NovelToon NovelToon
Polisi Bucin

Polisi Bucin

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:41.6k
Nilai: 5
Nama Author: Novi Artikasari

Bagaimana bisa dia yang aku sayang malah menghujamkan sebilah belati tajam atas nama perpisahan?

Padahal selama kami bersama, aku sudah tulus menyerahkan seluruh jiwa dan raga tanpa adanya pergulatan pikiran dan perasaan.

Jadi, sudah pasti ... bahwa aku akan bertahan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Artikasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21

DEG DEG DEG

Ekspresiku menegang seketika, begitu juga dengan Rona. Namun, tak membuat niat kami untuk menikah akan hancur begitu saja. Spontan pandangan kami kompak berpindah ke arah sumber suara.

Dari balik pintu yang memang sudah terbuka, menyembullah tubuh tegap seorang pria. Rambut sebahu, mata tajam dan hidung mancungnya, menjadi ciri khas yang selalu sukses menarik perhatian setiap wanita. Namun, bisa kupastikan bahwa tidak untuk Rona.

Yihaaa!

"Kalian tidak akan bisa menikah, tanpa kehadiranku!" tegasnya sekali lagi. Kedua tangannya terselip sempurna pada kedua saku celana.

Senyumanku seketika terbit ramah ke arahnya. Seorang sosok sahabat lama yang sempat membuat geger dunia halunya para pembaca setia.

Andrea Winata ... langkahnya diekori oleh seorang wanita yang kini sudah halal baginya. Jejak penantian yang begitu ekstrim dan lumayan menjadi kontroversi bagi orang-orang di sekitarnya, tak membuat ia mundur dan menyerah begitu saja.

Luar biasa!

"Sayang, kamu temui calon istrinya Huda dulu, ya. Aku ingin bicara empat mata dengan sang calon raja," pintanya pada pasangannya diiringi dengan senyuman mengejek ke arahku dan juga Rona.

Wanita berkulit putih dan berambut panjang itu, lantas mengangguk dan menghampiri Rona. "Hai ... kenalkan, aku Cantika Maharani. Kamu boleh panggil Tika." Ia memperkenalkan diri dengan ramahnya.

Rona membalas senyuman wanita itu tak kalah ramahnya pula. "Aku ... Arona Maulida. Panggil saja Rona," ucap calon pengantinku itu seraya menyambut uluran tangan Tika.

Setelah momen perkenalan singkat itu, mereka langsung terlihat akrab dalam percakapan. Mungkin begitulah wanita, gampang menyesuaikan diri dengan lingkungan. Namun, biasanya hal ini tidak berlaku untuk semua wanita, terutama bagi seorang introvert--yang notabennya agak sulit untuk membaur dengan lingkungan. Apalagi, lingkungan baru yang sukses membuatnya tidak nyaman. Namun, bersyukurnya adalah ... mereka berdua termasuk jenis wanita yang tidak merepotkan.

"Rona ...!"

"Iya ...?"

"Aku tinggal sebentar."

Ia mengangguk patuh sembari tersenyum manja. Sekali lagi, barisan gigi putihnya itu ... aaah, terang saja membuatku selalu candu untuk memandang wajah beningnya.

"Sudah, sudah, nanti juga bisa kamu lahap sendirian. Ayo!"

Aku mengerutkan dahi ke arah Nata. Sementara istrinya dan Rona, hanya bisa menahan tawa.

"Sayang, jangan kemana-mana sebelum aku kembali, oke!" titah Nata kepada istrinya seraya berjalan keluar bersama.

Bersamaku, maksudnya!

Aku hanya bisa menggelengkan kepala setelah mendengar kalimat yang bermakna cinta untuk istrinya. Dari dulu hingga sekarang dia memang seperti itu--gila segila-gilanya.

Dasar si Bucin tingkat Dewa!

...***...

"..., kamu pasti sudah tahu resikonya." Begitulah kalimat terakhirnya setelah puluhan kalimat pembuka yang ia cetuskan di sepanjang perjalanan menuju taman samping rumah ini.

"Keputusan ini sudah aku pikirkan dengan matang, Ta." Aku sontak berdiri membelakangi. Sepertinya ia langsung mendudukkan diri di atas kursi. Kursi santai yang memang tersedia di taman ini.

"Gila ... gila, kamu pasti sudah gila. Sanksi besar bisa menghampirimu kapan saja, Huda." Ia kembali mendesah pelan, mungkin khawatir kalau dua wanita itu akan menangkap gelombang suaranya.

