosok yang berarti dalam hidupmu. Aku pastikan suatu saat nanti kau pun akan mencintaiku Tiara Chandani Putri!" gumam Gala Abiseka dengan terus membayangi wajah Tiara. Sosok wanita yang kini telah membuatnya tergila-gila.

Dering ponsel milik Gala pun berbunyi, sehingga melenyapkan segala lamunannya tentang Tiara.

"Assalamu'alaikum, ada apa An?" tanya Gala yang dengan slow-nya mengangkat panggilan telfon dari dari Andre salah satu anggota group band-nya.

"Wa'ala-ikumsalam," Andre pun menjawab salam dari Gala Abiseka dengan sedikit penjedaan . Pasalnya, vokalis band mereka tersebut hampir tidak pernah mengucapkan salam kecuali sebutan kata hallo, hay, ketika sedang menjawab telepon ataupun bertemu secara face to face.

"Tumben loe menyelipkan kata salam keberkahan bro, biasanya nggak pernah. Ada angin apa gerangan?" tanya Andre dengan rasa tak percayanya melihat perubahan sikap vokalis band Gyantara grup tersebut.

"Memangnya nggak boleh, aku kan seorang muslim!" pungkas Gala dengan gaya santainya. Membuat Andre semangkin merasa aneh mendengar ucapan Gala.

"Baiklah, terserah loe saja! akan tetapi malam ini jangan lupa latihan ya di studio music kita?" ucap Andre mengingatkan.

"InsyaAllah, aku tidak janji bisa datang atau tidak. Jika aku tidak datang mohon diwakilkan oleh teman-teman lainnya, atau suruh Daniel saja untuk menggantikan aku." Gala Abiseka mulai membatasi ruang geraknya di dunia musik.

Untuk sementara waktu, Gala ingin fokus menyelesaikan permasalahannya dengan Tiara. Setelah itu, barulah ia akan kembali dengan dunia musiknya, yang tentunya tidak lagi sefokus dulu. Mengingat ada Tiara di sisinya, begitulah dalam angan-angan Gala Abiseka sekarang. Padahal yang diimpikan jauh api daripada panggang.

"Mana bisa begitu bro? kau harus datang jika tidak ada dirimu maka studio kita tidak ramai." Andre terlihat keberatan mendengar ucapan Gala sahabatnya.

"Aku mohon pengertian kalian, aku benar-benar ada urusan dan kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Ini menyangkut masa depan hidupku!" terang Gala yang belum siap menceritakan duduk permasalahannya pada teman-temannya. Cukup dirinya, Daniel dan Brama sepupunya yang sementara waktu mengetahui permasalahannya bersama Tiara.

"Up to you man! apapun permasalahan mu semoga bisa di selesaikan secara baik-baik. Jika ada hal yang menjadi beban mu ceritakanlah kepada kami, jangan dipendam sendiri. Kami siap mendengar segala keluh kesahmu!" ucap Andre yang merasakan ada keanehan dari diri sahabatnya. Namun, dirinya tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan Gala Abiseka sahabatnya.

"Sudah dulu ya man, aku ada urusan penting sekarang!" Gala tidak betah lagi berlama-lama ngobrol dengan teman-temannya, yang ia pikirkan hanyalah kedukaan yang menyelimuti hati Tiara setelah kejadian panas tersebut. Seolah bagi Gala Tiara adalah segalanya.

Andre pun mengakhiri percakapannya, dirinya pun merasakan hal yang berbeda dari vokalis band Gyantara music group yang telah menaungi mereka selama ini.

"Kenapa si Gala terlihat sangat aneh? apa yang sebenarnya terjadi? kenapa semenjak malam party tersebut Gala jadi berubah?" serentetan pertanyaan menghiasi benak Andre Widyatama. Namun, dirinya tidak ingin terlalu ikut campur mengenai urusan pribadi sahabatnya.

Sementara, Gala segera menyambar kunci mobilnya ketika menyadari nomor telfon dan whatsapp-nya diblokir oleh Tiara.

