Novel ini. Sekuel dari Novel (Mengejar Cinta Istri Yang Kabur)
Yang berfokus pada kehidupan anak-anak dari pada Tokoh-tokoh utama di Novel Mengejar Cinta Istri Yang Kabur.
Terutama Arga.
Dengan semua dendam yang menumpuk di dalam hatinya, karena suatu peristiwa yang merenggut seseorang yang ia sayanginya.
Arga pun terjebak dalam Cinta yang salah, semakin membuat rumitnya kehidupan yang harus ia jalani.
Arga juga memiliki kepribadian yang sama persis seperti Papahnya yaitu Kaisar. Kejam dan Sadis!
💮💮
Bagi yang belum membaca cerita Mengejar Cinta Istri Yang Kabur. Ntor sarankan untuk membacanya terlebih dahulu ya, agar tahu asal mula Arga dan seperti apa kehidupan waktu kecilnya.
Terimakasih 🙏
Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini.
Mohon dukungannya 🤗🤗
Love banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acih Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 22. Arga Dan Shi Menikah
Selamat! Membaca 🤗
"Bagaimana menurutmu Ben?"
"Ide yang bagus Tuan, tapi ini sangat beresiko berat jika sampai Tuan Kaisar mengetahui siapa Gadis itu sebenarnya."
"Tidak masalah, selama aku dan kau bisa menutup rapat tentang siapa Gadis itu sebenarnya, Papah dan Mamah tidak akan mengetahuinya, tapi masalahnya!"Arga terdiam sejenak memikirkan kata-kata Shi yang menolak untuk menikah dengannya.
"Apa Tuan? Apa ada sesuatu yang mengganggu Anda?"
"Gadis itu menolak untuk menikah denganku."
'Tentu saja dia akan menolak! Dia tiba-tiba dibawa ke sini secara paksa lalu anda mengancamnya dan memperlakukan dia tidak baik. Tentu saja dia tidak akan mau menikah dengan anda' batin Ben.
"Anda tenang saja Tuan, jika di bujuk secara baik-baik Gadis itu tidak mau menikah dengan anda, kita gunakan cara yang lain."
"Maksudmu?"
"Anda sudah terlanjur mengancam Gadis itu, jadi lanjutkan saja kita ancam dia dengan cara yang ekstrem yang membuat dia takut setengah mati sehingga dia menyetujui permintaan Nyonya Lisa agar kalian segera menikah."
Tanpa berpikir panjang, Arga menyetujui usul dari Ben.
"Lakukan apa yang kau bisa Ben."
"Baik Tuan."
Sesegera mungkin Ben meluncur ke Apartemen untuk membawa Shi ke Markas.
Bukan untuk menyiksa Gadis itu tapi Ben ingin menunjukkan sesuatu pada Shi.
"Kenapa anda membawa saya ke sini?"
"Tenanglah Nona, selama anda patuh. Tidak akan terjadi apapun pada anda, nikmati saja tontonan yang ada di hadapan anda."
Shi didudukkan di sebuah kursi dengan sandaran yang panjang menghadap ke layar seperti televisi besar yang menempel di tembok.
Bukan untuk menonton televisi atau menonton Channel YouTube, tapi Ben menunjukkan tayangan Live di sana.
🕊️🕊️🕊️
Setelah Live diputar selama beberapa menit Shi sudah mulai merasakan gemetntar di seluruh tubuhnya.
Ya.
Dengan jelas Gadis itu menyaksikan seseorang yang tengah disiksa oleh Algojo di Ruang penyiksaan yang pernah ia tempati selama beberapa jam ketika pertama kali di cilik Arga.
Bukan hanya ada Algojo di sana, Arga pun tengah duduk santai di kursi kebesarannya sambil menyaksikan penyiksaan yang sedang dilakukan sang Algojo.
"Apa ini? Apa maksud dari semua ini?"Panik Shi.
"Saya sudah bilang, anda cukup menikmati saja tontonan yang ada di hadapan anda, setelah anda selesai menyaksikan tayangan itu saya akan menjelaskan semuanya. Jadi nikmatilah dan tutup mulut Anda."Kata Ben yang tengah berdiri tepat di belakang Shi.
Shi menutup rapat matanya ketika menyaksikan Algojo menyayat pergelangan tangan seorang Pria yang tengah di iklan di sebuah tiang.
Tiba-tiba mata Sih menatap lekat Pria itu, di saat wajah si Pria berada penuh di layar monitor.
Shi seperti mengenali Pria yang tengah berada di Ruang Eksekusi milik Arga.
'Ya. Dia karyawan Papah'
Akhirnya Shi dapat mengingat wajah Pria yang tengah dieksekusi oleh Algojo dan Arga.
Pria itu tak lain tak bukan adalah, anak buah Jason dan Piter,
tapi Shi mengiranya jika itu Karyawan Papahnya.
"Apa yang kalian lakukan padanya?"
"Tentu saja mencabut nyawanya,"sahut Ben dengan entengnya.
"Kenapa kalian sekejam ini! apa salah Pria itu sampai kalian menyiksanya seperti ini?"
