NovelToon NovelToon
HEART'S OWNER

HEART'S OWNER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Mempunyai Mama yang tidak menyayanginya dan dikhianati oleh sang kekasih disaat lagi sayang-sayangnya membuat Belva memilih menjauh dan hidup sendiri tanpa cinta dari siapa pun.

Siapa sangka, Belva menjadi owner skincare sukses dan kaya raya. Disaat kehidupan Belva sudah sangat sempurna, Belva dipertemukan dengan seorang Tentara yang begitu sangat menyebalkan dan selalu membuat Belva darah tinggi.

Akankah Belva kembali menemukan cintanya? Adakah orang yang benar-benar tulus ditengah-tengah kondisi Belva yang sedang dilanda krisis kepercayaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21 Curhatan Mario

Selama perjalanan Belva tidak henti-hentinya menangis. Rasanya sakit sekali melihat Mamanya seperti itu, tapi jika ingat kejadian dulu Belva lebih sakit lagi. Seperti janjinya, dia langsung kembali lagi ke Bandung.

“Kamu mau berapa hari di sini?” tanya Papa Suharto.

“Tiga harian lah, Pa,” sahut Mario.

“Nanti kalau mau pulang ke Jakarta, bareng sama Papa saja soalnya Papa juga mau ke Jakarta,” seru Papa Suharto.

“Papa mau ngapain ke Jakarta?” tanya Mario.

“Papa mau menemui sahabat Papa, waktu dia meninggal Papa tidak bisa datang karena Papa sedang dirawat di rumah sakit. Sekalian Papa juga akan mencari tahu anak dia, soalnya dia menitipkan anaknya kepada Papa,” sahut Papa Suharto.

“Loh, kok dititipkan ke Papa? Memangnya dia tidak punya saudara?” tanya Mario bingung.

“Tidak, Mamanya tidak menyayangi dia karena dulu sahabat Papa menikah dijodohkan dengan istrinya dan istrinya tidak mencintai sahabat Papa, dia hanya ingin harta sahabat Papa saja,” sahut Papa Suharto.

“Oh...” Mario tidak memperpanjang lagi, dia tidak peduli dengan hal seperti itu.

Mario tidak tahu jika anak yang sedang Papanya bicarakan adalah Belva. Menjelang sore, Belva baru saja sampai di Bandung. Baru saja Belva keluar dari mobil, bersamaan dengan Abi yang membuang air tepat ke kaki Belva.

Abi kaget, Belva menatap Abi dengan tatapan tajam. “Sorry, gak sengaja,” seru Abi.

Belva hanya menatap Abi, dia tidak marah sama sekali membuat Abi mengerutkan keningnya. Belva dengan cepat masuk ke dalam rumahnya. Belva bukanya tidak marah, tapi saat itu moodnya sama sekali sedang tidak baik-baik saja.

“Dia kenapa? Tumben gak nyerocos, biasanya dia bakalan nyerocos kaya mobil yang rem-nya blong,” gumam Abi.

“Akhirnya kamu pulang juga, Bel!” seru Yuri.

Belva tidak menoleh sama sekali, dia langsung naik ke lantai dua dan masuk ke dalam kamarnya. “Mbak Belva kenapa, Mbak Yuri?” tanya Gina.

“Gak tahu, sudah jangan ada yang ganggu dia dulu ya,” seru Yuri.

Yuri tahu, pasti Belva sudah mengalami hal yang tidak enak di Jakarta sana.

***

Malam pun tiba....

Abi dan Mario duduk-duduk santai di teras rumah sembari ngopi. “Abang sudah punya pacar belum?” tanya Mario.

“Pacar apaan, Abang belum kepikiran ke sana,” sahut Abi santai.

“Aduh, Abang itu sudah 31 tahun masa gak mikirin jodoh sih? Mau sampai kapan Abang sendiri terus? Ini sudah lama banget berlalu masa masih ingat terus sama wanita itu sih,” ledek Mario.

