NovelToon NovelToon
Dia Adalah Aku

Dia Adalah Aku

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Chicklit / Tamat
Popularitas:78.3k
Nilai: 5
Nama Author: Serra R

Jenita Claudia Andini, gadis berusia 24 tahun. Diharuskan untuk kembali ke kota C, demi memenuhi wasiat sang eyang.

Jenita yang sejak kecil besar dan tumbuh bersama mamanya. Terpaksa menutupi identitas dirinya di kota S. Disana dirinya dikenal sebagai Ceo Claudia. Seorang Ceo yang terkenal tegas dan dingin. Berbeda jauh dengan sifat nya sebagai Jenita yang lemah lembut.
Misteri kematian sang papa yang menjadi semangat nya untuk tetap bertahan di kota C. Bahkan dirinya masih harus dihadapkan dengan perjodohan yang baru diketahuinya setelah dirinya kembali ke kota C.
Bagaimana kisah Jenita Claudia yang mempunyai peran berbeda?
Bagaimana juga dengan perjalanan cintanya dengan sang tunangan yang lebih memilih dirinya sebagai Claudia bukan sebagai Jenita?
Mampukah dirinya bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serra R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

"Mikir apa? jangan melamun lagi!! Semuanya sudah selesai. Dan kamu harus bangkit kembali, bukankah kamu ingin mengetahui siapa mereka?"

Alex menghampiri Claudia yang sedang termenung di balkon apartemen. Dia yang dilarang keluar sebelum Alex memastikan semua baik baik saja tentu merasa bosan. Namun Claudia mengerti bahwa semua itu untuk kebaikannya sendiri.

"Tidak." Elaknya.

Alex tersenyum tipis, dengan secangkir kopi ditangan. Lelaki tampan yang lebih sering terlihat tersenyum itu mendudukkan dirinya di sofa singgel yang ada di balkon. Hanya ada meja kecil yang memisahkan mereka kini.

"Oh, kalau bukan memikirkan hal itu berarti kamu sedang melamunkan aku."

Lihatlah, percaya diri sekali dia. Padahal jelas jelas dirinya yang mengatakan pada Jenita bahwa dirinya tak boleh menyimpan rasa padanya.

"Buat apa? lagi pula diantara kita kan hanya sebuah pertemanan." Claudia berucap santai sesantai angin yang sedang berhembus mengantarkan udara sejuk di sore ini.

"Siapa bilang hubungan kita hanya pertemanan. Kamu lupa kalau kita ini sudah bertunangan?"

"Bukankah sudah dibatalkan. Dan kamu sendiri yang membatalkan nya waktu itu."

Alex memicing tak suka, walau apa yang dikatakan Claudia adalah kebenaran. Namun bagi Alex yang memang tak pernah mau kalah dan salah, nyatanya memang tak mau disalahkan. Baginya Claudia sekarang adalah tunangannya dan tak ada seorangpun yang boleh mengganggu nya.

"Tidak!!" Ucapnya masih mengelak.

"Bukankah Jenita jelek, cupu? dan kamu memintanya untuk menjauh." Claudia kembali dengan protesannya.

"Bukankah yang ku katakan benar? Jenita memang jelek." Lihatlah santai sekali dia mengucapkan kalimat itu. Padahal jelas jelas Jenita sudah tak lagi memakai kacamata dan juga wig nya.

"Lalu untuk apalagi dirimu mengakui bahwa Jenita tunanganmu?" Sungut gadis itu dengan bibir merengut.

"Ck, Jenita memang jelak, cupu, udik. Itu sebabnya aku tak menyukainya. Aku bahkan mencintai gadis lain yang lebih segala-galanya dari dia. Dia cantik dimataku, dan tak akan pernah ku ijinkan orang lain menyentuh nya."

Jenita menatap kesal Alex, lelaki itu selalu saja bisa memicu kekesalannya. Gadis itu beranjak dan mengayunkan langkahnya hendak pergi. Berada didekat Alex hanya membuatnya naik darah.

"Mau kemana?"

Alex mencekal pergelangan tangannya sebelum gadis itu melewati pintu balkon yang mengarah ke dalam. Senyum kecil tersungging di bibir tipisnya kala melihat gadis pujaannya cemberut dan enggan menatap nya.

"Sayang mau kemana?" Ulangnya seraya melingkarkan lengannya di perut Claudia yang masih setia bungkam.

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Klinik kecil di kota D beberapa waktu yang lalu.

