Season 1-2
Nayra Quinza adalah seorang gadis yang ramah, cantik, berhati lembut, dan penurut. Tapi kehidupan yang dijalani olehnya tidak seindah namanya dan secantik dirinya. Dia menanggung pahit nya kehidupan dari umur 14 tahun saat ayahnya meninggalkan dirinya bersama ibu tirinya, ayahnya meninggal karena kecelakaan.
Saat berumur 18 tahun ibu tirinya menjualnya kepada Dean Rodriguez Griffths seorang pengusaha kaya raya dan pemimpin yang bersifat dingin untuk dijadikan rahim sewaan.
Bagaimana kelanjutan ceritanya?
Yuk Ikuti saja untuk membacanya😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanisya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DIRUMAH MERTUA
" Istirahat lah dulu, nanti kita turun kebawah saat jam makan siang " ucap dean datar
" iya " ucap nayra sambil mengangguk
" itu meja rias kamu pakaian pakaian kamu juga ada di wardhrobe " jelas dean agar nayra tidak kebingungan mencari cari lagi
" iya terimakasih, aku tidur dulu " ucap nayra yang dari tadi sudah menahan kantuknya
Nayra sudah tertidur cepat sekali dia bisa tidur pikir dean namun dia teringat nayra minum obat setelah sarapan tadi itu akan menambah efek mengantuk kata dokter saat jadwal pemeriksaan semalam
Dia melihat nayra dean dapat merasakan sesuatu yang berbeda dari nayra, menurutnya nayra bukan lah seperti wanita wanita umumnya yang hanya menginginkan kekayaan dean saja, dia adalah sosok yang lain di mata dean
" aku akan mencobanya aku akan belajar membukanya untuk mu semoga kau juga bisa menerima nya " batin dean sambil menatap nayra
Dean ingin menata hatinya dean sudah bertekad tidak mungkin dia selalu seperti itu Tak lama kemudia michel menelpon dean dan mengatakan bahwa dia telah mengirim email pada dean karena ada hal penting yang harus di periksa dean
Dean bekerja dia duduk di ranjang nya dekat nayra dan dia memangku laptopnya sambil bekerja sudah 1 jam dia bekerja lalu dia merasa lelah, dia ikut merebahkan diri nya di samping nayra dan ikut tertidur bersama nayra
Mereka saling berpelukan memberi kenyamanan satu sama lain
Di sisi lain
mama emily sibuk mengatur para pekerja di mansion karena dia akan mengadakan acara makan malam dan adik nya juga akan datang bersama putri putri nya begitu juga dengan adik ipar nya ikut datang bersama keluarga nya mereka akan membawa keluarga masing masing dan menginap di mansion utama, semua jarak rumah mereka tidak lah jauh yang paling jauh adi mama emily membutuhkan waktu 40 menit jika ke mansion utama
Jam sudah menunjukkan pukul enam sore namun belum ada tanda tanda dean dan nayra turun ke lantai bawah, kedua uncle dean sudah di dalam perjalanan dan akan sampai sebentar lagi
'' pa kenapa mereka belum turun ya '' tanya mama emily pada papa david yang tengah duduk di sofa ruang tengah
'' papa tidak tau ma lihat saja ke atas ma '' saran papa david
'' baiklah ayo '' kata mama emily sambil mengajak papa david
Mereka keatas sampai diatas pintu kamar dean tidak tertutup rapat dan mereka terdiam lalu mama emily melihat nya pelan pelan dan membuka pintu pelan
Mereka terharu melihat pemandangan yang ada di depan mata mereka, dean dan nayra berpelukan mesra tidur dan masih berada di alam mimpinya papa david dan mama emily jadi teringat saat mereka menikah dulu juga pernah seperti itu, dan di foto oleh oma natalie
Dan mereka berdua berniat untuk mengabaikan moment ini juga mama emily mengambil handphone nya dan memfoto mereka berdua
Tiba tiba dean terbangun dia sedikit terusik dengan suara ponsel mama emily dean orang yang peka terhadap situasi ya tentu peka karena bagi seorang mafia dalam melihat situasi harus teliti
'' Ada apa ma, pa?'' tanya dean
" sudah sore dean bangunkan nayra segera turun kebawah, sebentar lagi kedua uncle mu akan sampai '' ucap mama emily lembut
" baik ma, sebentar lagi kami akan turun " jawabnya
Nayra masih tertidur dia tidak terusik sedikit pun dengan pembicaraan mereka mungkin memang nayra harus bedrest
Papa david dan mama emily turun ke bawah
" Hei bangun, heii " ucapnya menepuk nepuk pipi nayra
" emmhh " dehem nayra menjawab dan membuka mata nya perlahan dia melihat tangannya melingkar di perut dean dia langsung menariknya dia masih sedikit canggung dan takut dean marah
Tapi ternyata tidak!
