NovelToon NovelToon
Badai Masa Lalu

Badai Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Poligami / CEO / Model / Pelakor / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:56.9k
Nilai: 5
Nama Author: StarMaker

Pernikahan Keyla dan Edwin yang didasari oleh perjodohan terasa dingin sejak awal. Namun, waktu telah perlahan menumbuhkan benih-benih cinta di hati Edwin. Tepat saat Keyla merasa pernikahan mereka mulai membaik, badai datang dari masa lalu.

Seorang wanita dari masa lalu Edwin, cinta pertamanya, kembali muncul. Kehadirannya yang tak terduga seketika menggoyahkan hati Edwin yang tadinya sudah mulai mencintai Keyla. Edwin, yang masih menyimpan sisa-sisa perasaan, mulai bimbang antara janji pernikahan dan nostalgia.

Di sisi lain, Keyla tengah berjuang meraih impiannya di dunia modeling, sebuah profesi yang tidak disukai dan dianggap tabu oleh Edwin. Keputusan Keyla untuk tetap mengejar karier ini semakin memperkeruh rumah tangga mereka, membuat Edwin merasa tidak dihargai.

Keyla kini berada di ujung tanduk. Ia harus berjuang mempertahankan suaminya dari bayangan masa lalu yang memikat, sambil berusaha membuktikan bahwa pilihannya sebagai seorang model tidak akan menghancurkan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon StarMaker, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab22

"Alisya kamu dari mana?" tanya Rahma. Alisya melirik Keyla sekilas awalnya dia terkejut tapi entah kenapa dia sekarang malah menyunggingkan senyuman, lebih tepatnya senyuman licik.

Sedangkan Keyla hanya diam saja rasanya malas untuk menghadapi seseorang seperti Alisya.

"Macet kak, tau kan Jakarta kayak gimana?" ucap Alisya.

"Oke, kenalin dia Keyla partner model kamu yang baru," ucap Rahma.

"Saya Alisya" ucap Alisya mengulurkan tangannya kepada Keyla tidak lupa dengan senyuman yang melekat pada bibirnya.

"Keyla" kata Keyla menjabat tangan Alisya dengan tidak ikhlas.

"Keyla sebelum kamu menandatangani kontrak ini saya akan menjelaskan tentang larangan kamu selama menjadi model," tutur Rahma.

"Kamu sudah menikah bukan?" tanya Rahma.

"Iya kak,"

"Kamu harus menunda untuk mempunyai anak,"

"Maksud kakak," kata Keyla mencoba memastikan apa yang di dengarnya tidaklah salah.

"Artinya kamu nggak boleh hamil. Kamu tau kan model harus profesional," ucap Alisya dengan nada ketusnya.

Keyla menghembuskan nafasnya kasar, demi karir dia harus rela menunda untuk memiliki anak? Bagi Keyla memang tidak masalah untuk satu hal ini tapi masalahnya ada di keluarga besarnya dan juga Edwin yang begitu menginginkan kehadiran seorang anak.

"Gimana?" tanya Rahma membuyarkan pikiran Keyla.

Keyla menggigit bibir bawahnya tidak lama kemudian dia menatap Rahma.

"Oke," jawab Keyla entah kenapa dia merasa benar dengan keputusannya.

Alisya yang mendengar jawaban Keyla langsung tersenyum licik. Ia bisa memanfaatkan keadaan untuk mengambil Edwin dari pelukan Keyla.

"Oke jadi udah clear ya," ucap Rahma tersenyum senang.

"Kamu bisa tanda tangan," ucap Rahma menyerahkan beberapa map kepada Keyla.

Keyla mengambil map itu dan menggoreskan tanda tangannya di sana tanpa ragu, Alisya yang melihat itu lagi-lagi tersenyum di buatnya.

"Oke karena udah clear saya mau keluar bentar, Sya kamu bisa kan tunjukin tempat pemotretannya sama Keyla?" tanya Rahma.

"Hmm,"

"Saya tinggal Key byee," ucap Rahma mengambil map di depan Keyla dan segera beranjak dari tempatnya dan keluar dari ruangan.

Sekarang di rungan itu hanya ada Alisya dan juga Keyla.

"Thanks, saya rasa keputusan kamu tepat," ucap Alisya seraya tersenyum penuh kemenangan.

"Maksut kamu," 

"Dengan begitu saya bisa rebut Edwin dari kamu," ucap Alisya enteng.

Keyla yang mendengar perkataan Alisya barusan tanpa sadar mengepalkan kedua tangannya.

