NovelToon NovelToon
tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Dikelilingi wanita cantik / Janda / Cerai / Tamat
Popularitas:387.1k
Nilai: 4.8
Nama Author:

Aaaggghhh Aaaggghhh kenikmatan yang aku rasakan jauh berbeda dengan yang ku rasakan saat aku melakukan hubungan seksual bersama suami ku sendiri, dia tetangga ku yang membuat bulu kuduk ku selalu berdiri,, dia mencium ku dengan lembut dan mesra.. Menyisir setiap kulitku,, dari leher hingga ke dua buah dadaku.. Dia meremas ku dengan sangat lembut.. Melintit dua puting kedua nya dan memainkan nya bahkan suamiku sendiri yang merasa jijik akan hal itu tapi justru aku mendapatkan nya dari tetangga ku..

BAB 22

Sejak hari ituu,, suamiku mengganggap ku seperti seorang wanita yang udik..

Aku tak pernah memperhatikan penampilan ku sejak awal.. Aku tak menyangka jika suamiku bisa berselingkuh dariku..

Sejak awal hari pernikahan kita ku pikir suamiku bisa menerima ku apa adanya.. Tak suka jika aku berdandan dan berpenampilan yang begitu menyolok... Sama seperti saat aku kuliah,, aku berpenampilan biasa saja bahkan seperti seorang lelaki..

Bahkan Dia tak pernah mengucapkan kata-kata pedas saat kami sama-sama remaja,, hingga aku baru tau semua setelah kami menikah..

Sikapnya sangat berubah tak seperti saat kami sedang pacaran. Dia selalu mengucapkan kata-kata pedas dan itu sangat teringat jelas di dalam pikiran ku hingga sekarang

Kini aku termenung di dalam rumah yang kosong itu ,, memikirkan segalanya.. Memikirkan saat-saat dia tak pernah menyentuh ku,,

Ku coba untuk pejamkan kedua mata ini dengan di temani Malam yang sangat dingin...

Aku menoleh ke arah pintu,, aku yang menunggu kehadiran Oliver tapi tak kunjung datang malam itu.. Hatiku sangat kecewa ku pikir Oliver akan menemani ku seperti hari-hari sebelum nya

Aku berfikir tak mau jika lebih dulu aku yang menghubungi nya karena aku takut mengganggu saat - saat dia menghabiskan waktu bersama dengan istrinya..

Hatiku begitu sangat risau ..

Pikiranku melayang entah kemana sampai telingaku mendengar Rintik hujan yang semakin malam semakin deras.. Hujan di luar rumah se akan mengiringi kesedihan ku.. Petir-petir yang menyambar ke bumi se akan ingin menjemput ku untuk segera pergi ke dunia lain . .

Malam itu pun aku lalui seorang diri hingga tak tahu kapan malam itu berakhir..

Suara ayam di pagi hari membangunkan aku dari tidurku malam itu..

Dan saat ku mulai membuka mata aku merasakan seperti ada seseorang yang memelukku, aku menoleh ke arah samping ku betapa bahagianya aku saat melihat Oliver yang masih terlelap dalam tidurnya

Aku memandangi wajahnya dan sempat aku meraba nya,, meraba wajahnya yang halus dan berkilau,, betapa bahagianya aku bisa mengenal dirinya

Wajahnya yang sangat menggodaku dan sikapnya yang halus serta sangat penyayang membuatku lupa akan dunia yang aku miliki..

" Kenapa aku merasa tenang jika Oliver berada di samping ku " Lirih ku dalam hati

Dan aku mulai tersenyum saat melihatnya yang masih belum juga membuka kedua matanya

Beberapa menit telah berlalu,,,

" Pagiiiiii " Sapa ku saat melihat ada pergerakan di kedua bola matanya

" Hemmm Pagiiii juga sudah bangun? " Jawab Oliver dengan suara seraknya

" Sudah, kamu kapan datang kesini? " Tanya ku kepada Oliver

" Tadi malam saat kamu sudah terlelap dan saat hujan deras sedang membasahi bumi aku berlari menuju ke rumah ini " Jawab Oliver kepadaku

panggilan yang masuk yang terus menerus

dari ponsel ku se akan mengiri kesedihan ku malam tadi hingga pagi ini

Joy yang tak henti - hentinya terus melakukan panggilan masuk ke ponsel ku..

