NovelToon NovelToon
Rahasia Kalung HW

Rahasia Kalung HW

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Action / Dark Romance
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Sejak kecil, Ice Meng selalu menjadi orang yang berkorban untuk keluarganya. Membayar utang judi ayahnya, membantu biaya pernikahan kakaknya, hingga menanggung kuliah adiknya.

Di tengah hidup yang penuh tekanan, ia hanya memiliki sebuah kalung berinisial HW, hadiah dari pria asing yang pernah ia selamatkan beberapa bulan lalu.

Tidak lama kemudian Ice menyadari kalung itu bukan benda biasa.
Orang-orang yang ingin menyakitinya mendadak mundur saat melihatnya.

Dan seorang pria bernama Howard Wang perlahan kembali hadir dalam hidupnya.

Saat Ice mulai jatuh hati, ia menemukan fakta mengejutkan.

Kalung HW yang selama ini ia kenakan ternyata bukan sekadar hadiah ucapan terima kasih, melainkan simbol yang membuat banyak orang ketakutan.

Lalu... siapakah sebenarnya Howard Wang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

“Kau ini siapa sebenarnya sampai berani mengatur kami?” bentak salah seorang pria.

Belum sempat mereka bergerak, dua anak buah Elvis langsung maju.

Bruk!

Bruk!

“Argh!”

Kedua pria itu terjatuh setelah menerima tendangan keras.

“Kurang ajar! Berani bicara seperti itu kepada Bos kami,” bentak salah seorang anak buah Elvis.

Ice segera bangkit dan berdiri beberapa langkah menjauh.

Elvis memandang mereka dengan tenang.

“Ingin tahu siapa aku?” ujarnya datar. “Namaku Elvis Huang. Kalau bos kalian menginginkan gadis ini, suruh dia datang sendiri menemuiku. Kalau tidak... kalian akan menyesal seumur hidup.”

Wajah ketiga pria itu langsung berubah pucat.

“E-Elvis Huang? Pemimpin Huang Group?” tanya mereka dengan suara gemetar.

Salah seorang anak buah Elvis melangkah maju.

“Kalian sedang mencari mati? Katakan, siapa bos kalian?”

“Danny Lu!” jawab salah seorang pria tanpa berani menyembunyikannya lagi.

“Danny Lu?” Ice mengernyit.

Elvis menoleh ke arahnya.

“Nona, kau mengenalnya?”

“Beberapa hari yang lalu Danny Lu pernah memesan vas keramik dariku. Setelah itu dia tiba-tiba membatalkan pesanannya. Apa mungkin hanya namanya yang kebetulan sama?” tanya Ice.

Elvis kembali menatap ketiga pria itu.

“Katakan yang sebenarnya. Apa Danny Lu pernah memesan vas keramik kepada Nona Meng?”

“Iya...” jawab pria itu sambil menundukkan kepala. “Itu hanya bagian dari rencana Bos kami. Bos sengaja mendekatinya untuk mencari tahu hubungan Nona Meng dengan Howard Wang.”

Ice terkejut.

“Apa hubungannya dengan Howard? Kalian juga mengenal Howard?”

Elvis tersenyum tipis.

“Di dunia ini banyak perselisihan. Mungkin saja Danny Lu pernah memiliki masalah dengan Howard, jadi dia mencoba mencari kelemahannya.”

Ice terdiam mendengar penjelasan itu.

"Jadi... Danny Lu sengaja mendekatiku karena Howard?"

Sementara itu, Elvis memandang wajah Ice dalam diam.

"Gadis ini sama sekali tidak tahu siapa Howard sebenarnya. Kalau suatu hari identitas Howard sebagai mantan pemimpin dunia bawah terungkap... apakah dia masih berani tetap berada di sisi pria itu?"

“Sampaikan kepada Danny, kalau ingin membawa Nona Meng, suruh dia datang sendiri menemuiku,” ujar Elvis.

Ketiga pria itu saling berpandangan.

“Ba... baik, Tuan Huang,” jawab salah seorang dengan wajah pucat.

Mereka tidak berani tinggal lebih lama dan segera pergi.

Ice mengembuskan napas lega.

“Terima kasih sudah menolongku.”

Elvis menatap gadis itu.

“Nona Meng, mulai malam ini jangan keluar sendirian. Danny Lu tidak akan menyerah hanya karena gagal sekali.”