" segera bersihkan dirimu dan kita akan turun kebawah kedua uncle ku akan datang " ucap nya pada nayra
Nayra mengangguk dan langsung pergi ke kamar mandi, dia lupa membawa handuk dan dia kebingungan sekarang dia ingin meminta tolong pada dean tapi ada rasa ragu di hatinya
" sayangg " panggil nayra ragu dan tidak ada sahutan
" sayang " panggilnya lagi
" hemm " jawab dean dengan deheman
"sayang bisa minta tolong bawakan handuk ku kemari aku lupa membawa nya '' ucap nayra lembut dan hati hati
" baiklah " ucap dean datar dengan seringai liciknya
Dean mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi nayra membuka pintu namun langsung di dorong oleh dean, nayra malu dia langsung berbalik karena sekarang keadaannya polos tidak mengenakan pakaian sehelai pun
Dean melihat itu menyeringai
" tubuhmu indah " ucap dean dengan suara seraknya karena menahan sesuatu di sana
Saat dia masuk ternyata dia telah on dan dia menahannya tidak ingin menyakiti nayra tetapi juniornya selalu meronta ronta
" bisa aku melakukannya ? '' tanya dean dengan serak
Nayra melihat wajah dean agak menahan sesuatu dia langsung mengerti dan paham dengan keadaan dean
" lakukan lah tapi pelan pelan ya jangan menyakitiku " ucap nayra lembut
"aku akan melakukannya lembut " angguk dean sambil berucap
Dean melakukan nya dengan sangat lembut agar tidak ingin menyakiti nayra lagi
Mereka melakukan ritual suami istri yang seharus nya setelah 1 jam itu baru selesai dan nayra harus kembali membersihkan diri tapi bagi dean 1 jam sudah sangat cepat
Semua sudah menunggu di meja makan kedua uncle juga sudah sampai bersama keluarga nya
Dean dan Nayra turun kebawah, nayra mengenakan dress berwarna biru muda selutut dengan panjang lengan se siku sikunya dia menggulung keatas rambut nya sama seperti dia mencepol biasa
Dia tidak di perbolehkan keramas dulu di sore hari nanti akan mempengaruhi kesehatan nya lagi
Mereka turun kebawah nayra mengikuti dean
" Uncle sudah sampai "? tanya dean
" Sudah dari tadi kami sudah lapar karena menunggu mu, kau malah enak enak an menunggangi kuda " ketus uncle darren padanya
Dean hanya menanggapinya datar sedangkan yang lain langsung melihat mereka berdua apalagi nayra pandangan mereka semua apda nayra dan mereka sama sama tersenyum melihat apa yang mereka lihat, ternyata dean meninggalkan tanda di bawah telinga nayra
Nayra yang di lihat hanya tersenyum canggung
'' sudah sudah mari kita makan '' ajak mama emily
Mereka semua makan mereka melihat nayra melayani dean, bahkan dia mengupas kan kulit udang udang milik dean agar mudah memakannya itu semua tidak luput dari pandangan mereka, mereka terkagum kagum pada nayra sudah cantik mau melayani suami dengan baik pikir mereka
Mereka selesai makan dan pindah ke ruang keluarga mereka berbincang disana
'' Ini nayra menantu kami '' ucap mama emily
'' Hai tante om nayra '' sapanya pada kedua uncle dan aunty dean nayra juga menyalami mereka satu satu
mereka kembali melongo melihat kesopanan dan keramahan nayra
'' Ini uncle Darren sayang dan ini istrinya aunty alvira ini daisy sepupu dean putri dari uncle dan aunty ini, sedangkan ini uncle joys dan aunty felly ini juga sepupu dean lilly dan jenny '' jelas mama emily
" iya ma " ucap nayra lembut
'' Halo kakak aku daisy umurku 18btahun '' sapa daisy ramah dengan senyuman ceria nya
'' hai kak aku lilly dan ini jenny adikku aku 18 tahun dan jenny 17 tahun '' ucapnya sambil tersenyum
'' hai kak '' sapa jenny
Nayra mengangguk tersenyum tulus pada mereka
Mereka semua berbincang masing masing, laki laki bersama laki laki dan kumpulan perempuan beda lagi
Dean bersama papa dan uncle nya membahas perusahaan dan klan mafia nya dan beda lagi dengan nayra yang di tanyai oleh ketiga sepupu dean
next👇
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Happy reading 🌻