Hingga aku memutuskan untuk memastikan ponsel ku..

" Aku kira kamu tidak akan kesini? Aku takut kamu akan meninggalkan aku dan joy dari tadi malam terus saja menghubungi ku,, aku takut jika joy tiba-tiba ada disini " Jawabku dengan menekuk wajahku ke arah Oliver

" Hmm tidak mungkin aku akan melupakan mu begitu saja, tenang saja joy tidak akan tau dimana kamu berada, malah lebih baik kamu mematikan ponsel mu seperti sekarang ini,, sudah saatnya kamu melupakan joy ,, jangan lagi mengingat nya..

oh iya apa yang akan kamu lakukan hari ini? " Tanya Oliver kepadaku yang membuat tubuhku seketika menegakkan pundak ku untuk duduk di atas ranjang

" Iya kamu bener, mulai sekarang aku berjanji tidak akan mengingat joy lagi dan Aku tidak tau mau melakukan apa hari ini, tolong ajari aku dong untuk bisa berdiri dengan kakiku sendiri, aku ingin bekerja tapi binggung " Jawabku yang meminta pendapat kepada Oliver

" Hmmm bekerja, kamu punya ke ahlian apa? Dulu kamu sempat kuliah kan? Atau hanya lulusan SMA? " Tanya Oliver kepada ku

" Hmm ngejek ya, gini-gini aku lulusan s1 jurusan tata boga ya, oh iya bagaimana nasib ku aku kan masih jadi istri nya joy secara hukum " Jawabku kepada Oliver

" hmm bener juga tapi kalau kamu menghubungi joy tidak akan menyelesaikan masalah untuk sekarang, lebih baik kamu buktikan sama joy jika wanita udik dan dia sia-siakan bisa menjadi wanita hebat. Tata boga? Berarti kamu pintar memasak dong, kamu mau jualan kue atau apa gitu nanti biar aku bantu untuk mempromosikan nya " Ucap Oliver kepadaku

" Hmmm baiklah, semangat mulai hari ini aku akan berjuang sekuat tenaga dan aku yakin aku pasti bisa dan bagus juga ide darimu tapi aku gak mau masak memasak atau bikin kue semua itu hanya membuatku untuk mengingat joy saja " Sahutku kepada Oliver

" Hah? Terus bagaimana? " Tanya Oliver kepadaku " Ya udh gini aja dech aku yakin dengan rencana ku kamu pasti suka " Ucap Oliver lagi kepadaku

" Apaan? Jangan membuatku penasaran " Jawabku kepada Oliver

" Gak usah banyak tanya ayo mandi ikut aku " Ucap Oliver kepadaku

" Iya iya aku mandi sekarang " Jawabku dengan nada lesu

Pagi itu hari itu Oliver dengan semangat membantu ku untuk menemukan jati diriku.. Dia mengajariku banyak hal..

Jati diri yang telah hilang sejak dulu, hari ini aku bertekad untuk memulai hidup yang baru..

Sekuat hati ku, sekuat tenaga ku aku mencoba untuk menghilangkan bayang - bayang joy dari pikiran ku yang selama ini membayangi ku

*

*

Satu bulan telah berlalu..

Kini aku sudah mempunyai toko bunga sendiri...

Oliver yang telah membuat ku seperti ini

Dia mengajariku banyak hal.. Membuatku kuat dan berhasil membuat ku bisa berdiri tegak seperti ini tanpa bantuan dari joy..

Memang hanya kedai kecil yang aku miliki,, tapi semua itu bisa membuatku lupa akan bayang - bayang joy yang selalu menghantuiku

Semua kesibukan ini membatuku untuk melupakan pikiran tentang joy..

Sejak saat itu aku tak pernah mengangkat telepon masuk dari joy.. Aku mengabaikan semua tentang joy

Kini aku sedang berada di toko kecilku merawat Bunga-bunga yang mekar seperti seorang anak bagiku.. Ku siram dia setiap hari dan aku beri pupuk setiap pagi..

