NovelToon NovelToon
Wasiat Gila Asisten Suamiku

Wasiat Gila Asisten Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Hati Lilian hancur seketika setelah sang suami, "Alen" kembali dari dinas di luar kota membawa seorang perempuan hamil bersama nya.

"Siapa wanita itu mas? Kenapa kau membawanya pulang ke rumah kita?"

Tiga tahun pernikahan Lilian tidak memiliki anak, karena itu ia memiliki untuk mengabdi sebagai menantu, ipar serta istri yang baik di keluarga "Bayron" ia tidak pernah membocorkan tentang siapa dirinya dan siapa keluarganya, sehingga mereka semua menganggap Lilian sebagai yatim piatu yang tunduk dan patuh.

"Dia istri asisten ku, sesuatu terjadi di luar kota, asisten ku meninggal karena menyelamatkan ku dan sekarang istrinya hanya punya aku dan keluarga ini untuk melanjutkan hidup, atas wasiat asisiteku dia meminta ku untuk menjaga anak dan istrinya,"

Dilanda keputusan suami yang begitu menyakitkan, akan kah Lilian tetap bertahan? Apalagi setelah kedatangan wanita itu, Alen selalu mengabaikan nya.

Penasaran? Ayo baca kisah mereka di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Setelah selesai rapat Karen dan Dimas pun kembali ke ruang kerja Karen, sebenarnya di benak Dimas masih ada banyak pertanyaan tentang bagaimana seorang tuan muda Karen yang biasanya selalu murung dan irit bicara itu tiba-tiba tersenyum bahkan ketika mereka sedang berada di ruang rapat yang seharusnya menyita banyak isi pikiran untuk memikirkan beberapa proyek dan rencana-rencana pengembangan perusahaan lainnya.

"Pak Karen," Panggil Dimas.

"Ya," jawab Karen singkat.

"Maaf kalau aku sedikit lancang, tapi setelah nona Lilian kembali, apakah kau sangat senang?" ucap Dimas sedikit berhati-hati dalam kata yang dia sampaikan kepada boss nya itu.

Karen terdiam, dia yang tadinya fokus dengan ponselnya kini beralih menatap Dimas sang asisten. Ia menarik nafas panjang dan kemudian melepaskan nya dengan perlahan.

"Aku memang bahagia karena Lilian kembali, tapi kau tau sendiri bukan? Bagaimana kondisiku, aku dan papa bahkan sepakat untuk menyembunyikan rahasia tentang kaki ini dari Lilian, itu benar-benar mengadu perasaan Dimas dan aku sulit untuk membedakan antara bahagia dan sedih," jelas Karen sambil menatap wajah Dimas dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.

"Aku mengerti, tapi bagaimana dengan kejadian di dalam ruang rapat tadi? Pak Karen tampak tersenyum, bukan hanya aku yang melihat tapi beberapa karyawan lain juga menyadari nya," lanjut Dimas.

"Oh, jadi karena itu kau bertanya padaku? Apakah kau sangat penasaran dan ingin tau?" ucap Karen seolah-olah menggoda sang asisten yang sedang sangat penasaran itu.

"I-ya, sejujurnya aku sangat penasaran," ungkap Dimas sambil menunggu Karen menjelaskan semua itu padanya.

"Apa kau ingat Erlan?" tanya Karen dengan tatapan datar, kini ia mulai kembali memasang wajah datarnya.

"Erlan?" Dimas berfikir sejenak.

"Tuan muda keluarga Gemilang!?" lanjut nya sambil sedikit terbelalak.

Karen mengangguk mengiyakan ucapan Dimas barusan.

"Pak Karen, apa kita punya masalah dengan nya? Dia itu sangat mengerikan, aku jadi takut setelah mendengar namanya, kenapa tiba-tiba bapak menyebut namanya?" ucap Dimas seketika merinding mendengar nama itu.