“Siapa juga yang ingat, Abang sudah lama melupakannya hanya saja Abang masih belum kepikiran ke sana, mau menyibukan diri dulu dan fokus sama tugas Abang yang sebagai Abdi negara,” sahut Abi.

“Masa kalah sama aku, aku sudah punya pacar dan dia ingin dikenalkan sama Papa dan juga Abang tapi akunya yang belum siap,” ucap Mario.

“Usaha baru seumur jagung, sudah sok-sok an mau ngenalin cewek ke Papa dan Abang, memangnya kamu sudah siap nikah?” tanya Abi.

“Belum juga sih, tapi aku hanya ingin memperkenalkan dia saja sama kalian. Dia kasihan banget hidupnya Bang, malah aku sempat tertipu oleh seorang wanita,” seru Mario.

“Tertipu bagaimana?” tanya Abi masih dengan santainya.

“Awalnya aku ketemu dia tidak sengaja di makam Mama. Aku habis ziarah ke makam Mama dan dia lagi menangisi Papanya yang baru saja meninggal. Dia wanita yang sangat cantik dan juga baik, dia cerita kalau Mamanya selingkuh saat Papanya masih ada, dan setelah Papanya meninggal, Mamanya nikah lagi sama selingkuhannya yang merupakan duda anak satu. Dia cerita kalau Mamanya tidak sayang sama dia dan hanya sayang kepada anak sambungnya membuat aku kasihan dan aku juga mulai jatuh cinta kepadanya, tapi----“ Mario menghentikan ucapannya.

“Tapi kenapa?” tanya Abi mengerutkan keningnya.

“Tapi, selama itu dia bohong. Padahal selama itu aku nemenin dia dan menyayangi dia dengan tulus bahkan dia lanjutin kuliah ke luar negeri pun aku tunggu. Tapi, setelah aku bertemu dengan anak sambung Mamanya, mengatakan hal yang berbeda justru dialah yang selama ini jahat kepada Tissa dan dia sudah memutar balikan fakta seolah-olah dia yang tersakiti dan menjual kesedihan kepadaku supaya aku simpati kepadanya,” jelas Mario.

Abi kembali mengerutkan keningnya. “Aneh banget ceritanya, terus kamu putusin gadis itu dan jadian dengan anak sambung Mamanya?” tebak Abi.

“Iya, aku putusin lewat WA,” sahut Mario.

“Gila, jahat banget kamu. Memangnya kamu sudah mendengar penjelasan dari gadis itu belum? Tega banget kamu mutusin lewat WA, anak gadis orang itu,” seru Abi.

“Siapa suruh dia bohongin aku,” ketus Mario.

“Kamu sudah ketemu orang tua dia?” tanya Abi.

“Sudah, dan memang kata Papanya benar, jika Belva jahat sama Tissa bahkan jika Mamanya ingin membelikan Tissa tas atau apa pun selalu diambil sama Belva,” sahut Mario.

“Nama gadis yang kamu sakitin itu Belva?” tanya Abi.

“Iya.”

Abi hanya manggut-manggut, dia tidak mau banyak bertanya lagi karena memang dia malas jika sudah membicarakan urusan wanita. Mario juga adalah laki-laki bodoh yang gampang dihasut oleh Tissa padahal yang Tissa ceritakan merupakan kisah dirinya sendiri.

“Rumah depan dipakai usaha ya? Ramai banget,” seru Mario.

“Iya, kayanya,” sahut Abi.

“Bang, aku ngantuk. Aku istirahat duluan ya,” pamit Mario.

“Ok.”

Mario pun masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat. Abi menyeruput kopinya dan lagi-lagi Abi melihat pintu balkon rumah Belva terbuka. Belva duduk di balkon sembari melihat ke langit yang saat ini bertabur bintang-bintang.

