NovelToon NovelToon
Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Status: tamat
Genre:CEO
Popularitas:4.3M
Nilai: 5
Nama Author: Syakira edianwi

Gadis yang berasal dari keluarga sederhana harus terpaksa jadi pembantu pribadi anak yang mempunyai perusahaan Shengu tempat gadis itu bekerja.

Awalnya gadis itu menolak karena pria yang dipanggilnya Tuan muda itu sangat arogan, kasar, pemabuk dan pemain perempuan.

Namun karena kebaikan pemilik perusahaan Shengu kepadanya, dia tidak bisa lagi menolak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syakira edianwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

biar author tambah semangat.

Selamat membaca 🙂

Arka pun mulai memijit kaki Alena,

"Lain kamu harus hati-hati!" ucap Arka.

"Iyah Tuan!"'Jawab Alena.

Tidak lama Akhirnya Arka sudah selesai memijit kaki Alena, walau menahan sakit, ternyata pijatan dari tangan Arka sangat ampuh sehingga rasa sakit di kaki Alena sedikit reda.

"Sudah baikan?" tanya Arka.

Alena mengangguk sambil tersenyum..

"Makasih yah Tuan!" ucap Alena.

"Hmm!" ucap Arka.

"Tuan sudah makan?" tanya Alena.

Arka menggeleng.

"Biar kan saja Pelayan yang siap kan, kamu istirahat kan kaki mu dulu!" ucap Arka.

"Udah mendingan kok Tuan, saya sudah bisa jalan, saya akan siap kan anda makan!" ucap Alena.

Arka pun tidak mau lagi menolak karena kalau bukan Alena yang mengambil kan dia nasi, dia tidak akan makan, karena sudah kebiasaan.

Dengan kaki sakit Alena keluar dari kamar nya, sementara Arka sangat takut melihat, Alena yang sangat susah berjalan.

Tiba-tiba Arka menggendong tubuh mungil Alena ke bawah dengan gaya bridal style.

"Tuan! Turunkan saya! saya bisa sendiri!" ucap Alena kaget.

"Sudah lah kamu tidak perlu banyak menolak, lagian kalau kamu jatuh lagi, bisa-bisa selama sebulan kamu gak bisa jalan, saya yang akan usah!" ucap Arka menurunkan Alena di kursi meja makan.

Alena memerhatikan Sekeliling rumah, Untung saja para pelayan sudah istirahat dan kelakuan Arka tidak di lihat oleh mereka.

Alena jadi sangat canggung dia pun menyendok kan nasi ke piring Arka.

Arka makan dengan lahap nya, sementara Alena sudah pergi Nonton ke ruang tamu.

"Kenapa belum tidur?" tanya Arka sambil duduk di kursi, sementara Alena berbaring di sofa panjang itu.

Alena bangun dari Baring nya.

"Baik lah tuan, saya ijin ke kamar duluan!" ucap Alena dan Berdiri serta lewat dari depan Arka.

Tiba-tiba Arka menarik tangan Alena sehingga Alena terduduk di pangkuan Arka.

Dia dekdegan sekali, dia gak tau apa yang di rasakan nya, Namum perbuatan Arka itu tidak membuat nya nyaman.

DIa langsung berdiri.

"Ada apa lagi Tuan?" tanya Alena.

"Ikut lah dengan Saya Besok ke Eropa!" ucap Arka.

Seketika mata Alena terbelalak.

"Eropa Tuan?" tanya Alena.

Arka mengangguk.

"Kan sudah ada di perjanjian kontrak kerja tuan, jika saya tidak ada tanggung jawab selain di perusahaan Shengu, ada kuliah saya yang harus saya siap kan!" ucap Alena.

"Memang! Tapi saya mau kamu ikut dengan saya! saya sudah ngurus semua kuliah kamu, kamu bisa kuliah online!" ucap Arka.

"Tidak Tuan, saya tidak bisa! karena itu bukan urusan saya, dan juga saya harus kerja di sini, bukan di sana!" ucap Alena.

"Saya sudah sampai kan pada ayah, dan ayah setuju, karena Lebih baik kamu ikut, kamu bisa bantu saya, dan semua nya lancar!" ucap Arka lagi.

"Gak bisa Tuan," ucap Alena.

"Saya tidak mau tau, tidak ada penolakan," ucap Arka.

Alena pun tidak bisa berkata-kata apa lagi, dia hanya bisa diam.

Dia pun naik ke atas dan tidur di kamar nya.

Keesokan harinya, mereka sudah siap-siap akan berangkat ke Eropa.

Alena dengan keberatan dia pun terpaksa pergi karena dia sudah dapat Gmail dari Kampus nya jika dia akan kuliah Online, dan Wijaya pun menyuruh nya mendampingi Arka.

Alena pamit pada sahabat nya itu yang mengantar kan ke Bandara.

Mereka hanya berdua dan Duduk di kursi pesawat yang berdampingan.

Alena hanya diam saja, sementara Arka sangat sibuk dengan buku nya.

Hari pun semakin sore pesawat yang mereka tumpangi Telah mendarat di Bandara Eropa.

Alena baru kali ini menginjak kan kaki di Eropa, dia sangat salut dengan semua yang di lihat nya sangat beda dari Jakarta.

