Putra mahkota Li Chen Yi ternyata sudah dijodohkan dengan Chen Xiao Ran sejak kecil.
"Saya adalah permaisuri putra mahkota!?" Bagaimana mungkin?!" Chen Xiao Ran tidak percaya dengan perkataan Kaisar Li. "Giok phoenixmu sepasang dengan giok nagaku. itu buktinya." kata Li Chen Yi.
Menjadi istri putra mahkota, dibenci oleh Ratu Chang dan teman masa kecil Li Chen Yi mengklaim status permaisuri putra mahkota adalah miliknya.??!
"Wajahmu mirip dengan ibundaku." " Sewaktu kecil saya pernah bertemu ibunda Li Chen Yi yang mirip sekali dengan wajah ibuku!!! Apakah itu penyebab Li Chen Yi bersikeras menjadikannya permaisuri putra mahkota?? Kenapa Kaisar Li membenci Li Chen Yi dan membiarkan ibu Li Chen Yi meninggal di istana buangan? Ibu Chen Xiao Ran ada hubungan dengan Kaisar Li???!!!
"Kamu sudah berjanji akan menjadi istriku. Kenapa sekarang menjadi permaisuri putra mahkota???
Apakah antara Chen Xiao Ran dan Li Chen Yi akan ada cinta sejati??? Jangan lupa ikuti ceritanya . Thank you
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LYTIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19. Fu Hao
Di satu kediaman,seorang anak muda membawa gulungan lukisan masuk ke dalam sebuah kamar.
Anak muda itu adalah anak muda yang tadi siang bertabrakan dengan Chen Xiao Ran di pasar. Namanya adalah Hu Ge.
"Tuan Fu Hao . Ini gulungan lukisan yang tuan pesan dan saya ada membeli kue teratai kesukaan Tuan ," kata Hu Ge ke pemuda yang ada di dalam ruangan.
"Maaf Tuan Fu Hao. Gulungan lukisannya sedikit kotor. Tadi saya bertabrakan dengan seorang gadis . Gadis itu sangat cantik."
Pemuda itu hanya tersenyum mendengarnya. Dalam hati pemuda itu tidak ada gadis manapun secantik gadis kecil yang di kenalnya.
Masih teringat dengan jelas suara gadis kecil itu. "Fu Hao 'keke', ayo naik kuda bersama." "Fu Hao 'keke' ini kue teratai kesukaanmu." "Fu Hao 'keke' giok ini cantik kan? giok ini pemberian ibu."
Hampir setiap malam dirinya selalu memimpikan kenangan-kenangan indah bersama Chen Xiao Ran.
"Gimana keadaan Xiao Ran? Apakah dia masih hidup? Saya sudah berjanji akan mencarinya. Tetapi saya tidak bisa menepati janjiku ," kata hati Fu Hao.
"Bagaimana keadaan di luar?" tanya Fu Hao ke Hu Ge.
Hu Ge menceritakan kejadian beberapa hari ini ke Fu Hao. " Kamu bilang kedua gadis itu sekarang ada di kediaman putra mahkota?" tanya Fu Hao.
"Benar Tuan Fu Hao. Putra mahkota sendiri yang ke penginapan dan membawa mereka ke kediaman putra mahkota ," jawab Hu Ge.
"Sudah dapat info asal usul kedua gadis itu?" tanya Fu Hao.
"Belum ada Tuan Fu Hao. Identitas kedua gadis itu sangat rahasia, " jawab Hu Ge.
"Bagaimana dengan Pangeran Li Wen Lung?" tanya Fu Hao.
"Pangeran Li Wen Lung setelah mendapat nasehat dari Tuan Fu Hao, selalu menyelesaikan tugas yang di berikan oleh Kaisar Li dengan baik ," jawab Hu Ge.
"Tuan Fu Hao. Kenapa Tuan mau membantu Pangeran Li Wen Lung? Bukannya lebih baik membantu putra mahkota yang lebih berkuasa di Kerajaan Li?" tanya Hu Ge.
Fu Hao hanya menatap tajam Hu Ge tanpa menjawab. Hu Ge sadar dirinya sudah melewati batas dan menyinggung Fu Hao.
"Maaf Tuan Fu Hao. Hamba tidak akan berani lagi." Hu Ge meminta maaf ke Fu Hao.
Fu Hao ada rencana sendiri untuk membantu Pangeran Li Wen Lung. Karena Fu Hao tahu hubungan Li Chen Yi dan Ratu Chang tidak baik. Ratu Chang ingin menjadikan Pangeran Li Wen Lung menjadi putra mahkota.
Jadi Fu Hao ingin mendekati Pangeran Li Wen Lung supaya rencananya bisa cepat berhasil.
" Saya mau mandi. Siapkan air panas ," kata Fu Hao ke Hu Ge.
Hu Ge menyiapkan air panas dan membantu Fu Hao masuk ke dalam tong yang berisi air untuk mandi.
*Pada zaman itu setiap orang mandi di dalam tong yang agak besar dan berisi air*
Terlihat jelas di badan Fu Hao ada banyak bekas luka cambukan. Fu Hao melihat kedua kaki nya. Kedua kaki nya sudah lumpuh.
Fu Hao mengingat kembali kejadian sepuluh tahun yang lalu.
