NovelToon NovelToon
Istri Mainan Sang Tuan Muda

Istri Mainan Sang Tuan Muda

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Pengantin Pengganti Konglomerat / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Tamat
Popularitas:217.6k
Nilai: 5
Nama Author: Za L Lucifer

Anya Florace suatu hari mendengar Ayahnya jatuh sakit sampai koma setelah tahu Perusahaan Keluarga akan bangkrut dan memiliki hutang menumpuk, membuat Anya jatuh pada keputusasaan.

Ibu Tiri Anya tiba-tiba mendapatkan tawaran dari Tuan Muda Kaya, Herny Achilles yang akan membayar semua hutang Keluarganya, dengan syarat agar mau menerima untuk menikahi Putrinya. Namum setelah mendengar jika Tuan Muda itu ternyata kejam dan Playboy yang suka bermain wanita, Ibu Tiri Anya memaksa Anya agar mau menerima Pernikahan itu, demi Keluarga.

Dengan terpaksa, Anya mau menikah, namun hal ini malah membuat Henry marah, yang dia inginkan adalah adik Anya. Pada akhirnya, untuk melampiaskan rasa marahnya setelah Pernikahan mereka, Henry menjadikan Anya sebagai budak dan mainannya agar selalu mematuhi semua perintahnya, termasuk melayaninya di atas ranjang.

Anya memiliki rencananya sendiri untuk bisa lepas dari Sang Tuan Muda.

Apakah Anya akan berhasil dengan rancananya?

Ataukan cinta mulai tumbuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Za L Lucifer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22: Batas Kesabaran

Malam segera tiba, tepat pukul 07.00 malam, Anya tiba di apartemen seperti biasanya.

Segera dirinya langsung pergi ke kamar, dan mulai untuk bersiap mandi, rencananya hari ini dirinya akan mencoba belajar memasak lagi.

Dirinya memang belum sempat untuk khursus memasak, karena belum memiliki waktu luang yang cukup, namun selama ini dirinya belajar belajar dari video yang ada di internet, dan sekarang sepertinya sampai Suaminya pulang, dirinya mungkin bisa mencoba beberapa resep.

Hari ini rencananya dirinya akan mencoba memasak ayam goreng tepung, jika melihat apa yang ada di video itu terdengar mudah.

Ini harusnya tidak begitu sulit?

Sebelumnya, dirinya juga sudah masuk pelayan di apartemen ini untuk membeli bahan-bahan yang dirinya butuhkan.

Dan segara, Anya mulai sesi memasaknya.

Namun terkadang sesuatu tidak sesuai dengan ekspektasi.

Anya menatap kearah Ayam goreng buatannya, luarnya sedikit aneh, dan ketika dirinya mencoba untuk memakannya bagian dalamnya masih sedikit mentah.

Anya pikir gorengan pertama gagal?

Apakah kurang lama di pengorengan?

Segera, Anya mencoba menggoreng untuk kedua kalinya.

Gorengan kedua memang matang namun pinggirnya menjadi sedikit gosong.

Ini jelas membuat Anya pusing lagi.

Ternyata ini tidak semudah yang dirinya kira, rasanya juga tidak terlalu enak, ini hanya asin.

Anya memang tidak mengharapkan untuk berhasil di percobaan pertama ini.

Lalu Anya menatap kearah wadah dimana masih ada tiga potongan Ayam.

Baik, mari coba lagi hari ini untuk yang ketiga kali.

Kali ini dia akan memastikan memanaskan ini dan menggorengnya dengan hati-hati agar tidak ada masalah.

Ketika Anya asik memasak, dirinya tidak terlalu memperhatikan jam dan sekarang setelah dirinya melihat ke arah ponselnya sudah menunjukkan pukul sembilan kurang.

Ternyata memasak cukup memakan waktu lebih dari yang dirinya kira.

Namun jam segini Henry belum juga pulang?

Hah apa gunanya juga memikirkan orang itu.

Hanya saja, setidaknya dirinya berharap dia cepat pulang, agar nanti bisa menilai percobaan pertamanya, walaupun ini sepertinya masih sangat jauh dari ekspektasi Tuan Muda itu, ini tidak apa-apa.

Ya, hasil gorengan ketiga ini setidaknya baik-baik saja rasanya juga tidak terlalu buruk.

Anya segera membawa Ayam yang sudah matang itu ke meja makan, Mari menunggu sebentar seharusnya sebentar lagi orang itu akan segera pulang.

Namun, setelah memasak cukup lama, Anya juga merasa lelah, apalagi tadi seharian dirinya bekerja mengatur berbagai pakaian.

Anya juga merasa tidak terlalu lapar, mungkin karena dirinya tadi sempat mencoba hasil masakannya itu, yang setidaknya yang kedua walau agak gosong, masih bisa lah dimakan.

Dan setidaknya, percobaan ketiga ini cukup sukses, mari tunggu penilaian Tuan Muda itu.

