NovelToon NovelToon
PERJUANGAN ALI

PERJUANGAN ALI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Anak Genius / Action
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Hidup dalam kemiskinan memang membuat kita sering kali terjebak dan tak bisa berkutik. setiap kali ingin bangkit, ada saja badai yang menghalangi.

ini adalah seorang anak yang berjuang membantu perekonomian keluarga nya menjadi lebih baik. tak henti henti nya Ali bangkit dari badai yang menerpa nya.
bagaimana kisah nya, apakah Ali akan berhasil membawa keluarga nya terbebas dari kemiskinan tersebut..... ikuti kisah Ali disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.21

Tak lama kemudian, ada pak ustadz Yusuf yang lewati pinggiran sawah itu. Tatapan nya terpaku saat mendengar suara minta tolong seorang anak kecil.

"Astaghfirullah....Ali!" ucap nya yang mengenali suara tersebut.

 Dengan bergegas, pak ustadz Yusuf langsung membantu Ali. tatapan nya terpaku, saat melihat wajah pak dewa yang berlumuran darah.

 "Ya Allah nak, sebentar ya. Pak ustadz panggil ambulan." ucap nya dengan nada bergetar.

"Pak ustadz, tolong ayah saya pak....hiks....ayah."

"iya nak, sebentar lagi ada ambulan. Kita bawa ayah mu, ke rumah sakit!"

"Ayah....hiks..."

Di sela sela kesadaran nya, dewa menggenggam tangan putra nya itu. Senyum nya begitu tulus, ucapan nya terbata saat melihat wajah Ali yang menangis tersedu-sedu.

 "Jang..an....menang...gis.... ayah....bai..ik..bai..ik...sa..ja." ucap nya terbata bata.

"Ayah....sebentar lagi, ambulan akan datang ayah. Tolong jangan menutup mata. Ali takut."

Tak lama kemudian, suara sirine ambulan memasuki desa. Dan beberapa orang mulai bertanya tanya siapa yang di bawak.

 "Bu, Dinda mendengar suara ambulan di depan pinggiran sawah sana. Kira kira siapa yang sakit ya, Bu?" ucap gadis kecil itu yang saat ini membantu ibu nya memilih singkong yang bagus, untuk di buat menjadi keripik singkong.

 "Ibu juga ga tau nak, semoga yang sakit cepat sembuh." doa ratna dengan begitu tulus nya.

Sedangkan kakek jun, juga ikut mendengarkan pembicaraan kedua ibu dan anak itu. tatapan nya terlihat tulus, dan kakek Juna juga ikut membantu ratna membuat keripik singkong. karena katanya dia tak bisa hanya duduk diam, makanya Ratna mengizinkan kakek jun membantu nya.

Di sela sela tangis nya, Ali masih tetap menggenggam tangan ayah nya dengan begitu erat. Seolah ini semua hanya mimpi. Dia berharap terbangun di pagi hari, dan ayah nya baik baik saja

"Ayah, bertahan lah." gumam nya dengan nada penuh khawatir.

Pak ustadz Yusuf langsung membantu dewa, dan meminta seseorang tetangga depan rumah nya, yang kebetulan lewat untuk menyampaikan pesan kepada istri nya dewa.

"Loh Ali, dewa astagfirullah...jadi kalian yang sedang kena musibah." ucap paklek Udin yang tak sengaja lewat dan melihat ambulan di sana.

"Pak lek, tolong sampaikan kepada Ratna ya. suami nya akan saya bawa ke rumah sakit terdekat."

"Iya iya pak ustadz. Saya akan menyampaikan kepada ratna."

Begitu ambulan pergi, pak lek Udin masih terpaku di tempat nya. Dia tak menyangka, melihat pemandangan yang begitu membuat nya terpaku sejenak.

Sepeda nya dewa langsung dia bawa dengan masih ada darah di sela sela batang nya.

"Ya Allah, semoga dewa cepat sembuh, dan baik baik aja. kasihan anak anak nya, masih sangat kecil". Gumam nya merasa prihatin dengan kondisi keluarga nya Ali.

Dengan Bergegas dia membawa sepeda tua yang sudah rusak itu, ke rumah nya Ratna. dai juga tak sanggup dengan reaksi ratna nanti nya. Pasti akan sangat kaget, dan terpukul.

"Assalamualaikum." teriak pak lek Udin yang sudah sampai di depan rumah nya Ali.

"Bu, kayak nya ada tamu deh." ucap Dinda yang mendengar ucapan salam dari depan rumah nya

"Yaudah, biar ibu yang liat."

"Udah biar saya saja yang liat." ucap kakek jun yang langsung bangkit dari duduk nya.

"Baiklah. terima kasih ya pak." kehadiran kakek jun, membuat ratna merasa memiliki ayah lagi. sudah lama dia begitu kehilangan sosok ayah yang sudah lama telah berpulang.

"Walaikumsalam....ada apa ya pak?" tanya kakek jun dengan ramah nya.

Pak lek Udin yang belum mengenal kakek jun, langsung bertanya keberadaan Ratna saat ini.

"Pak, apa Ratna nya ada?"

"Ada di dalam pak, kebetulan lagi membuat keripik singkong untuk di jual."

Ratna begitu penasaran, dan langsung bangkit dari tempat duduk nya. sebelum itu, dia juga mematikan kayu bakar itu terlebih dahulu.

"Eh, ada pak lek Udin. Ada apa ya pak lek?"

"Deg.......

1
Dinda Putri
yah di gantung lanjut thooorrrrr semangat 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪semangat
Dinda Putri
semangat terus up nya thoorrr
Soraya
hadir thor lanjut
macha late: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!