Melihat Dimas yang bergidik ngeri saat mengingat Erlan, sontak Karen terkekeh, ini pertama kalinya dia bisa melepaskan sedikit tawa karena tingkah bodoh asisten nya itu.

"Kau tau apa soal Erlan? Kau saja baru kembali ke perusahaan setelah tiga tahun menghilang," ungkap Karen lagi.

"Pak Karen tolong jangan pura-pura tidak tau, aku tidak menghilang, aku hanya mengemban tugas besar dari papa mu, tapi aku tidak sedang bercanda pak, orang-orang bilang tuan muda keluarga Gemilang itu sangat kejam, ia juga di juluki raja bisnis karena baru dua tahun mendirikan perusahaan di negara tetangga dia sudah menghasilkan kekayaan yang berlimpah, tak hanya itu, orang bilang dia gay," ucap Dimas panjang lebar sambil menatap Karen dengan tatapan penuh tanda tanya.

"Tunggu-tunggu, kalau dia itu gay? Tuan muda Karen tersenyum saat membaca pesan nya, kalian ..." Dimas seketika menggantung kalimat nya.

Karen yang mendengar itu sontak tau apa yang di maksud oleh perkataan Dimas barusan, wajahnya seketika memerah karena geli dan merasa jijik dengan bayangan yang di ucapkan Dimas barusan.

"Bodoh, jadi maksudmu aku ini juga gay? Darimana kau mendapatkan berita dan gosip gila tentang Erlan? Dia tidak gay, apalagi aku," ungkap Karen sambil memelototi Dimas.

"aaa, itu, tidak ya? Aku hanya baca di artikel, tapi benar pak Karen, kalau aku percaya dengan artikel itu, soalnya selama ini tidak pernah ada gosip kalau tuan muda keluarga Gemilang itu dekat dengan seorang perempuan, dia bahkan tidak pernah diketahui punya mantan pacar, apalagi pacar," jelas Dimas agak sedikit ngugup.

"Kalau begitu bagaimana dengan ku? Apakah kau juga percaya kalau aku tidak punya pacar dan tidak pernah pacaran karena aku seorang gay?" omel Karen.

"Oh tentu saja tidak, aku tidak bermaksud begitu," ucap Dimas serba salah.

"Sudahlah, hari pertama kembali kerja saja kau sudah membuat ku naik darah, memang sepertinya kau lebih cocok jadi mata-mata nya papa," ungkap Karen sambil memijat alis nya, kepala nya terasa pusing menghadapi Dimas.

"Jangan gitu pak, aku sudah tidak punya tugas sebagai mata-mata lagi, nona besar sudah kembali aku sekarang bebas, aku kembali padamu sekarang," ucap Dimas sambil tersenyum sumringah.

"Ya, baiklah kalau begitu kerjakan apa yang harus kau kerjakan Dimas, bukankah tadi malam aku sudah memerintahkan mu untuk menarik satu persatu kontrak kerja sama dengan perusahaan Alen sialan itu? Apa kau sudah melakukan nya?" ucap Karen, kini obrolan mereka kembali serius.

"Oh iya pak, soal itu aku sudah melakukan nya, tapi ada beberapa masalah sehingga harus aku sendiri yang pergi ke perusahaan mereka, ada banyak kontrak kerja sama atas permohonan nona besar, ini harus kita diskusikan terlebih dahulu dengan nya, baru bisa bertindak," ucap Dimas menjelaskan.

"Baiklah kalau begitu, kau lakukan saja bagian mu, soal ini aku akan bicarakan dengan adikku nanti," ucap Karen, seketika ia teringat kejadian tadi pagi, Lilian sangat ingin pergi ke perusahaan bersama nya.

"Apa Lilian ini mengurus nya secara langsung? Atau dia takut aku akan mengurus nya sendiri? Ah sudahlah, aku akan menanyakan nya secara langsung saja nanti," batin Karen.

