oHai... Hai... ini novel ku yang ke sekian kali ya ... terima kasih atas telah mau membaca cerita ku.
Di cerita ini mau menceritakan tentang cerita anak anak di masa sekolah. dan ini di sini tidak ada cerita yang akan masalah nya berat berat kok....
Azkia Dewangga, yang akrab di panggil dengan KIA, seorang gadis SMA yang cantik, putih, tinggi, mata bulat seperti bola, pintar pula, siapa yang tidak suka dengannya, namun banyak teman perempuan yang sangat iri dengannya, bahkan Kia termasuk siswa yang selalu bikin onar, nama nya selalu berada di setiap lembar diguru BP.
Dewangga Pradipta, guru kimia yang mengajar di sekolah Kia, guru yang di awal masuk mengajar sudah di buat pusing oleh Geng KIA, dan saat mengejar pun di buat syok oleh KIA, bagaimana tidak syok tiba tiba KIA berkata.
" Mau jadi pacarku?." ucap Kia tiba tiba.
" Saya mau jadi pacar kamu, asal kamu bisa penuhi syarat dari saya." jawab Dewa.
" Baik siapa takut!!!!." Jawab Kia.
-------------
Tunggu kelanjutan nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska Sutrisno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Deal Kerjasama
" iya Bu, begini Dewa saya mau mengajak kerjasama dengan Bu Ningsih tentang masakan dan kue Bu Ningsih, secara 2x saya merasakan nya, rasa nya sungguh luar biasa, dan saya ingin Bu Ningsih membuatkan 2.000 kotak nasi setiap hari nya, mulai Hari Senin sampai Jumat, dan khusus hari Jumat saya minta 3.000 kotak nasi plus 3.000 kotak kue, terserah Bu Ningsih mau isi berapa kue yang penting saat hari Jumat saya minta nasi dan kue." ucap pak Ari
" Masha Allah, nak ini bukan mimpi kan?." tanya Bu Ningsih yang tiba tiba menyerobot ucapan pak Ari dan Dewa.
" Alhamdulillah tidak bu, ini rejeki kita sekarang, untuk pak Ari saya terima kerja sama ini, dan untuk...." ucapan Dewa menggantung
" Kamu tenang saja anak muda, meskipun kita kenal baik, nama nya kerjasama tetap harus ada hitam di atas putih, jadi ke depan nya baik kamu atau saya akan tenang dan tidak akan terjadi kecurangan sedikit pun." ucap pak Ari yang mengerti isi pikiran Dewa, Pak Ari tahu kalau Dewa sungkan untuk mengatakan ini semua barusan, dan untung nya pak Ari paham hal itu.
" Terima kasih pak, saya sangat berhutang Budi kepada ibu dan bapak." ucap Dewa.
" saya suka dengan cara berbicara kamu Dewa, setelah tandatangan kerjasama dengan Bu Ningsih, kita bisa menjalin kerjasama." ucap pak Ari
" Bapak terlalu memuji, saya hanya yang sedang merintis pak." ucap Dewa
" Dari itu, sekarang kamu merintis, suatu saat saya yakin kamu bisa sukses, apa mau kita buat cafe?." tawar pak Ari.
" Maaf pak, cafe spin ini adalah cafe Dewa pak, Dewa merintis sejak 1 tahun yang lalu." jawab Bu Ningsih
" Masha Allah, Dewa saya bangga terhadap kamu, saya dari tadi sangat kagum dengan desain cafe ini, saya mau tanam modal di cafe ini, kamu mau? kita haru melebarkan cafe ini, lihat saja cafe ini sangat rame, apalagi ini di desain untuk para anak muda." ucap pak Ari sambil melihat ke sana kemari.
" Benar Dewa, saya yakin kamu pasti bisa." ucap bunda Rosa.
" Terima kasih pak, tapi nanti kita bagi hasil ya." ucap dewa.
" Bukan begitu yang saya maksud Dewa, saya kasih modal kamu untuk melebarkan." ucap pak Ari.
" Mohon maaf pak, kalau begitu saya tidak bisa terima modal dari bapak secara cuma cuma, bagaimana kalau begini pak, anggap saja saya berhutang sama bapak, kalau uang nya sudah terkumpul nanti saya kembalikan berserta dengan laba nya, maksud saya hasil dari uang bapak tersebut." ucap Dewa dengan hati hati.
" Terserah kamu saja, yang penting besok kamu temui saja saya di kantor, dan ini alamat kantor saya, kamu kesana, Kita tandatangani kerjasama ini dan uang yang akan kamu terima." ucap pak Ari.
Mereka ber 4 kembali berbicara dan pak Ari mengeluarkan ide untuk kemajuan cafe Dewa, bahkan ide ide dari pak Ari tidak hanya melebar kan cafe nya saja, bahkan tambahan menu dan minuman, bisa juga kue dari Bu Ningsih bisa menjadikan Ikon cafe ini, tidak lupa juga live musik yang selalu di kagumi para anak muda."
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak