NovelToon NovelToon
Istri Simpanan

Istri Simpanan

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:97.4k
Nilai: 5
Nama Author: R.F

"Apa sekarang kamu puas?! Kamu saat itu memutuskan aku begitu saja dan sekarang kamu menikahi aku untuk menjadi istri ke dua. Bukan, tepatnya istri simpanan! Aku membencimu Arsen!" ucap Kinar

"Aku akan buktikan keseriusanku padamu bahwa kamu akan aku jadikan istri satu-satunya untukku, tidak apa-apa kamu membenciku, karena benci dan cinta beda tipis." ucap Arsen

Kinar yang mencintai mantan kekasih dan sekaligus suaminya itu begitu mudah, lalu bagai mana kisah rumah tangga mereka?

Apa yakin Arsen bisa menceraikan istri pertamanya yang memang wanita pilihan orang tuanya? Atau Kinar tetap selamanya akan menjadi istri ke dua dari Arsen?
Selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB. 22 Nonton bioskop

Sudah 1 minggu di mana perdebatan Kinar memenerima permintaan dari suaminya untuk belajar mencintainya, ia juga sekarang sedang belajar mencintainya.

Kinar pagi harinya sedang memasak seperti biasanya. Arsen langsung memeluk pinggang istrinya dari belakang sambil menyadarkan kepalanya di bahu istrinya.

"Masak apa sayang?"

"Masak nasi goreng kambing mas."

Nasi goreng kambing itu sudah matang, Kinar langsung menyajikannya di piring.

"Mas, boleh minta satu permintaan tidak?"

"Apa sayang?"

"Tolong berikan kak Ardi pekerjaan di kantor, kak Ardi adalah lulusan S2 dari Ausia, dia mendapapatkan beasiswa hingga bisa melanjutkan S2 di sana, tidak mungkin lulusan S2 menjadi pengawalku."

Arsen langsung meletakan piring berisi nasi goreng yang di pegang oleh istrinya di meja, lalu ia langsung membalikan tubuh istrinya.

"Kenapa sayang memanggil kaka dengan Ardi?"

Selama mengambil Ardi untuk menjadi pengawal istrinya, ia belum pernah mendengar istrinya memanggil Ardi dengan embel-embel kaka.

"Aku memanggapnya sebagai kaka mas, kak Ardi dulu pernah ko'ma hingga 1 bulan karena menolongku yang hampir tertabrak mobil, bahkan saat sadar kak Ardi hilang ingatan, jadi di mataku kak Ardi orang yang sangat berharga mas, bolehkan kalau mas memberikan pekerjaan yang pas untuk kak Ardi?"

Arsen memang sudah 1 minggu ini sedang mencari kesalahan Ardi untuk memberhentikan Ardi, alasanya ia bisa melihat kalau Ardi mencintai istrinya, ia takut kalau istrinya juga membalas cintanya, apa lagi mereka sahabat kecil, pasti sudah tau sifat satu sama lain.

"Mas akan mempercayakan perusahaan di bandung untuk sementara pada Ardi, kalau Ardi sanggup akan menjadi tangan kanan mas, tapi kalau tidak sanggup dengan pekerjaannya mas akan mempekerjakan dia dari seorang meneger terlebih dahulu."

Kinar tersenyum lebar saat mendengar ucapan dari suaminya, ia langsung memeluk suaminya dengan sangat erat.

"Terima kasih mas."

"Sama-sama sayang."

Arsen juga membalas pelukan dari istrinya, ia merasa sangat senang walau pun hanya mendapatkan pelukan dari istrinya.

Mereka langsung melepaskan pelukannya. Kinar langsung membawa nasi goreng yang ada di piring ke arah meja makan.

Saat Kinar akan membagi nasi goreng di piring suaminya, tapi suaminya melarangnya.

"Sayang tidak perlu di bagi dua, kita makan bersama iya?"

Kinar mengangguk pelan. Arsen dan Kinar langsung duduk.