"baiklah pak Karen, kalau begitu aku permisi," ucap Dimas yang kemudian hendak melangkah pergi dari sana.

"Tunggu Dimas," ucap Karen yang membuat langkah Dimas tertahan.

"Ada apa lagi pak Karen?" tanya Dimas sambil mengerutkan keningnya.

"Malam ini kosongkan jadual ku, temani aku bertemu seseorang," ucap Karen.

"Siap pak," jawab Dimas yang kemudian berlalu pergi dari sana.

"Huh, benar-benar membuat kepala ku keliengan," ucap Karen.

Sementara itu di sisi lain.

Karin terpaksa harus menunda keberangkatan nya di karenakan cuaca yang tiba-tiba buruk, menurut prediksi cuaca, dia baru akan bisa berangkat ke jakarta dalam empat hari lagi.

"Oh astaga, kapan badai ini akan berhenti, kalau saja kak Erlan mengajakku pergi bersama kami mungkin sudah mendarat di jakarta sore ini," ucap Karin yang saat ini berdiri di depan jendela, ia tampak sangat kecewa melihat cuaca diluar yang sangat buruk, hujan petir di sertai dengan angin yang sangat kencang.

Mau tidak mau ia harus menunggu empat hari lagi sampai cuaca benar-benar membaik.

Sementara itu di kediaman keluarga Bayron.

Kok semua bahan-bahan makanan di kulkas habis? Sudah berapa hari tidak belanja? Aku sangat lapar, bagaimana ini," ucap Raya yang saat ini berdiri di depan kulkas sambil menatap kulkas kosong, yang tersisa hanya beberapa telur, dan juga sayuran.

"Ada apa ini? Kenapa belum juga ada makanan di meja makan? Sudah siang, ibu sangat lapar," ucap Bu Sinta menghampiri Raya yang saat itu melamun di depan kulkas.

Sebentar lagi badai yang benar-benar besar akan menerpa keluarga itu, mereka bahkan tidak menyadari nya.

