NovelToon NovelToon
Kamu Yang Mengundang Duri, Bernama Istri Kedua

Kamu Yang Mengundang Duri, Bernama Istri Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika
Popularitas:53.6k
Nilai: 5
Nama Author: Itsmebet

Setiap perempuan tentu menginginkan pernikahan impian, bersama pria yang mencintai dan di cintainya. Menghabiskan masa masa hingga menua bersama.


Lalu bagaimana jika seorang perempuan yang bernama Clara atau biasa di panggil Ara, saat setelah acara resepsi mewah selesai, seorang wanita cantik hadir dan mengaku hamil anak dari Adnan, pria yang baru sah menjadi suaminya?


Lebih menyakitkan lagi adnan yang di kenalnya selama ini baik, ternyata menyimpan rahasia dan kebohongan.
Suaminya tidak menampik bahkan tega meminta ara menerima wanita itu menjadi madunya. Istri kedua..


Bagaimana nasib Clara berikutnya? apakah dia akan bertahan? atau apakah dia akan bahagia??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itsmebet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kita pasti akan bertemu lagi....

Setelah tiba di rumah orangtua ara. ara langsung menuju kamar nya dulu. masih tetap kosong dan di biarkan bersih..

"Ara istirahat ya pa.. maa"

"Iya nak.. mama ke dapur dulu" ujar mama nya.

Ceklek!!

Ara masuk.. menghirup dalam lalu melepaskan.. dia lega.

"Terimakasih sudah bertahan clara.." gumam nya pada diri sendiri.

Setelah nanti urusan pengadilan dan perceraian di urus, ara akan fokus pada karirnya dulu. dia tak kepikiran mau memulai hubungan lagi untuk sekarang. dia butuh istirahat.

Tiba tiba dia ingat.

Dia membuka ponsel dan menghubungi nadia.

"Halo.. ra"

"Halo nad.. semua berjalan sesuai rencana.. aku udah di rumah orangtuaku. dan papa akan mengurus perceraian kami" jelas ara singkat.

"Selamat ya ra.. kamu adalah janda tercantik di dunia" canda nadia menggoda kakak nya yang duduk dan curi curi dengar obrolan telfon mereka.

Mark dan william masih di indo. besok mereka kembali ke ausi.. pelaku yang mencoba mengikuti dan melukai mereka saat itu sudah diketahui.dan saatnya william dan mark memberikan ga jaran setimpal pada piminan dan seluruh anggotanya.

Will memang terlihat pura pura sibuk dengan ponselnya. tali nadia tau kakak nya mendengar obrolan nya dengan ara.

"Perbandingan macam apa ituu" gerutu ara cemberut di seberang. dia tiba tiba tertawa.. karna nadia sangat tau bagaimana mengembalikan mood ara.

"Kalau kamu jadi janda pasti banyak dokter yang akan lamar kamu sih ra" ucap andia memanasi sang kakak. dan kena...!

will langsung menghentikan tangannya di layar ponsel.

"Iissh kamu ada ada saja.. surat pengadilan masih mau di urus. doain lancar ya.. aku lega banget nad.. makasih banyak yaa" ujar ara terkekeh

"Aku juga lega dan turut senang ra.. bodoh sekali si calon mantan suami mu itu. untung kamu masih ting ring" goda nadia membuat william tak percaya.. masak sudah menikah beberapa bulan tapi masih ting ting.

nadia menahan tawa mati matian, karna kakak nya terlihat penasaran tapi gengsi. memang ara yang cerewet cocok buat kak wil.

Mark hanya geleng geleng kepala. kekasihnya sangat jahil.. mark sudah tau rencana nadia, dan semua.. nadia memberitahu mark smua garis besarnya.. mark ya tergantung william. perasaan kan tak bisa di paksakan.

"Huush.. ngaco deh, udah ya.. aku istirahat ya nad..sampai ketemu besok" ujar ara.

"See you ra.." tuuuut. panggilan berakhir.

