Disini hanya cerita ringan penghibur disaat hati yang sedang lelah saja ya genks...
Vio gadis berpipi Chubby dan body sedikit berisi yang berhasil mencuri pikiran Tuan Muda yang sudah tidak muda lagi.
Pertemuan tiba-tiba yang sering dengan Vio membuat Elan Moza CEO perusahaan Moza Company dan Petarung di salah satu kejuaraan bela diri itu penasaran dan timbul getaran aneh dalam dirinya tapi enggan mengakuinya
Akankan Vio punya rasa yang sama dengan El ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zeezaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pulas
Sejenak Vio melupakan kesedihannya.
Makan malam sepuasnya sambil menceritakan masa kecilnya yang sama sekali tidak suka makan. Tapi sejak dibangku sekolah Menengah atas menjadi sangat suka sekali makan hingga sempat bertubuh tambun seperti kemarin.
Syukurnya sekarang sudah tidak tambun lagi.
" tapi aku udah kurus Maslah disakitin ya kak hehe " Cengir Vio.
" Ya gak apa-apa namanya juga ini hidup Vi, kadang diatas,kadang dibawah, kadang sedih kadang senang,kadang menang kadang kalah, kadang sehat ya kadang sakit. dan ini semua menjadi gambaran hidupmu, yang nanti bisa kamu ceritakan ke anak cucu cicit cecet cocot "
ucap Elan serius dan kalimat belakangnya malah bikin Vio tertawa.
" Dih Kak El aku udah serius loh dengerin omongan kamu ,taunya malah becanda " Cibir Vio.
" Aku juga serius Vi " ucap El serius kembali.
" hahaha iya iya aturan tuh ga usah pake cecet cocot segala , merusak suasana aja " Vio masih terpingkal-pingkal tertawa.
Aku serius
Lebih serius dari Arsyad
Harusnya kamu sadari itu sedari awal
Elan
" Eh iya aku sampai lupa kak, kakak beneran udah sembuh? " Vio menanyakan kabar Elan setelah sekian jam bersama.
" Dari tadi kemana aja Viona " Elan menghela nafasnya.
" hehe iya ya ,aku terlalu egois kak mikirin hati aku, sampai aku lupa dengan sekeliling aku " Ujar Vio.
Ya Vi, lihat lah sekeliling,
Lihat aku,
Aku disini menunggumu
Elan
" Kaki ku udah sembuh normal seperti sedia kala , cuma aku belum bisa tanding kembali butuh waktu 1 tahun untuk memulihkan kekuatan kaki ku lagi " ujar Elan
Vio menghela nafasnya. " Lagian yang dicari apa sih kak , Aku mah kalau jadi pacar kakak nih ya, ga akan izinin kakak tanding gitu ,nyakitin diri sendiri " Cibir Vio membuat Elan gemas
" Ya udah jadi pacar aku aja ,aku akan turutin apa yang kamu mau " ucap Elan tiba-tiba serius lagi.
" Dih mana bisa begitu " ucap Vio matanya memutar malas karena di tatap Elan.
" Bisa aja asal kamu nya mau " ucap Elan.
" Ish apa sih ,ga jelas Kak El "
" Jelas , sangat-sangat jelas Viona, " Elan makin menatap Vio
Vio gugup ditatap Elan begtu, terasa bergetar hatinya , berbeda saat dengan Arsyad.
Dengan Arsyad,Vio merasa hangat dan teduh tapi hatinya tak bergetar.
" Udah ah kak jangan ngombalin aku, tega banget gombalin orang lagi patah hati gini juga " Vio mendengus kesal.
" Aku ga gombalin kamu Viona ,aku serius " ujar Elan memegang tangan Vio.
" Kak aku mau tambah makanan boleh? " Vio mengalihkan pembicaraan agar tak terjebak lagi
Ya Vio amggap kemarin ia terjebak cinta oleh Arsyad. Vio tak ingin jatuh ke lubang yang sama..
Arsyad dan Elan berteman lama ,tak menutup kemungkinan Elan juga seperti Asryad yang datang manis dan jika wanitanya kembali Vio di hempas bgtu saja.
Status kita pacaran
tapi saat ada yang lain datang, kita tak dianggap
bahkan diacuhkan
Sakitt... periihhh... Mirisssss
Viona
" Vi, Viona " Elan mengguncang bahu Vio yang melamun dan menitikkan air mata.
" Ah iya Kak maaf hehe " Vio ingin meraih tissue ,tapi tangannya kalah cepat dengan Elan,
Elan menghapus air mata Vio dengan jarinya.
" Jangan nangis lagi ya, air matamu terlalu berharga untuk keluar " ucap Elan
" Tapi sedih kak huwaaaaa " lepas landas kembali itu air mata berjatuhan tak kira-kira
Elan memeluk Vio dan mengusap punggungnya lembut.
" hiks kenapa sih kak Ar jahat banget sama aku Kak, aku ditinggalin ga masalah kak tapi perkataan nya hiks..masa aku hanya dibilang teman Sila, walau itu benar tapi hargai perasaan aku yang udah mulai menerima dia hiks "
" apa aku ga pantas di anggap kak? kenapa semua tak menganggap aku ada hiks,aku juga ingin bahagia kak, Aku ingin seperti orang-orang yang punya kebahagiaan,apa aku salah mendambakan itu? Atau aku tak pantas untuk bahagia ? Apa anak yyatim.piati tak pantas bahagia kak hiks hiks " perlahan teriakannya berhenti dan terdengar dengkuran halus dari bibir Vio yang merah muda itu.
Vio menangis puas dipelukan Elan,Elan memeluk Vio hangat, tanpa sadar ia menitikkan air mata nya .
Karena Elan takut badan Vio tambah sakit, akhirnya Elan memakai kamar pribadinya di hotel yang berada di bawah restoran itu.
Ya itu hotel nya dan ia bebas masuk tanpa memesan nya dulu.
Elan menggendong Vio ke kamar nya, Ditidurkan Vio di ranjangnya.
3 Jam Vio tertidur pulas tanpa terbangun.
***
Akhirnya bisa update dua bab juga satu hari.
Semoga suka ya dan Jangan lupa dukungannya ya rederssss tersayang 😘
klo ud gk biar d unfavorite aj ne
semangat ya thor, jangan lama2 lg up nya