****

1
Soraya
lanjut thor
Author Nadia🪷
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Kar Genjreng
karena Kakak mau ketemu dengan Ryan kah 🤣 yang di kira bencis padahal pria tulen dan pria sejati apa akan di jodohkan dengan Lilian kah ehhh kakak nya baik banget padahal kecelakaan juga karena mencarinya tetapi iklas toh masih bisa bertemu dan masih bisa berjalan ya walaupun dengan bantuan kursi roda,,, tetapi sang Kakak kliatan bahagia sekali berbeda satu atap lagi dengan gadis kecilnya,,,bukan gadis maaf tapi Jendes elegan,,👍👍🤣🤣
Author Nadia🪷: anu kak, siapa pulak Rian?
total 1 replies
Soraya
typo thor lanjut
Kar Genjreng
biar merasakan badai tornado nmelanra rumah dan seisinya,,hari ini bisa makan apa atau beli. tetapi besok kelaparan. di
rasa rasa enakan kan ketika ada Lilian,,,uang lancar dapur ngebul rumah bersih,,,tapi kalian jahat lupa semua itu sumbernya dari mana dan merdeka' Lilian kalian kelaparan kapokkk Modarrrr,,,Karin tinggal di mana kalau di Jawa Surabaya ,,,naik saja kereta exekutif gubeng gambir,,,jawa tengah naik argo lawu ,,,
Kar Genjreng
banget penisirin🤣 apa coba apakah mata mata Keren Erlan itu tunggu. berapa lama lagi nih ,,, semoga besok update deh kalau entar mlam besok ngerek bendera jadi ga sempat baca haha Mak mak mau balap karung 🤩🤭
Kar Genjreng
setelah tiada. biarlah menyesal,,,karin dan Julian temannya.liliane. tadinya kan bertiga kalau ga salah lupa ingat,,,ga skip bacanya cum lupa,,,ini Valen dan keluarga nya bersepekulasi burung tentang lilian. tau kalian ,Lilian bukan yatim piatu,,, tetapi ayahnya sultan tu. ge mana seandainya tau,,,dan kalian tidak paham selama dua ni kalian hidup uang dari lilian,,dan tunggu waktu bom meledak dahsyat,,,nah nanti kalian tau siapa itu lilian Tasya impianmu kocar kacir,,, bermimpi jadi wanita tajir melintir ga tau keluar Valen elit,,, ekonomi sulit,,,, OK lanjut dong Kak Nad. Doble update dong bonus gitu,,,
Kar Genjreng
tasya senang karena akan menjadi nyonya valen yang katanya tajir,,,, ternyata elit ekonomi sulit karena sudah semua di tarik kembali oleh lilian🤣 nikmati saja yaaaaa,,,😩😩😩 betapa bahagia nya,,, sekarang Lilian sudah kembali kepada orang tua nya yang tajir melintir good looking good rekening,,, keren to
👍👍👍👍
Kar Genjreng
Lilian bisa tidur nyenyak tanpa hambatan tanpa perintah dari ipar suami dan mertua,,,, semuanya dilayani di rumah orang tua nya,,,,di lain tempat ya tempat mantan mertua Liliana lagi heboh kehidupan nya susah pelayanan tidak ada menanti pun sudah ga punya ada si pELaKoR 🤣nah 👍👍 nikmatilah
Kar Genjreng
ini belum update Kak Nad
Author Nadia🪷: aku baru aja update bab 17 tapi masih di review, maaf ya, soalnya aku gak ada tabungan bab jadi nya kalian harus menunggu, beberapa hari aku sibuk ada acara keluarga jadi tabungan bab nya sudah habis 🙏😭
total 1 replies
Kar Genjreng
ada rahasia besar mungkin yang akan di bicarakan bersama putranya,,, terpenting kedua Anaknya sudah berkumpul jadi mudah untuk mengeksekusi para penghianat,,,Valen siap siap lah bersama keluarganya bahkan sang pELaKoR,,,
Kar Genjreng
🤣Tasya menang mendapatkan aren tetapi kebahagiaan nya tidak akan lama. karena sudah bisa di pastikan perusahaan nya akan mengalami kismin,,,
mama
kelamaan kurang sat set..
Author Nadia🪷: maaf kak ini novel bukan cerpen
total 1 replies
Kar Genjreng
pokonya sekarang nikmati apa yang ada di depan mata kalian semua,,,karena setelah Lilian pergi barulah terasa ternyata semuanya. yi di nikmati adalah hasil jerih payahnya Lilian,,,dan paling bikin terkejut lagi nanti semua aset ny menghilang,,,,😈😈
Soraya
lanjut
Kar Genjreng
berati Alen yang mondal mandul,,,nah kebetulan pulang dan pergi lah tanda tangan. saja berkasnya kasi Alen lngsung biar terkejut 🥺🥺🏃🏃🏃🏃
Soraya
lanjut thor
Kar Genjreng
silahkan berteduh di istana yang tak lama lagi akan runtuh raya saat ulang sudah tidak mengalir lagi,, itulah ya Alen di pungut di junjung tinggi malah lupa ingat selalu beda istri beda rezeki,, coba saja bercerai dengan Lilian dan nikahilah si pELaKoR langsung bangkrut,😭
Kar Genjreng
yahhh satu bab saja yang,,, double update dong bikin TREMOSI Alen itu dan Tasya sedang merasakan kemenangan nya belum tau dari mana sumber kekayaan yang kalian nikmati,,, setelah Lilian pergi kalian akan menjadi gembel semua aset di tarik oleh orang tua Lilian bodoh di piara,,merasa paling hebat mengambil wanita jalang berkedok hamil tanpa ayah ya sudah nikmati selagi ada kesempatan ya,,,dan siapa menabur dan siapa menuai,,
Kar Genjreng
ko double up si
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!