Anna adalah Seorang gadis berusia 25 thn, putri dari Pak Ahmad dan Ibu Yuni, Anna perempuan yang sangat Baik, Sholeh, tegas, dan Kekeh atas Pwndirian nya.
Devan, Devan (27 Thn) dia adalah calon Bos besar di perusahaan, yang sangat di Impikan oleh Anna, namun Devan aladah orang yang sangat tidak suka dengan cara berpakaian Anna yang tertutup Sempurna, Devan ingin Anna merubah Penampilan nya,
Akan kah Anna menuruti Kemauan Devan untuk Mengubah cara Berpakaian nya ?? hanya Karna Anna sangat menginginkan sekali , berkerja di perusahaan Devan.
Yo lanjut unguk Membaca, Semoga Suka dan di tunggu vote, like dan coment nya.
Kisah mereka sangat menguras air mata
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanita Biasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
( ta sabar )
BAB 21
"Gak papa Ann, maksih ya Ann. " ucap Linda.
"Sama-sama Lin. " jawab Anna sambil menyodorkan piyama nya.
Linda pun sudah segar, Linda kembali berbaring di samping Anna.
"Ann, gue udah minta temen gue buat lacak keberadaan nya Devan, Mudah-mudahan ada hasil ya ?? Kalo ketemu, wah**** Pak Wijaya mesti bayar gue mahal nih. " Linda terlihat yakin sekali.
"Aamiin. Em**** kamu ni, nolong ko pamrih sih. " ucap Anna sinis.
Linda pun tida menghiraukan celotehan Anna.
Tiba-tiba Linda kegirangan.
"What*****. " Linda melotot girang.
"Apa sih Lin, bikin kaget aja deh !! " Anna tersontak kaget.
"Aduhh ni apaan sih Ann, liat deh kata temen gue, orang yang gue cari ya itu Devan terdaftar di list rumah sakit sebagai pasien !! " Linda Bar-bar sekali.
"Syittt***. " Anna sampai menunjukan jari nya. karna Linda begitu berisik.
"Ya Alloh gimna ini Lin, apa yang mesti gue lakuin, sekarang udah malem, gak mungkin kan ke sana, Malem-malem percuma juga. "Anna panik.
"Emm*** apa Tlp Pak Wjaya aja ya ?? duhhh gak enak udah malem juga. "
"Lo tenang Ann, jangan panik, besok pagi kita langsung menuju ke rumah sakit ya, cup**cup**cup. " Linda menenangkan Anna.
Anna pun menurut pada omongan Linda, Anna melihat jam menunjukan pukul 21:35.
"Duh masih lama lagi. Ya Alloh. " gerutu Anna dalam hati.
"Lo istirahat dulu, pasti Devan gak papa ko. " Linda menenangkan Anna.
"Mana bisa aku tenang Lin, " Anna sangat gugup.
"Tapi gue ngantuk, Ann !! " Linda sangat lelah.
"Ya udah gak papa kamu tidur aja. nanti aku nyusul "
"Gak papa, lo ga ada temen ?? "
"Ya ampun Linda, Aku tiap malem sendirian !! " Anna melirik Linda.
"Ok**ok !! "
Anna pun setiap menit melihat ke arah jam dinding nya.
Waktu begitu lama berputar, sehingga Anna pun ketiduran.
Anna melihat sudah jam 01:45.
" Astagfirulloh Mas Devan ?? " Anna pun terbangun kaget, Anna langsung mengambil air wudhu, untuk sholat Tahajud.
Dalam Sholat nya Anna menetes kan air mata, " Lindungi lah Mas Devan Ya Alloh. "
Linda pun tak sengaja terbangun, dan melihat Anna sedang Sholat tanpa memakai cadar.
"Ya ampun Ann, muka lo ngalahin wajah yang memakai perawatan puluhan juta, wah indah nya muka lo Ann, jadi iri gue !! " gerutu Linda dalam hatinya. " Beruntungnya Laki- laki yang dapetin lo nanti. " Linda pun terlelap kembali.
Setelah Sholat tahajud, Anna pun memanfaatkan waktu nya untuk, tidur sampai adzan shubuh berkumandang.
Anna pun terbangun seolah olah ada yang membangunkan nya. " Alhamdulilahh udah shubuh.
"Lin bangun, sholat shubuh bareng yu ?? " Anna membangunkan Linda.
"Ann, gue masih ngantuk lu duluan aja ya ?" Linda pun tidur kembali..
"Itu ga baik loh Lin, ayo bangun. " Anna memaksa Linda dengan keras.
"Iya***iya***iya. " Linda kesal mata nya masih sulit untuk di buka.
Mereka pun sholat ber jama'ah...
"Lin sekarang yu, kerumah sakit, paling nyampe sana udah aga siang. " ajak Anna memaksa.
"Iya***iya. gue mandi dulu !! " Linda pun buru-buru, karna ta tega melihat Anna yang dari semalam gelisah.
Anna pun sudah siap.
Mereka pun bergegas menuju rumah sakit, tak lupa ibu nya Anna pun ikut serta bersama Anna dan Linda.
"Mudah-mudahan temen kamu. Gak salah orang ya Lin ?? " Anna tetap gelisah.
"Ya Mudah-mudahan Ann !! " Linda fokus menyetir.
"Berdoa aja sayang, Mudah-mudahan Alloh melindungi nak Devan. " ibunda Anna coba menenangkan.
