NovelToon NovelToon
Sang Mafia Ahli Bedah Top

Sang Mafia Ahli Bedah Top

Status: tamat
Genre:Action / Mafia / Kriminal / Tamat
Popularitas:57.7k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Yang suka silahkan lanjut. Bima Arsaka, ahli bedah top dan terkenal. Tak ada yang menyangka, Bima juga seorang mafia yang kejam dan menakutkan. Bima adalah penerus klan Macan Putih, kelompok terkuat Mafia saat ini. Akankah Bima dapat menyeimbangkan tugas yang bertolak belakang sebagai seorang dokter dan juga Mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Bima memulai jadwal polikliniknya. Sementara Rani mengikuti Brahma. Itupun setelah melewati perdebatan panjang antara Bima dan Brahma. "Ran, sebaiknya pepet terus si Bima. Dia sudah ada rasa tuh sama kamu, cuma gengsinya aja kegedean" saran Brahma. "Gitu ya kak????" ucap Rani dengan wajah lebih cerah. "Kak Brahma nggak repot apa, dari tadi ngobrol terus denganku...he..he..." ucap Rani.

Sekretaris Brahma masuk ruangan direktur dengan muka ditekuk. Habis mengantar kopi buat Brahma dan air putih buat Rani, dia langsung balik ke mejanya. Pintu ruang direktur ditutupnya dengan sedikit keras. Sampai Rani terjingkat karena kaget. "Sekretarismu kenapa kak, lagi PMS ya?" celetuk Rani. Brahma yang sedang menandatangani berkas-berkas, hanya mengangkat bahunya tanda tak peduli. "Sekretaris kok nggak sopan" gumam Rani. "Biarin aja. Minum tuh. Walau cuma air putih, cukuplah untuk menghilangkan dahaga" seloroh Brahma.

Pintu ruang direktur terbuka. Masuklah Bagus dan Bima menyusul di belakangnya. "Ayo Ran, katanya mau kuliah!!!!" ajak Bima. "Belum juga minum kak" ujar Rani. "Wah...wah...buruan Ran. Mumpung si Bima lagi sedikit kerasukan...ha...ha..." gurau Bagus. Rani berangkat kuliah dengan diantar Bima.

Di parkiran kampus sedikit heboh karena melihat Rani sang bunga kampus diantar oleh seorang cowok, ganteng dengan wajah kebuleannya. Rani turun dari mobil dengan wajah sumringahnya, sementara Bima hanya berdiri di samping mobil dengan berjuta pesona. Wajah datar, kacamata hitam menangkring di pangkal hidung Bima. "Kak, buruan masuk. Ini area kampus jangan terbar pesona di sini" Rani mendekati Bima. "Lagian aku juga mau pergi, siapa juga yang tebar pesona" Bima mencubit hidung Rani dengan gemas. "Sakit kak" Rani manyun. "Ayo buruan masuk, biar nggak telat" suruh Bima. Rani berjalan menjauhi Bima. Dan mobil Bima pun keluar area kampus.

Malam harinya Anton diajak oleh Amar untuk menemui bos Amar. Anton ditatap tajam oleh sang bos layaknya interogasi. "Anton, beneran kamu minat gabung dengan kita?? Aku dengar kamu lagi cari kerjaan?" ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari Anton. "Benar pak, saya memang lagi butuh kerjaan" ucap Anton datar. "Anton, kamu yakin? Begitu kamu masuk menjadi bagian dari kita kamu nggak bisa keluar lagi" sarkas sang bos. Anton mengangguk penuh kemantapan. "Baiklah, nanti Amar akan menjelaskan bagian pekerjaanmu. Kamu akan selalu bersama dengan Amar nantinya" jelas sang bos berdiri dan keluar ruangan.

"Rumah bos gedhe amat ya bang Amar, mewah lagi" celetuk Anton kagum saat sang bos sudah keluar dari ruangan. "Begitulah bang Anton, kalau nggak kaya mana bisa jadi bos" ujar Amar. "Bang Amar, sebenarnya tugas kita apaan ya?" bisik Anton penasaran. "Enak kok bang Anton, kita tinggal nunggu perintah aja, laksanakan. Selesai kita laporan. Sederhana kan" terang Amar. "Contoh perintahnya seperti apa bang?" tanya Anton pelan dan hati-hati. "Santuy bang, nanti aku ajari. Oke?" sergah Amar. "Ayo kita pulang, nanti kuhubungi lagi kalau sudah ada perintah" ajak Amar. Anton hanya mengangguk.

Anton masuk rumah, ternyata sudah ada Bima di sana. "Darimana bang?" tanya Bima yang sedang selonjoran di sofa sambil main game online. "Biasa bos, ngopi di tempat bang Mamat" ujar Anton. Mamat ikut duduk di sofa depan Bima. "Bos, aku sudah berhasil masuk ke salah satu markas mereka. Tinggal nunggu perintah dari sana. Kira-kira tugasku apaan ya bos?" bego Anton. "Paling ya disuruh kirim narkoba bang" sarkas Bima. "Kalau itu aku juga tahu bosss, itu kan bisnis utama serigala hitam memang itu" sahut Anton. "Ha..ha...kok sewot bang? Sekarang alih profesi ya?" gurau Bima. "Pas disana, infokan aja peta pengiriman mereka. Nanti biar Dafa yang mengeksekusinya" jelas Bima. "Ati-ati bang jangan sampai ketahuan. Aku belum lega kalau belum menumpas mereka sampai ke akar-akarnya" gigi Bima sudah saling bertaut, teringat akan kematian bunda Margareth. "Baik bos aku akan hati-hati" ucap Anton mantab.