Dan juga banyak Gedung-gedung tinggi pencakar langit.

Alena sangat senang akhirnya bisa juga ke Eropa walau hanya karena masalah kerja.

Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di sebuah Villa yang sangat mewah.

Alena kali ini sangat memanjakan mata nya dengan pemandangan indah dan baru bagi nya.

Karena hari semakin malam Arka pun masuk istirahat ke kamar nya, sementara Alena masih sangat asik melihat-lihat pemandangan di luar, dari jendela kamar nya.

Keesokan harinya, Alena terlebih dahulu bangun untuk sholat dan mandi.

Dia bangun pagi dan membuka semua gorden.

jujur saja dia sangat bingung mau melakukan apa-apa.

Saat dia duduk di ruang tamu, Arka pun turun dengan penampilan khas bangun tidur.

"Siap-siap lah kita akan segera pergi ke Perusahaan keuangan!" ucap Arka.

Alena hanya bisa mengiyakan.

Tidak beberapa lama akhirnya mereka sudah siap dan sudah berpenampilan menarik.

Mereka berdua terlebih dahulu Sarapan entah apa nama makanan nya Alena kurang tau, tapi sangat enak, dan ini pertama kali nya dia makan.

Setelah selesai makan mereka langsung ke perusahaan siapa sih yang tidak mengenal anak pengusaha kaya itu.

Semua nya menyambut kedatangan mereka, dan Arka pun memberikan pengumuman jika dalam tiga bulan ini, dia lah yang akan memimpin perusahaan ini.

Tidak ada yang keberatan selain Alena.

Hari pun semakin sore semua laporan dan juga dokumen Serta jadwal Arka sudah di atur oleh Alena seperti Biasa dia lakukan di perusahaan Shengu.

Jam pulang kerja pun tiba, mereka langsung pulang mengisyaratkan tubuh nya.

"Tuan!" ucap Alena setelah sampai di vila.

Arka menoleh ke arah Alena.

"Ada apa?" tanya Arka.

"Apa kah benar kita di sini akan selama tiga bulan?" tanya Alena.

"Iyah betul! ada apa?" tanya Arka heran.

"Tapi Tuan!" ucap Alena.

"Tenang saja saya tau kok kontrak kerja kamu Dua bulan lagi habis kerja sebagai Pembantu pribadi saya, tapi kamu Masih jadi sekretaris pribadi saya!" ucap Arka.

"Kalau masalah gaji, saya yang akan membayar kamu sesuai kenerjamu!" ucap Arka.

Alena pun tidak bisa lagi berkata-kata dia pun hanya bisa menuruti nya.

Mereka pun istirahat di kamar masing-masing, malam pun tiba Arka mengetuk pintu kamar Alena.

Alena membuka pintu nya dan ternyata dia masih pakai mukenah.

"Mau sholat?" tanya Arka Melihat mukena Alena.

"Hmm udah siap tuan, ada perlu apa?" tanya Alena.

"Saya mau cari makan di luar, kamu mau ikut?" tanya Arka.

Alena pun mau karena Perut nya juga sangat lapar.

"Tunggu sebentar yah Tuan!" ucap Alena berniat untuk melipat ada sajadah dan mukena nya.

...----------------...

***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

Terimakasih 🙏***

1
Adrizal Ad
Luar biasa
Fatimah
nangis aku 😆
Fatimah
mf kak othor.. tanda bc x d perbaiki lg, biar bc nya tmbh seru 🙏🙏 smgt kk
Siti Sopiah
q suka baca novel yg seperti ini ada bau2 agama Islam tq Thor
Khanza
kenapa gak ngomong langsung arka Jangan didalam hati dikiranya nanti elena hanya pelampiasan
Khanza
apa aris mulai suka dengan alena....cocweet
Khanza
wkwkw ngakak bayangin scene ini thor
Mal II
jj
Indri Ani40
sorry bngt Aku g suka karakter alea
Indri Ani40
comment apa ya
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Yani Cuhayanih
Kk aku mampir yaaah
Suparmi Wanci
ini baru novel memperlihatkan visual pemerannya poke mantap thor
Suparmi Wanci
saya senang membaca novel ini tapi jangan di gantung ceritanya yah thor
Suparmi Wanci
ceritanya bagus sekali thor
tapi ada tapinya thor
ceritanya jangan di gantung yah seperti ikan asin yang di jemur
Hasna Hamsun Hamid
Istri durhaka
SOO🍒
gila tu orang tua sarah bukan ngedidik anak yang bener ini malah nge jerumusin ank untuk keuntungan sendiri ank disuruh jadi pecun 🤦‍♀️🤦‍♀️😡😡
SOO🍒
aduh si agar2 jeli kayaknya mau coba2 jadi pelakor dech di rumah tangga arka dan Alena, awas aja klo sampe kejadian 😏😏😠😠
SOO🍒
ya udah alena, arka sudah gak peduli sama kamu dan juga bayi dalam kandungan kamu, lebih baik kamu tinggalin aja arka biar dia nyesel
SOO🍒
arka mulai berubah sejak perusahaannya makin maju, ditinggalin alena dan anknya baru nyaho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!