NovelToon NovelToon
Jodoh Yang Ketiga.

Jodoh Yang Ketiga.

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Poligami / Romansa-Tata susila / Tamat
Popularitas:200.1k
Nilai: 5
Nama Author: Trisubarti

Diceraikan oleh Abimanyu suami pertama, karena kelakuanya yang buruk, bukan lantas membuat Diah Susanti jera untuk menikah lagi.

Ia menikah lagi dengan Alfredo suami kedua, dan pada akhirnya pernikahannya pun tidak langgeng. Karena Alfred terbukti sudah beristri. Padahal pernikahan mereka sudah dikarunia satu putri. Tetapi dibalik tragedi perceraianya, membuat Diah memperbaiki perbuatanya. Bertaubat dan menjadi pribadi yang baik.

Setahun kemudian, setelah berhasil melupakan Alfred.
Diah menikah lagi dengan Marselo, duda kaya mempunyai anak satu. Namun, Diah dikejutkan dengan cincin kawin yang Marsel kenakan bukan terukir namanya. Melainkan nama wanita lain yakni Arabella.

Nah, siapakah Arabella? karena kemana perginya ibunya Calista, masih menjadi misteri bagi Diah. Apakah Marsel pun masih mempunyai istri?

Lalu bagaimana kelanjutanya, apakah pernikahan Diah akan langgeng atau justeru sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Trisubarti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanya kamu.

Kita tinggalkan Gita yang sedang berperang melawan debu, dengan peralatan sapu, dan kain pel.

Sekarang kita tengok apa yang di lakukan pasutri di Bali pagi ini.

"Kita cari sarapan ya" ajak Marsel saat ini mereka sudah mandi basah karena hari terakhir di Bali, tadi malam Marsel lembur entah berapa ronde. Tidak puas dengan itu setelah shalat subuh masih nambah lagi.

"Aku capek banget Mas, kita sarapan di bawah saja" Diah benar-benar dibuat kelelahan oleh suami tampanya ini.

"Hahaha... masa baru segitu saja nyerah" Marsel terbahak-bahak.

"Mas! serius ih!" Diah manyun sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk, sedangkan Marsel main ponsel di tempat tidur.

"Okay... aku pesan saja" Marsel mengetik memesan sarapan.

"Setengah hari ini, kita diam di kamar, kita habiskan waktu untuk membuat adiknya Lita, kira-kira masih kuat nggak tiga kali lagi, hahaha" kelakar Marsel.

"Iiiihhh... nyebelin..." Diah memukul-mukul suaminya dengan bantal. Marsel yang awalnya telungkup balik badan kemudian menarik tangan Diah hingga jatuh menimpa dadanya.

"Mas" Diah menjatuhkan tubuhkan di sebelah Marsel. Marsel merengkuh tubuh Diah mereka pun berhadapan.

Dada Diah merasa berdegup kencang siapa yang menolak pesona Marsel. Munafik jika Diah mengatakan tidak dihipnotis oleh semua organ tubuh Marsel yang atletis.

"Aku mau bangun Mas, mau bereskan baju" Diah ingin segera menghindar. Bisa mabuk jika lama-lama berhadapan dengan Marsel, membayangkan sepagi ini sudah mandi wajib dua kali.

"Nanti saja, mau bereskan apa sih, gampang" Marsel mengunci pinggang Diah dengan kaki hingga tidak bisa bergerak.

"Mas, apa sih yang kamu suka dari aku?" tanya Diah kemudian membiarkan tangan Marsel yang tidak mau diam selalu usil mencolek-colek tubuhnya.

"Kok tanya begitu?" Marsel mengerutkan kening.

"Pokoknya jawab saja, pertanyaan aku" ucap Diah.

"Ya karena aku cinta sama kamu lah, apa lagi" jawab Marsel.

"Tapi aku nggak ada apa-apanya loh, jika dibandingkan dengan Mommy Calista, ia mempunyai segalanya, kecantikan, keahlian, kepandaian, sedangkan aku..." tutur Diah seraya memainkan kancing kaos Marsel.

"Tapi kamu punya ini" Marsel menyentuh dada Diah yang dimaksud adalah hati.

"Kamu itu punya hati yang baik, penyayang, dan pemaaf" imbuh Marsel.

"Tapi aku dulu orang jahat Mas, semua yang Mas katakan itu salah" Diah menutup wajahnya malu jika mengingat dulu.

"Sudah lah, jangan pikirkan yang dulu, orang jahat karena tidak tahu yang ia lakukan itu benar, atau salah, tapi dia berusaha untuk mencari tahu, dan memperbaki semua kesalahannya, itu jarang sekali, tapi aku temukan di diri kamu," dikecupnya bibir di depanya itu dengan cinta.