"Sayang mas suapin mau?"

Kinar hanya mengangguk pelan. Arsen yang melihat jawaban dari istrinya ia tersenyum, lalu ia langsung menyodorkan sendok yang sudah berisi nasi goreng.

"Mas dulu saja yang makan, baru setelah itu suapin aku."

Arsen mengangguk pelan, ia langsung memakan makanan yang sudah ada di sendoknya, lalu langsung menyuapi istrinya.

Tidak bisa di pungkiri hati Arsen merasa sangat bahagia saat istrinya mencoba untuk belajar mencintainya, sudah 1 minggu ini ia juga semakin dekat dengan istrinya walau pun belum sampai ke jenjang malam pertama.

"Sayang, besok pagi bikin nasi goreng kambing lagi iya? Mas sangat suka."

"Iya mas, aku senang kalau mas menyukai makanan yang aku suka."

Mereka berdua makan sambil sesekali tersenyum hingga nasi goreng itu habis tidak tersisa.

Setelah istrinya minum Arsen langsung mengelap bibir istrinya memakai tisu, lalu baru mengelap bibirnya sendiri.

"Sayang, mas hari ini mau mengajak kamu menonton bioskop mau?"

"Mas aku takut pernikahan kita di ketahui oleh orang lain."

"Jangan takut, sayang sudah lama di rumah, pasti rasanya jenuh, mas sudah memboking bioskop itu hanya untuk kita berdua."

"Baiklah mas, aku mau pergi."

Kinar berbicara sambil tersenyum lebar. Arsen yang melihat senyuman dari istrinya ia sangat senang.

"Ayo kita siap-siap."

Arsen dan istrinya langsung masuk ke dalam kamar, mereka berdua langsung bersiap-siap, setelah selsai mereka langsung masuk ke dalam mobil.

Arsen langsung melajukan mobilnya dengan tangan kirinya yang menggenggam erat tangan isteinya.

"Mas, fokus menyetir, jangan terus memegang tanganku."

"Mas juga fokus sayang."

Setelah menempuh perjalanan cukup lama mereka sampai di depan gedung bioskop. Arsen merangkul pinggang istrinya masuk ke sana, banyak orang yang menatap mereka berdua dengan tatapan aneh, apa lagi saat mereka tau kalau Arsen sudah memiliki istri bernma Tiara, tapi sekarang mereka melihat Arsen dengan wanita lain.

Arsen dan istrinya langsung duduk di bangku bioskop, dengan istrinya yang menyadarkan kepalanya di dada bidang milik suaminya.

"Mas, nonton film apa?"

"Horor dan romantis."

"Kita menonton yang romantis saja mas."

"Iya sayang."

Bioskop itu sudah di mulai, Arsen dan istrinya fokus menatap layar bioskop, saat ada adegan ciuman Arsen dan istrinya sesekali saling pandang sambil tersenyum.

Apa lagi saat adgan yang lebih intim, walau pun di film itu di tutup dengan selimut, Kinar merasa malu sendiri, tapi ia juga tidak mau melihat film horor, ia takut dengan film horor.

Namen setelah di pertengahan film itu membuat Kinar berkali-kali menghela nafas berat, itu hanya sebuah film, tapi hatinya merasakan sakit saat wanita itu hamil, tapi lelaki itu yang sudah menghamilinya tidak mau bertanggung jawab.

"Mas, ini film merusak, mencontohkan tidak benar, yang ada nanti kalau lelaki yang niat jahat ikutan seperti film itu."

Kinar menghela nafas kasar saat membayangkan bagai mana kalau ia juga sudah mencintai suaminya lalu hamil? Setelah itu suaminya bilang seperti di film itu yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu dan meninggalkannya di saat sedang hamil.

Otak Kinar menjadi kacau saat melihat film itu, ia berkali-kali menggeleng-gelengkan kepalanya.

Arsen yang menyadari istrinya menggeleng-gelengkan kepalanya, ia langsung menangkup ke dua pipi istrinya.