"Lepaskan tolong!!" Teriak Jenita di tengah malam, membuat Alex yang sedang menjaganya sambil terduduk tak jauh dari brangkar tempat Jenita berbaring berjengkit kaget.

Dia yang rasanya baru saja mulai terpejam merasakan sedikit pusing di kepalanya. Namun tak urung dia melangkah dengan cepat ke arah Jenita yang gelisah dengan rintihan kecil keluar dari bibirnya. Direngkuhnya tubuh yang masih lemah tersebut untuk ditenangkan.

"Sayang, tenanglah. Kamu aman disini, tenanglah!!"

Dua hari bertahan di kota D tak membuat Jenita membaik. Gadis cantik tersebut masih sering melamun dan berjengkit kaget ketika ada yang mendekati nya. Dokter menjelaskan bahwa selama ini Jenita kerap mengkonsumsi obat tidur dan beberapa obat penenang. Itu alasan yang diberikan mengenai kegelisahan yang terus dialami gadis tersebut.

"Baru 10 hari tapi mereka sudah membuatmu begini. Aku bersumpah akan membalas mereka yang tega melakukan ini padamu."

Alex membelai rambut Jenita ketika gadis itu mulai tenang dan tertidur kembali. Tak sedikitpun Alex pergi dari sisi nya. Lelaki itu bahkan rela dirawat diruang yang sama demi dapat menjaga Jenita. Rasa sakit di lengan dan dahinya yang tergores tak membuat Alex roboh. Dia masih sama menakutkannya.

*

*

*

"Eughghh"

Jenita menggeliat di balik selimut ketika merasakan sinar matahari masuk melalui cela dan mengenai wajahnya.

"Sudah bangun?" Alex tersenyum dan membelai rambut Jenita.

Jenita masih berjengkit namun Alex segera merengkuhnya.

"Hei, jangan takut. Lihatlah aku, kamu mengingatku? hem?" Alex berusaha merangkum wajah Jenita dan mencoba membuat gadis itu tenang. Gemetar di tubuhnya masih dapat Alex rasakan.

"Aku Alex, tunangan kamu. Ingat kan? tenanglah, kamu sudah aman bersamaku disini." Perlahan tubuh yang menegang itu menjadi sedikit rilex diiringi lelehan air mata yang membasahi pipinya.

"Menangislah, menangislah agar semua sesak yang kamu rasakan tak lagi menyiksamu. Ada aku disini." Alex menghapus air mata Jenita dengan ibu jarinya.

Perih hatinya ketika melihat gadis yang cerdas, penuh semangat dan selalu tersenyum penuh percaya diri. Berubah menjadi semenyedihkan ini. Tubuhnya kurus dengan kantung mata yang nampak menghitam. Serta beberapa bekas ikatan masih memerah di pergelangan tangan dan kakinya.

Hingga Alex membawanya kembali ke kota S dan mulai kembali melakukan penyelidikan bersama dengan Andrian yang juga bergerak dengan diam diam.

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Saatnya telah tiba, dimana hari ini tepat sebulan sudah Ceo Claudia tak datang ke perusahaan. Namun pagi ini, dengan memakai blazer serta celana merah dipadukan dengan dalaman berwarna pink. Jenita datang dengan anggunnya. Tak nampak lagi kantung mata disana, namun tatapan mata Jenita menajam dengan sorot yang menakutkan.

Claudia is back!!

Sinta yang berjalan disisinya pun merasakan perubahan dari sahabat sekaligus bos nya tersebut. Dimasa pemulihan, Alex melarang orang-orang terdekatnya untuk menjenguknya sementara waktu. Bukan karena memang tak boleh namun karena Alex ingin lebih menjamin keselamatan Jenita dan keberhasilan masa pemulihan gadis itu.

"Selamat pagi."

Alex yang memimpin meeting kali ini membuka nya. Lelaki yang jarang sekali menampilkan senyumnya tersebut duduk dengan gagahnya. Wajahnya yang datar membuat para pemegang saham berkeringat dingin dibuatnya.

"Seperti yang semua orang ketahui,bahwa saya disini untuk menggantikan posisi Ceo Claudia. Krisis perusahaan juga telah kita lalui bersama." Alex menarik nafas pelan untuk menjedah ucapannya.

