NovelToon NovelToon
Stuck Between Two Choices

Stuck Between Two Choices

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:490.9k
Nilai: 5
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Bagaimana jika dirimu dihadapkan diantara dua pilihan yang sulit?

Itulah yang dialami wanita cantik bernama Maya, terjebak cinta diantara dua bersaudara.

Aiden yang berjuang dan membantunya kembali bangkit pada trauma masa lalunya
Alden cinta pertama Maya dan ayah dari anaknya

Siapakah kira kira yang mendapatkan hatinya?

*Lanjutan cerita dari Story of Maya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai Terungkap

🌷🌷🌷

Alden mulai membelai wajah Maya pelan setelah itu mendaratkan ciuman di bibirnya kembali. Rasa kerinduan selama 7 tahun ini dia ingin curahkan, bibirnya sudah mulai turun ke leher wanita itu dan memberikan tanda disana. Maya yang kehilangan akal menikmati setiap sentuhan yang Alden berikan padanya.

Hingga Alden mulai membuka bajunya perlahan barulah akal Maya kembali, dia segera menjauhkan badannya.

"Jangan kak, kita bukan suami istri lagi," ucap Maya yang sudah berhasil menghindar.

Alden mengusap wajahnya kasar. Inilah yang dia takutkan jika bertemu dengan Maya, dia tidak akan bisa mengendalikan dirinya.

Bersamaan dengan itu, Aiden masuk ke dalam kamar. Melihat kakaknya berani masuk ke dalam kamarnya untuk mendatangi Maya membuat emosinya kembali terpancing.

"Mau apa kau? keluar sekarang!" bentak Aiden.

Alden segera berdiri dan berjalan menuju pintu tapi sebelum itu dia menatap adiknya dengan tajam.

"Aku akan kembali lagi mengambil istriku setelah urusanku dengan Sinta selesai. Kita selesaikan masalah ini secara dewasa jangan melibatkan mama papa," ucap Alden setelah itu dia berlalu keluar kamar itu.

Maya yang meliha Aiden juga terluka segera mendatangi calon suaminya itu. Sudah bisa dipastikan dua bersaudara itu berkelahi karena dirinya.

Dengan telaten Maya membersihkan luka di wajah Aiden, tapi pria itu tak berucap sepatah katapun yang mana membuat Maya menjadi serba salah.

"Kenapa kau berkelahi Aiden, gara-gara aku semua jadi kacau bukan? inilah yang ku takutkan jika menjalin hubungan dengan seseorang," Maya berkata dengan menundukkan wajahnya.

Aiden masih mengatur emosinya agar mereda tapi belum juga dia bisa menurunkan emosinya lagi-lagi dia dibuat emosi melihat leher Maya ada tanda kemerahan dan sudah dipastikan siapa itu yang membuatnya.

Pria itu langsung saja ******* bibir Maya dengan kasar dan dengan kasar pula dia merobek baju yang Maya kenakan saat ini.

"Aiden, kau kenapa?" Maya tampak ketakutan, dia juga belum menyadari ada tanda kemerahan di lehernya.

"Ternyata ku tinggal sebentar saja sudah berani bermesraan dengan kakakku!" teriak Aiden dengan penuh emosi.

"Tidak Aiden, aku tidak melakukan apapun!" elak Maya.

Aiden langsung menindih tubuh Maya yang sudah polos," Aku tidak suka wanitaku disentuh pria lain!"

"Maafkan aku Aiden, aku sudah berusaha menolaknya. Aku janji setelah ini tidak akan berdekatan lagi dengan kak Al, aku akan mencintaimu seutuhnya. Percayalah padaku," ucap Maya penuh permohonan.

Tapi Aiden seolah tidak peduli karena kemarahan menguasainya saat ini, dengan kasar dia bermain di atas tubuh Maya yang tak berdaya. Maya sudah berusaha menolak tapi sia-sia tenaganya kalah dengan pria kekar itu.

"Aiden.. sakit.. " Maya merintih karena Aiden benar-benar tak memberinya ampun.

Tubuhnya dihentak tanpa henti dan dengan cara yang kasar pula.

"Sakit.. " Lagi-lagi Maya merintih kesakitan.

Hingga darah segar keluar dari area intinya dan saat itu pula Maya pingsan. Aiden segera menghentikan permainannya kini akal sehatnya kembali, dia begitu syok melihat wanitanya bersimbah darah.

Dengan cepat dia memakai bajunya kembali dan mengambil baju Maya lalu dia pakaikan ke wanita itu.

Aiden merasa begitu ketakutan dengan langkah seribu dia segera menggendong Maya untuk membawanya ke rumah sakit.

"Sayang maafkan aku, bertahanlah," ucap Aiden sambil menggendong tubuh wanitanya itu turun dari tangga menuju lantai bawah.

Rupanya pemandangan itu tak luput dari perhatian Rita yang tengah membuat minuman untuk Henry.

Rita terbelalak melihat kondisi Maya yang tak sadarkan diri dengan darah yang mengalir dari kedua kakinya.

"Maya kenapa ?" tanya Rita panik.

Aiden tidak menjawab dan langsung saja keluar rumah untuk cepat membawa Maya ke rumah sakit.

Merasa diacuhkan Rita dengan langkah lebar ingin meminta Alden dan Sinta untuk mengikuti kemana Aiden membawa Maya.

Sementara di dalam kamar,

Plak!

Satu tamparan mendarat di pipi Sinta lagi, jika tadi saat di taman belakang Aiden yang menamparnya sekarang giliran Alden, suaminya.

"Keterlaluan! Kau membohongiku selama ini! Aku sudah cukup sabar menghadapimu Sinta tapi kau benar-benar membuatku muak!"

Sinta menatap tajam ke arah Alden," Aku melakukan itu semua gara-gara kau! Kau tidak bisa adil padaku Al! Kau lebih mengutamakan Maya daripada aku!"

"Maya saat itu sedang hamil, dia butuh perhatian! Aku juga muak dengan kau yang pura-pura hamil di hadapan orangtuaku! Cobalah kau mengerti!"

"Tapi apa ini? Kau membuat rencana jahat untuk memisahkanku dengan Maya dan aku begitu bodoh dengan mudahnya percaya!" sambungnya.

Belum sempat Sinta menjawab suara ketukan membuyarkan perdebatan mereka.

"Al.. Al.. " teriak Rita dari balik pintu.

Alden segera membuka pintu untuk mamanya.

"Ada apa, Ma?"

"Ayo kita susul Maya dan Aiden, Maya sepertinya mengalami pendarahan," terang Rita.

Tentu saja Alden sangat syok mendengar itu, lain hal dengan Sinta tertawa kemenangan mendengar kabar buruk tentang Maya.

"Ayo cepat!" tanpa menunggu lagi Alden langsung membawa mamanya ke rumah sakit. Sebelumnya Rita menghubungi Aiden untunglah anak itu mau menjawab panggilannya dan memberitahu di rumah sakit mana dia membawa Maya.

Sementara Sinta menunggu bersama El di rumah itu, rencananya memang keluarga Alden malam ini mau menginap.

Sekarang rahasia Sinta sudah terbongkar satu-satunya cara sekarang adalah menghasut El agar bisa berada dipihaknya.

🌷🌷🌷

Di rumah sakit

Aiden dengan langkah panjang membawa Maya ke instalasi gawat darurat dan dengan cepat saat itu Maya langsung ditangani.

Sejam lamanya dia menunggu, Rita dan Alden juga bergabung bersamanya.

Semua harap-harap cemas menunggu Maya diperiksa.

"Kau apakan istriku, hah?" Tiba-tiba Alden yang kehilangan akal langsung mencengkram baju Aiden.

"Aku tidak ingin meladenimu sekarang!" bentak Aiden tak mau kalah.

Rita yang bingung melihat kedua anaknya itu langsung melerai anaknya.

"Kalian ini sebenarnya kenapa? bukannya akur malah berkelahi seperti anak kecil. Papa jadi kambuh lagi sakitnya gara-gara kalian! Dan apa tadi? mama gak salah dengar kan? kau memanggil 'istriku' Al? Siapa yang kau maksud? Coba sekarang kalian jelaskan sebenarnya apa yang terjadi!"

Rita sudah tak kuasa lagi menahan amarahnya, berondongan pertanyaan berputar di kepalanya.

Belum sempat mereka menjawab Dokter sudah keluar dari ruangan.

"Suami dari pasien yang mana ya? saya perlu bicara," ucap Dokter.

"Saya" sahut Alden dan Aiden bersamaan.