Aku langsung tersenyum miring, tanpa membalikan badan sama sekali. Hanya merotasikan leherku ke samping, agar ia bisa melihat--aku punya ekspresi. "Memangnya di dunia ini cuma kamu saja, yang bisa gila karena cinta." Ia lantas berdiri setelah mendengar dialogku kali ini.

PROK ... PROK ... PROK ....

"Luar biasa, Huda." Tepukan tangan itu semakin terdengar dekat dengan telinga ini. Kulirik senyuman bangga yang terukir di kedua sudut bibirnya, lalu menyejajarkan diri.

"Kamu sangat tahu bahwa keputusanmu untuk menikahinya secara sirri, akan beresiko besar untuk karirmu, Komandan. Jika berita ini sampai bocor ke telinga atasanmu. Maka ...." Jari telunjuknya bergerak perlahan melewati leherku.

Bayangkan saja!

Aku hanya mengedikkan daguku ke arahnya dengan senyuman penuh haru. Walaupun sudah lama tidak bertemu, ia masih saja mengkhawatirkanku.

"Tapi ... apa pun yang akan terjadi ke depannya. Aku akan selalu mendukungmu." Kalimat terakhirnya itu diakhiri tepukan macho di bahu kananku.

Mengharukan!

Begitulah sahabat sejati. Tak akan saling mengkhianati. Malah, dengan tulus memberikan dukungannya dengan sepenuh hati.

1
sapar ajh
sumpah gak jela bet dah endingnya
NA_SaRi: terima kasih sudah baca kakak🙏
total 1 replies
Yu Gina
Pemilihan kata yang epic
NA_SaRi: terima kasih kak🙏
selamat membaca
total 1 replies
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
ahhh gak jdi baca deh.. soalx endingx gak sesuai harapan. gak happy ending 😫
NA_SaRi: eaaak semangat move on ya
total 13 replies
Machan
wes, kek gitu aja.
bang heru ... sun dulu lah😘

lanjutin shara dong, mak. gua masih pinisirin ma tuh pangeran silimin.😜😂
NA_SaRi: eaaaaaa
total 7 replies
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Ternyata.... kita masih sama 😂
Gak bisa bikin novel panjang 🤣🤣🤣
NA_SaRi: mau dong, tp kok eke ketagihan ngopas ya
total 7 replies
Machan
bang huda ... gua gak komen apa" lah
NA_SaRi: abang mau pamit, neng
udh abis tabungan bab abang🤣🤣🤣
total 1 replies
Machan
yang rajin, nyonya. cus, lanjut yang baru
NA_SaRi: ogah, Mak
Capek bikin judul baru
total 1 replies
ᏗᏝᎥᎮᏋᎴᏋ
Romannya mau abis😂
NA_SaRi: Hooh🤧
lanjut ngopas aufar🤣
total 1 replies
Machan
paling panjang berapa ratus kata ini, mak?
NA_SaRi: tergantung masing2 sih mak🤭🤗🤗
total 3 replies
Lady Meilina (Meilina07.)
wih baru nih Kak 😍😍
KOwKen
sugoi lu. bisa up segini bnyk tiap ari. lah gua 500 kata, satu bab.
hahahaha..
NA_SaRi: Hahaha, pake ilmu 🤣
total 1 replies
ᏗᏝᎥᎮᏋᎴᏋ
like gk bisa pintas ye, sekarang🙄
NA_SaRi: NT aja, MT kgak, Bang
total 1 replies
Machan
ngebut, bu
NA_SaRi: Hahhahahahhaa
total 1 replies
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
perasaan kok, pendek amat ya....
nyampe nggak nih 1000 kata 🙄
NA_SaRi: Gak nyampe, Ka🤣
total 1 replies
Kristina Situmeang
cantik
NA_SaRi: Makasih🥰🤗
total 1 replies
Kristina Situmeang
mampir dulu. mudah mudahan cocok.
NA_SaRi: Selamat datang, Kak
Lanjut deh, dijamin cocok🥰
total 1 replies
KOwKen
kekuatan seribu tangan, hajar seek..

pantasn terejana sepi
NA_SaRi: Hahahahaha🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐
mau abis..🤣🤣🤣🤣
NA_SaRi
Makasih, Ka🥰
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Bunga-bunga bermekaran hanya untukmu~
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!