Alex seorang pemuda tampan calon dokter, terpaksa harus menikahi Vania. Sahabat masa kecilnya, yang memaksa untuk menjadi selingkuhannya.
Walaupun Vania tahu Alex sudah memiliki kekasih, Vania terus saja memaksa Alex untuk menjadikan Vania kekasihnya juga.
Hingga suatu hari, Orangtua Alex memergoki Alex sedang tidur memeluk Vania di kamarnya. Kesalahpahaman muncul, kedua keluarga akhirnya sepakat untuk segera menikahkan Alex dengan Vania.
Cover by Kaa Design
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenna Cristy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebenaran yang Tersimpan
Alex dan Vania sudah mulai mencairkan kecanggungan di antara keduanya. Mereka berdua juga berangkat ke kampus bersama. Setelah mengantarkan Vania ke Fakultas Ekonomi, Alex segera melajukan mobilnya ke kampusnya sendiri. Baru sampai di tempat parkir, seorang wanita yang dikenalnya sudah menunggu di bawah pohon.
Sabrina yang melihat kedatangan kekasihnya langsung menghampiri lelaki itu. "Alex, aku sudah menelepon berkali-kali tapi tak ada jawaban," ucapnya kesal.
" Aku lupa meletakkan ponselku dimana," jawab Alex.
Sabrina bergelayut manja di lengan Alex. "Sayang, kamu sudah melupakan hari ulang tahunku. Sekarang kamu harus membayarnya," ucap Sabrina dengan nada menggoda.
" Hari ini aku sibuk," ucapnya singkat.
Sabrina malah mengikuti Alex di belakangnya.
" Tadi aku bertemu Ardi, katanya hari ini tak ada kelas," tutur Sabrina.
Karena semakin risih dengan Sabrina, Alex mengajak wanita itu ke sebuah toko perhiasan. Alex bermaksud membelikan wanita itu cincin yang pernah dijanjikannya dulu. Setelah memilih sebuah cincin yang pernah dilihatnya dulu. Alex pun memberikannya kepada Sabrina. "Ini adalah hadiah terakhirku untukmu, mulai sekarang jangan pernah menggangguku lagi," ucapnya dingin.
Alex pun beranjak meninggalkan Sabrina di toko itu. Sabrina mengejar Alex yang berjalan ke tempat parkir. "Tunggu Alex, aku bisa mati jika harus meninggalkanmu. Aku sangat mencintaimu," rengek Sabrina.
Sabrina sangat kesal menatap kepergian Alex. "Sialan, gara-gara perempuan itu Alex meninggalkanku," ucapnya sambil menendang tong sampah di hadapannya.
Tak mau menjadikan dirinya pusat perhatian, Sabrina langsung menaiki taksi yang kebetulan berhenti tak jauh darinya. Di dalam taksi, Sabrina mengumpat tidak jelas. "Aku tak akan melepaskanmu dengan mudah Alex," ucapnya dalam hati.
Alex tak kembali ke kampusnya, justru malah menjemput istrinya di Fakultas Ekonomi. Karena mobil Sabrina masih terparkir di sana, jadi dia tak mau bertemu dengannya.
Setelah lama menunggu, akhirnya Vania keluar juga. Dia langsung berjalan menuju ke arah Alex duduk. "Kak Alex tumben sudah disini?" tanyanya.
" lTadi Sabrina ke kampusku, aku malas bertemu dengannya. Padahal aku sudah menempati janjiku dan memutuskannya. Namun dia terus saja mengejarku," jelas Alex.
Vania sangat tahu apa tujuan Sabrina terus mendekati suaminya. "Tentu saja Sabrina tak rela meninggalkan Kak Alex." Ucapan Vania terdengar menggantung di telinga Alex.
"Maksudnya?" tanya Alex tak mengerti.
"Sudahlah Kak. Ayo kita pulang, aku sudah lelah." Vania sengaja mengalihkan arah pembicaraannya.
Mereka berdua segera pulang ke rumahnya. Sampai di dalam kamarnya, ponsel Vania berbunyi.
" Iya Kak Ardi."
" Owww baiklah, nanti aku sampaikan."
" Terimakasih banyak Kak."
Vania mencari Alex yang masih di garasi. "Kak Alex. Tadi Kak Ardi menelepon katanya ponsel Kakak mati. Ada tugas dari dosen yang sudah di kirim ke email Kakak," jelasnya.
Alex memukul kepalanya sendiri. "Laptopku dibawa Tio, nanti aku pinjam punyamu dulu. Sayang," jawab Alex.
" Langsung di ambil aja, ada di meja belajar." Vania tersenyum sebelum pergi ke dapur.
Saat Vania di dapur dengan beberapa pelayan, Alex pun mengambil laptop Vania untuk melihat tugasnya. Belum lama membuka laptop itu, jantung Alex sudah berdegup sangat kencang. Dia tak percaya dengan apa yang sudah dilihatnya di dalam laptop istrinya. Alex tak menyangka Vania menyimpan kebenaran sebesar ini. Seolah dunia runtuh seketika itu juga. Hatinya tercabik-cabik tak karuan. Ada rasa kesal, kecewa dan sedikit kelegaan yang menjadi satu.
Jangan Lupa ❤️ Like Vote dan Komentarnya 😊 Happy Reading 🥰🥰
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
mf y thor,itu cm pndpt q aja🙏
yahhh kog denis nya meninggal thor, aku jd sedih