Belva duduk sembari makan pop mie tapi terlihat jelas jika matanya menyiratkan kesedihan yang mendalam. “Tuh cewek galak kayanya lagi ada masalah, matanya sampai sembab gitu,” gumam Abi.

Sementara itu, Belva menoleh ke bawah dan di teras rumah depan dia melihat Abi yang sedang melihat ke arahnya. “Apa kamu lihat-lihat?” seru Belva dengan wajah judesnya.

“Idih, percaya diri sekali kamu. Aku lagi lihat burung tuh di atas genting,” sahut Abi asal.

“Mana ada burung malam-malam, yang ada kelelawar kalau malam,” ketus Belva.

“Busyet, aku tarik lagi rasa iba aku kepada dia,” batin Abi.

Belva bangkit dari duduknya lalu masuk ke dalam kamarnya. Sebelum masuk, Belva sempat menjulurkan lidah ke arah Abi persis seperti anak kecil. Abi reflek tertawa kecil, tapi dalam hatinya dia sedikit kesal karena wanita cantik itu selalu berseteru dengan dirinya.

***

Keesokan harinya....

“Yur, hari ini kamu saja yang ke toko, aku lagi gak enak badan,” seru Belva.

“Mau ke dokter Bel? Biar aku antar kamu,” tawar Yuri.

“Gak usah, aku hanya butuh istirahat saja mungkin kecapean karena akhir-akhir ini pesanan kita membludak,” sahut Belva.

“Ya, sudah kamu istirahat saja urusan toko dan gudang biar aku yang handle. Gina, nanti kamu belikan bubur buat Belva laku kasih obat yang ada di kotak obat,” seru Yuri.

“Baik, Mbak.”

“Kamu istirahat ya, aku pergi dulu,” seru Yuri.

“Iya.”

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ya elah mokondo ..Cemen amat maen nya culik2an
yaniSuryani
wah udah mulai main culik culikan nih,,,,
Abi...iya pasti Abi bisa selamtin Belva
Riasusi
double update kk poppy lanjut 👍😘😘😍
ꪶꫝNOVI HI
belva dalam bahaya
Naysila mom's arga
semoga abi nolongin belva kasihan bgt dia
yaniSuryani
ih...Abi sama Belva tuh vibes nya kaya Kyara dan mas Al gak sih,,, rumahnya saling berhadap-hadapan,,, terus sama² abdi negara yg melindungi cewek kesayangan 🤭🤭
yaniSuryani
tuh mulut rem blong banget ya marMarimar,,,, lihat aja nanti Belva bakalan jauh lebih bahagia hidup sama abangmu 😂
yaniSuryani
si mario otaknya masih belum sampe dikasih kode² kaya gituan,,, tetep aja oon 🤣🤣
yaniSuryani
bahaya nih si Bondan pasti bakalan nekat sama Belva
yaniSuryani
utung sekarang ada mas Abi yg bakalan lindungi Belva
yaniSuryani
uhuuuuuyyyyy kebongkar semuanya 🤣🤣🤣
yaniSuryani
ya pulang naik taxi lagi lah gimana sih,,,,, udah mah datang gak di undang pulang minta di anterin lagi 👻
yaniSuryani
ih kebangeten oonnya Mak Venny 🤭
yaniSuryani
emang beda ya orang yg otaknya waras sama yg goblok 🤭🤭🤭🤭
yaniSuryani
puas banget akuuuuu🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yaniSuryani
ini si Tissa kapan kebongkarnya sih udah gak sabar akuuuu🤣🤣🤣
yaniSuryani
sering² aja kerjasama kaya gini,,, siapa tau jadi cinlok kan ya🤭
yaniSuryani
ketawain si Mario aja terus aku 🤣🤣🤣
yaniSuryani
udah lah Tissa mau segimanapun kamu tetep jauh dibawah Belva 🙄
yaniSuryani
nasib si Mario gimana ya,,, sekarang aja udah mulai ragu sama si Tissa 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!