NovelToon NovelToon
Iparku MANTAN Kekasihku

Iparku MANTAN Kekasihku

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Romansa
Popularitas:30.4k
Nilai: 5
Nama Author: aiiwa

Grace Eloise seorang wanita lulusan mahasiswi tingkat atas yang sekarang sudah menjadi seorang dosen jurusan kedokteran di suatu kampus terbilang cukup elit tidak kalah terkenal dari kampus lainnya.

Wanita satu ini tidak kenal lelah karena hidupnya sangat keras sehingga dia menjadi orang yang mampu berdiri di kakinya sendiri.

Dikatakan keluarganya juga tidak terlalu mewah karena ayahnya bekerja di suatu bar kecil ibunya telah tiada dan sekarang hidup mereka sudah terbilang cukup lumayan akan tetapi sang ayah hanya menghabiskan uangnya hanya untuk berjudi dan mabukan.

Grace pernah melarikan diri dari rumah karena begitu marahnya terhadap sang ayah sebab dia sangat tidak di hargai sebagai seorang anak.

Bukankah anak perempuan sangat bermanja dengan ayah mereka?

Namun tidak untuk Grace, dia hanya tahu mencari uang untuk melanjutkan kehidupan mereka.

Sampai suatu ketika dia bertemu lagi dengan mantannya di sebuah cafe brsma seorang wanita.

Yuk ikuti kisahnya... 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aiiwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suatu Kebohongan?

...『⇒Bab 22⇐』...

Ruang perpustakaan FK UI

"Kau kenapa sih Cha? dari keluar lab sampai sekarang sikapmu seperti anak itik begini mengejar ku terus!" gerutu Grace jelas terdengar mulai kesal pada temannya itu.

"Lo itu masih tak beri tau gue soal cincin yang lo pake tuh! ya jelas gue ekorin lo sampai hilang rasa kepo gue sekarang, understand you?" celoteh Ocha yang masih tampak lengket merangkul sebelah lengan Grace pula.

"Nanti saja kau juga akan aku beri tahu tapi jangan di sini lah," balas Grace terlihat risih dengan rangkulan tersebut seakan begitu lengket padanya sebab Ocha kalau sudah kepo pasti tak akan diam sebelum rasa ingin tahunya kelar, ya begitulah Ocha karakternya.

"What's wrong Grace? napa lo main rahasia-an ke gue sih sekarang? atau jangan-jangan cincin itu di berikan dari orang yang sama! what am i saying is true?" tanya Ocha lagi masih terdengar mendesak supaya Grace mau mengakui lontarannya barusan.

"What ever!" jawaban singkat itu membuat Ocha mengerutkan wajahnya sehingga Grace melepas paksa rangkulan dari Ocha dan berlalu begitu saja.

"Grace, ah lo sekarang udah main tinggal aja ya..." Ocha berteriak memanggil Grace karena ia merasa Grace sudah berubah padanya padahal Grace kian merasa malu sebab Ocha menebaknya dengan benar untuk itu Grace menghindari Ocha lagipula di balik itu Grace membungkam mulutnya sendiri supaya tak terlihat dirinya sedang tersenyum.

Grace menuju perpustakaan karena ingin membaca materi untuk ujian yang akan mendatang begitu pula dengan Ocha terus mengikuti Grace kemanapun temannya itu pergi pasti ada Ocha di sebelahnya.

Lorong kampus FK UI

Grepp

Sebuah telapak tangan sedang memegang lengan Gibran yang terlihat berjalan sedang membawa minuman dari kantin dan berniat ingin membawanya untuk Grace ke perpustakaan namun ia di kagetkan oleh sosok tangan tersebut makanya ia berhenti serta menoleh ke arah belakang pula.

"Gibran, apa kau sedang sibuk?" tanya Laras terlihat memberikan senyuman ramah di depan Gibran.

"Bisa tolong lepaskan tangannya?" tegas Gibran sedikit memberikan tatapan tidak sukanya karena lengannya di pegang oleh Laras.

"Oh maaf!" sesaat Laras langsung melepas pegangan itu dan berpura merasa bersalah.

"Ada apa sampai kau mengejar ku ke sini?" tanya Gibran pula padahal dia malas untuk berbicara dengan Laras sebab sedari dulu dirinya hanya memandang Grace yang lainnya tak pernah terlihat olehnya.

"Mmh, terima ini ya karena aku sendiri yang membuatkan untukmu!" imbuh Laras tampak memberikan sebuah kotak berisi bolu brownies berada di tangannya saat ini padahal itu hanya omongan belaka sebab bolu yang ada dengannya sudah di pesan lewat online untuk di kirim ke kampusnya.

Gibran pun menerimanya dan memberikan senyuman terpaksa di wajahnya untuk sekedar menghargai Laras padahal ia tak suka dengan yang namanya bolu apapun itu makanya di saat Grace menawarkan dirinya cake ia juga menolak secara berkilah pula.