"Jika dijelaskan anda tidak akan mengerti Nona, anggap saja ini sebagai peringatan untuk anda. Jika Anda berani macam-macam pada Tuan saya. Bisa saya pastikan, di lain waktu yang ada di Ruang penyiksaan itu bukan hanya kaki tangan dari Papah anda melainkan Papah anda sendiri yang berada di sana."
"Anda mengancam saya?"
"Tidak! Saya hanya memberi sedikit peringatan pada anda, tapi jika anda menganggap itu sebuah ancaman saya ucapkan terimakasih."
"Apa yang kalian inginkan dari saya?"
"Tidak ada! Tidak ada apapun yang kami inginkan dari anda Nona, kami hanya meminta agar anda patuh pada Tuan Arga dengan apapun yang diminta dan dikatakan olehnya."
"Jadi lelaki itu menginginkan saya menjadi budaknya?"
"Astaga! Anda berlebihan sekali Nona, tapi tidak apa-apa. Sepertinya itu jauh lebih baik daripada anda harus menyaksikan Papah anda dieksekusi sama seperti Pria itu,"kata Ben, sambil menunjukkan layar di depan Sih yang merekam jelas detik-detik si Pria meregang nyawa akibat siksaan dari Algojo dan Arga.
"Kalian sungguh kejam! Terutama tuan Arga, saya tidak tahu terbuat dari apa hatinya hingga dia bisa sekejam itu menyiksa seseorang yang tidak bersalah."
"Cukup! daripada tenaga anda habis dipakai memakai Tuan Arga, lebih baik anda mengatakan iya. Jika anda akan mematuhi apapun yang dikatakan Tuan Arga."
Tanpa berpikir panjang lagi Shi pun menyetujui permintaan dari Ben, karena keselamatan Jason adalah yang utama baginya.
Shi tentu tidak pernah mengetahui sisi gelap Papahnya.
Yang ia tahu Jason adalah Pria yang dermawan, lembut, baik hati, penyayang dan tidak memiliki catatan buruk dalam hidupnya, Jason adalah Pria sempurna di mata Shi.
Dia takut jika sampai Jason diperlakukan sama seperti Pria yang baru saja mati di tangan Algojo.
"Bagus! Anda telah memberikan keputusan yang tepat Nona, mulai dari sekarang patuhi apapun yang dikatakan oleh Tuan Arga dan turuti apapun yang diminta oleh beliau. Anda mengerti!"
Shi mengangguk dengan tidak ikhlas, karena jauh di dalam lubuk hatinya ia masih menyimpan dan menyusun rencana untuk bisa melarikan diri dari Arga.
********
Singkat cerita Arga dan Shi pun menikah secara sederhana.
Raut bahagia terlihat sangat jelas di wajah Lisa, akhirnya ia bisa bernafas dengan lega karena putra sulungnya itu melepas masa lajang.
Tapi di pernikahan ini Arga meminta satu syarat pada Orangtuanya, yaitu!
Agar pernikahannya di rahasiakan dari muka umum.
Hanya keluarga terdekat saja yang mengetahui pernikahan Arga dan Shi.
Meskipun Lisa dan Kaisar sedikit keberatan, tapi pada akhirnya mereka pun menyetujui permintaan Arga.
Dan saat ini Arga dan Shi resmi menikah dan menjadi sepasang suami istri.
Bagaimana kedepannya dengan hidup Shi pasca menikah dengan Arga?
Apakah hidupnya akan bahagia?
Atau justru sebaliknya, mengingat Arga yang begitu membenci Jason.
Dan apa jadinya jika Kaisar tahu jika Sih adalah Putri Jason.
🕊️🕊️🕊️🕊️
BRAK!
BRAK!
BRAK!
Suara benda-benda berbenturan memenuhi Ruang Kamar seorang Gadis, yang sudah seperti kapal pecah karena ulahnya sendiri.
"Cukup Jessie. Kau tidak boleh seperti ini."Teriak seorang wanita paruh baya yang menyaksikan kekacauan di Kamar anaknya.
Ya.
yang mengacak-ngacak dan melempar-lempar barang itu adalah Jessie.
Ia marah, kecewa dan tidak terima karena Arga menikahi wanita lain, padahal ialah yang sudah menunggu Lelaki itu sejak dulu.
"Tidak bisa seperti ini Mah! Kenapa Arga bisa menikah dengan Wanita itu, harusnya aku tanya menikah dengan Arga."
"Sudahlah Jessie, untuk apa kau menangisi Lelaki itu. Biarkan saja dia menikah dengan siapapun."
"Tidak bisa seperti itu Mah. Aku mencintai Arga, aku tidak bisa melihat dia bersanding dengan Wanita lain selain diriku."
Bersambung....
🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️
Terimakasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏
Minta dukungannya ya 🙏🤗
Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini 🤗🙏
Lope banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️
tp up nya lambat bgt sih Thor ...
semoga bisa normal LG ya bisa up tiap hari LG
semoga cerita nya bisa sampe end
tp ko tumben dikit bngt ya Thor 🤭
padahal seru bgt nih cerita Arga dewasa