*************

Besok nya.

"Kalian berangkat jam berapa kak?" tanya nadia saat mereka sedang makan di rumah kakek nya.

"Nanti" jawab wil singkat.

"Mau aku anterin gak?" tawar nadia..

"Nanti aku ajak ara juga" tambahnya. dia tau kakak nya sedikit penasaran pada ara.

"Emang kamu di rumah sakit sampai jam berapa?" tanya wil

"Suka suka aku lah, kan itu rumah sakit punya kakek" jawab nadia santai.

makanya andia bisa dengan bebas mengatur izin ara karna dia punya pengaruh tanpa di ketahui siapapun.

"Yaudah. nanti aja.. sore paling" jawab wil malas. dia pulang akan langsung ke markas dan menggerebek si tikus yang berani mengganggu mereka kemarin.

"Yaudah.. aku berangkat dulu yaa"

"Mau aku anterin?" tawar mark

"Boleh.." jawab nadia cepat. kesempatan jangan di buang.. kapan lagi di antar pacar kerja. mereka tinggal beda negara hufft.

Cih.. decih wil. sudah biasa melihat ke uwuan dua sejoli di depannya.

"Mau ikut gak?" goda nadia

"Aku mau tidur. bye" wil berlalu. dia tak mungkin jadi nyamuk di mobil.. dia mending mencari tau siapa saja yang dekat dengan ara. wwkwkwkwk.

Mencari hal receh begini dan meretas data juga kamera keamanan bukan hal sulit bagi wil.. dia bisa dapatkan semua dalam sekejap.

"Cantik" gumam wil melihat foto foto koas nadia dan ara.

"Tapi cerewet" gumamnya tersenyum tipis. dia ingat sekali saat di rumah sakit, ara adalah perempuan asing pertama ysng berani berani nya menatapnya tajam.. bahkan di bentak bentak. huuft kalau anggota mafia wil tau kelakuan ara padanya, bisa rusak reputasinya selama ini.

*************

Di rumah sakit.

"Kamu serius ra? mau pindah aja?" tanya nadia saat makan siang

"Iya nad, gaenak aku sama mama dan papa. pasti lama kelamaan akan tercium juga kan. gak mau jadi omongan" jelas ara. nadia mengangguk paham..

"Nanti kalau adnan nekat nuin kamu ke apartemen? kan dia tau alamatnya" ujar nadia.

"Iya juga.. udah lah. di pikirin nanti aja nad. aku sekarang mau fokus ke perceraian dulu. untuk papa nya adnan mau bantuin, jadi ini nanti gak akan ada banding, hasil keputusannya akan cepat"

"Bagus deh.. kamu bisa fokus kepada diri mu sendiri dulu ra.. mungkin Tuhan mau kamu mendapat jodoh yang layak dan jauh lebih baik dari adnan.."

"Entaran ajalah jodoh, aku mau kerja aja dan ngumpulin banyak duit" jawab ara santai.

"Oiya ra.. nanti kamu temenin aku ya anterin pacar sama kakak ku pulang. mereka akan balik ke ausi" ajak nadia

"Ke bandara??" tanya ara

"Bukan.. ikut aja pokoknya" bakal ribet kalau nadia bilang sekarang kalau sebenarnya kakak nya ke sini naik jet pribadi. si cerewet ini akan membuat nadia pusing.. mending nanti.. jadi dia bisa pusing bareng mark dan wil.

"Okedeh.. aku bilang mama dulu" jawab ara

"Oiya and, aku ada operasi nih habis ini.. aku ke ruang steril lebih dulu yaa" potong ara

"Oke. good luck. aku juga mau ke ruanganku" jawab nadia.

Mereka kembali bekerja.

Nadia merasa perjalanan kisah ara dan kakaknya pasti akan panjang nantinya. karena nadia tau sifat ara..

ara keras kepala. dia itu akan susah untuk di bujuk membuka hati lagi.. nadia harus ekstra.