“Apakah mereka akan melukai Howard?” tanya Ice.

Elvis tersenyum tipis.

“Howard bukan orang lemah. Mereka tidak akan bisa berbuat apa-apa padanya.”

“Tuan... Anda mengenal Howard?” tanya Ice.

“Ya. Howard adalah pria yang baik. Bagiku, dia sudah seperti anak sendiri.”

Elvis melirik langit yang semakin gelap.

“Sudah malam. Biar aku mengantarmu ke tempat yang lebih aman. Besok pagi, aku akan meminta anak buahku mengantarmu pulang.”

Ice berpikir sejenak, lalu mengangguk.

“Baiklah. Terima kasih.”

Elvis berbalik menuju mobilnya.

"Sepertinya aku sudah salah paham pada Tuan Huang. Walaupun terlihat menakutkan, dia tidak seburuk yang kubayangkan. Lagi pula, dia juga mengenal Howard, "batin Ice.

Beberapa saat kemudian.

Mobil yang ditumpangi Ice berhenti di sebuah rumah yang menghadap ke laut.

Suasana malam terasa dingin. Angin bertiup cukup kencang, sementara suara ombak terdengar jelas memecah kesunyian.

“Silakan masuk. Malam ini kau menginap di sini saja. Tempat ini aman,” ujar Elvis.

“Terima kasih, Tuan Huang.”

Ice pun melangkah masuk ke dalam rumah.

Elvis masih berdiri di luar sambil memperhatikan pintu yang perlahan tertutup.

“Bos, sebenarnya kami saja yang bisa mengantarnya. Anda tidak perlu datang sendiri,” ucap Mike.

Elvis tersenyum tipis.

“Mike, kau tidak mengerti. Saat melihat gadis itu, aku seperti melihat Xiao Feng dan putriku. Tatapan matanya... sangat mirip dengan Xiao Feng.”

Mike terdiam.

“Tapi bagaimanapun juga dia bukan Nona Snow, Bos. Cepat atau lambat kita pasti akan menemukannya. Sesuai perintah Anda, seluruh panti asuhan di dalam negeri sedang kami selidiki,” ujar Mike.

“Aku harap begitu,” jawab Elvis pelan.

“Aku sudah terlalu lama menunggu mereka.”

Tidak lama kemudian, sebuah mobil hitam berhenti di depan rumah.

Howard turun dengan langkah tergesa-gesa.

“Paman, bagaimana keadaan Ice?” tanyanya.

“Tenang saja. Dia ada di dalam. Untung kami tiba tepat waktu. Kalau terlambat sedikit saja, Danny Lu sudah berhasil membawanya pergi,” jawab Elvis.

Tatapan Howard langsung berubah dingin.

“Danny Lu sudah melewati batas.”

Elvis menepuk bahu Howard.

“Masuklah. Calon istrimu pasti masih terkejut dengan kejadian malam ini.”

Howard hanya tersenyum tipis.

“Terima kasih, Paman. Lain kali aku yang mentraktirmu makan.”

“Baik, aku tunggu.”

Howard segera melangkah masuk ke dalam rumah.

Mike memperhatikan punggung Howard.

“Bos, sepertinya Tuan Howard benar-benar menyukai Nona Meng.”

Elvis terkekeh pelan.

“Begitulah cinta. Sekejam apa pun seorang pria... pada akhirnya akan luluh di hadapan wanita yang dicintainya.”

Sementara itu, Ice sedang berdiri di depan wastafel, mencuci wajahnya dengan air dingin agar pikirannya sedikit lebih tenang.

Tiba-tiba...

Klik.

Suara pintu rumah terbuka dari arah belakang.

Ice mengangkat kepalanya saat mendengar langkah kaki mendekat.

“Howard?”

Howard langsung menghampiri gadis itu. Tatapannya menyapu seluruh tubuh Ice, memastikan tidak ada luka yang serius.

“Apa mereka melukaimu?” tanyanya dengan nada rendah.

“Aku baik-baik saja.”

Howard tidak langsung percaya.

Tatapannya berhenti pada siku Ice yang lecet dan masih meninggalkan bercak darah.

“Lenganmu terluka.”

“Hanya luka kecil, tidak apa-apa.”

Howard meraih pergelangan tangan Ice dengan hati-hati.