"Saya tidak heran dengan yang kamu ucapin barusan karena saya sadar kalau kamu memang cewek murahan!!" ucap Keyla menyindir Alisya terang-terangan dan benar saja wajahnya langsung memerah. Marah.

"Kau!!" ucap Alisya berdiri dari posisinya dan menghampiri Keyla tidak lupa tangannya menunjuk wajah Keyla.

"Apa?" Kamu ngerasa kesindir?" ucap Keyla melipat tangannya di depan dada.

"Saya akan buktiin dan saat hari itu tiba saya akan menertawakan kamu sepuasnya," ucap Alisya dengan angkuhnya.

Keyla tidak menghiraukan ucapannya. Dia malah tertantang.

"Oke saya tunggu,"

•••

Keyla saat ini tengah menjalani sesi pemotretan, sedari tadi dia berusaha menahan amarahnya mati-matian karena harus satu sesi dengan Alisya.

"Ternyata kamu jago juga" ucap Alisya yang ada di samping Keyla.

"Kenapa? Kamu takut kalau saya akan jadi saingan kamu di dunia modeling," ucap Keyla fokus dengan kamera yang ada di depannya dan melakukan beberapa pose.

"Saya rasa kamu nggak layak buat jadi saingan saya" ucap Alisya sama halnya dengan Keyla, Alisya juga sedang melakukan beberapa pose disamping Keyla.

"Oke pemotretan kita lanjutkan besok," ucap sang fotografer mengintruksi.

Keyla menghembuskan nafas lega dia segera mengambil tas dan juga bajunya dan membawanya ke ruangan ganti, rasanya ia ingin segera pulang karena pemotretan pertamanya cukup melelahkan.

Keyla melihat jam tangannya yang ada di tas dia sedikit terkejut ketika melihat jam menunjukkan pukul 9 malam, selama itukah pemotretannya.

Keyla segera mengganti bajunya dengan cepat, setelah semuanya beres Keyla keluar dari ruangan ganti dengan terburu-buru dan tanpa sengaja dia malah menabrak seseorang dan sialnya itu adalah Alisya.

"Kamu punya mata nggak, kalau jalan gunain yang bener jangan melek gak jelas!!" serang Alisya.

"Sorry saya nggak sengaja," ucap Keyla meninggalkan Alisya begitu saja.

"Sial," umpat Alisya.

Keyla mengabaikan umpatan Alisya ia segera keluar dari gedung pemotretan dan menuju mobilnya.

•••

Jam sudah menunjukkan pukul 22.00 dan Keyla baru saja sampai di halaman rumah, ia memarkirkan mobilnya di garasi kemudian turun. Dengan langkah lesu Keyla berjalan memasuki rumahnya. Begitu Keyla masuk ia di kejutkan dengan suara seorang laki-laki yang tak bukan adalah suaminya.

"Dari mana?" Tanya Edwin menghampiri Keyla yang baru saja masuk rumah. Keyla melirik Edwin sekilas, cowok itu terlihat sedang menahan amarahnya karena Keyla terlambat pulang.

"Rumah mama," bohong Keyla sungguh dia sekarang cukup lelah jika harus berdebat dengan Edwin lebih baik dia berbohong seperti ini. Kalau pun jujur pasti Edwin akan marah besar padanya.

"Dari mana!" tanya Edwin menaikkan nadanya satu oktaf.

"Aku dari rumah mama," ucap Keyla menghela nafasnya, dia segera berlalu dari hadapan Edwin.

"Pinter banget kamu bohong," ucap Edwin menarik tangan Keyla dan mendorong Keyla hingga punggungnya menabrak tembok di belakang.

"Lepasin Ed, aku capek!" ucap Keyla berusaha memberontak tapi tetap saja Edwin malah semakin mencengkram tangan Keyla.

"Dari mana saja kamu sampai jam segini baru pulang?" tanya Edwin menatap Keyla dengan amarahnya.

Keyla menyunggingkan senyumannya. Jengah dengan sifat dinginnya Edwin yang hanya mementingkan dirinya sendiri.

"Sadar nggak Ed, aku bohongin kamu karena apa? Karena kamu terlalu ngekang aku, kamu cuma mementingkan diri kamu sendiri kamu gak pernah ngehargai keinginan aku," jawab Keyla. Edwin menggertakkan giginya sorot matanya berubah menjadi setajam silet. Keyla sebenarnya reflek mengatakan perkataan seperti itu dengan Edwin tapi ketahuilah itu sama saja Keyla tengah mengibarkan bendera perang dengan Edwin.

"Marah?" tanya Keyla.

"Jadi seperti ini sifat asli kamu yang belum saya ketahui," ucap Edwin.

