NovelToon NovelToon
Senja

Senja

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: BundaDM

Kisah perjuangan seorang atlet lelaki yang harus mengubur impiannya demi keluarga sepeninggalan Sang Ayah. Menjadi tulang punggung diusia muda menjadikannya harus mengubur impian untuk berkomitmen dengan pujaan hatinya.

Dilain sisi ada wanita manja dari keluarga kaya raya, karena kehilangan sosok Ibu dalam hidupnya membuat dia tumbuh tanpa ada kelembutan seorang ibu. Apalagi setelah ayahnya memutuskan untuk menikah lagi. Secara frontal menolak kehadiran sang Ibu tiri.

Apakah kedua insan ini bisa bersatu diatas perbedaan yang ada? bisakah saling menurunkan ego?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BundaDM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

* Senja 22, Charging

"Kamu ga cape Can jalanin hidup seperti sekarang ini? Senin sampai Jum'at sekolah dari pagi sampe sore, lalu tengah malamnya ngaduk bubur sampe waktu Subuh, tiap weekend cari uang secara serabutan. Kapan bagi waktu buat belajar dan istirahatnya? bagaimana sama kehidupan sosial kamu?" tanya Pak Sanjaya tiba-tiba.

"Istirahat bisa kapan aja Pak, ya disela-sela itu semua masih bisa diakalin kok, sama seperti belajar dan bersosialisasi, semua bisa diatur waktunya. Lagipula orang seperti saya ga boleh punya kamus kata cape dalam hidup. Kalo cape artinya saya menyerah" jawab Candra diplomatis.

"Jadi kamu ga merasa semua ini jadi beban buat kamu? Kamu masih muda dan berhak buat sekolah tanpa dibebani mencari nafkah kan Can" ujar Pak Sanjaya lagi.

"Kalo saya menjadikan semua ini beban, berarti saya ga sayang keluarga Pak. Apa yang saya lakukan itu semua buat keluarga. Menyelesaikan sekolah sampai tingkat SMA adalah salah satu bakti kepada orang tua yang ingin melihat anaknya dapat pendidikan yang cukup, ngaduk bubur pun penting juga karena dari jualan itulah yang menopang hidup kami, bisa dibilang hasil jualan bubur bisa buat makan dan keperluan yang lain. Kalo ada tambahan seperti ini ya Alhamdulillah Pak, bisa buat simpanan bayar kontrakan bulan depan. Allah selalu punya jalan keluar kalo kita yakin dan mau berusaha Pak. Inilah takdir yang harus saya jalani dengan ikhlas dan lapang dada" jelas Candra dengan penuh senyum.

"Bapak punya tiga orang putri, udah mulai beranjak remaja dan dewasa sekarang. Tapi ga ada yang punya keinginan buat kerja keras seperti kamu Can. Semua mengandalkan harta yang Bapak punya, bahkan mereka ga peduli, di usia Bapak sekarang ini masih banting tulang cari nafkah, meeting hingga larut malam, masih bepergian kesana kemari buat urusin bisnis, masih ke kantor tiap hari dari pagi hingga malam, belum berjibaku sama macetnya jalan ibukota. Bapak hanya mau mereka menghargai aja.. ga lebih. Mereka dengan mudahnya berfoya-foya tanpa tau susahnya kita kumpulkan lembaran rupiah. Bapak juga sama kaya kamu, melakukan semua untuk keluarga. Tapi apa yang Bapak dapat dari anak-anak? nothing.. Mereka ga pernah menghargai jerih payah orang tuanya" curhat Pak Sanjaya penuh beban.

"Ya...itulah Pak...sebagai laki-laki memang tugas kita sangat berat. Mungkin nanti kalo mereka makin dewasa akan semakin berpikir buat berubah dan bisa menghargai Bapak. Maaf ya Pak... jadi saya terkesan menggurui, padahal Bapak yang lebih banyak makan asam garam dalam hidup dibandingkan saya" sahut Candra ga enak hati.

"Gapapa Can... Bapak ga tau nih kenapa plong aja udah ada teman diskusi seperti kamu. Walaupun masih muda tapi pemikirannya sangat dewasa. Bapak aja ga pernah curhat sedalam ini ke Akmal yang notabene udah Bapak anggap seperti anak sendiri. Sekarang baru Qisha yang mulai paham dan bisa menerima Ibu sambungnya serta ga berkonfrontasi sama Bapak. Tetaplah berteman sama dia ya Can, bimbing dia menghadapi kehidupan kedepannya. Bapak percaya kamu bisa merubah dia jadi wanita yang lebih baik lagi" kata Pak Sanjaya sambil menepuk pundak Candra.

"Saya hanya teman biasa Pak sama Qisha, ga lebih dari itu. Bahkan bermimpi pun saya ga berani untuk menjadi bagian terpenting dalam hidupnya. Apa yang sering kami sharing murni sebagai sahabat sebaya aja. Sebagai teman yang baik, tentunya kita saling memberikan input yang baik buat sahabat kan?" ucap Candra meyakinkan Pak Sanjaya.

"Kalo kamu ga pernah bahkan ga berani bermimpi jadi bagian terpenting dalam keluarga kami, boleh dong Bapak yang bermimpi suatu saat akan menjadikan kamu menjadi salah satu bagian terpenting di keluarga Bapak" kata Pak Sanjaya serius.

Candra sampe bengong karena ga percaya sama kalimat yang baru aja dia dengar. Dia sangat paham arah pembicaraan Pak Sanjaya.