Selama perjalanan Anna selalu berdoa, tak lupa tasbih kesayangan nya selalu ada dalam telapak tangan Anna.
Mereka pun sampai pada tujuan nya.
"Bismillah !! " Anna berdoa dalam hati nya.
Anna pun segera mendatangi resepsionis untuk menanyakan tentang keberadaan Devan, di susul Ibu nya dan Linda.
"Assalammualaikum, bu saya mau menanyakan pasien atas nama Devan apa kah benar di rawat di rumah sakit ini ?? " Anna tak sabar, bertanya pada salah satu petugas itu.
"Waalaikumsallam, baik lah tunggu sebentar.
Baik Bu, pasien atas nama tersebut, memang sedang menjalani proses pemulihan di rumah sakit ini !! " dan petugas itu pun menunjukan ruangan Devan.
Sebelum sampai di ruangan Devan, salah satu petugas pun menghentikan langkah mereka.
"Mohon maaf Bu, dikarna kan pasien sedang masa pemulihan, diharap kan untuk bergilir masuk keruangan nya, paling bisa masuk hanya 1 orang, setelah itu bergantian "
Anna pun langsung melirik kearah Ibu nya.
"Gak papa nak, temui saja Devan, Ibu percaya sama kamu, sampaikan salam Ibu pada nak Devan. " Ibu Anna mengerti apa yang ada dalam pikiran Anna.
"Tapi Bun !! " Anna ragu.
"Alloh bersama mu nak. " Ucap Ibu Anna., sambil tersenyum.
"Baik lah Bun !! " Anna pun bergegas memasuki ruangan itu.
Dengan perasaan takut, penasaran, khawatir tercampur aduk, perlahan-lahan Anna pun melangkah menuju ranjang yang sedang di tiduri oleh seseorang, yang hanya terlihat saat ini hanya kaki nya saja, karna tertutup tirai.
"Apa kah itu kamu mas??kamu kenapa??"dalam hati anna...
Anna pun perlahan membuka tirai itu.
Anna syok. " Ya Alloh " Anna sampai menutup mulut nya " ternyata ini benar kamu Mas."
Anna sangat lemas saat itu, melihat Devan yang terkapar lemas, perban telah membungkus lengan kanan dan dahi nya.
Anna melihat Devan sedang tertidur pulas
Anna pun perlahan duduk di kursi di samping tempat tidur Devan.
Anna hanya bisa memperhatikan muka Devan yang begitu lebam, belum berani untuk membangun kan nya.
Tetes demi tetes air mata turun membasahi cadar Anna, Anna ter isak sangat sakit rasanya. " Ya Alloh, kenapa kamu mas ?? " Anna tak sadar isakan nya semakin keras hingga Devan membuka mata nya secara perlahan.
Anna tida menyadari itu, anna hanya tertunduk menahan sakit di hati nya.
Devan yang terbangun karna mendengar isakan langsung melihat ke arah samping, Devan tidak menyangka dan tida percaya, bahwa ada Anna di sebelah nya.
Devan pun hanya melihat Anna yang begitu sibuk menyeka air mata nya.
Dan Devan tersenyum. "Sayang, ko nangis ??kenapa ?? " ucap Devan sambil melihat sayu ke arah Anna.
Anna pun kaget mendengar suara itu, dan perlahan melihat ke arah muka Devan.
Anna tidak bisa berkata apapun, mata nya yang begitu bulat kini terpenuhi oleh air mata, Anna pun tida bisa memalingkan pandangan nya dari Devan seperti biasa nya !!
"Ko ga Di jawab sih, udah dong nangis nya !! " Devan pun replek menghapus air mata Anna yang begitu deras membasahi pipi nya.
Anna tidak bisa menghindari tangan Devan untuk memegang pipi nya, karna Anna begitu lemas dan sakit melihat keadaan Devan yang sekarang.
Anna baru bisa berbicara setelah beberapa kali melihat Devan tersenyum.
"Mas, kenapa ?? apa yang terjadi ?? " Anna terisak kembali, dan menundukan kepala nya, Anna terisak begitu keras.
"Hey**** Ann, Mas gak papa, Mas cuma kecelakaan sedikit, coba liat mas gak papa !!" bujuk Dvan, tapi aanna tetap menundukan kepala nya dan masih terisak menangis.
Devan pun mencoba menegakan kepala Anna, namun tidak bisa, Devan pun meringis kesakitan. Seketika Anna bagun dari tempat duduk nya dan membantu Devan.
Kini muka Dvan dan Anna begitu sangat dekat, mereka pun saling menatap untuk beberapa saat.
"Astagfirulloh, Maaf Mas aku ga sengaja. " Anna gugup. " Ya Alloh maaf kan aku !! " Anna merasa berdosa tidak seharus nya seperti ini.
"Terima kasih Ann !! " Devan sangat segar seketika.
"Mas tau, orang pertama yang bakalan nemuin Mas pasti kamu Ann. " Devan tersenyum lesu.
mampir juga di karya ku kakak dan semoga bermanfaat kakak 🙏
ditunggu kelanjutanx🙏🙏🙏
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas
salam dari kamulah harapanku
BELUM SIAP MENIKAH(BADBOY VS GOODGIRL)
5 like untukkmu
mari kita lanjut baca lagiiiiii
*HUJaN DIBALIK PUnGGUNg
*SUAMiKU CEO GANAS