"Tiara, kau jangan coba-coba bermain-main dengan ku. Malam ini juga aku bisa menikahi mu ke penghulu, jadi jangan coba-coba untuk menghindariku."

Wajah Gala terlihat merah padam setelah mendapati nomor ponsel Tiara tidak bisa lagi ia hubungi.

"Jangan salahkan aku jika aku melakukan hal yang tak lazim pada mu! Kau sendiri yang telah memancing emosi ku. Berani-beraninya kau memblokir nomor ku!" sentak Gala Abiseka dengan emosi yang tak terkontrol. Ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju toko herbal milik Tiara.

1
Shifa Burhan
kenapa novel selalu membuat pemeran utama wanita seolah wanita paling sempurna, paling baik, ibarat berlian, wanita sholeha, dibuat kayak lelaki yang mendapatkannya adalah lelaki paling beruntung
tapi fajta dalam cerita pemeran utama wanita adalah wanita yabgvpalong banyak melakukan kesalahan fatal dan munafik

contoh tiara seolah wanita paling sholeha, wanita paling baik, wanita paling sempurna, dan lelaki yang mendapatkan tiara adalah lelaki paling beruntung didunia

tapi ini fakta tentang tiara
*istri munafik marah besar karena suami nya ada wanita lain tapi tidak sadar diri kalau dia berkali berharap pada lelaki lain
*istri laknat berstatus istri tapi mengharapkan pria lain
*istri laknat berkali2 mengatakan cerai (dalam islam wanita yang mengatakan satu kali kata cerai saja udah dilaknat, apalagi berkali2, aku bawa agama soalnya author menggambarkan seolah2 tiara adalah wanita paling sholeha)
*istri laknat yang selalu membanggakan pria lain
*istri laknat yang pergi dari rumah
*istri laknat yang selalu meninggikan suara pada suami
*istri laknat selalu membangkang
*istri laknat selalu merendahkan harga diri suaminya
*istri laknat yang membuat suaminya diremehkan pria lain
*istri laknat yang tidak bisa menjaga harga diri suami dan rumah tangganya

wanita kayak gini yang kalian banggakan

miris pola pikir kalian yang menggambarkan wanita sholeha
Zayna Khanza
terlalu cpt abi berkata seperti itu,wajarlah istrimu masih mancintai mantan clon suamix krn bru beberapa waktu klian menikah,seandaix udah berbulan2 atau bertahun
Mommy QieS: Terimakasih, sudah mampir kemari Kak. Setelah hampir tiga bulan author Hiatus baru muncul lagi di sini.😊🙏🙏
total 1 replies
bunda syifa
Luar biasa
Mommy QieS: terima kasih, Kak
total 1 replies
wndanaomi
Luar biasa💗💗💗😇
Mommy QieS: terimakasih kak.😊😘
total 1 replies
Mommy QieS
I Like My Karya
Defan_12
viola, ente bener- bener ye, musuh dalam selimut /Facepalm/ wkwkwkwk
Satti Iyem
masa Alloh taa barokallah ngiri aku ☺☺☺
YuWie
sahabat kok mslah jadi musuh dalam selimut
Mommy QieS: iya kak, teman makan teman
total 1 replies
Lilik Juhariah
sediiiih banget bacanya
Mommy QieS: terimakasih sudah mampir kak
total 1 replies
Sena judifa
muara cinta kita hadir thor
Sena judifa
salah...karena km lah penyebab bram berpisah jika dia tau kekasihx terpaksa tdr bersama Gala
Deliz Diaz Dla FM B
Extra part dong
Sena judifa
muara cinta kita mampir thor
Sena judifa
oh viola ini suka sm Bram y
Sena judifa
jika bram bijak dia bisa menerima tiara
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Sena judifa
mAmpir thor
Sena judifa
teman macam apa itu
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Sena judifa
benar2 bs perang dunia nih...muara cinta kita mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!