"Selama ini perusahaan mampu berkembang ditangan beliau. Tak ada yang mampu berbuat seperti itu termasuk saya. Untuk itu, karena Ceo Claudia telah kembali aktif maka kursi kepemimpinan akan saya kembalikan kepada beliau. Namun tetap semua dalam pengawasan saya. Untuk itu saya meminta kerjasamanya kepada semua yang hadir disini untuk sekali lagi membantu Ceo Claudia bertugas." Tegasnya tak ingin lagi ada bantahan.

Inilah yang dia tunggu beberapa waktu terakhir. Pulihnya Claudia dan kembalinya dia menjadi Claudia yang dulu namun lebih kuat lagi. Dengan demikian, rencana yang telah disusun nya bersama dengan Andrian bisa segera dijalankan.

"Terimakasih atas kepercayaan Tuan Alex, saya akan mengembannya dengan sepenuh hati. Dan untuk para investor dan juga pemegang saham, saya juga mengucapkan terimakasih karena kalian semua masih mempercayai kinerja saya di perusahaan ini. Mendiang kakek membangun prusahaan ini dengan keringatnya, untuk itu saya tidak akan membiarkan kejadian seperti kemarin terulang kembali. Terimakasih!!" Claudia membungkuk mengakhiri ucapannya.

Para karyawan dan juga kolega hanya tau jika Claudia sedang menjalani pemulihan karena sakit. Sinta mengatakan demikian hanya demi meredam keingin tahuan orang-orang sekitar. Namun dibalik alasan tersebut tentu ada yang tersembunyi dari Alex. Dan benar saja, beberapa orang bahkan mengatakan jika Claudia tengah tak ada di kota S bahkan ada yang menduga bahwa gadis tersebut sudah mati. Namun yang lebih mencengangkan adanya isu yang beredar bahwa Claudia sedang diculik dan tak mungkin bisa kembali.

Alex tersenyum, kini dia semakin yakin jika pelakunya adalah orang terdekat Claudia. Selama ini tak ada yang tahu prihal menghilang nya Claudia kecuali tentang Jenita di kota C. Bisa dipastikan bahwa mereka memang tengah memantau Claudia sejak lama.

1
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺OnyAchmad
Cerita yang menarik dan luar biasa 👍
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
Begitu banyak duka dan luka. Demangat Thor 👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼 Terima kasih 🙏
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ⏤͟͟͞Rafael💝drg🔯HS࿐
Wow, dah end 😁
ᵇᵃˢᵉ™
Akhirnya happy ending, makasih k ry 🤗
ㅤㅤ💥爱你的钥匙 Serra࿐: sama"🤗terimakasih sudah ngikuti cerita ini sampai tamat🙏
total 1 replies
Nuraini Aini Aza
ternyata banyak misteri yang belum terungkap,tetap semangat thor
𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Ony👏❁︎⃞⃟ʂ E𝆯⃟🚀
Sukses selalu untuk karya2nya kak thor
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
memberikanku bukan membrikan ku
kulupakan bukan ku lupakan.
Semangat Thor 😁😁😁
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
awowok buat Hermawan 🤣🤣🤣
Nuraini Aini Aza
masih penasaran sebenarnya yg jahat itu Dira atau papanya sih??
🦁R14n@
segitiga sama kaki wkwkwkkwk
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
weh sudi yak bukan sudih 😁
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
ramah tamah ya 😁
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ⏤͟͟͞Rafael💝drg🔯HS࿐
weh keren Rya. 👍🏼👍🏼👍🏼💪🏽💪🏽💪🏽💪🏽
Lely Su
disekap slm puluhan thun disiksa,itu sh bukn prbuatan manusia lg, tp binatang yg sadis...jgn smp ujung nya cm dipnjra 1,2 thn doang si hermawan..di rajang tubuhnya pun blm setimpal dgn apa yg adh dilakukan pda ikbar,,bner bner biadab,,awas sj kl hkumanya cm pnjra tnp mndptln siksaan spt yg diterima ikbar slm puluhan thun,,
Lely Su
psti dkang slma ini hermawan

dn ayu hg dira ga tau ttg rahasia hermawan,, psti ayah jenita msih hidup dn di sekap slm brtahun thun
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
Wkwkwk keluarga toxid. Nggak bapak, nggak ibu, nggak anak semua minta dipenjara 🤣🤣
Lely Su
bukanya anggia njatuhkn sesuatu,,apa jenita ga mlhat
Lely Su
menuritku musuh dlm selimut adlh paman hermansah si angkat nenek sulastri
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
Knp gak ada yg komen yak pdhal ini kisahnya menarik lho 😁😁😁
Semangat Rya 👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
Kelamaan dalam sangkar ntar karatan lho 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!