"Kenapa sayang?"

"Tidak apa-apa mas."

"Tapi mata sayang itu tidak bisa berbohong, mata sayang sedikit memerah, kenapa sayang jujur sama mas?"

Kinar langsung memeluk suaminya dengan sangat erat sambil menangis.

"Aku takut mas, aku takut saat aku sudah mencintai mas dan mengandung anak mas, tapi mas meninggalkanku, aku tidak mau di posisi itu, sakit rasanya mas."

Arsen membalas pelukan dari istrinya sambil menepuk pelan punggung istrinya.

"Jangan terlalu berpikir sangat jauh sayang, mas akan selalu di sampingmu hingga akhir hayat mas."

"Tapi aku takut mas."

"Jangan takut, sayang harus selalu percaya pada mas, kalau mas akan selalu ada untuk sayang."

Arsen menghela nafas berat, ia pikir tidak akan membuat istrinya berpikir macam-macam, tapi di luar dugaan, bahkan istrinya berpikir sangat berlebihan.

Kinar hanya mengangguk pelan, tangisannya mulai mereda. Arsen mengecup pucuk kepala istrinya sekilas.

"Sudah jangan menangis, itu hanya film sayang."

Kinar lagi-lagi hanya mengangguk pelan.

"Sayang, habis ini mau kemana?"

"Aku ingin pulang saja mas, aku tidak suka dengan tatapan orang-orang tadi."

"Baiklah kalau begitu. Ayo kita pulang sayang."

Arsen memutuskan untuk pulang, walau pun filmnya belum selsai, ia takut kalau filmnya semakin parah dan membuat istrinya berpikir macam-macam.

Kinar mengangguk pelan, ia melepaskan pelukannya. Arsen langsung menghapus air mata dari istrinya.

"Jangan baper, itu hanya film sayang, di aslinya mana ada lelaki yang mau membuang darah dagingnya sendiri."

" Iya mas."

Mereka sekarang sudah ada di mobil. Arsen langsung melajukan mobilnya untuk pulang sambil tangannya menggengam tangan istrinya.

1
Lilik Juhariah
gk cinta tapi sampe 3 jam , gila ini orang ,
Lilik Juhariah
knp dr tadi baca novel lakinya yg katanya CEo kayak banci semua
Lilik Juhariah
takut sama emak emak , segitu mengerikannya kah,
Lilik Juhariah
cerita tuker tukeran jodoh udah digasak sana sini balik lagi atas nama cinta beuugh
Lilik Juhariah
jgn pernah berkata ya pada orang lain tapi berkata tidak untuk diri sendiri , menyakitkan hiks hiks
sari emilia
iya oma kinar itu kan lenjeh oma...semua hy pencitraan belaka oma...
sari emilia
ko crt nya jd ky lebay gtu sih
sari emilia
org tidur kbykn mimpi kebanyakn ngigau krn tidur nya asal tdk berdoa dl tubuh dlm keadaan kotor...mk nya tdur pun sll mengundang dosa...selingkuh dgn lk2 lain apa lg tlh bersuami cinta tdk cinta hukum nya haram dan dosa besar...mk nya perlu belajar ilmu agama jg asal hidup aja ga py tujuan hidup
sari emilia
spt kinar ini wanita jual murah...sana sni dgn alasan kwn main peluk2 tdk menjaga marwah nya sorg pr dan srg istri..trll mudah tamplok sana tamplok sni
sari emilia
oh sm bejat nya ku kr kinar wanita baik2 shg jd rebutan...ternyata wanita jadi2an
uci
bagus
..
lumayan
Erna Sudiastuti
lanjut
R.F: mksh kk
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
keren 😍
Ophie Pramono
hak batin isteri sah lah itu.... mau dua ya hrs adil donk
Azka Syfa
😘
R.F: mksh kk
total 1 replies
Astini
lanjur
Sunmei
bagus k
weni
bagus
WiraBP
Semangat 🔥💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!