“Duduk.”

Ice menurut tanpa sadar.

Howard membuka kotak P3K yang berada di atas lemari, lalu mengambil kapas dan cairan antiseptik.

“Akan sedikit perih.”

Sebelum Ice sempat menjawab, Howard mulai membersihkan luka di siku gadis itu dengan sangat pelan.

“Ss...”

Ice spontan menarik napas.

Howard menghentikan tangannya.

“Sakit?”

“Sedikit.”

Howard meniup pelan luka itu, lalu kembali mengoleskan obat dengan gerakan yang jauh lebih lembut.

“Lain kali jangan pergi ke tempat sejauh ini sendirian. Aku tidak ingin melihatmu terluka lagi.”

Ice menatap wajah Howard yang begitu serius.

Pria itu bahkan tidak mengangkat kepalanya sedikit pun. Seluruh perhatiannya tertuju pada luka kecil di lengan Ice.

"Kenapa kau bisa datang ke sini? Apakah Tuan Huang menghubungi mu?" tanya Ice.

"Setelah kamu beritahu aku keberadaanmu, aku langsung datang. Paman kemudian menghubungi ku dan beritahu apa yang terjadi," jawab Howard.

“Maaf... sudah merepotkanmu. Aku juga tidak menyangka Danny Lu mengincarku,” ucap Ice.

Howard selesai menempelkan plester pada luka Ice, lalu menatapnya.

“Seharusnya dia tidak mencarimu. Masalah ini akan kuurus.”

“Siapa sebenarnya Danny Lu?” tanya Ice.

Howard terdiam sejenak.

“Hanya saingan bisnis.”

Ice mengangguk pelan meski masih merasa ada yang disembunyikan.

“Ice, sekarang katakan padaku. Siapa yang sebenarnya kau cari sampai datang ke Jiang zhou?” tanya Howard.

“Keluargaku.”

Tatapan Howard sedikit berubah.

“Keluarga?”

“Aku baru tahu beberapa waktu yang lalu kalau Lowie dan Lulu bukan orang tua kandungku,” jawab Ice. “Jadi aku datang ke sini untuk mencari petunjuk tentang keluargaku.”

Howard terdiam mendengarnya.

“Dari mana kau mendapatkan alamat itu?” tanyanya.

“Dari sebuah foto yang selama ini disimpan keluarga Meng. Di balik foto itu tertulis sebuah alamat.”

“Selain alamat, apa lagi yang kau temukan?” tanya Howard.

"Pengurus panti asuhan mengatakan mamaku yang menyerahkan aku padanya. Setelah itu mama pergi begitu saja tanpa meninggalkan identitas.”

"Aku akan membantumu menemukan keluargamu!" ucap Howard.

Ice terdiam sesaat menatap pria di hadapannya.

"Kenapa aku semakin merasa Howard bukan orang biasa? Apakah selama ini dia hanya menyamar?" batin Ice.

1
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
deg degan
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
tanpa basa-basi ya Howard
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
makin penasaran thor
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
HW ada hubungan apa sama ice

dan kenapa ice yg jadi tulang punggung. apa ice bukan anak kandung nya
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
mampir tgor
Maria Mariati
pas Elvis datang si lulu masih di situ, ikan datang, Elvis cepat so ice lagi di rudung sama lulu, selamatin dia
Melinda Cen
lanjut kk, biar semua terbongkar, ice bisa ketemu Bpk nya
Kinara Widya
makin seru kak...lanjut
Maria Mariati
dia snow Howard 😭😭😭😭😭
Maria Mariati
ice keturunan mafia 👍👍👍
Maria Mariati
dia anakmu 😭😭😭
merry
ditglin kn di panti di adopsi klurga ngk baik hdp juga sengsara tp seengk hdp y,, tp kalo tau ank mafia mngkin ice di incar musuh ayah
merry
tu snow tu ice tp tetap ajj cariin ank. hilng kyk cari jarum di tumpukan jerami
Kinara Widya
lanjut
Maria Mariati
dia snow Howard snow dia, viona adalah snow yang kalian cari😭
Pikachu: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
Kinara Widya
lanjut
Maria Mariati
Howard hati gadis mu mau di jdikan target musuh mu
Sribundanya Gifran
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor
merry
lucu juga ya tu org takut nmy hw donk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!