"Terima kasih kau sudah repot membuatkan untukku!" kata Gibran masih tersenyum tipis.

Apakah berhasil? oh tuhan kau tampan sekali kalau sedang tersenyum begini... Batin Laras mengoceh hingga ia terus menatap ke arah Gibran.

Sekilas kedua mata Gibran melebar ketika ia melihat ada sebuah nama toko tertulis kecil sekali di bagian bawah tutup kotaknya lalu sejenak ia simpulkan senyum di pinggir bibirnya tanpa menoleh ke arah Laras.

"Apa benar kau yang buat bolu ini?" tanya Gibran setelah ia mengetahui dirinya di bohongi oleh Laras.

"Iya aku membuatnya dengan susah payah khusus untuk mu! di makan ya," pintanya dengan berkata manis pula sehingga Gibran merasa jengah dengan sikap Laras saat ini.

"Okey, aku deluan ya!" singkat Gibran dengan pamit terlebih dulu.

"Ya, kalau ada waktu kosong aku akan membuatkan yang lebih enak untukmu!" serunya lagi setelah itu Gibran anggukkan kepala dan berlalu pergi tanpa menjawabnya namun itu suatu hal yang membuat Laras senang di saat pemberiannya di terima oleh Gibran.

Dalam beberapa langkah saja Gibran berhenti hingga berbalik badan melihat Laras yang sudah berjalan ke arah lain serta Gibran tampak bergeleng kepala karena tak pernah ia merasa di bohongi oleh siapapun kecuali saat ini.

Dari perbuatan Laras padanya menjadi kesan yang tak baik menurut pandangan Gibran sehingga ia mengingat saat berada di rumah Grace benar adanya bahwa ibu dan anak sama-sama memiliki karakter yang tidak baik, begitulah penilaian Gibran terhadap Laras.

Kini Gibran melangkah kembali ke arah perpustakaan tempat tujuannya pula.

Sesampainya Gibran di perpustakaan ia melihat Boy, Bram, Grace juga Ocha telah berada di dalam satu meja sedang berkumpul fokus membaca materi buku study bidang mereka.

"Hei, kok aku di tinggal sendirian? memang kalian tak setia padaku!" gurau Gibran merangkul kedua bahu Boy juga Bram lalu ia pun duduk di bangku kosong berjajar dengan keduanya pula.

"Tapi kau yang meminta kami pergi deluan, tak benar juga omongan mu itu!" balas Boy tampak jengkel serta ia kembali membaca buku yang ada di tangannya.

"Oh iya, aku lupa! heheh," kekehan kecil keluar dari mulut Gibran serta ia meletakkan kotak yang di berikan oleh Laras sebelumnya di atas meja.

"Khem, apa yang lo bawa tuh?" tanya Ocha berdehem dan menatap ke arah kotak tersebut.

"Itu dari fans, biasalah kan aku artis! wkwkw," canda Gibran dengan tawanya itu.

"Heleh, lo artis papan apaan? papan rusak iye lo!" cetus Ocha sembari membaca buku kembali.

Greett

Sebuah botol minuman yang di bawa oleh Gibran kini ia dekatkan pada Grace pula sehingga Grace kaget ketika Gibran sedikit menyentuh bagian kelingking jemari tangannya.

"Di minum," titah Gibran seketika membuat semua mata tertuju padanya.

"Eh, lo kira hanya Grace di sini? lalu kita semua di sini lo anggap apa?" tanya Ocha sedikit protes sehingga membuka suara pula setelah menyadari Gibran memberi perhatian pada Grace.

"Lo nyamuk yang harus di basmi," sambung Boy serempak Gibran juga Grace tertawa kecil mendengarnya namun tidak untuk Bram yang berfikir panjang tentang pemberian Gibran barusan.

Gibran pun menggeser kotak bolu di tengah meja.

"Nah ini buat yang mau saja, makan lah!" kata Gibran pula.

"Aku tak suka," jawab singkat dari Bram.

"Lo enggak mau Cha?" tanya Boy seketika.

"Tak nafsu gue, ilang nafsu gue hari ini."

"Yaudah kalo gitu buat gua aja dah!" cakap Boy hingga ia menggeser kotak tersebut dan mendekatkan padanya pula.

"Ya, lo kan rakus! semua mau di embat, tai kucing pun lo makan!" serang Ocha namun itu tak membuat Boy marah malah ia tetap membuka tutup kotak bolu itu.

"Hmmm, biarin lah lo berkata apa! yang penting gua kenyang," timpal Boy hingga ia mengambil sedikit bolu tersebut serta memasukkan ke dalam mulutnya.

Nyamm

Nyam

"Enak bolunya, lo mau? ayuk sini gua suapin! aaaa..."

Boy sengaja berbuat demikian untuk mengganggu Ocha saja.