Apalagi kakaknya juga gengsi nya selangit.. entah bagaimana supaya dua insan ini gampang di satukan.

Dia harus minta tolong mommy dan daddy kayaknya. karna kalau begini terus. ara di indo, kakak nya di ausi.. huft, sampai nikita mirzani berdamai dengan dewi persik pun itu akan sulit.

***********

Benar saja. saat mereka mengantar mark dn wil menuju jet pribadi. sikap kepo dan cerewet ara keluar lagi membuat mereka pusing berjamaah.

"Wah ini punya kalian? atau minjem?"

"Ini di sewa berapa? pasti mahal sekali.. kenapa kalian boros sekali hish.."

"Mending naik pesawat biasa.. banyak temannya murah. dan jelas" celoteh ara.

tapi.

"Tapi bagus ya" puji nya tiba tiba.

"Cerewet sekali, padahal kau tidak ikut bayar dari tadi sewot sekali" ujar wil malah ketularan cerewet.

"Nad.. kamu mendengar suara? tapi aku atk melihat siapa?" ejek ara pura pura takut. wil terperangah kesal malah di ejek sahabat adiknya.

"Udah ih, kalian mau sampai kapan di sini. sana buruan. mom dan dad pasti udah nungguin" ujar nadia.

"Honey, kamu jangan macam macam ya. aku bius total kalau macam macam" ancam nadia pada mark manja..

"Tidak akan.. kamu jaga diri ya. kita akan ketemu lagi" ujar mark memeluk nadia.

Cih.. decih wil iri tapi sok kesal.

"Dasar bucin" ejek ara pada nadia. tapi ara terlihat senang.. nadia dan mark terlihat sangat cocok.

"Kami pergi" ujar wil tapi matanya pada ara..

"Hati hati..." jawab ara melambai.

Perpisahan setelah bertemu beberapa kali. hati mereka terasa kosong.. padahal tidak banyak interaksi. hanya berantam hal hal receh saja.

"Kita pasti ketemu lagi" batin wil.. menatap ke bawah hingga menghilang di antara awan awan.

BERSAMBUNG.......

1
Shelvie Pandoju
semangat thor dengan menulis karya2
Shelvie Pandoju
Jangan2 Video yang Nadia tunjukan kepada Ara, Rania dengan laki-laki lain. waw bisa tambah murka nih suaminya
Shelvie Pandoju
skenario yang mantap, tidak sia sia Ara. eminta pendapat Nadia
Shelvie Pandoju
rencana yang nadia yang bagus dengan menjodohkan Ara dengan kakaknya
Shelvie Pandoju
keputusan yang aik Ara lebih aik melepaskan penghianat, dari pada hidup seatap dengan pria yang egois dan menjinikan
Shelvie Pandoju
Wanita yang trgar dan tangguh seperti yang ku suka, tidak mudah luluh dengan rayuan pria
Shelvie Pandoju
Mantap Ara.. lakukan pembalasan yg setimpal
Nurwana
makin seru....
Riskiya ahmad
lanjut
Joel
aku bingung thor... aku kira mia emak nya ara😂
anisa bella
kpn update
Evi 060989
up lg
Ruth Hany Susiati
kpn update lg?
Yanti Hartati
lamanya update terbarunya...
sampai lupa sama alur ceritanya....
semangat semangat Thor buat updatenya....
aisyah r.a
up lagi thor jgn lama2 saya hampir lupa jalan ceritax....tak tunggu selanjutx semangat
Ratna Agustian
akhirnya up juga ,,,,selalu semangat kak hampir aj lupa sm cerita nya
Nana
akhirnya nongol jg....udah km gk nongol
ツ Snowy ࿐
Udh lama banget thor gak up2. Hampir lupa jalan crita nya. Up lg thor yg banyak. Semangat!! 💪💪
Nurul Husna
akhirnya yg ditunggu2 up juga....tetep semngt kak selalu ditunggu kelnjutannya.....
Maulana Ass
semangat thor💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!