Anya sebenarnya cukup biasa untuk tinggal sendirian, jadi rasanya masih cukup aneh dan canggung ketika dirinya harus menunggu seseorang.

Jadi, ini adalah suatu kebiasaan baru, dan menurutnya itu tidak terlalu buruk.

Jadi, Anya memutuskan untuk duduk di meja makan, namun mungkin karena rasa cukup lelah, Anya malah ketiduran disana.

Malam sudah cukup larut ketika Anya terbangun.

Anya segera menatap ke arah ponselnya yang saat ini sudah menunjukkan pukul sebelas malam.

"Sepertinya Aku ketiduran, hah sudah jam segini? Apakah Tuan Muda itu sudah pulang? Pasti dia sudah pulang dari tadi dan melihatku tertidur seperti ini dia pasti hanya menertawakanku, lalu segera pergi tidur dan segaja tidak membangunkanku,"

Anya lalu menatap ke arah meja makan di mana di sana masih ada masakannya sebelumnya, hanya saja sekarang sudah dingin.

Owh, mungkin Tuan Muda itu tidak mau menyentuh makanan ini?

Atau dia ternyata sudah makan di luar?

Anya entah kenapa merasa sedikit kecewa.

Sial, itu juga dirinya mau repot-repot belajar memasak gara-gara permintaan gila Tuan Muda itu pula.

Anya mencoba menahan perasaan aneh dalam dirinya itu lalu segera menuju ke arah kamar tidur untuk memeriksa orang menyebalkan itu.

Namun di kamar tidak ada siapa-siapa.

Anya jelas menjadi bingung ketika menatap ke arah tempat tidur kosong itu dan mulai berpikir apakah Suaminya itu belum pulang?

Tapi dia tidak bilang apapun soal tidak pulang malam ini.

Apakah dia pergi lembur?

Atau malah sedang berpesta bersama teman-temannya?

Lagipula, dirinya dengar dari Rumor suaminya itu memang sering pergi berpesta bersama teman-temannya di tempat seperti tempo hari itu dan mungkin juga dia sedang bersenang-senang dengan salah satu wanitanya, seperti wanita tempo hari yang dekat dengan Henry misalnya?

Yah, toh ini seharusnya bukan urusannya pula, harusnya dirinya tidak terganggu dengan hal-hal seperti ini.

Ketika Anya sedang memikirkan itu, dirinya mendengar ada suara ruang tamu, seperti suara pintu terbuka.

Sepertinya dia baru pulang?

Mari lihat.

Ternyata hal yang dilihat Anya cukup mengejutkan.

Saat ini Anya melihat, Henry sedang bersama seorang wanita, kalau tidak salah itu Tiara?

Mereka terlihat sedang berlangkulan sedikit mesra.

Anya melihat ketika mereka sekarang ketika, mereka mulai berciuman.

Tiara jelas memcoba mencium Henry, namun Henry segera menjauh ketika Tiara mengecup bibirnya itu.

"Ah... Apa yang kamu lakukan? Adikku tersayang... Ah apa kamu begitu merindukan Kakakmu?"

Henry mengatakannya dengan sedikit nada tidak jelas.

Lalu Henry sendiri mencoba berjalan, walaupun terlihat sedikit sempoyongan.

Anya menebak, sepertinya Henry saat ini sedang mabuk.

"Hey? Anya? Hahaha... Kamu ternyata pulang..." Kata Henry dengan nada yang sedikit tidak jelas, ketika tatapannya melihat kearah Anya.

Tiara yang merangkul Henry itu segera berkata,

"Mari, Kak Henry Aku akan membawamu ke kamar. Dan kamu, sebaiknya minggiran!" Kata Tania sambil menatap kearah Anya.

Anya bahkan belum sempat menjawab, namun Henry menjawab masih dengan nada tidak begitu jelas karena dia terlihat mabuk.

"Tiara... Kamu sebaiknya pulang saja, Aku... Aku bisa kembali ke kamarku sendiri, lagipula sekarang sudah ada wanita itu yang akan melayaniku,"

Henry menunjuk ke Anya dengan nada merendahkan.

Tiara sendiri, jelas merasa tidak suka.

padahal ini adalah kesempatan yang langka untuk melihat Henry mabuk.

Henry biasanya tidak pernah mabuk, dia memiliki kadar toleransi yang tinggi pada Alkohol.

Namun tadi entah kenapa Henry tiba-tiba minum terlalu banyak sangat banyak lebih dari biasanya yang dia minum membuat semua orang yang ada di pesta menjadi kaget lalu mereka malah menawarkan Henry agar lebih banyak minum.

Namun walaupun sudah cukup mabuk kesadarannya tidak benar-benar hilang.

Dia ngotot ingin pulang ke Apartemen.

Jadi, dirinya mengambil kesempatan ini, untuk mengantarkannya kesini, yah...