Sepuluh tahun yang lalu, Fu Hao yang mengalihkan perhatian pasukan Liang Utara supaya Chen Xiao Ran bisa melarikan diri akhirnya ditangkap oleh pasukan Liang Utara.
Fu Hao di kurung dan di siksa dengan cambukan. Setelah pasukan pembantu dari Jendral Chang Yu berhasil mengalahkan pasukan Liang Utara, Fu Hao mengira dirinya akan tertolong.
Harapannya hanya sia-sia. Tidak ada pertolongan dari pasukan Jendral Chang Yu dan dirinya di bawa oleh sisa pasukan Liang Utara yang kalah ke negara Liang Utara.
Sisa pasukan Liang Utara mengira Fu Hao adalah anak dari Panglima Chen He Xia, sehingga ingin menjadikan Fu Hao tawanan di Kerajaan Liang Utara.
Fu Hao hanyalah anak yatim piatu yang di asuh oleh ibu Chen Xiao Ran sejak umur dua tahun sehingga Fu Hao sudah menemani dan ikut menjaga Chen Xiao Ran dari bayi.
Fu Hao sangat menyayangi Chen Xiao Ran. Mereka bermain bersama, dan belajar bersama.
Di Kerajaan Liang Utara ,Fu Hao di kurung di penjara dan selalu di siksa. Kedua kakinya dibuat lumpuh supaya Fu Hao tidak bisa melarikan diri.
Hampir enam tahun Fu Hao di kurung dan akhirnya di buang di luar Kerajaan Liang Utara atas perintah Kaisar Liang Utara karena sudah mengetahui identitas Fu Hao bukanlah putra Panglima Chen He Xia
Kebetulan ada seorang gadis yang melihat Fu Hao dan menolongnya. Gadis itu yatim piatu. Dia membawa Fu Hao ke rumahnya dan merawat Fu Hao dengan telaten.
Hampir setahun dalam perawatan gadis itu, akhirnya Fu Hao pulih kembali. Tetapi kaki nya tetap lumpuh
Karena lumpuh, Fu Hao tidak bisa menepati janjinya untuk mencari Chen Xiao Ran. Fu Hao merasa minder dengan keadaannya yang sekarang ini.
Mulai saat itu Fu Hao bertekad akan membalas dendam terhadap orang-orang yang menyebabkannya lumpuh. Fu Hao ingin mempunyai kekuasaan supaya bisa membalas dendam.
Gadis yang menyelamatkan dan merawat Fu Hao bernama Ping Ting. Ping Ting diam-diam menyukai Fu Hao. Ping Ting tidak peduli Fu Hao lumpuh. Ping Ting ingin menemani Fu Hao selamanya.
Maksud hati Ping Ting, Fu Hao mengetahuinya. Tetapi Fu Hao tidak mencintai Ping Ting. Di dalam hati Fu Hao hanya ada Chen Xiao Ran.
Ping Ting tahu Fu Hao ingin membalas dendam dan bertekad membantu Fu Hao. Ping Ting mengira setelah Fu Hao selesai balas dendam, Fu Hao akan bersamanya.
Ping Ting tidak mengetahui di dalam hati Fu Hao ada Chen Xiao Ran. Karena Fu Hao cuma menceritakan tentang dirinya di kurung oleh pasukan Liang Utara dan tidak membicarakan tentang Chen Xiao Ran.
Suatu hari Fu Hao dan Ping Ting menolong sepasang kakak beradik yang kelaparan. Kakak adik itu adalah Hu Ge dan Hu Tie. Hu Ge sekarang menjadi pelayan pribadinya.
Pada tahun itu sedang ada pemilihan gadis-gadis untuk masuk ke Kerajaan Li. Demi cintanya kepada Fu Hao, Ping Ting ikut dalam pemilihan itu.
Dalam pemilihan itu, gadis yang beruntung akan menjadi selir Kaisar Li. Dengan menjadi selir Kaisar Li maka Ping Ting bisa membantu Fu Hao dari dalam istana.
Ping Ting berhasil menjadi selir Kaisar Li. Dialah Selir Bai Ping Ting, selir kesayangan Kaisar Li selama tiga tahun terakhir ini.
Selir Bai Ping Ting tidak ingin mempunyai putra dari Kaisar Li sehingga meminta Kaisar Li menjadikannya ibu asuh dari Pangeran ke-11.
Pangeran ke-11 sekarang berusia tujuh tahun. Pangeran ke-11 adalah anak dari Kaisar Li dengan pelayan istana sehingga pelayan istana tidak berhak mengasuh Pangeran ke-11.
Kaisar Li semakin menyayangi Selir Bai Ping Ting karena mengira selir Bai Ping Ting tidak ingin merebut kekuasaan di Kerajaan Li. Umumnya para selir ingin mempunyai putra dari Kaisar Li sehingga berkesempatan merebut kekuasaan di Kerajaan Li.
Selama tiga tahun ini Fu Hao menyusun rencana untuk balas dendam.
Dengan bantuan uang dari Selir Bai Ping Ting,sudah banyak mata-mata dari Fu Hao yang di masukkannya ke dalam Kerajaan Li.
Author : LYTIE
Instagram : lytie777