"Tidak sedikit kok, orang yang mengaku baik, tapi sudah tahu itu salah, tetap saja dilanggar, dan tidak berusaha untuk memperbaiki, itu yang salah kaprah," nasehat Marsel.

"Terimakasih Mas" Diah merasa tenang akan kata-kata suaminya.

"Kamu mau lihat foto kita selama di Bali tidak?" Marsel mengalihkan.

"Boleh" Diah bersemangat.

Marsel membuka galeri kemudian memperlihatkan kepada Diah.

"Boleh aku lihat semua fhoto di galeri ini Mas?" Diah harus izin dulu khawatir melanggar privasi Marsel.

"Boleh, memang kenapa?" Marsel menatap Diah yang sedang mengotak atik galeri menarik napas panjang.

Ternyata sulit untuk meyakinkan Diah, bahwa dirinya memang mencintai dirinya apa adanya.

Yah... mungkin trauma penyebabnya, tetapi jika di tanya trauma atau tidak, Marsel pun sebenarnya mengalami hal yang sama. Kegagalan pernikahanya dengan istri yang terdahulu membuatnya trauma yang mendalam.

Jika Diah mau menyadari inilah saatnya bagi mereka untuk saling mengobati.

Marsel tidak menampik saat ditinggalkan Bella tanpa seizin-nya membuat pukulan berat baginya. Menjalin kekasih dengan Bella selama lima tahun plus pernikahanya yang sudah dua tahun kandas. Sudah pasti membuatnya merasa dikhianati.

"Mas, kok nglihatin gitu sih?" Diah menjadi salah tingkah. Membuat Marsel tersadar dari lamunan.

"Bagus tidak foto-fotonya?" Marsel tiduran miring menopang pelipisnya.

"Bagus Mas, lihat nih saat kita mandi di gua" Diah menunjukan foto mereka ketika berendam di gua, tempat pemandian air hangat.

Tampak Marsel memeluk dari belakang dan hanya terlihat tubuh mereka sebatas dada.

Tok tok tok.

"Sarapan datang kali ya Mas, aku buka pintu dulu" Diah ingin beranjak tapi dicegah Marsel. "Aku saja"

Sarapan datang mereka menyantapnya.

**********

"Assalamualaikum..."

"Waalaikumsalam..."

Gita yang baru selesai shalat dzuhur mendengar salam dari freddy putranya segera membukakan pintu.

"Mommy..." Freddy mencium punggung tangan Gita.

Nampak Freddy baru pulang sekolah dijemput Alfred. Biasanya Gita yang sering menjemput, tapi kali ini Alfred sudah tidak mengizinkan istrinya terlalu lelah.

Gita kemudian mencium punggung tangan suaminya.

"Dedek rewel tidak..." Alfred mengusap perut Gita.

"Tidak dong, Daddy" jawab Gita. Mereka masuk bersama-sama.

"Bagaimana belajarnya, di sekolah?" tanya Gita sambil mencium pipi putranya.

"Gampang Mom, dapat nilai 100" Freddy mendongak.

"Alhamdulillah... anak Mom, pinter" puji Gita sambil mengacungkan jempol.

"Giliran pintar Daddy tidak di aku nih" seloroh Alfred yang sedang meletakkan sepatu di rak. Mereka pun lantas tertawa.

"Freddy ganti baju dulu, terus kita makan siang ya" titah Gita.

"Baik Mom" Freddy segera kekamar ganti baju, begitu juga dengan Alfred, sedangkan Gita menyiapkan makan siang.

Mereka pun makan dalam diam selesai makan, freddy segera bobo siang, Gita mencuci piring, sedangkan Alfred bersiap-siap akan kembali ke konter.

********

Malam harinya Gita dan Alfred merebahkan tubuhnya di kasur. Aktifitas seharian Membuatnya lelah.

Gita tampak gelisah memikirkan kedatangan Bella tadi siang, dan tidak lepas dari perhatian Alfred.

"Kamu sakit, kok gelisah banget? ada yang di rasa?" tanya Alfred perhatian sambil memijit kaki istrinya yang agak bengkak.

"Al, setiap kamu mengunjungi Syifa, apakah kamu selalu bertemu Diah?" lirih Gita.

"Pernah dua kali, bukankah aku sudah cerita sama kamu, lalu kenapa kamu tanyakan itu lagi?" cecar Alfred.

"Kamu tidak akan kembali lagi sama Diah kan Al?" Gita menatap suaminya, walaupun Gita tidak mempercayai ucapan Bella tadi. Namun ada perasaan yang mengganjal di hatinya.