*

*

Dan saat aku sedang sibuk merawat semua bungaku aku tak menyadari sepasang dua bola mata sedang mengawasi ku di ujung jalan sana...

Aku tak tahu dia siapa,, pria dengan tubuh besar memakai hem berkera warna biru muda senada dengan warna langit saat ini dan memakai celana kain yang panjang dengan sepasang sepatu fantofel..

Dia memakai kaca mata hitam dan mengarah kan pandangan nya ke arah ku .. Aku hanya mengamatinya dari kejauhan dan aku tak berniat sedikit pun untuk menghampiri nya...

Aku memutuskan untuk masuk ke dalam kedai ku,, aku takut jika dia akan berbuat jahat kepadaku..

Beberapa saat kemudian...

Aku yang masih sibuk melanjutkan pekerjaan ku merawat semua bungaku yang ada di dalam kedai..

Aku mendengar ada suara ketukan pintu yang membuatku sangat terkejut..

" Tokkk tokkkk " Suara yang di ucapkan oleh Oliver,, " Sedang sibuk kah nona ini " Ucap Oliver lagi yang menggodaku pagi itu..

Kedai ku tak mempunyai pintu sehingga siapa saja bisa masuk ke dalam kedai milikku..

" Hah aku kira siapa mas " Jawabku kepada Oliver

" Emang kamu pikir siapa sih? Kamu seperti nya sedang menunggu kedatangan seseorang " Tanya Oliver kepadaku

" Bukan, bukan sedang menunggu tapi aku tadi melihat seperti ada seorang lelaki yang sedang memperhatikan kedai ku beberapa menit yang lalu " Jawabku kepada Oliver

" Hem lelaki aku tidak melihat siapapun yang berada di luar sana, perasaan kamu aja kali " Sahut Oliver yang menuju ke arah ku

Oliver memelukku dari arah belakang,, dia mencium pundakku berkali-kali..

Sejak saat itu Sabrina tidak pernah menggangu ku lagi, dia tak pernah datang kesini lagi..

Aku tak tahu apa yang Oliver dan Sabrina lakukan pada hari itu.. Oliver yang selalu saja tak mau berkata jujur jika aku mempertanyakan Sabrina..

# hai semuanya

Salam hangat dari thor__

Maaf ya jika kalian membaca episodenya belum ada yang ke update itu artinya karya thor masih perlu revisi lagi

tapi jangan sedih thor usahakan selalu memberikan yang terbaik buat kalian

Jangan lupa vote sama kasih rate yang bagus ya

Terimakasih semuanya happy reading all ...

1
usep nurdiansah
thor nya tolol
Restu Hasyirullah Malik
endingnya dua tokoh manusia munafiknya bersatu hahahaa, aurora (jalang) dan oliver (pebinor).
Hillong 1983
Luar biasa
Ria Nurma
hemmmmhhh
Ria Nurma
Oalah Thor...murah banget perempuan berpendidikan..di slingkuhi di permainkan msh mau balikan segampang Iki..nggk trima aku jdi perempuan serendah ini Thor🤦😭😭
Yuliana Rahmawati
Luar biasa
Bella Moy
ini autor nya kh yg bloon bikin cerita mutar" melulu dan jdi aurora nya gblok benar..
tiaww: gak boleh gitu kali kritik boleh tapi bahasanya di jaga
total 1 replies
Rahma Putri
Luar biasa
Ibelmizzel
nyimak Thor 💪🏼
Anonim
Ini cerita atau apa ya??!kyknya AKU semua deh
Anonim
Kebanyakan AKU nya🤣🤣🤣
Moreno
Novel ini penuh tantangan.

Seberapa tahan kamu membaca ceritanya?
Ilham Yani
lanjut
Ilham Yani
nyimak
Noerlina
Kecewa
Noerlina
Biasa
Safa Almira
mampir
Ulufi Dewi
ceritanya berbelit-belit bikin emosi yg tdnya wanita tangguh jd blik lg oon...
Ulufi Dewi
author bkin peran utama jd wanita bodoh ktny lulusan s1 tapi otaknya ga dpake
Ulufi Dewi
greget banget bacanya jd bodoh banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!