Malam ini Bima memang tidak berniat pulang ke apartemennya. Obrolan dengan Anton berlanjut sampai tengah malam. Obrolan-obrolan ringan yang kadang bisa juga buat hiburan. "Bang, udah punya pacar belum??" gurau Bima. "Ha...ha....pacar apaan to bos? Sapa juga yang mau sama aku. Ntar anakku mau kukasih makan batu" sergah Anton dan tertawa. "Belum ada niatan ke sana bos" lanjutnya."Oh ya, bos sendiri gimana? Sudah ada yaang sreg belum?" Anton penasaran. "Sama, aku juga seperti kamu. Belum ada niatan menikah" mimik Bima serius. "Wis bos, nggak usah mikirin nikah. Ayo lanjut main game nya aja...ha...ha...." Anton tertawa lepas. "Ayo kita ajak gabung Dafa sama Rangga biar tambah seru" tandas Bima. Mereka berempat akhirnya bermain menjadi satu tim, walau berjauhan mereka kompak juga melawan musuh. Musuh di layar ponsel..he..he..

Bima dan Anton terkapar saat hampir subuh. Mereka tidur tidak beranjak dari sofa. Anton terlonjak saat ada getaran ponsel di saku celananya, "Halo bang Amar" sapanya masih dengan mata terpejam. "Ya bang, kutunggu tiga puluh menit dari sekarang ya bang. Lokasi nanti ku share lok" jawab Amar. "Oke bang" Anton menutup ponselnya. Bima hanya menggeliat mendengar suara Anton menjawab telpon. Anton bersiap, dan meninggalkan Bima yang masih asyik mengejar mimpinya.

Anton menuju lokasi yang dikirimkan Amar. Ternyata Amar sedang berada di sebuah gudang tua. "Masuk aja bang" jawab Amar saat Anton menelponnya. Anton mulai waspada. Saat masuk, tidak dijumpainya Amar. Hanya ada dua penjaga dengan wajah sangar seperti Anton. "Cari siapa" tanya penjaga itu. "Iya, tadi aku disuruh masuk eh bang Amar. Bang Amarnya ada?" Anton tetap dengan mode waspadanya. Penjaga itu langsung mengajak Anton masuk, saat nama Amar disebutkan.

Terdapat pemandangan di luar dugaan Anton. Di gudang itu tertimbun bermacam-macam jenis narkoba. "Ini pupuk bang? Jadi kita diperintah untuk kirim pupuk?" Anton membegokan diri. "Ha...ha....." tawa Amar menggelegar. "Bang Anton, abang ini polos atau memang nggak tau?" tanya Amar. "Bang Anton...bang Anton...dengan hanya mengirim barang ini sekilo saja, upah kita sudah berjuta-juta. Mau nggak???" tawar Amar terus tertawa. Anton hanya mengangguk. "Besok barang ini sudah harus terkirim semua, nanti akan kukasih tau ke mana harus ku kirim. Terutama bagian bang Anton" jelas Amar. Anton mengangguk. Di situ tidak hanya Anton, masih ada beberapa orang lagi yang akan kebagian dalam proses pengiriman. Beberapa orang itu juga merupakan anggota baru seperti Anton. Saat semua serius mendengar penjelasan Amar, masuklah sang bos yang ternyata ada Dafa di belakangnya.

#bersambung#happy reading 😊

1
Yurniati
sukses selalu thorr
Yurniati
tetap semangat terus
Siti Nurjanah
kaya flim kak pakai the end segala. hahahaha
Siti Nurjanah
apa yg menyebabkan ibu dr bima ( Margaret) itu meninggal itu Antony?
Siti Nurjanah
syukur prof. Bambang tidak main tuduh aja
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ceritanya seru tp maaf thor masih ada yg gantung bikin saya penasaran aja 🙏🙏😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ini teh beneran dah tamat 🤔🤔🤔
gimana sama nasib Joana pas th kl ayahnya di tangkap 🤔🤔🤔 trus gimana kelanjutannya hubungan Bima dan Rani kn blm jls 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa Anthony dah th tempat ayah Rama tinggal 🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
dendam kesumat yg salah si Anthony😡😡😡😡😡
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
good job Bima 👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bodoh atau oon ya kakak nya Margareht blm" denger penjelasan dr asiknya main hajar aja 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
jd Anthony dan Rama musuhan nih skrng 😌😌😌😌😌
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
tambah panas lah Anthony liat Rama dan Margareht
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Margareht suka sama Rama nih 😊😊
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa karna ini Anthony jd marah sama Rama 🤔🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
tambah seru aja nih 👏👏👏👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa Anthony bakal aneh" ya 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
pasti Margareth tuh cewek nya 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ada apa ya ayah Rama mnggil B3 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
hati" Anton jngn sampe ketahuan sama Amar 👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!