"Pak.. saya sangat menghormati Bapak. Tapi masih banyak pria yang lebih baik dan lebih segalanya dari saya. Dan yang jelas mereka juga lebih sepadan dengan putri-putri Bapak. Sudah ga jaman lagi perjodohan dimasa sekarang, mereka pasti akan memilih pasangan hidupnya masing-masing. Do'akan aja Pak, semua putri-putri Bapak mendapatkan laki-laki yang bisa membawanya ke jalan yang lebih baik lagi" harap Candra tulus.

"Sha ga cantikkah di mata kamu Can? Sampe kamu ga ada perasaan sama sekali ke dia. Selama ini dia selalu jadi primadona di sekolahnya loh" ujar Pak Sanjaya.

Candra memilih diam ga menjawab. Karena pesona Ani udah mengisi seluruh relung hati dan pikirannya. Pada Ani lah hatinya ingin berlabuh. Ani lah wanita yang sangat diidamkan untuk menjadi pendampingnya kelak.

"Kita balik sekarang ya Pak.. sebentar lagi Maghrib, saya mau ikut berjama'ah di Mesjid. Malam Minggu gini biasanya ada kajian disana" ajak Candra.

"Oh ya.. nanti Bapak ikut ya, udah lama kayaknya ga duduk di majelis ilmu. Bapak hanya ke Mesjid tiap sholat Jum'at aja" ujar Pak Sanjaya.

Pak Sanjaya yang membawa jet ski menuju dyermaga resort. Candra duduk dibelakangnya.

.

Selepas sholat Maghrib, para jama'ah berdzikir dan membaca Al Qur'an bersama hingga menunggu waktu isya.

Setelah memasuki waktu Isya, mereka kembali sholat berjama'ah dan mendengarkan kajian setelahnya. Para wanita sudah menyiapkan kopi dan teh tawar hangat di teko, gelas-gelas kosong pun sudah dirapihkan di nampan. Kue-kue kecil tradisional diletakkan di beberapa piring.

"Setiap manusia pasti memiliki aktivitas masing-masing. Misalnya seorang Ayah yang bekerja untuk menafkahi keluarga, Ibu yang menjaga anak dan mengurus rumah, anak yang menuntut ilmu di sekolah, nelayan yang melaut. Dari aktivitas itu biasanya muncul rasa letih dan lelah. Bagi orang beriman, lelah bukan menjadi masalah asalkan bernilai pahala. Bagaimana agar rasa lelah kita diterima oleh Allah dan diganti dengan pahala? Allah SWT berkalam: Jiwa-jiwa yang telah banyak bekerja dan yang merasa lelah. Dia masuk ke neraka yang panas (Qs. Al Ghasyiyah 88 : 3-4). Sungguh rugi orang-orang yang di dunia mereka bersusah payah. Peras keringat, banting tulang. Tetapi justru semua itu mengantarkan dia kepada neraka yang dahsyat kepedihannya. Misalnya lelah karena mencuri, mencopet dan menjambret. Kunci agar lelah kita menjadi Lillah yaitu dengan ikhlas dalam bekerja, jangan niatkan hanya untuk mencari kebahagiaan dunia aja, tetapi kita harus meletakkan tujuan untuk mencari ridhonya Allah Ta'ala. Dengan keikhlasan dan niat yang benar, maka insyaa Allah akan diterima sebagai pahala. Selain ikhlas, kita juga harus melakukan dengan benar. Cari nafkah yang halal dan dari jalan yang halal pula" papar Pak Ustadz.

Setelah kajian, Bapak-bapak pindah ke parkiran Mesjid buat lanjut ngopi-ngopi santai dan menghabiskan sebatang rokok. Yang tidak merokok duduk di teras Mesjid sambil menikmati sajian yang ada.

1
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
jatuh bangun tanpa lelah terus berusaha sampai titik akhir pencapaian.
realita nya banyak orang tersesat dan mencari jalan lurus
Bunda DM: karena manusia di dunia ini tempatnya untuk "cape"
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
boleh ikut peluk Candra gak sih
eh.. ntar Lexa tantrum 🤭
Bunda DM: aciknya cemburuan
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Alhamdulillah... nerimo ing pandum itu kunci rasa syukur
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
cerita nya ngiri nih🤣
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
dokLie kenal dokBar gak🤭
Bunda DM: kayanya kenal
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
dokter Alie yang punya anak satu itu ya
ᖇᑌᔕᔕᗴLL: owh 🤭
total 4 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
aamiin ya Rabbal alamiin
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Alhamdulillah kalo Ani sudah berubah dan selamat ya atas kehamilannya
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
pesan terakhir Dinda untuk CanXa😭
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Alhamdulillah
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
etdah Pak... kasihan dong anaknya suruh hamil mulu
Bunda DM: udh kaya pabrik ya.. tiada henti berproduksi
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
ngomong Can jangan senyum senyum aja
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Alhamdulillah..
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Dinda, dijahatin cowok lain tapi sasarannya pak Sanjaya
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
wakatipu... waah kau kena tipu 🤭
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
🤣🤣🤣
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
bagus mad, kasih paham tuh adiknya jangan ngrecokin rumah tangga Candra mulu
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
jam colex... jangan lupa kalo gak ingat waktu dicolex🤭
Bunda DM: ntar ngiklan kalo mereknya disebut
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
pillow talk itu penting banget ya buat membangun chemistry
Bunda DM: Yups, efektif sih sejauh ini😁
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
gak sekalian ibu diajak Can
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!