Barangkali, ada kesempatan bagus nanti di apartemen Namun sayang dirinya lupa jika, ada wanita sialan yang tinggal disana sekarang.

"Hey, Anya? Apa kamu tidak dengar perintahku? Cepat bawa Aku ke kamar! Ah... Tiara! Terima kasih aku akan membalas budimu!" Kata Henry melepaskan tangan Tiara, lalu mulai berjalan, walaupun masih sedikit semboyaga dan segera masuk kedalam pelukan Anya.

Anya tidak memiliki pilihan selain menuruti perintahnya.

Lalu segera tatapannya menatap Tiara yang menunjukkan ekspresi kesal namun sepertinya dia juga segera pergi dari tempat itu.

Sekarang tinggal mereka berdua yang ada disana.

"Tuan Muda... Kenapa kamu bisa mabuk seperti ini? Bukankah kamu besok pergi bekerja?"

Henry yang ditanya itu segera tertawa dan segera menunjuk ke Anya dengan kesal,

"Itu karena kamu! Kamu Anya!"

"Ada apa dengan ku?" Tanya Anya yang jelas sekali bingung dengan kata-kata Henry.

"Itu karena kamu adalah wanita murahan! Ah... Aku melihat bagaimana kamu bersama seorang Pria dengan akrab... Aku tebak, apakah dia salah teman kencan mu? Padahal, kamu sudah memilikiku, namun beraninya kamu bermain-main dengan Pria lain... Kamu sangat murahan! Owh, Apakah kamu sudah mencoba untuk tidur dengannya? Atau kamu baru saja akan merayunya dengan tubuh mu?"

Anya yang mendengar tuduhan itu jelas saja merasa tersinggung, dan tanpa sadar langsung menampar Henry hingga Henry jatuh.

Ya, dirinya ini juga memiliki batas kesabaran dan memiliki perasaan.

Tapi kata-kata barusan terlalu berlebihan.

Memangnya dirinya ini apa?

Dirinya tidak pernah bermain-main dengan Pria manapun selama hidupnya.

Dirinya juga hanya pernah tidur dengan Pria yang ada di depannya ini.

Atas dasar apa dirinya disebut wanita murahan?

Tuan Muda ini semakin lama semakin menjadi-jadi!

1
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
nah lho cemburu kan kamu melihat Istrimu bersama pria lain Herry. makanya akui aja kalau sebenarnya kamu mencintai istrimu itu jangan egois jadi suami 🤭🙉
Nengnong3 ²²¹º
duuhh makin banyak aja yg jahat nya
Nengnong3 ²²¹º
salah paham kaannn
A&R
biasa
Hotlin Situmorang
menyesal
Hotlin Situmorang
lari aja Anya...
Hotlin Situmorang
Serly yg sok peduli sama kakanya
Hotlin Situmorang
Henry itu tidak sadar bahwa dia sdh ketergantungan sama anya..
Nengnong3 ²²¹º
cerita nya menarik, cuma masih ada typo nya thor.. semangaaattt🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Mia Bakri
kritik sedikit iya thor,,
kata katanya sering muter
Mirayani
cerita nya seru ❤️❤️
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
Mirayani: cerita nya swru
total 2 replies
Farida Wahyuni
makan tuh gengsi. semoga bikin kenyang yah gengsinya🤣🤣🤣
Farida Wahyuni
dia jelas2 bergamdengan dg permpuan lain ga apa2. anya hanya ngobrol, dia cemburuan minta ampun, ih dasar egois.
Helsi
baru mampir thor sepertinya seru ceritanya 🤗🤗🤗
Selin Tari
da tamat z Thor ..sukse selalu 🤲💪💪💪💪
Za_L_Writer (IG): Iya, Udh tamat
makasih atas dukungannya dan terimakasih juga sudah baca sampai tamat 😊😊😊🎊🎊🎊
total 1 replies
ossy Novica
Ending yang bagus tidak berbelit belit. Kerja bagus Thor. Semoga sukses selalu.
Za_L_Writer (IG): Iya, udah bahagia, 😆 gk usah ada masalah lagi,
makasih sudah baca sampai sini, dan dukungannya selama ini 😊
total 1 replies
Wiwid Wijaya
yaaahhh tamat dech,, padahal lagi seru²nya nich thor,wktunya romantis romantisnya malah selesai 🥺🥺😔😔
Za_L_Writer (IG): 😆😆😆Udah bahagia mrk jadi tamat,
Terimakasih sudah baca sampai sini dan dukungannya selama ini,
total 1 replies
Komangyudiandari
jangan Lama-lama up nya kak
Za_L_Writer (IG): Sip, udh update nih,
makasih ya dukungannya 😊
total 1 replies
Aisyah Mufidah
tuan muda kok lambat ya
Za_L_Writer (IG): 😆😆kalau udh masalah cinta, otak tuan muda yg ini suka blank 🤣
makasih dukungannya 😆
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!