"Pembangkang," 

Deg.

Keyla mengepalkan tangannya yang ada di genggaman Edwin, perkataan Edwin barusan tanpa sadar sudah menyakiti hatinya. Mata Keyla berkaca-kaca dia tidak menyangka bahwa Edwin akan berkata seperti itu tepat di hadapannya. Selama ini Keyla selalu menuruti apa yang di katakan Edwin tapi karena satu hal yang tidak bisa Keyla turuti Edwin menyebutnya pembangkang.

"Oke karena kamu udah bilang seperti itu, aku memang pembangkang, dan asal kamu tahu aku pulang malem karena aku ada jadwal pemotretan," ucap Keyla terlihat seperti menantang Edwin.

Sudah cukup Edwin menahan amarahnya kali ini dia langsung menyeret tangan Keyla menuju kamar dan hal itu membuat tangan Keyla terasa sakit akibat tarikan Edwin yang begitu kuat.

"Lepasin!" ronta Keyla tapi Edwin tidak mendengarkannya dan semakin mempercepat langkahnya.

Edwin membuka pintu kamar dan menguncinya dari dalam.

"Lepasin Edwin!!" teriak Keyla. Edwin tidak menjawab dia melemparkan tubuh Keyla ke atas ranjang.

"Akh," rintih Keyla kali ini Edwin benar-benar kasar. Keyla baru mengetahui kalau Edwin sekasar ini kalau sedang marah.

Edwin menindih tubuh Keyla dan jangan lupakan tangannya yang mengunci pergerkan Keyla.

"Apa yang kamu lakukan Edwin, lepasin!!!" ronta Keyla berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Edwin.

"Mphhhh le..passin," Keyla melenguh saat Edwin menciumnya dengan brutal.

"Diam! Ini akibat karena kamu udah melanggar aturan dan bohong sama aku!" ucap Edwin menatap Keyla penuh dengan kemarahan.

"Stop Edwin" ucap Keyla dengan suara bergetar. Edwin terlihat lebih menyeramkan dua kali lipat saat sedang marah, di tambah perlakuannya yang kasar cukup sudah membuat Keyla ketakutan.

Edwin tidak mempedulikan Keyla yang sudah ingin menangis, tangan Edwin tanpa sadar sudah membuka kancing baju Keyla.

"Hiks stop Edwin" kata Keyla benar-benar tidak bisa menahan air matanya untuk tidak menitik. Ia menangis mendapatkan perlakuan seperti itu dari suaminya.

"Edwiin stop aku mohon hiks," teriak Keyla disela-sela tangisnya, tanpa izin dari Kelya tangan Edwin memegang bagian sensitif dari tubuh Keyla dan meremasnya. Edwin kembali mencium bibir Keyla di iringi tangannya yang menyentuh bagian sensitif lainnya. Edwin terus melakukan aksi liarnya tanpa memperdulikan Keyla yang sudah menangis.

"Brengsekk!!" umpat Keyla karena Edwin benar-benar hilang kendali akan kemarahannya.

1
Surati
bagus
wlychr
ceweknya tak tegas. 🤭
Inaina
🥰🤩🤩
Woro Wardani
😍😍😍
falea sezi
males np g Edwin aja yg mati skip g jelas
falea sezi
itu yg dlu di rasain keyla saat lu nikah ma kesya hahaha impas kan sakit g lu kapok
falea sezi
nah ngapain balik ma pembunuh dia penyebab lu stres
falea sezi
tolol mending ma raka lu tau suami mu bekas. jalang lu masih mau abis nikah g mungkin mereka gk tidur bareng oh goblok bgt lu keyy lu cm di jadiin serep doank tau gak Ban serep
falea sezi
cerai key hamil bisa cerai jangan bodoh kau
falea sezi
keyla nya np di buat bodoh
falea sezi
yg bisa Edwin g plg g di jelasin dia kemana jangan2 selingkuh ma kesya trs ketiduran
falea sezi
kn emank km goblok uda cerai urus anak sendiri bodoh
falea sezi
g mau hamil g usa buat tolol
falea sezi
cerai lah bodoh
Arayden_15
thor satuin Edwin dan keyla kembali
Arayden_15
thor ini ga ada lanjutannya kah?
Arayden_15
Edwin💔🥺
ballqiisty sirnawab .
🥺😭😭😭
Garang Anggriawan
Bang! Hayati gak bisa tidur nih gegara othor gantungin ceritanya :(
Drone Ground
Thor-nim, aku kepo banget sama lanjutannya, nih. Ditunggu crazy upnya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!