Dokter itu kebingungan melihat dua pria di depannya.

"Biar Aiden yang masuk dan kau Al jelaskan semuanya pada mama!" Rita berbicara dengan tegas.

Akhirnya dengan berat hati Alden menuruti perintah mamanya. Sementara Aiden mengikuti Dokter ke ruangannya.

"Ada apa ini Al?" tanya Rita kali ini dengan lembut.

Alden memejamkan matanya dan menghela nafasnya panjang," Maya istriku Ma, lebih tepatnya Maya adalah ibu kandung El."

"Apa?"

🌷🌷🌷

1
retno❤️
Bagus ceritanya Kak Othor... suka semua karya2mu... the best pokoknya... next mau lanjut ceritamu yg lainnya... tetap semangat berkarya ya... sukses selalu 🙏🏻👍🏻🥰
Arie
Luar biasa
Memyr 67
tamat ni? terima kasih untuk ceritanya yg menghibur. dan terima kasih memilih komen aq sebagai komen populer. /Angry/
Memyr 67
bagaimanapun ceritanya, aq udah terlanjur suka ma karya karya othor. jadi kuhajar terus sampai tuntas.
Memyr 67
aq tau kenapa hapus hapus. adegan 21+nya terlalu hot sepertinya, hihihi
Memyr 67
ahhhh maya. dah tau, sinta iblis, kok masih aja iblis dipercaya, kalau dia, maya, yg menyebabkan papa mertuanya meninggal.
Memyr 67
aq nggak kecewa kok alden mati. biar saja, cowok yg membiarkan iblis seperti sinta terus di sampingnya itu mati. yg aq kecewa, nasibnya sinta, si iblis betina itu, bagaimana?
Memyr 67
sinta harus dihukum mati itu. pembunuh. eeeh jangan ding. dipenjara seumur hidup aja tu prempuan iblis.
Memyr 67
haduuuh, aq tegang
Memyr 67
memang semua tidak ada yg salah. karena semua keluarga alden terjebak kelicikan sinta.
Memyr 67
guoblooog sinta. dah tau dulu dia jahat ma maya, trus kehilangan cinta alden. sekarang tutup mata, nggak mau tau cinta aiden yg sangat besar ke maya. seenaknya mencelakakan maya, trus ketakutan sendiri. alden memang salah pilih istri. cuma cantik doang, tapi goblog.
Memyr 67
ihhh othor, kasian lo maya. dulu ditindas sinta, sekarang alex. walau maya mencoba kuat, tapi melawan kekuatan ketua mafia, bisa apa?
Memyr 67
memang mampu gitu sinta, membuat anak kandung membenci ibu kandungnya? apalagi maya seorang wanita yg baik. anak tau mana yg tulus mana yg cuma akal bulus.
Memyr 67
wanita seegois sinta, yg cuma memikirkan kebahagiaannya sendiri, walaupun itu melukai orang orang terdekatnya, mana bisa membuat seorang pria mencintainya dengan tulus?
Memyr 67
jelas selin gagal. nggak tau aiden cowok seperti apa, maen gampangin aja, harus jadi miliknya.
Memyr 67
cocok, janda tanpa talak, ma cowok bekas pakai
Memyr 67
aq mampir
Khayla Salwa
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
jujur bingung mau komen gimana untuk cerita ini..
awalnya ngira Maya bakalan balikan lg ma Alden, secara ada pesan Aiden yg nyuruh buat jagain Maya dan anaknya ke Alden..
mungkin kakak author bingung jg nentuin mau ngilangin tokoh yg mana..
secara Aiden dari dulu selalu merasa dianaktirikan ma keluarganya, sedangkan Alden dah puas ngerasain cinta ortu dan Sinta pada awalnya..
jadinya kakak author mau ngasih keadilan jg buat Aiden biar sama2 bahagia..
jadi ceritanya turun ranjang ini mah ya..
tetep keren ceritanya walopun di puncak konflik bikin nyesek bacanya..
dan pada akhirnya jati diri author keluar di akhir2 cerita 😁😁😁🤭🤭🤭
g usah season 3 ya kak, kasian Aiden ma Maya biar happily ever after..

sehat2 terus kakak..
tetap semangat berkarya.. 😘🥰😍🤩
lizulfa anjani
berarti maya udh di sentuh dua laki laki dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!