"Cek! kamu ini tanya apa sih Git..." Alfred geleng-geleng. "Kamu ini ada apa? aku perhatikan sejak tadi siang sikap kamu berbeda." Alfred merasa aneh dengan sikap Gita yang terlihat murung.

Gita pun menceritakan kedatangan Bella tidak ada yang ditutup-tutupi.

"Jadi... istri Marsel tadi menemui kamu?" Alfred terperangah. Sementara Gita mengangguk.

"Dia itu, pasti akan memperalat kamu, untuk merebut suaminya, dari Diah Git?" Alfred yakin.

"Iya Al, tapi kenapa sih! Diah seneng banget menjadi istri kedua" jawab Gita kesal.

"Sayang... dengarkan aku" Alfred menggenggam tangan Gita. "Apa pun yang terjadi dengan mereka saat ini, bukan urusan kita. Kita tidak boleh ikut campur, biarkan mereka menyelesaikan masalah nya sendiri"

"Yang harus kita lakukan sekarang adalah: berjuang untuk keluarga kita, demi Freddy dan dedek di perut," nasehat Alferd.

"Aku juga tidak perduli dengan mereka Al, tapi aku hanya takut kamu melirik Diah kembali." Gita tampak risau.

"Astagfirlullah... kamu masih tidak percaya sama aku Git, Diah itu masa lalu aku, yang ada dalam pikiranku saat ini, dan seterusnya hanya kamu, dan anak-anak"

"Iya Al" jawab Gita. Mereka ngobrol panjang lebar hingga Gita tidur dalam pelukan Alfred.

.

*******

"Hallo... reader... apa kabar? moga kalian sehat selalu. Nih budhe kasih bonus, tapi jangan lupa like, komen, dan budhe tunggu vote nya hari senin ya"

...Terimakasih....

1
falea sezi
males klo ngurus anak suami
falea sezi
mending mundur lah cerai Marvel egois
Evy
seharusnya Elo jujur sama Diah... walaupun menyakitkan...tapi itu lebih baik.. daripada nanti tahunya dari orang lain.bisa runyam tu rumah tangga.
Dianherlina Siswoyo
damai sekali hidup antar mantan semua akrab dan tdk ada rasa canggung coba dunia nyata ada gak ya kaya bgini😂😂😂😂😂
Buna Seta: Mampir karyaku kak Istri Pilihan Putriku
total 3 replies
Dianherlina Siswoyo
bagus seru cerita nya ending nya meng haru biru terimakasih Thor 🙏
Dianherlina Siswoyo
enak bgt byk anak lucu² saya aja yg punya 3 kadang suka ketawa suka kesel ada aja kelakuan aneh anak² untuk menghibur mama nya 😁
YouTrie: Betul Kak terimakasih sudah mampir
total 1 replies
Eni Nuraini
ceritanya keren,alurnya bagus...
kebetulan yg membahagiakan
YouTrie: Terimakasih kak mampir cerita aku yang lain ya 🤣🤣🤣
total 1 replies
Eni Nuraini
bawang apa sih yg diiris thor...
sampe banjir nich air mataku...
sedih,smg husnul khotimah mba bella.
selamat datang baby boy twins
YouTrie: Terimakasih kak sudah mampir
total 1 replies
Eni Nuraini
ngiris bawang euy...
banjir nich pipi,hujan dari mata 😢
Eni Nuraini
bella kan tau kode masuk apartemen...
cek cctv donk bang ello...?
Eni Nuraini
percaya?
Eni Nuraini
terharunya sampai berair mata...
seneng banget,bahagia dg keluarga yg berkumpul gt.
Eni Nuraini
terharu,...
gara kakak ketemu gede
cakep gak nich???
baik pula orangnya
perfect
YouTrie: Pasti cakep kak 🤣🤣🤣
total 1 replies
Eni Nuraini
satu kata untuk mba bella "MELAS"...
YouTrie: Kwek kwek kwek 🤣🤣🤣
total 1 replies
Eni Nuraini
deg
ketemu mantan...
dejavu gak???
YouTrie: Betul kak
total 1 replies
VLav
syukurlah sampe antony juga baik2 aja
VLav
yah, mana bisa marsel lupa dgn momynya
VLav
part bonus yg mengandung bawang
VLav
hepi end buat diah terharu banget dengan perjalanan hidupnya diah yg macem naik roller coaster, naik turun sesuka hati budhe hihihi
VLav: ga kerasa tiap malem baca 1 eps, makasih ud nemenin malem2 santai budhe
sebentar lanjut ke lapak yg baru
total 2 replies
Tersiance Dida
bagus novelnya
YouTrie: Terimakasih kak lanjut baca ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!