"Gausah cari gara-gara lo, mau gue timpuk wajah lo lagi macam di lab tadi? enggak jera lo?" sesal Ocha menunjukkan wajahnya yang sangar pula.

"Huuu, Itchi Ocha lagi sensitif guys... Atut gua jadinya!" ledek Boy pula dan memasukkan kembali bolu ke dalam mulutnya.

Grace dan Gibran hanya geleng kepala melihat keduanya namun Bram tak bereaksi apapun sebab ia masih penasaran dengan kata "bertunangan" yang sempat ia dengar dari mulut Ocha sendiri.

^^^To be continued^^^

^^^🍁 aiiWa 🍁^^^

...Kutipan :...

Kecantikan hanya kulit luar, namun yang sangat penting adalah adanya keseimbangan antara pikiran, tubuh dan jiwa. ~Grace Eloise.

1
🅽🅸🅳🅰
ceritanya menarik sih tp ada yang bkin kesel loh udah sebagai papa nya tp tidak pernah berlaku adil dah gtu kalo selalu ada keributan bukannya diberhentikan mlah di diemin eh emak tiri nya kan mlah makin menjadi
Adinda Mahers
cerita dan kisah yg penuh inspirasi, bisa di ambil hikmahnya, ketabahan seorang gadis yg sungguh luar biasa kuat, sukses terus onel
👙⃝ʀɪsᴍᴀ 𝐙⃝🦜
Keren ceritanya grace yang punya kehidupan keras dari kecil semoga dia bisa menemukan kebahagiaan yang tidak terbatas semangat berkarya thor 😍😍
seorang ayah yang tega tidak mempedulikan darah daging nya sendiri, tapi syukur grace adalah wanita kuat wanita mandiri yg bisa berdiri tanpa dukungan ayah nya👍🏻👍🏻
ᄂ⃟ᙚRahma💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
semoga mereka tak Mandang martabat nantiiinya, semoga orang tua Gibran benar benar orang yang terbaik
𝐊𝐈𝐌💋𝐇𝐖𝐀①④🆁&🆉👻ᴸᴷ
KEREEEEENN ceritanya. SUKSES untuk semua karya kk. Semangat.💪💪💪🔥🔥🔥
💋MILA⁴💋
grace adalah wanita hebatt wanita mandiri gak seperti wanita pada umumnya, semoga grace tetap bahagia dengan kekasih nya👍🏻
𝐇⃟⃝ᵧꕥ_α↳
bagus ceritanya ka, wah dari pertama baca grace sepertinya gadis cantk
💞しÏA ĸArιиɑ͜͡✦
Karya yang luar biasa Thor Aiiwa...
kisah perjuangan seorang Grace wanita hebat dan tangguh yang menjalani kehidupannya dg ayahnya dg kekuatannya sendiri...
sangat suka dg cerita seorang wanita tangguh yg sll di suguhkan author u para readers dg jalur cerita yg sangat menarik u di baca...
semangat ya thor u semua karya2 mu yg luar biasa. God bless always.
☠ᵏᵋᶜᶟNida
sungguh miris hidupnya Grace dia hidup dengan keluarga yang tidak pernah memperlakukan nya dengan adil. apa lagi ayah nya lebih percaya sama istri keduanya 😏 . ayahnya laki² yang kurang ajar padahal msih punya istri tp diem² mlah menikah lagi sampe istrinya pun tau
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
pengorbanan anak perempuan demi sebuah keluarga
ᄂ⃟ᙚRahma💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
semoga apa yang barusan kamu ucapkan sungguh sungguh ya Gibran
Sedang mengetik...
anak yang sungguh berbakti kepada orang tua nya, meski orang tua nya memperlakukan dia dengan tidak adil

anak tiri di sayang sayang anak kandung di sia sia kan... sungguh ayah yg tidak bertanggung jawab terhadap anaknya
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
ceritanya bagus , menarik untuk di baca 🥰 seorang Grace wanita yg kuat, sering mendapatkan hinaan dr ibu tiri nya, semangat update nya 😍
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
lanjut
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
ternyata ocha gk bisa renang,ayo boy selamatkan dia
❥␠⃝ ͭ🍁ʀєʀєᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
semangat up up nya ya beb😘
ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠QUEN_LION🦁👑🤺: maacih bnyk beb dah sllu stay di gerai aiiwa😍
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁ʀєʀєᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
wahhh ngasih nafas buatan.. klo ocha tau dia dpet nafas buatan dari boy, ocha bakalan marah ato terima kasih ya..😅

ngakak aq beb boy dpet baju ocha, warna apa sih.. jan bilang pink boy🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁ʀєʀєᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ: slalu setia menunggu klnjutannya beb😉🫠
total 2 replies
ngeselin bngt boy🤣🤣, tpi seru juga liatnya,
untung aja OCHA msh selamat, bhya gk bisa renang
kadang bgtu dah boy, pasti ada sesuatu itu di balik senyumnya bram🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!